EPISODE · Sep 14, 2024 · 6 MIN
Edisi Hari Minggu, 15 September 2024 - Memberi Pengaruh Positif dan menjadi Berkat
from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 September 2024 Bacaan: "Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya." (Markus 3:13) Renungan: Pernahkah terlintas dalam benak kita, mengapa kita menjadi ini dan mengapa kita menjadi itu? Mengapa orang tua kita si A dan bukannya si B?Jawabannya adalah, karena Dia adalah sutradara kehidupan yang paling sempurna, la tahu persis siapa yang sanggup menerima peran dalam menjalankan rencana-Nya. Tuhan memilih setiap pemeran dengan sangat bijaksana. Dia sebagai sutradara tidak pernah menerima usulan ataupun masukan dari siapapun. Lihat saja ketika Yesus memanggil orang- orang yang dikehendaki-Nya dan menetapkannya. Dia tidak perlu menanyakan kepada Petrus, Yohanes, Yakobus maupun orang-orang disekeliling-Nya. Mengapa? Karena Dia lebih tahu siapa yang sanggup menyertai-Nya dalam memberitakan Injil. Yesus tidak memandang perawakan mereka juga tidak mempersoalkan latar belakang mereka. Yesus hanya melihat hati, kesungguhan dan komitmen mereka. Buktinya, ketika Yesus memanggil dan menetapkannya, merekapun datang kepada-Nya. Dalam kehidupan ini, Tuhan juga mau memilih kita untuk memegang peranan dalam skenario yang sudah ditulis-Nya. Tuhan yang memilih kita, bukan kita yang memilih Tuhan. Dia tidak memilih kita hanya karena alasan kekayaan, ketenaran, kepandaian atau hal-hal fisik lainnya, namun lebih dari itu karena Tuhan lebih tahu segala sesuatu tentang kita. Jadi jangan pernah mengeluh tentang kehidupan kita, karena semua sudah diatur dan direncanakan dengan sempurna oleh Tuhan dan semuanya adalah indah. Mungkin kita merasa kehidupan kita berantakan, kita memiliki ayah yang suka mabuk-mabukan, ibu kita selingkuh, kakak kita dipenjara karena kasus narkoba, adik kita menikah karena hamil diperkosa dan lain sebagainya. Kita sering bertanya, kenapa saya dilahirkan di keluarga separti ini, apakah Tuhan tidak menyayangi aku? Ingat, Tuhan adalah sutradara terbesar yang selalu tepat dalam memilih siapapun untuk menjalankan tugas seperti yang ditulis dalam skenario-Nya. Jadi, bukannya karena Tuhan tega membiarkan anak-Nya berada dalam keluarga berantakan, tetap memang Tuhan memandang kita sanggup menjalankan peran tersebut. Tuhan ingin kita menjadi pengaruh positif bagi keluarga kita. Dia tahu kita sanggup, maka dia memilih kita untuk menerima ini. Ingat, skenario Tuhan tidak ada yang salah karena Dia adalah sutradara kehidupan yang paling sempurna. Karena itu, mari menjalani peran kita masing-masing dalam kehidupan ini sesuai dengan kehendak dan rancangan Tuhan, bukan sesuai dengan kehendak kita, karena skenario kita belum tentu baik dan benar, tapi skenario Tuhan pasti benar dan yang terbaik. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mengizinkan aku lahir dalam keluargaku saat ini dan bekerja di tempat kerjaku saat ini. Aku percaya ini semua terjadi atas kehendak-Mu. Oleh karena itu ajarilah aku untuk menerima setiap kehendak-Mu dengan penuh sukacita, sehingga dapat menjadi berkat bagi hidupku, sesamaku dan bagi kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).
What this episode covers
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 September 2024 Bacaan: "Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya." (Markus 3:13) Renungan: Pernahkah terlintas dalam benak kita, mengapa kita menjadi ini dan mengapa kita menjadi itu? Mengapa orang tua kita si A dan bukannya si B?Jawabannya adalah, karena Dia adalah sutradara kehidupan yang paling sempurna, la tahu persis siapa yang sanggup menerima peran dalam menjalankan rencana-Nya. Tuhan memilih setiap pemeran dengan sangat bijaksana. Dia sebagai sutradara tidak pernah menerima usulan ataupun masukan dari siapapun. Lihat saja ketika Yesus memanggil orang- orang yang dikehendaki-Nya dan menetapkannya. Dia tidak perlu menanyakan kepada Petrus, Yohanes, Yakobus maupun orang-orang disekeliling-Nya. Mengapa? Karena Dia lebih tahu siapa yang sanggup menyertai-Nya dalam memberitakan Injil. Yesus tidak memandang perawakan mereka juga tidak mempersoalkan latar belakang mereka. Yesus hanya melihat hati, kesungguhan dan komitmen mereka. Buktinya, ketika Yesus memanggil dan menetapkannya, merekapun datang kepada-Nya. Dalam kehidupan ini, Tuhan juga mau memilih kita untuk memegang peranan dalam skenario yang sudah ditulis-Nya. Tuhan yang memilih kita, bukan kita yang memilih Tuhan. Dia tidak memilih kita hanya karena alasan kekayaan, ketenaran, kepandaian atau hal-hal fisik lainnya, namun lebih dari itu karena Tuhan lebih tahu segala sesuatu tentang kita. Jadi jangan pernah mengeluh tentang kehidupan kita, karena semua sudah diatur dan direncanakan dengan sempurna oleh Tuhan dan semuanya adalah indah. Mungkin kita merasa kehidupan kita berantakan, kita memiliki ayah yang suka mabuk-mabukan, ibu kita selingkuh, kakak kita dipenjara karena kasus narkoba, adik kita menikah karena hamil diperkosa dan lain sebagainya. Kita sering bertanya, kenapa saya dilahirkan di keluarga separti ini, apakah Tuhan tidak menyayangi aku? Ingat, Tuhan adalah sutradara terbesar yang selalu tepat dalam memilih siapapun untuk menjalankan tugas seperti yang ditulis dalam skenario-Nya. Jadi, bukannya karena Tuhan tega membiarkan anak-Nya berada dalam keluarga berantakan, tetap memang Tuhan memandang kita sanggup menjalankan peran tersebut. Tuhan ingin kita menjadi pengaruh positif bagi keluarga kita. Dia tahu kita sanggup, maka dia memilih kita untuk menerima ini. Ingat, skenario Tuhan tidak ada yang salah karena Dia adalah sutradara kehidupan yang paling sempurna. Karena itu, mari menjalani peran kita masing-masing dalam kehidupan ini sesuai dengan kehendak dan rancangan Tuhan, bukan sesuai dengan kehendak kita, karena skenario kita belum tentu baik dan benar, tapi skenario Tuhan pasti benar dan yang terbaik. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mengizinkan aku lahir dalam keluargaku saat ini dan bekerja di tempat kerjaku saat ini. Aku percaya ini semua terjadi atas kehendak-Mu. Oleh karena itu ajarilah aku untuk menerima setiap kehendak-Mu dengan penuh sukacita, sehingga dapat menjadi berkat bagi hidupku, sesamaku dan bagi kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).
NOW PLAYING
Edisi Hari Minggu, 15 September 2024 - Memberi Pengaruh Positif dan menjadi Berkat
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jul 1, 2026 ·122m
Jun 23, 2026 ·3m
Jun 20, 2026 ·4m
Jun 20, 2026 ·10m