Edisi Hari Kamis, 11 Juli 2024 - Setia, tekun dan tetap berharap padaNya episode artwork

EPISODE · Jul 10, 2024 · 5 MIN

Edisi Hari Kamis, 11 Juli 2024 - Setia, tekun dan tetap berharap padaNya

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Juli 2024 Bacaan: "Kemudian berkatalah Boas kepada para tua-tua dan kepada semua orang di situ: "Kamulah pada hari ini menjadi saksi, bahwa segala milik Elimelekh dan segala milik Kilyon dan Mahlon, aku beli dari tangan Naomi; juga Rut, perempuan Moab itu, isteri Mahlon, aku peroleh menjadi isteriku untuk menegakkan nama orang yang telah mati itu di atas milik pusakanya. Demikianlah nama orang itu tidak akan lenyap dari antara saudara-saudaranya dan dari antara warga kota. Kamulah pada hari ini menjadi saksi." (Rut 4:9-10) Renungan: Kisah yang dituliskan di dalam kitab Rut menceritakan tentang kesetiaan sebuah keluarga di dalam penderitaan yang mana hal ini sangat kontras dengan kemerosotan moral Israel yang tidak setia kepada Allah sepanjang masa pemerintahan hakim-hakim saat itu. Naomi ditinggal mati oleh suaminya, kemudian menyusul lagi dua orang anaknya. Kini tiga orang janda tinggal bersama, Naomi dan kedua menantunya Orpa dan Rut. Orpa memutuskan untuk pulang kepada keluarga dan bangsanya tetapi Rut mengikuti Naomi kembali ke Betlehem. Rut tidak lari dari kemelut yang terjadi di dalam keluarganya melainkan menjalani dengan setia setiap keadaan yang Tuhan izinkan terjadi di dalam hidupnya. Kisah dalam kitab Rut menjelaskan kepada kita bagaimana iman dan kesetiaan di dalam perjuangan dan penderitaan, akan memampukan Tuhan mengubah dan membalikkan suatu penderitaan menjadi kemenangan dan kegembiraan. Kesetiaan yang ditabur Ruth akhirnya membuahkan hasil. Boas yang kaya dan masih memiliki hubungan keluarga dengan Elimelekh siap menebus tanah Elimelekh yang ingin dijual Naomi, sekaligus menyunting Ruth menjadi istrinya. Masalah berakhir dan kegembiraan datang. Apalagi saat Ruth melahirkan seorang putra bernama Obed yang menjadi sumber kebahagiaan bagi Naomi. Adalah bijaksana untuk menantikan Tuhan dan membiarkan Dia bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Kita belajar bahwa penderitaan yang diizinkan Tuhan terjadi di dalam hidup kita, dimaksudkan untuk membawa kita lebih dekat kepada-Nya. Mungkin melalui penderitaan, Tuhan sedang membentuk sikap penundukkan diri, pengabdian sepenuh hati, meningkatkan kesabaran dan mengerjakan sikap yang semakin peka terhadap kebutuhan orang lain. Mungkin saat ini kita sedang mengalami kemelut hidup seperti yang pernah dialami Rut dan Naomi yang ditinggal mati oleh suaminya. Kita sedang menjalani masa-masa yang sukar, masa-masa di mana kita belum "memanen" hasil apa-apa dari apa yang kita tanam. Kalau kita tetap setia, tekun dan tetap berharap kepada Tuhan, akan tiba saatnya di mana Tuhan memulihkan semuanya dan kita akan menuai hasil dari kesetiaan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mensyukuri setiap penderitaan yang Engkau ijinkan terjadi dalam hidupku. Ajari aku untuk menjalani semua itu dengan setia dan tekun, hingga aku melihat keajaiban yang Engkau lakukan dalam hidupku. Amin. (Dod).

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Jul 10, 2024

Embed this episode

Ready to play

Edisi Hari Kamis, 11 Juli 2024 - Setia, tekun dan tetap berharap padaNya

0:00 5:55

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 5 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on July 10, 2024.

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!