EPISODE · May 4, 2026 · 46 MIN
Kajian Wanita 272. "AKU GELISAH" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
from Muhammad Nuzul Dzikri · host Muhammad Nuzul Dzikri
272. AKU GELISAH Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib Allah Ta'ala memerintahkan orang-orang yang beriman untuk memperbanyak dzikir dan jihad secara bersamaan agar mereka mendapatkan keberuntungan dan kemenangan yang mereka harapkan. Allah Ta'ala berfirman dalam ayat lainnya: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا "Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan me-nyebut Nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41) Dan Allah Ta'ala berfirman, فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنَٰسِكَكُمْ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَذِكْرِكُمْ ءَابَآءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۗ فَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا وَمَا لَهُۥ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنْ خَلَٰقٍ Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. (QS. Al-Baqarah: 200) Pada ayat-ayat ini terdapat perintah untuk memperbanyak dzikir, bersungguh-sungguh dengannya karena besarnya kebutuhan setiap hamba kepadanya dan tidak merasa cukup darinya meski sekejap mata sekalipun. Setiap detik yang kosong dari berdzikir ke-pada Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah kerugian baginya, bukan keuntungan; dan kerugiannya karena tidak berdzikir itu lebih besar daripada ke-untungannya karena lalainya ia dari Allah Ta'ala.
What this episode covers
272. AKU GELISAH Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib Allah Ta'ala memerintahkan orang-orang yang beriman untuk memperbanyak dzikir dan jihad secara bersamaan agar mereka mendapatkan keberuntungan dan kemenangan yang mereka harapkan. Allah Ta'ala berfirman dalam ayat lainnya: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا "Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan me-nyebut Nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41) Dan Allah Ta'ala berfirman, فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنَٰسِكَكُمْ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَذِكْرِكُمْ ءَابَآءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۗ فَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا وَمَا لَهُۥ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنْ خَلَٰقٍ Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. (QS. Al-Baqarah: 200) Pada ayat-ayat ini terdapat perintah untuk memperbanyak dzikir, bersungguh-sungguh dengannya karena besarnya kebutuhan setiap hamba kepadanya dan tidak merasa cukup darinya meski sekejap mata sekalipun. Setiap detik yang kosong dari berdzikir ke-pada Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah kerugian baginya, bukan keuntungan; dan kerugiannya karena tidak berdzikir itu lebih besar daripada ke-untungannya karena lalainya ia dari Allah Ta'ala.
NOW PLAYING
Kajian Wanita 272. "AKU GELISAH" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.