Byebye February dan selamat datang Maret.
Episode 2 of the Kitabisayuk podcast, hosted by wendabeoke, titled "Byebye February dan selamat datang Maret." was published on March 1, 2021 and runs 5 minutes.
March 1, 2021 ·5m · Kitabisayuk
Summary
Buat pejuang move on tetep semangat yaaa.. Meskipun doi Dateng lagi, menyelinap lagi harus tetep semangat move on nya . Jangan setengah setengah. Btw ini ada sebuah puisi bagus banget dengerin deh. Coba coba ini ceritanya kalian yg lagi rasain ini ya... .Februariku pergi .. Aku juga pernah punya Februari yang manis februari, yang didambakan semua orang. Februari termanisku dengan dirinya. Aku pernah memiliki seseorang yang pandai membuatku terbang melayang-layang. Mengajakku Berangan-angan, sampai menyentuh bintang. Sebelum akhirnya jatuh terkapar, lalu berdarah. Entah berapa airmata yang jatuh waktu itu. Disetiap harinya yang kini hanya ada dia dengan semuaa Kesenangannya. Dan hari2ku yang masih sibuk meratapi tentang semua kenangan dia. Dari setiap titik air mata yg jatuh. Dari situlah kebodohanku bermula. Aku bodoh pernah menganggap dia sebagai february termanis ku . Yang seharusnya aku tidak perlu meeasa menjadi manusia yg menderita di bumi. Yg seharusnya aku tida perlu melupakan dia. Dengan kemanisan yang pernah ia berikan. Sampai sekarangpun aku tidak pernah berusaha melupakan dia. Karna dia aku dewasa. Menyikapi dan menanggapi hidup Dari setiap masalah demi masalah. Merakit perahuku untuk aku berlayar sendiri. Semuanya ku bisa lakukan sendiri tanpa harus ada dia. Aku tidak pernah bicara kasar atau memakinya. Setelah aku jatuh lalubberdarah. Aku bangkit dan menata hidupku lagi.... Menyyusun mimpi2 yg sekarang akhirnya berhasil aku dapati. Lalu kusimpan mimpi2 itu dibalik bingkai emas yang aku pajang diruang tamu. Biar dia tau. Aku tidak butuh dia untuk berhasil. Hh.. Memangnya dia siapa? Hanya kenangan indah di February yang suram. February terpahit dalam sejarah kehidupanku. Dan lihat.. Setelah semuanya berhasil aku raih. Dia datang Ternyata dunia berputar lebih cepat dari yang aku kira.. Yang tadinya aku adalah malam yang gelap tanpa bintang. Sekarang aku adl pagi yang cerah dengan cahaya cahaya matahari yang menyelusup dibalik jendela. Dan pelangi didepan rumah. Namun sayangnya aku sama sekali sudah tidak butuh dia lagi Oh.. mungkin dia ingin melihat indahnya matahari pagiku? Atau pelangi yang melengkung indah diujung teras rumahku? Dia membawa ransel berisikan kenangan yang ingin dia tawarkan lagi. Dia datang lalu bertanya. Kamu apa kabar? Saat itu aku jawab. Kamu sudah lihat sendiri kan sekarang.. Silahkan nikmati indahnya matahari pagiku didepan teras saja. Jangan masuk ! Kamu sudah tidak pantas untuk memilikinya lagi Februariku pergi Khoirul trian.
Episode Description
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.