Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu episode artwork

EPISODE · Apr 19, 2026 · 7 MIN

Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).

NOW PLAYING

Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu

0:00 7:48

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku Buletin FM Highlights Buletin FM X Dapatkan berita terkini dan isu semasa setiap hari dengan Buletin FM. Tepat dan jelas! ==="Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" - Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur // "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers === Tze-John Liu ==== "Firman Hidup", "Kabar Baik", "Lagu-lagu Injil" -Bahasa Diucapkan di Indonesia dengan Lebih dari Satu Juta Penutur ==== (Indonesia, Jawa, Sunda, Madura, Minangkabau, Palembang, Bugis, Banjar, Aceh, Bali,  Betawi, Sasak, Toba, Ambon, Makassar, Mandarin, Hokkien, Pakpak Dairi, Simalungun, Mandailing, Malay, Gorontalo) ==== "Words of Life","Good News","Gospel Songs"-Languages Spoken in Indonesia With More Than One Million Speakers ==== CERITA SERAM Willy Kun CERITA SERAM by Willy Kun adalah podcast cerita kisah nyata (Kisah Horor, True Crime, Konspirasi, Tragedi & Konflik) yang coba diceritakan secara mengalir seperti cerita seharusnya. Untuk berbagi cerita DM Instagram @willykun. Untuk menikmati dengan visual bisa di tonton di Youtube channel Willy Kun. https://www.youtube.com/user/khidz500able

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 7 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on April 19, 2026.

What is this episode about?

Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau...

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!