Edisi Hari Jumat, 6 September 2024 - Selalu ada dalam Hadirat Tuhan episode artwork

EPISODE · Sep 5, 2024 · 5 MIN

Edisi Hari Jumat, 6 September 2024 - Selalu ada dalam Hadirat Tuhan

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 6 September 2024 Bacaan: "Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya." (Mazmur 27:4) Renugan: Ada seorang anak laki-laki kecil yang ingin bermain dengan ikan peliharaannya. Anak ini mengulurkan tangannya ke dalam akuarium, menangkap ikan yang menggelepar-gelepar di tangannya dan ia menaruh ikan itu di lantai, tepat disampingnya. Lalu anak itu kembali bermain dengan mobil-mobilannya yang berserakan di lantai. la begitu asik main hingga lupa dengan ikannya yang ditaruhnya di lantai. Beberapa saat kemudian ia teringat akan ikannya itu. Ia melihat ikan tersebut sudah tak bergerak bahkan ketika ia menyentuhnya. Dengan ketakutan, anak tersebut menghampiri ibunya sambil membawa ikan tersebut di tangannya. Ketika si ibu melihat ikan tersebut, dengan cepat ia mengambilnya dan menaruhnya kembali di akuarium. Tetapi terlambat, ikan tersebut sudah mati dan mengapung di air. Anak tersebut melihat ikan yang telah mati tersebut sambil menangis. Ketika ibunya bertanya pada anak tersebut apa yang sudah terjadi dengan ikan itu, dengan lugu ia menjawab, "Ah, kami bermain bersama di lantai, waktu kulihat lagi, ternyata ia sudah tidak bergerak lagi." Dengan menghibur, ibu itu menjelaskan, "Sayang, tidakkah kamu tahu bahwa ikan tidak bisa hidup di lantai? Tuhan menciptakan ikan untuk hidup di air." Sama seperti ikan yang diciptakan untuk hidup di dalam air, demikian juga dengan manusia. Kita diciptakan untuk hidup dalam sebuah lingkungan yang khusus. Kita diciptakan untuk selalu ada dalam hadirat Tuhan dan selalu bergaul dengan-Nya. Jika kita keluar dari lingkungan itu, kita bisa saja mati secara rohani maupun jasmani. Tuhan menciptakan manusia untuk hidup dalam hadirat Tuhan, sama seperti waktu Adam dan Hawa masih berada di Taman Eden. Namun jika manusia keluar dari hadirat Tuhan itu atau hidup dalam dosa, manusia itu akan mati. Satu-satunya cara untuk bisa masuk kembali dalam lingkungan hadirat Tuhan adalah melalui Yesus Kristus. Dialah jalan kebenaran dan kehidupan. Jadi mari hidup sesuai dengan tujuan penciptaan kita yaitu selalu ada dalam hadirat Tuhan dan hidup bergaul dengan-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, bawalah aku selalu ada dalam hadirat-Mu, jangan biarkan hatiku berpaling dari-Mu. Sebab aku tidak bisa hidup tanpa perkenanan-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 6 September 2024 Bacaan: "Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya." (Mazmur 27:4) Renugan: Ada seorang anak laki-laki kecil yang ingin bermain dengan ikan peliharaannya. Anak ini mengulurkan tangannya ke dalam akuarium, menangkap ikan yang menggelepar-gelepar di tangannya dan ia menaruh ikan itu di lantai, tepat disampingnya. Lalu anak itu kembali bermain dengan mobil-mobilannya yang berserakan di lantai. la begitu asik main hingga lupa dengan ikannya yang ditaruhnya di lantai. Beberapa saat kemudian ia teringat akan ikannya itu. Ia melihat ikan tersebut sudah tak bergerak bahkan ketika ia menyentuhnya. Dengan ketakutan, anak tersebut menghampiri ibunya sambil membawa ikan tersebut di tangannya. Ketika si ibu melihat ikan tersebut, dengan cepat ia mengambilnya dan menaruhnya kembali di akuarium. Tetapi terlambat, ikan tersebut sudah mati dan mengapung di air. Anak tersebut melihat ikan yang telah mati tersebut sambil menangis. Ketika ibunya bertanya pada anak tersebut apa yang sudah terjadi dengan ikan itu, dengan lugu ia menjawab, "Ah, kami bermain bersama di lantai, waktu kulihat lagi, ternyata ia sudah tidak bergerak lagi." Dengan menghibur, ibu itu menjelaskan, "Sayang, tidakkah kamu tahu bahwa ikan tidak bisa hidup di lantai? Tuhan menciptakan ikan untuk hidup di air." Sama seperti ikan yang diciptakan untuk hidup di dalam air, demikian juga dengan manusia. Kita diciptakan untuk hidup dalam sebuah lingkungan yang khusus. Kita diciptakan untuk selalu ada dalam hadirat Tuhan dan selalu bergaul dengan-Nya. Jika kita keluar dari lingkungan itu, kita bisa saja mati secara rohani maupun jasmani. Tuhan menciptakan manusia untuk hidup dalam hadirat Tuhan, sama seperti waktu Adam dan Hawa masih berada di Taman Eden. Namun jika manusia keluar dari hadirat Tuhan itu atau hidup dalam dosa, manusia itu akan mati. Satu-satunya cara untuk bisa masuk kembali dalam lingkungan hadirat Tuhan adalah melalui Yesus Kristus. Dialah jalan kebenaran dan kehidupan. Jadi mari hidup sesuai dengan tujuan penciptaan kita yaitu selalu ada dalam hadirat Tuhan dan hidup bergaul dengan-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, bawalah aku selalu ada dalam hadirat-Mu, jangan biarkan hatiku berpaling dari-Mu. Sebab aku tidak bisa hidup tanpa perkenanan-Mu. Amin. (Dod).

NOW PLAYING

Edisi Hari Jumat, 6 September 2024 - Selalu ada dalam Hadirat Tuhan

0:00 5:10

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku Buletin FM Highlights Buletin FM X Dapatkan berita terkini dan isu semasa setiap hari dengan Buletin FM. Tepat dan jelas! ==="Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" - Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur // "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers === Tze-John Liu ==== "Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" -Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur ==== (Indonesia, Jawa, Sunda, Madura, Minangkabau, Palembang, Bugis, Banjar, Aceh, Bali,  Betawi, Sasak, Toba, Ambon, Makassar, Mandarin, Hokkien, Pakpak Dairi, Simalungun, Mandailing, Malay, Gorontalo) ==== "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers ==== CERITA SERAM Willy Kun CERITA SERAM by Willy Kun adalah podcast cerita kisah nyata (Kisah Horor, True Crime, Konspirasi, Tragedi & Konflik) yang coba diceritakan secara mengalir seperti cerita seharusnya. Untuk berbagi cerita DM Instagram @willykun. Untuk menikmati dengan visual bisa di tonton di Youtube channel Willy Kun. https://www.youtube.com/user/khidz500able

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 5 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on September 5, 2024.

What is this episode about?

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 6 September 2024 Bacaan: "Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya." (Mazmur 27:4) Renugan: Ada seorang anak...

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!