Edisi Hari Jumat, 10 Januari 2025 - Tetap Setia episode artwork

EPISODE · Jan 9, 2025 · 6 MIN

Edisi Hari Jumat, 10 Januari 2025 - Tetap Setia

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 Januari 2025 Bacaan: "Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya." (Mazmur 22:25) Renungan: Ada pepatah yang mengatakan, "Jangan menggerutu karena bunga mawar memiliki duri, sebaliknya bersyukurlah karena duri memberikan bunga mawar." Sepanjang tahun-tahun penderitaan Hana karena kemandulannya, ia tidak pernah menyalahkan siapa-siapa. Kita tidak melihat reaksi negatifnya kepada Penina, ketika Penina madunya itu terus-menerus menghinanya. la juga tidak menyalahkan suaminya yang mengambil Penina sebagai isteri kedua dan yang sekaligus selalu menyakiti hatinya. Bahkan ketika Imam Eli mengiranya mabuk padahal ia sedang berdoa, Hana tidak menunjukkan reaksi negatif, seperti marah. Sebaliknya ia menjelaskan dengan baik mengenai suasana hatinya dan memilih untuk menyerahkan semua kepedihan hatinya kepada Allah. Tidak selamanya Allah membiarkan orang yang mengasihiNya menderita. Pada waktunya, la akan menolong dan membebaskannya. Allah melihat penderitaan Hana dan hatinya yang terus tertuju kepada-Nya. Allah memperhitungkan pengorbanan Hana yang mau menyerahkan anaknya Samuel yang masih kecil ke rumah Allah. Dan untuk semua itu, Allah sudah menyediakan sesuatu bagi Hana. Allah memulihkan keadaannya dari wanita yang mandul menjadi wanita "subur" yang bisa melahirkan beberapa anak. Hana yang tadinya dihina karena tidak bisa melahirkan anak, kini menjadi seorang ibu yang berbahagia karena mempunyai anak-anak kandungnya sendiri. Hana bahkan tidak hanya melahirkan seorang anak, tetapi Allah memberinya lebih dari satu. Sesudah Samuel, Hana masih melahirkan tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan lagi. Allah memberikan kepada Hana kemuliaan serta kebahagiaan ganti penghinaan dan kesusahannya selama bertahun-tahun. Selanjutnya, kita tidak pernah mendengar bagaimana kelanjutan cerita tentang keturunan Penina di dalam Alkitab, tetapi Alkitab banyak bercerita tentang Samuel, salah seorang hakim Israel yang lahir dari seorang wanita yang setia kepada Allah. Semua menjadi indah dan sangat membahagiakan ketika Allah memulihkan keberadaan kita. Seperti sebuah ungkapan yang mengatakan, "Di ujung lorong yang gelap, ada cahaya terang yang hanya bisa dicapai jika kita terus berjalan." Kalau saat ini kita sedang berada dalam masa-masa yang sulit, tetaplah setia kepada Allah dan berharap terus kepada- Nya. Tidak ada kesetiaan yang berakhir dengan kekecewaan. Sebab itu, setialah dan tetap arahkan mata iman kepada Allah sekalipun dalam pergumulan yang hebat. Suatu saat Allah akan memulihkan keberadaan kita dan menggantikan dukacita menjadi kebahagiaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, kuatkan hatiku agar bisa bertahan dalam menghadapi setiap kesulitan hidup. Aku percaya pemulihan dari-Mu pasti akan terjadi dalam hidupku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 Januari 2025 Bacaan: "Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya." (Mazmur 22:25) Renungan: Ada pepatah yang mengatakan, "Jangan menggerutu karena bunga mawar memiliki duri, sebaliknya bersyukurlah karena duri memberikan bunga mawar." Sepanjang tahun-tahun penderitaan Hana karena kemandulannya, ia tidak pernah menyalahkan siapa-siapa. Kita tidak melihat reaksi negatifnya kepada Penina, ketika Penina madunya itu terus-menerus menghinanya. la juga tidak menyalahkan suaminya yang mengambil Penina sebagai isteri kedua dan yang sekaligus selalu menyakiti hatinya. Bahkan ketika Imam Eli mengiranya mabuk padahal ia sedang berdoa, Hana tidak menunjukkan reaksi negatif, seperti marah. Sebaliknya ia menjelaskan dengan baik mengenai suasana hatinya dan memilih untuk menyerahkan semua kepedihan hatinya kepada Allah. Tidak selamanya Allah membiarkan orang yang mengasihiNya menderita. Pada waktunya, la akan menolong dan membebaskannya. Allah melihat penderitaan Hana dan hatinya yang terus tertuju kepada-Nya. Allah memperhitungkan pengorbanan Hana yang mau menyerahkan anaknya Samuel yang masih kecil ke rumah Allah. Dan untuk semua itu, Allah sudah menyediakan sesuatu bagi Hana. Allah memulihkan keadaannya dari wanita yang mandul menjadi wanita "subur" yang bisa melahirkan beberapa anak. Hana yang tadinya dihina karena tidak bisa melahirkan anak, kini menjadi seorang ibu yang berbahagia karena mempunyai anak-anak kandungnya sendiri. Hana bahkan tidak hanya melahirkan seorang anak, tetapi Allah memberinya lebih dari satu. Sesudah Samuel, Hana masih melahirkan tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan lagi. Allah memberikan kepada Hana kemuliaan serta kebahagiaan ganti penghinaan dan kesusahannya selama bertahun-tahun. Selanjutnya, kita tidak pernah mendengar bagaimana kelanjutan cerita tentang keturunan Penina di dalam Alkitab, tetapi Alkitab banyak bercerita tentang Samuel, salah seorang hakim Israel yang lahir dari seorang wanita yang setia kepada Allah. Semua menjadi indah dan sangat membahagiakan ketika Allah memulihkan keberadaan kita. Seperti sebuah ungkapan yang mengatakan, "Di ujung lorong yang gelap, ada cahaya terang yang hanya bisa dicapai jika kita terus berjalan." Kalau saat ini kita sedang berada dalam masa-masa yang sulit, tetaplah setia kepada Allah dan berharap terus kepada- Nya. Tidak ada kesetiaan yang berakhir dengan kekecewaan. Sebab itu, setialah dan tetap arahkan mata iman kepada Allah sekalipun dalam pergumulan yang hebat. Suatu saat Allah akan memulihkan keberadaan kita dan menggantikan dukacita menjadi kebahagiaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, kuatkan hatiku agar bisa bertahan dalam menghadapi setiap kesulitan hidup. Aku percaya pemulihan dari-Mu pasti akan terjadi dalam hidupku. Amin. (Dod).

NOW PLAYING

Edisi Hari Jumat, 10 Januari 2025 - Tetap Setia

0:00 6:02

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku Buletin FM Highlights Buletin FM X Dapatkan berita terkini dan isu semasa setiap hari dengan Buletin FM. Tepat dan jelas! ==="Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" - Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur // "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers === Tze-John Liu ==== "Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" -Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur ==== (Indonesia, Jawa, Sunda, Madura, Minangkabau, Palembang, Bugis, Banjar, Aceh, Bali,  Betawi, Sasak, Toba, Ambon, Makassar, Mandarin, Hokkien, Pakpak Dairi, Simalungun, Mandailing, Malay, Gorontalo) ==== "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers ==== CERITA SERAM Willy Kun CERITA SERAM by Willy Kun adalah podcast cerita kisah nyata (Kisah Horor, True Crime, Konspirasi, Tragedi & Konflik) yang coba diceritakan secara mengalir seperti cerita seharusnya. Untuk berbagi cerita DM Instagram @willykun. Untuk menikmati dengan visual bisa di tonton di Youtube channel Willy Kun. https://www.youtube.com/user/khidz500able

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 6 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on January 9, 2025.

What is this episode about?

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 Januari 2025 Bacaan: "Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta...

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!