Edisi Hari Minggu, 11 Februari 2024 - Tali Kendali yang membebaskan dan menyelamatkan episode artwork

EPISODE · Feb 10, 2024 · 5 MIN

Edisi Hari Minggu, 11 Februari 2024 - Tali Kendali yang membebaskan dan menyelamatkan

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 11 Februari 2024 Bacaan: "Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan." (Mazmur 73:24) Renungan: Suatu hari ada beberapa anak muda sedang bermain dengan layang-layang mereka. Langit dipenuhi layang-layang warna-warni, bentuk dan ukuran menarik. Mereka terbang dengan anggun dan menari seperti burung yang cantik. Sekuat-kuatnya angin meniup layang-layang, seutas benang mengendalikannya. Sekalipun layang-layang tertiup angin kencang, ia akan terus terbang semakin tinggi. Mereka bergoyang dan menarik, namun benang pengendali membuat mereka tetap menghadap ke depan dan melawan angin. Layang-layang itu sedang berjuang untuk melawan benang yang mengikatnya, seolah-olah mereka mengatakan, "Lepaskan aku! Lepaskan aku! Aku ingin terbang bebas!." Mereka melayang dengan indah sambil berusaha menarik benang dengan kuat. Akhirnya, salah satu layang-layang berhasil terlepas dari benangnya. Layang-layang itu seolah-olah berkata, "Hore, akhirnya aku bebas. Bebas terbang bersama angin." Namun setelah terlepas dari benang pengendali, dia mulai merasakan angin yang tidak bersahabat. Dia melayang perlahan ke tanah yang buruk, mendarat di tengah semak-semak dan benangnya tersangkut di semak kering. "Akhirnya bebas" bebas tergeletak tanpa daya di tanah dan tanpa harapan untuk menghadapi tantangan. Seringkali kita seperti layang-layang itu. Kita ingin lepas dari kendali Tuhan, padahal Tuhan memberi kita batasan, peraturan yang harus diikuti supaya kita dapat bertumbuh dan memperoleh kekuatan. Benang pengendali sangat dibutuhkan untuk melawan hembusan angin. Beberapa dari kita menarik benang dengan sangat keras sehingga benang terputus dan akhirnya kita tidak bisa terbang lagi untuk mencapai ketinggian yang kita harapkan. Kita berusaha untuk lepas dari benang kendali dan akhirnya justru berakhir di semak-semak. Marilah kita terbang tinggi seperti yang sudah Tuhan rancangkan dalam hidup kita, dan mengakui bahwa kendali yang sepertinya membatasi dan menahan kita sebenarnya justru akan membantu kita untuk naik dan mencapai tujuan Tuhan dalam hidup kita yang jauh lebih indah. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, kupersembahkan diriku untuk ikut dalam rancangan-Mu. Biarlah Engkau yang selalu pegang kendali atas hidupku, karena aku tahu, bersama dengan-Mu hidup menjadi lebih baik. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 11 Februari 2024 Bacaan: "Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan." (Mazmur 73:24) Renungan: Suatu hari ada beberapa anak muda sedang bermain dengan layang-layang mereka. Langit dipenuhi layang-layang warna-warni, bentuk dan ukuran menarik. Mereka terbang dengan anggun dan menari seperti burung yang cantik. Sekuat-kuatnya angin meniup layang-layang, seutas benang mengendalikannya. Sekalipun layang-layang tertiup angin kencang, ia akan terus terbang semakin tinggi. Mereka bergoyang dan menarik, namun benang pengendali membuat mereka tetap menghadap ke depan dan melawan angin. Layang-layang itu sedang berjuang untuk melawan benang yang mengikatnya, seolah-olah mereka mengatakan, "Lepaskan aku! Lepaskan aku! Aku ingin terbang bebas!." Mereka melayang dengan indah sambil berusaha menarik benang dengan kuat. Akhirnya, salah satu layang-layang berhasil terlepas dari benangnya. Layang-layang itu seolah-olah berkata, "Hore, akhirnya aku bebas. Bebas terbang bersama angin." Namun setelah terlepas dari benang pengendali, dia mulai merasakan angin yang tidak bersahabat. Dia melayang perlahan ke tanah yang buruk, mendarat di tengah semak-semak dan benangnya tersangkut di semak kering. "Akhirnya bebas" bebas tergeletak tanpa daya di tanah dan tanpa harapan untuk menghadapi tantangan. Seringkali kita seperti layang-layang itu. Kita ingin lepas dari kendali Tuhan, padahal Tuhan memberi kita batasan, peraturan yang harus diikuti supaya kita dapat bertumbuh dan memperoleh kekuatan. Benang pengendali sangat dibutuhkan untuk melawan hembusan angin. Beberapa dari kita menarik benang dengan sangat keras sehingga benang terputus dan akhirnya kita tidak bisa terbang lagi untuk mencapai ketinggian yang kita harapkan. Kita berusaha untuk lepas dari benang kendali dan akhirnya justru berakhir di semak-semak. Marilah kita terbang tinggi seperti yang sudah Tuhan rancangkan dalam hidup kita, dan mengakui bahwa kendali yang sepertinya membatasi dan menahan kita sebenarnya justru akan membantu kita untuk naik dan mencapai tujuan Tuhan dalam hidup kita yang jauh lebih indah. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, kupersembahkan diriku untuk ikut dalam rancangan-Mu. Biarlah Engkau yang selalu pegang kendali atas hidupku, karena aku tahu, bersama dengan-Mu hidup menjadi lebih baik. Amin. (Dod).

NOW PLAYING

Edisi Hari Minggu, 11 Februari 2024 - Tali Kendali yang membebaskan dan menyelamatkan

0:00 5:14

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku Buletin FM Highlights Buletin FM X Dapatkan berita terkini dan isu semasa setiap hari dengan Buletin FM. Tepat dan jelas! ==="Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" - Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur // "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers === Tze-John Liu ==== "Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" -Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur ==== (Indonesia, Jawa, Sunda, Madura, Minangkabau, Palembang, Bugis, Banjar, Aceh, Bali,  Betawi, Sasak, Toba, Ambon, Makassar, Mandarin, Hokkien, Pakpak Dairi, Simalungun, Mandailing, Malay, Gorontalo) ==== "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers ==== CERITA SERAM Willy Kun CERITA SERAM by Willy Kun adalah podcast cerita kisah nyata (Kisah Horor, True Crime, Konspirasi, Tragedi & Konflik) yang coba diceritakan secara mengalir seperti cerita seharusnya. Untuk berbagi cerita DM Instagram @willykun. Untuk menikmati dengan visual bisa di tonton di Youtube channel Willy Kun. https://www.youtube.com/user/khidz500able

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 5 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on February 10, 2024.

What is this episode about?

Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 11 Februari 2024 Bacaan: "Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan." (Mazmur 73:24) Renungan: Suatu hari ada beberapa anak muda sedang bermain dengan...

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!