EPISODE · Oct 16, 2024 · 5 MIN
Edisi Hari Kamis, 17 Oktober 2024 - Berani membayar harga untuk kemuliaan
from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 17 Oktober 2024 Bacaan: "Selanjutnya Benaya bin Yoyada, anak seorang yang gagah perkasa, yang besar jasanya, yang berasal dari Kabzeel; ia menewaskan kedua pahlawan besar dari Moab. Juga pernah ia turun ke dalam lobang dan membunuh seekor singa pada suatu hari bersalju." (2 Samuel 23:20) Renungan: Di Alkitab kita mengenal 2 pria gagah yang membunuh singa, yaitu Simson dan Daud (1 Sam 17:34). Ternyata ada satu pria pemberani lagi yang tercatat sebagai pembunuh singa, dia adalah si pemberani Benaya. Di dalam daftar nama pahlawan yang mengiringi Daud, terselip nama Benaya, yang membunuh musuh-musuh Israel, bahkan singa di musim salju. Benaya masuk ke lobang singa dan membunuh raja hutan itu. "Selanjutnya Benaya bin Yoyada, anak seorang yang gagah perkasa, yang besar jasanya, yang berasal dari Kabzeel: ia menewaskan kedua pahlawan besar dari Moab. Juga pernah ia turun ke dalam lobang dan membunuh seekor singa pada suatu hari bersalju." Orang biasa akan ketakutan ketika bertemu singa, tetapi tidak demikian dengan pemenang seperti Simson, Daud, dan Benaya. Benaya dicatat Alkitab membunuh singa yang pada umumnya beratnya kira-kira 150 kg (betina) dan 225 kg (jantan), bisa lari 55 km/jam, penglihatannya 5 kali lebih tajam dari orang biasa. Benaya bukanlah orang biasa, keberaniannya yang menonjol membuatnya begitu istimewa. "Pemburu singa" seperti Benaya tahu bahwa keberanian sangat dibutuhkan untuk menembus kemustahilan yang akan membuat hidupnya berbeda. Seorang bijak berkata, "Seseorang yang keberatan untuk mengambil risiko perubahan, akan gagal untuk bertumbuh!" Pribadi yang mau bertumbuh harus bersedia mengambil risiko atau membayar harga atas perubahan yang diinginkannya. Tanpa pengorbanan tidak akan ada kemuliaan. Tuhan Yesus berani mengambil risiko menanggung dosa yang najis sehingga untuk sementara Dia terpisah dari Bapa-Nya. Harga yang diambil-Nya ini sangat mahal, karena sejak kekekalan Dia tidak pernah berpisah dari Bapa. Namun pengorbananNya yang sangat besar ini telah menghasilkan perubahan yang mulia. Kita dilayakkan beroleh keselamatan yang kekal! Tuhan memerlukan lebih banyak "pemburu singa" yang berani membayar harga untuk kerajaan-Nya. Apakah kita adalah "pemburu singa" itu? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah kami keberanian untuk membayar harga seperti keberanian yang Engkau miliki ketika menebus kami dari dosa. Amin. (Dod).
What this episode covers
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 17 Oktober 2024 Bacaan: "Selanjutnya Benaya bin Yoyada, anak seorang yang gagah perkasa, yang besar jasanya, yang berasal dari Kabzeel; ia menewaskan kedua pahlawan besar dari Moab. Juga pernah ia turun ke dalam lobang dan membunuh seekor singa pada suatu hari bersalju." (2 Samuel 23:20) Renungan: Di Alkitab kita mengenal 2 pria gagah yang membunuh singa, yaitu Simson dan Daud (1 Sam 17:34). Ternyata ada satu pria pemberani lagi yang tercatat sebagai pembunuh singa, dia adalah si pemberani Benaya. Di dalam daftar nama pahlawan yang mengiringi Daud, terselip nama Benaya, yang membunuh musuh-musuh Israel, bahkan singa di musim salju. Benaya masuk ke lobang singa dan membunuh raja hutan itu. "Selanjutnya Benaya bin Yoyada, anak seorang yang gagah perkasa, yang besar jasanya, yang berasal dari Kabzeel: ia menewaskan kedua pahlawan besar dari Moab. Juga pernah ia turun ke dalam lobang dan membunuh seekor singa pada suatu hari bersalju." Orang biasa akan ketakutan ketika bertemu singa, tetapi tidak demikian dengan pemenang seperti Simson, Daud, dan Benaya. Benaya dicatat Alkitab membunuh singa yang pada umumnya beratnya kira-kira 150 kg (betina) dan 225 kg (jantan), bisa lari 55 km/jam, penglihatannya 5 kali lebih tajam dari orang biasa. Benaya bukanlah orang biasa, keberaniannya yang menonjol membuatnya begitu istimewa. "Pemburu singa" seperti Benaya tahu bahwa keberanian sangat dibutuhkan untuk menembus kemustahilan yang akan membuat hidupnya berbeda. Seorang bijak berkata, "Seseorang yang keberatan untuk mengambil risiko perubahan, akan gagal untuk bertumbuh!" Pribadi yang mau bertumbuh harus bersedia mengambil risiko atau membayar harga atas perubahan yang diinginkannya. Tanpa pengorbanan tidak akan ada kemuliaan. Tuhan Yesus berani mengambil risiko menanggung dosa yang najis sehingga untuk sementara Dia terpisah dari Bapa-Nya. Harga yang diambil-Nya ini sangat mahal, karena sejak kekekalan Dia tidak pernah berpisah dari Bapa. Namun pengorbananNya yang sangat besar ini telah menghasilkan perubahan yang mulia. Kita dilayakkan beroleh keselamatan yang kekal! Tuhan memerlukan lebih banyak "pemburu singa" yang berani membayar harga untuk kerajaan-Nya. Apakah kita adalah "pemburu singa" itu? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah kami keberanian untuk membayar harga seperti keberanian yang Engkau miliki ketika menebus kami dari dosa. Amin. (Dod).
NOW PLAYING
Edisi Hari Kamis, 17 Oktober 2024 - Berani membayar harga untuk kemuliaan
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.