EPISODE · Jul 3, 2024 · 5 MIN
Edisi Hari Kamis, 4 Juli 2024 - Hidup yang bertumbuh dan berbuah
from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 4 Juli 2024 Bacaan: "Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan." (1 Petrus 2:2) Renungan: Suatu hari ada seorang ibu yang membeli bunga Aliancis dalam sebuah pot. Penjualnya mengatakan bahwa bunga tersebut sangat suka air. Setibanya di rumah, ia meletakkannya di dekat pintu masuk dan menambahkan pupuk serta menyiraminya. Pada waktu pagi bunga itu masih kelihatan segar, tetapi betapa kagetnya ia ketika pada sore harinya bunga itu layu. Daun-daunnya terlihat lemas, batang batangnya menjadi loyo dan rebah di atas potnya. Bunga itu menjadi seperti tanaman kangkung yang layu. "Bunga ini pasti sudah mati," pikirnya dan ia pun segera menyiraminya. Sungguh luar biasa, hanya dalam tempo setengah jam bunga itu kembali tegak dan segar. "Bunga ajaib!" pikirnya. Dan akhirnya bunga itu pun menjadi "mainan" sang ibu tersebut. Kadang kadang ia sengaja hanya menyiraminya sekali dalam sehari dan bunga itu akan tidur lagi sampai si ibu menyiraminya kembali. Kebiasaan bunga itu "bangun" dan "tidur", akhirnya membuatnya mulai mengering. Daun-daunnya mulai rontok satu per satu, batangnya yang tadinya berwarna merah segar, kini mulai kecoklat-coklatan. Terus terang ibu tersebut bosan melihatnya selalu cepat layu. Akhirnya karena memang bunga itu sudah hampir mati, maka ia mencabutnya dan menggantikannya dengan bunga lain yang tidak perlu terus-terusan disiram. Kebiasaan bunga aliancis di atas bisa menjadi gambaran yang indah untuk hidup para pengikut Yesus. Tidak sedikit para pengikut Yesus yang selalu "tertidur" dan harus "disiram" dulu baru "bangun". Didorong-dorong dulu baru mau berdoa dan membaca firman, dibesuk dan dinasihati dulu baru mau ke gereja, ada kesulitan dulu baru cari Tuhan, kepepet dulu baru setia. Mereka timbul tenggelam di dalam mengikut Tuhan. Tidak ada kesadaran atau kerinduan dari hati terdalam untuk bertumbuh dari hari ke hari dan melakukan sesuatu bagi Tuhan. Jika kita membiarkan diri dalam keadaan seperti ini, maka lama-kelamaan kerohanian kita akan mengering dan mati seperti bunga aliancis di atas. Tuhan menghendaki agar hidup kita tidak hanya bertumbuh, tetapi juga memberi buah. Jika kita saat ini sedang "tertidur" secara rohani, bangunlah dan benahi diri dengan mencari Tuhan serta memperbaharui komitmen kita untuk setia kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku semangat untuk terus berjalan bersama-Mu. Jangan biarkan godaan dunia membuat aku melepaskan diri dari genggaman-Mu. Amin. (Dod).
What this episode covers
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 4 Juli 2024 Bacaan: "Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan." (1 Petrus 2:2) Renungan: Suatu hari ada seorang ibu yang membeli bunga Aliancis dalam sebuah pot. Penjualnya mengatakan bahwa bunga tersebut sangat suka air. Setibanya di rumah, ia meletakkannya di dekat pintu masuk dan menambahkan pupuk serta menyiraminya. Pada waktu pagi bunga itu masih kelihatan segar, tetapi betapa kagetnya ia ketika pada sore harinya bunga itu layu. Daun-daunnya terlihat lemas, batang batangnya menjadi loyo dan rebah di atas potnya. Bunga itu menjadi seperti tanaman kangkung yang layu. "Bunga ini pasti sudah mati," pikirnya dan ia pun segera menyiraminya. Sungguh luar biasa, hanya dalam tempo setengah jam bunga itu kembali tegak dan segar. "Bunga ajaib!" pikirnya. Dan akhirnya bunga itu pun menjadi "mainan" sang ibu tersebut. Kadang kadang ia sengaja hanya menyiraminya sekali dalam sehari dan bunga itu akan tidur lagi sampai si ibu menyiraminya kembali. Kebiasaan bunga itu "bangun" dan "tidur", akhirnya membuatnya mulai mengering. Daun-daunnya mulai rontok satu per satu, batangnya yang tadinya berwarna merah segar, kini mulai kecoklat-coklatan. Terus terang ibu tersebut bosan melihatnya selalu cepat layu. Akhirnya karena memang bunga itu sudah hampir mati, maka ia mencabutnya dan menggantikannya dengan bunga lain yang tidak perlu terus-terusan disiram. Kebiasaan bunga aliancis di atas bisa menjadi gambaran yang indah untuk hidup para pengikut Yesus. Tidak sedikit para pengikut Yesus yang selalu "tertidur" dan harus "disiram" dulu baru "bangun". Didorong-dorong dulu baru mau berdoa dan membaca firman, dibesuk dan dinasihati dulu baru mau ke gereja, ada kesulitan dulu baru cari Tuhan, kepepet dulu baru setia. Mereka timbul tenggelam di dalam mengikut Tuhan. Tidak ada kesadaran atau kerinduan dari hati terdalam untuk bertumbuh dari hari ke hari dan melakukan sesuatu bagi Tuhan. Jika kita membiarkan diri dalam keadaan seperti ini, maka lama-kelamaan kerohanian kita akan mengering dan mati seperti bunga aliancis di atas. Tuhan menghendaki agar hidup kita tidak hanya bertumbuh, tetapi juga memberi buah. Jika kita saat ini sedang "tertidur" secara rohani, bangunlah dan benahi diri dengan mencari Tuhan serta memperbaharui komitmen kita untuk setia kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku semangat untuk terus berjalan bersama-Mu. Jangan biarkan godaan dunia membuat aku melepaskan diri dari genggaman-Mu. Amin. (Dod).
NOW PLAYING
Edisi Hari Kamis, 4 Juli 2024 - Hidup yang bertumbuh dan berbuah
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jul 1, 2026 ·122m
Jun 23, 2026 ·3m
Jun 20, 2026 ·4m
Jun 20, 2026 ·10m