EPISODE · Dec 22, 2018 · 4 MIN
Mantrakama - Cerita Masa Lampau
from mantrakama · host mantrakama
Mantrakama Mantap Bersalin Di Hari Ibu Tilik asuh buana agar tidak jadi ‘Cerita Masa Lampau’. Sebuah single debut persembahan untuk Bumi, Ibu Pertiwi. Setelah melalui perjalanan panjang mengandung ide-ide, lirik lagu, dan materi musik, Mantrakama mantap melahirkan lagu “Cerita Masa Lampau” (Cermala) melalui plartform digital youtube, soundcloud, dan bandcamp, sebagai single debutnya pada 22 Desember 2018. Mantrakama, adalah band asal Depok yang mengemas alunan musiknya dengan memadukan musik folk, experimental noise, ambient post-rock dengan influensi world music. Terbentuk sejak 2014 dari sebuah komunitas seni di salah satu kampus pinggiran Jakarta Selatan, musik yang dimainkan banyak dipengaruhi oleh influence masing-masing personil. Balutan musik ini kemudian mereka namai dengan post-folk. Tepat pada hari ibu, band yang digawangi oleh Kiatayaki (Vokal), Rinaldi (Gitar), Bagus Manson (Biola), Andri Penjol (Keyboard Piano), serta bala bantuan dari Uglybanone (Gitar Bass) dan Topan (Drum) ini mempersembahkan Cerita Masa Lampau sebagai sebuah lagu untuk bumi, Ibu Pertiwi. Cerita Masa Lampau adalah tamparan keras bagi Mantrakama sendiri, setelah menilik keadaan bumi yang mulai renta. Mereka melihat respon manusia yang acuh tak acuh pada buana. Eksploitasi besar-besaran, tapi lupa mengasuhnya. Sementara dalam hidup sinergi ‘manusia dengan bumi’ sangat dekat jaraknya. Cerita Masa Lampau adalah satu dari lima lagu yang ada pada EP Gumam. Lewat Gumam, mantrakama mencoba menceritakan problematika kehidupan sehari-hari antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan bumi. Nama Gumam ini dianalogikan sebagai cara mereka bercerita. Ungkapan yang tertahan di dalam mulut, atau terucap dalam lirih.
What this episode covers
Mantrakama Mantap Bersalin Di Hari Ibu Tilik asuh buana agar tidak jadi ‘Cerita Masa Lampau’. Sebuah single debut persembahan untuk Bumi, Ibu Pertiwi. Setelah melalui perjalanan panjang mengandung ide-ide, lirik lagu, dan materi musik, Mantrakama mantap melahirkan lagu “Cerita Masa Lampau” (Cermala) melalui plartform digital youtube, soundcloud, dan bandcamp, sebagai single debutnya pada 22 Desember 2018. Mantrakama, adalah band asal Depok yang mengemas alunan musiknya dengan memadukan musik folk, experimental noise, ambient post-rock dengan influensi world music. Terbentuk sejak 2014 dari sebuah komunitas seni di salah satu kampus pinggiran Jakarta Selatan, musik yang dimainkan banyak dipengaruhi oleh influence masing-masing personil. Balutan musik ini kemudian mereka namai dengan post-folk. Tepat pada hari ibu, band yang digawangi oleh Kiatayaki (Vokal), Rinaldi (Gitar), Bagus Manson (Biola), Andri Penjol (Keyboard Piano), serta bala bantuan dari Uglybanone (Gitar Bass) dan Topan (Drum) ini mempersembahkan Cerita Masa Lampau sebagai sebuah lagu untuk bumi, Ibu Pertiwi. Cerita Masa Lampau adalah tamparan keras bagi Mantrakama sendiri, setelah menilik keadaan bumi yang mulai renta. Mereka melihat respon manusia yang acuh tak acuh pada buana. Eksploitasi besar-besaran, tapi lupa mengasuhnya. Sementara dalam hidup sinergi ‘manusia dengan bumi’ sangat dekat jaraknya. Cerita Masa Lampau adalah satu dari lima lagu yang ada pada EP Gumam. Lewat Gumam, mantrakama mencoba menceritakan problematika kehidupan sehari-hari antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan bumi. Nama Gumam ini dianalogikan sebagai cara mereka bercerita. Ungkapan yang tertahan di dalam mulut, atau terucap dalam lirih.
NOW PLAYING
Mantrakama - Cerita Masa Lampau
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.