EPISODE · Feb 19, 2025 · 4 MIN
Edisi Hari Kamis, 20 Februari 2025 - Lakukan sesuatu dengan tulus dan sepenuh hati
from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 20 Februari 2025Bacaan: Sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." (Lukas 10:40)Renungan: Stevi senang sejak Ibu mertuanya tinggal bersamanya. Ibu mertuanya itu selalu bangun pagi-pagi menyiapkan sarapan dan membantunya mengurus anak-anak. Stevi dan suaminya berangkat kerja pagi-pagi dan pulang malam hari. Hingga suatu hari, Stevi mendengar dari tetangganya bahwa mertuanya mengeluhkan Stevi, bahwa ia tidak menjalankan tugasnya sebagai ibu dan menganggap mertuanya sebagai pembantu. Mendengar itu Stevi merasa sangat kecewa. Selama ini ia merasa sangat tertolong dengan kehadiran mertuanya, sehingga ia tidak terlalu kelelahan mengurus urusan rumah tangga. Keluhan mertuanya itu telah menghancurkan perasaan Stevi. Sebelumnya, Stevi mengira ibu mertuanya melakukan semua itu karena kasih sayangnya kepada anak dan cucunya. Waspadalah terhadap keluh kesah. Pekerjaan Marta baik adanya, sampai ia mengeluhkan Maria. Pekerjaan Ibu mertua Stevi sangat mulia, sampai ia mengeluhkan menantunya. Keluh kesah kita mungkin hanya ungkapan kelelahan kita, namun jangan sampai hal itu membuat kasih kita terdengar tidak tulus. Bukan pekerjaan yang dipilih Marta yang dicela Tuhan, melainkan sikap hatinya. Apa pun yang kita kerjakan, hendaknya kita kerjakan dengan sepenuh hati, seperti untuk Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku apabila aku sering kali berkeluh kesah. Tolonglah aku melakukan apa pun juga dengan tulus hati dan bukan karena merasa terpaksa, supaya kasihku menjadi kasih yang tulus dan murni. Amin. (Dod).
What this episode covers
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 20 Februari 2025Bacaan: Sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." (Lukas 10:40)Renungan: Stevi senang sejak Ibu mertuanya tinggal bersamanya. Ibu mertuanya itu selalu bangun pagi-pagi menyiapkan sarapan dan membantunya mengurus anak-anak. Stevi dan suaminya berangkat kerja pagi-pagi dan pulang malam hari. Hingga suatu hari, Stevi mendengar dari tetangganya bahwa mertuanya mengeluhkan Stevi, bahwa ia tidak menjalankan tugasnya sebagai ibu dan menganggap mertuanya sebagai pembantu. Mendengar itu Stevi merasa sangat kecewa. Selama ini ia merasa sangat tertolong dengan kehadiran mertuanya, sehingga ia tidak terlalu kelelahan mengurus urusan rumah tangga. Keluhan mertuanya itu telah menghancurkan perasaan Stevi. Sebelumnya, Stevi mengira ibu mertuanya melakukan semua itu karena kasih sayangnya kepada anak dan cucunya. Waspadalah terhadap keluh kesah. Pekerjaan Marta baik adanya, sampai ia mengeluhkan Maria. Pekerjaan Ibu mertua Stevi sangat mulia, sampai ia mengeluhkan menantunya. Keluh kesah kita mungkin hanya ungkapan kelelahan kita, namun jangan sampai hal itu membuat kasih kita terdengar tidak tulus. Bukan pekerjaan yang dipilih Marta yang dicela Tuhan, melainkan sikap hatinya. Apa pun yang kita kerjakan, hendaknya kita kerjakan dengan sepenuh hati, seperti untuk Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku apabila aku sering kali berkeluh kesah. Tolonglah aku melakukan apa pun juga dengan tulus hati dan bukan karena merasa terpaksa, supaya kasihku menjadi kasih yang tulus dan murni. Amin. (Dod).
NOW PLAYING
Edisi Hari Kamis, 20 Februari 2025 - Lakukan sesuatu dengan tulus dan sepenuh hati
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jul 2, 2026 ·104m
Jul 1, 2026 ·122m