EPISODE · Jul 5, 2026 · 5 MIN
Edisi Hari Senin, 6 JUli 2026 - Sikap respek dan menerima orang lain apa adanya
from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 6 Juli 2026Bacaan: Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain: "Tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita ini tinggal diam saja. Apabila kita menanti sampai terang pagi, maka hukuman akan menimpa kita. Jadi sekarang, marilah kita pergi menghadap untuk memberitahukan hal itu ke istana raja." (2 Raja-raja 7:9)Renungan: Di zaman Israel kuno, salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah kusta. Mengapa? Karena penyakit ini tak hanya memberikan rasa sakit secara fisik, tapi juga menyerang mental penderitanya. Bagaimana tidak? Orang kusta akan dicap sebagai orang yang kena tulah dan dikutuk Allah. Orang kusta juga diasingkan dan begitu direndahkan. Bacaan kita hari ini sungguh menarik untuk kita renungkan. Orang kusta yang selama ini diremehkan justru menjadi pahlawan Israel. Sementara rakyat Israel mengalami kelaparan hebat, orang-orang kusta inilah yang memberi tahu mereka bahwa tentara Aram sudah meninggalkan perkemahannya dan meninggalkan banyak perbekalan. Padahal bisa saja orang-orang kusta itu "balas dendam" dan membiarkan rakyat Israel kelaparan sementara mereka bisa menikmati makanan secara berlimpah. Bisa kita bayangkan betapa malunya rakyat Israel saat mengetahui bahwa orang-orang kusta inilah yang menolong mereka dengan mengabarkan berita baik itu. Orang-orang yang selama ini mereka rendahkan justru menjadi pahlawan bagi mereka. Apa yang bisa kita pelajari dari kisah ini? Janganlah kita suka meremehkan, merendahkan, melakukan hal yang jahat, atau memusuhi seseorang. Kita tidak pernah tahu bahwa orang yang kita jahati adalah orang yang kelak kita mintai pertolongan! Bayangkan betapa malunya kita jika hal itu sampai terjadi. Lebih malu lagi kalau orang itu bersedia menolong kita! Orang yang kita remehkan, bisa saja kelak menjadi orang terhormat. Orang yang kita anggap bawahan, bisa saja menjadi atasan kita. Orang yang kita sangka buruk, bisa saja ternyata adalah orang baik yang tidak pernah memamerkan kebaikannya. Orang yang kita jahati, bisa saja orang itu membalasnya dengan berbuat baik kepada kita. Karena itu marilah kita tidak jemu-jemu berbuat baik kepada setiap orang. Singkirkan prasangka-prasangka dan penilaian lahiriah yang nyatanya sering terbukti salah itu. Kita tidak pernah tahu bahwa kita sedang menabur kebaikan yang suatu kali kelak akan kita tuai pada waktu yang tepat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati seperti hati-Mu. Hati yang bisa menerima setiap orang apa adanya dan tidak menganggap rendah mereka. Amin. (Dod).
What this episode covers
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 6 Juli 2026Bacaan: Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain: "Tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita ini tinggal diam saja. Apabila kita menanti sampai terang pagi, maka hukuman akan menimpa kita. Jadi sekarang, marilah kita pergi menghadap untuk memberitahukan hal itu ke istana raja." (2 Raja-raja 7:9)Renungan: Di zaman Israel kuno, salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah kusta. Mengapa? Karena penyakit ini tak hanya memberikan rasa sakit secara fisik, tapi juga menyerang mental penderitanya. Bagaimana tidak? Orang kusta akan dicap sebagai orang yang kena tulah dan dikutuk Allah. Orang kusta juga diasingkan dan begitu direndahkan. Bacaan kita hari ini sungguh menarik untuk kita renungkan. Orang kusta yang selama ini diremehkan justru menjadi pahlawan Israel. Sementara rakyat Israel mengalami kelaparan hebat, orang-orang kusta inilah yang memberi tahu mereka bahwa tentara Aram sudah meninggalkan perkemahannya dan meninggalkan banyak perbekalan. Padahal bisa saja orang-orang kusta itu "balas dendam" dan membiarkan rakyat Israel kelaparan sementara mereka bisa menikmati makanan secara berlimpah. Bisa kita bayangkan betapa malunya rakyat Israel saat mengetahui bahwa orang-orang kusta inilah yang menolong mereka dengan mengabarkan berita baik itu. Orang-orang yang selama ini mereka rendahkan justru menjadi pahlawan bagi mereka. Apa yang bisa kita pelajari dari kisah ini? Janganlah kita suka meremehkan, merendahkan, melakukan hal yang jahat, atau memusuhi seseorang. Kita tidak pernah tahu bahwa orang yang kita jahati adalah orang yang kelak kita mintai pertolongan! Bayangkan betapa malunya kita jika hal itu sampai terjadi. Lebih malu lagi kalau orang itu bersedia menolong kita! Orang yang kita remehkan, bisa saja kelak menjadi orang terhormat. Orang yang kita anggap bawahan, bisa saja menjadi atasan kita. Orang yang kita sangka buruk, bisa saja ternyata adalah orang baik yang tidak pernah memamerkan kebaikannya. Orang yang kita jahati, bisa saja orang itu membalasnya dengan berbuat baik kepada kita. Karena itu marilah kita tidak jemu-jemu berbuat baik kepada setiap orang. Singkirkan prasangka-prasangka dan penilaian lahiriah yang nyatanya sering terbukti salah itu. Kita tidak pernah tahu bahwa kita sedang menabur kebaikan yang suatu kali kelak akan kita tuai pada waktu yang tepat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati seperti hati-Mu. Hati yang bisa menerima setiap orang apa adanya dan tidak menganggap rendah mereka. Amin. (Dod).
NOW PLAYING
Edisi Hari Senin, 6 JUli 2026 - Sikap respek dan menerima orang lain apa adanya
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jul 2, 2026 ·104m
Jul 1, 2026 ·122m
Jun 23, 2026 ·3m