Edisi Hari Sabtu, 10 Agustus 2024 - Senantiasa terpaut pada Allah episode artwork

EPISODE · Aug 9, 2024 · 5 MIN

Edisi Hari Sabtu, 10 Agustus 2024 - Senantiasa terpaut pada Allah

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Agustus 2024 Bacaan: la memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur." (Ayub 1:3) Renungan: Suatu ketika ada seorang pedagang yang dagangannya cukup laris dan mendatangkan banyak keuntungan. Satu hari, ia berbelanja sembako sampai ratusan juta untuk stok. Siang hari ia menimbun barang dagangan, malam harinya pasar kebakaran. Ratusan kios ludes jadi abu, termasuk kiosnya. Pedagang itu stres berat, modalnya senilai satu milyar lebih ludes dalam hitungan jam. Peristiwa tak terduga bisa terjadi kapan saja. Orang yang kelihatan sehat dan kuat bisa tiba-tiba cacat atau meninggal dunia karena kecelakaan. Orang yang kaya raya bisa tiba-tiba miskin karena pabriknya kena dampak bencana alam. Orang yang punya bisnis mapan, bisa tiba-tiba bangkrut gara-gara ditipu, dan seterusnya. Kisah Ayub adalah salah satu contoh yang nyata bahwa apa yang kita punya, dalam sekejap bisa lenyap. Ya, Ayub tadinya memiliki ribuan ekor ternak, sepuluh orang anak, pekerjaan yang diberkati Tuhan, bahkan dijuluki orang terkaya dari semua orang di daerahnya. Namun tiba-tiba saja, dalam hari yang sama, segalanya hilang. Api turun dari langit membakar habis ternak-ternaknya. Sementara ternak yang lain dirampas musuh. Lalu sepuluh orang anaknya tewas ditimpa rumah yang rubuh. Tidak hanya itu, kesehatannya juga pelan tapi pasti merosot tajam. Dan yang paling parah adalah sang isteri bukannya menghibur dan menguatkan, tapi malah bersikap buruk terhadapnya. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi satu menit kemudian. Pengertian ini memberi kita pelajaran bahwa sudah semestinya kita bersyukur untuk segala aset, keluarga, dan pekerjaan yang saat ini kita punya. Berhentilah membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Lalu tetap jaga hati kita agar senantiasa terpaut pada Allah dan bukan pada harta. Sebab, Allahlah yang memampukan kita untuk berusaha, tanpa Dia kita tak akan bisa meraih apa-apa. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku hikmat agar hatiku tetap mau menjadikan Engkau sebagai yang pertama dan utama dalam hidupku dan bukan harta duniawi. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Agustus 2024 Bacaan: la memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur." (Ayub 1:3) Renungan: Suatu ketika ada seorang pedagang yang dagangannya cukup laris dan mendatangkan banyak keuntungan. Satu hari, ia berbelanja sembako sampai ratusan juta untuk stok. Siang hari ia menimbun barang dagangan, malam harinya pasar kebakaran. Ratusan kios ludes jadi abu, termasuk kiosnya. Pedagang itu stres berat, modalnya senilai satu milyar lebih ludes dalam hitungan jam. Peristiwa tak terduga bisa terjadi kapan saja. Orang yang kelihatan sehat dan kuat bisa tiba-tiba cacat atau meninggal dunia karena kecelakaan. Orang yang kaya raya bisa tiba-tiba miskin karena pabriknya kena dampak bencana alam. Orang yang punya bisnis mapan, bisa tiba-tiba bangkrut gara-gara ditipu, dan seterusnya. Kisah Ayub adalah salah satu contoh yang nyata bahwa apa yang kita punya, dalam sekejap bisa lenyap. Ya, Ayub tadinya memiliki ribuan ekor ternak, sepuluh orang anak, pekerjaan yang diberkati Tuhan, bahkan dijuluki orang terkaya dari semua orang di daerahnya. Namun tiba-tiba saja, dalam hari yang sama, segalanya hilang. Api turun dari langit membakar habis ternak-ternaknya. Sementara ternak yang lain dirampas musuh. Lalu sepuluh orang anaknya tewas ditimpa rumah yang rubuh. Tidak hanya itu, kesehatannya juga pelan tapi pasti merosot tajam. Dan yang paling parah adalah sang isteri bukannya menghibur dan menguatkan, tapi malah bersikap buruk terhadapnya. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi satu menit kemudian. Pengertian ini memberi kita pelajaran bahwa sudah semestinya kita bersyukur untuk segala aset, keluarga, dan pekerjaan yang saat ini kita punya. Berhentilah membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Lalu tetap jaga hati kita agar senantiasa terpaut pada Allah dan bukan pada harta. Sebab, Allahlah yang memampukan kita untuk berusaha, tanpa Dia kita tak akan bisa meraih apa-apa. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku hikmat agar hatiku tetap mau menjadikan Engkau sebagai yang pertama dan utama dalam hidupku dan bukan harta duniawi. Amin. (Dod).

NOW PLAYING

Edisi Hari Sabtu, 10 Agustus 2024 - Senantiasa terpaut pada Allah

0:00 5:34

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku Buletin FM Highlights Buletin FM X Dapatkan berita terkini dan isu semasa setiap hari dengan Buletin FM. Tepat dan jelas! ==="Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" - Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur // "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers === Tze-John Liu ==== "Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" -Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur ==== (Indonesia, Jawa, Sunda, Madura, Minangkabau, Palembang, Bugis, Banjar, Aceh, Bali,  Betawi, Sasak, Toba, Ambon, Makassar, Mandarin, Hokkien, Pakpak Dairi, Simalungun, Mandailing, Malay, Gorontalo) ==== "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers ==== CERITA SERAM Willy Kun CERITA SERAM by Willy Kun adalah podcast cerita kisah nyata (Kisah Horor, True Crime, Konspirasi, Tragedi & Konflik) yang coba diceritakan secara mengalir seperti cerita seharusnya. Untuk berbagi cerita DM Instagram @willykun. Untuk menikmati dengan visual bisa di tonton di Youtube channel Willy Kun. https://www.youtube.com/user/khidz500able

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 5 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on August 9, 2024.

What is this episode about?

Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Agustus 2024 Bacaan: la memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang...

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!