EPISODE · Jun 19, 2026 · 1H
Marketing di Era AI: KYC, GEO, & Kenapa Karakter Lebih Penting dari Skill | 034
from Proxemics Podcast · host White Wood Pod
Some people sell products. Our guest sells trust — dan dia ngelakuinnya di salah satu industri paling susah dipercaya: fintech.Di episode Proxemics Podcast ini, kami ngobrol dengan Yosua Tanuwiria — seasoned marketing professional, dengan 15 tahun pengalaman lintas industri dari hospitality sampai financial services. Topik besarnya: marketing di era AI, literasi keuangan, dan apakah AI beneran bakal menggantikan marketer & agency.Kami membedah apa yang berubah saat "democratized virality" bikin siapa pun bisa viral, kenapa financial literacy orang Indonesia masih ketinggalan, dan kenapa AI justru bikin jurang antara yang "intuit" dan yang gaptek makin lebar — bukan makin rata.Buat kamu yang kerja di marketing, PR, branding, atau agency — dan first-jobber yang lagi cari pijakan — ini diskusi praktisi, bukan teori. Real examples, real frameworks, real talk.💡 KEY INSIGHTS▸ KYC = fondasi marketing (bukan yang compliance itu)Bukan "Know Your Customer" versi verifikasi data — tapi seberapa beneran kamu paham siapa yang kamu ajak bicara. Brand sering bikin sesuatu yang nggak menjawab masalah siapa pun, dan itu kerja multi-divisi — bukan tugas marketing sendirian.▸ "Knowledge bisa diajarin. Karakter nggak bisa dirubah."Tiga hal yang dicari Yos saat hiring: karakter, rasa kepemilikan (ownership), dan kemampuan untuk unlearn. Skill nomor sekian.▸ AI tidak menggantikan — AI memperkuat (kalau kamu tahu caranya)Bedanya agency yang menang dan yang tergusur: yang menang pakai AI untuk jadi konsultan yang lebih baik, bukan untuk produksi barang yang klien juga bisa bikin sendiri. Relationship dengan media, regulator, dan stakeholder — itu yang nggak bisa di-prompt.▸ Kenapa AI justru bikin lapangan makin timpangKalau kamu sudah perform DAN melek AI, kamu seperti "Barry Bonds on steroids." Tapi kalau ketinggalan, jaraknya makin jauh. Era AI bukan pemerataan — ini amplifier.▸ Trust di fintech: kamu harus go above and beyondSaat terjadi glitch harga forex, CEO mereka langsung live interview dan membiarkan customer menikmati keuntungan dari error itu — walau itu kesalahan partner, bukan internal. Walk the talk, atau kehilangan kepercayaan selamanya.🎧 Dengerin full episode-nya, dan subscribe buat diskusi praktisi marketing & PR lainnya tiap minggu.⏱️ TIMESTAMPS0:00 Teaser & Bumper in01:01 Intro: Bisnis Jualan Trust02:16 Democratized Virality Era06:11 Realita Know Your Customer19:23 Jebakan Ilusi Cepat Kaya28:59 The Ability To Unlearn41:05 Adaptasi Agensi Era AI53:13 Masterclass Crisis Management58:07 Red Flag: Drama Queen01:00:48 Outro: Closing StatementHosts: Mercy Tahitoe, Stephanie SiciliaRegulars: Adwi Yudiansyah, Sofyan Herbowo, Reza Amirul, Jonathan Tenggara🏢 Our Agencies: https://whitewood.ai | https://praxis.co.id | https://prajna.co.id | https://explicar.co.id #ProxemicsPodcast #MarketingIndonesia #AIMarketing #PublicRelations #FinancialLiteracy #LiterasiKeuangan #GEO #Branding #Fintech #DigitalMarketing #AgencyLife #FOMO #Investasi #KYC #PromptEngineeringProxemics Podcast is produced by White Wood.
What this episode covers
Some people sell products. Our guest sells trust — dan dia ngelakuinnya di salah satu industri paling susah dipercaya: fintech. Di episode Proxemics Podcast ini, kami ngobrol dengan Yosua Tanuwiria — seasoned marketing professional, dengan 15 tahun pengalaman lintas industri dari hospitality sampai financial services. Topik besarnya: marketing di era AI, literasi keuangan, dan apakah AI beneran bakal menggantikan marketer & agency. Kami membedah apa yang berubah saat "democratized viral...
NOW PLAYING
Marketing di Era AI: KYC, GEO, & Kenapa Karakter Lebih Penting dari Skill | 034
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.