Riyaadhush Shaalihiin 562. "SEMANGAT MEMBAYAR UTANG"

EPISODE · Nov 29, 2021 · 40 MIN

Riyaadhush Shaalihiin 562. "SEMANGAT MEMBAYAR UTANG"

from Radio Muhajir Project · host Muhajir Project

Bismillah 562. SEMANGAT MEMBAYAR UTANG Riyaadhush Shaalihiin Bab 25 | Perintah Menunaikan Amanat Hadits ke-207 | Hadits Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu Dari Abu Khubaib Abdullah bin az-Zubair Radhiallahu ‘anhu beliau berkata,  Abdullah berkata, "Maka az-Zubair terbunuh dan dia tidak meninggalkan satu dinar ataupun satu dirham, melainkan hanya beberapa bidang tanah, di antaranya adalah tanah Ghabah, sebelas rumah di Madinah, dua rumah di Bashrah, satu rumah di Kufah dan satu lagi di Mesir."  Abdullah berkata, "Sebenarnya hutang az-Zubair adalah karena bila ada orang yang datang kepadanya dengan membawa hartanya untuk menitipkannya kepadanya, maka az-Zubair berkata, ‘Tidak sebagai titipan, tetapi anggaplah sebagai hutang karena saya takut kalau harta ini hilang.' Az-Zubair tidak pernah memegang jabatan, mengelola harta, memperoleh hasil pertanian, maupun melakukan usaha apa pun. Dia hanya mendapatkan harta tersebut diletakkan dalam jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala  dalam perangnya bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam atau bersama Abu Bakar, Umar, dan Utsman Radhiallahu ‘anhum" Abdullah berkata, "Maka saya hitung hutangnya, dan saya dapati sebanyak 2.200.000."  Kemudian Hakim bin Hizam bertemu Abdullah bin az-Zubair, dia bertanya, "Keponakanku, berapa hutang saudaraku?" (Abdullah berkata), "Saya menyembunyikan jumlahnya dan saya menjawab, 'Seratus ribu" Maka Hakim berkata, "Demi Allah, aku yakin harta kalian tidak cukup untuk menutupinya." Maka Abdullah berkata, "Bagaimana kalau saya katakan dua juta dua ratus ribu?" Hakim berkata, "Aku rasa kalian tidak akan sanggup memikulnya, jika kalian benar-benar tidak sanggup, maka mintalah pertolongan kepadaku." Perawi berkata, "Dulu az-Zubair telah membeli tanah Ghabah dengan harga 170.000. Kemudian Abdullah menjualnya seharga 1.600.000 (satu juta enam ratus ribu). Kemudian Abdullah berdiri seraya berkata, 'Siapa yang pernah memberi hutang kepada az-Zubair, maka hendaklah mendatangi kami di Ghabah.' Maka datanglah Abdullah bin Jalfar kepada Abdullah bin Zubair, dia pernah memberi hutang kepada az-Zubair sebanyak 400.000. Dia berkata kepada Abdullah, 'Kalau kamu mau, aku akan merelakannya untukmu.' Abdullah menjawab, 'Tidak.' Dia berkata lagi, 'Kalau kamu mau, kamu letakkan saja piutangku pada urutan terakhir, jika kamu memandang untuk mengakhirkan.' Abdullah menjawab, 'Tidak.' Dia berkata, 'Kalau begitu, berikan sebidang tanah ini untukku.' Abdullah berkata, 'Untukmu dari sini sampai sini.' Kemudian Abdullah menjual sebagian darinya dan dapat membayar hutang-hutang ayahnya secara lunas. Bahkan masih tersisa empat bagian dan setengah.  ... (bersambung insyaa Allah) === 🕠 Insyaa ALLAH RABU, 24 November 2021 pukul 05.30 WIB (Jakarta & sekitarnya) 🖥️ Insyaa ALLAH ditayangkan langsung di https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/ (pada channel YouTube insyaa ALLAH akan terdapat sebuah video dengan logo "LIVE"). 🎙️ Insyaa Allah disiarkan LIVE audio di http://radio.muhajirproject.com/ 📲 Silakan sampaikan pertanyaan via chat WhatsApp di 0812-959595-42. (tidak menerima panggilan telpon, SMS dan video call) 📩 Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud, Spotify: @muhammadnuzuldzikri www.muhammadnuzuldzikri.com

NOW PLAYING

Riyaadhush Shaalihiin 562. "SEMANGAT MEMBAYAR UTANG"

0:00 40:38

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Consellería do Ritmo Radio Galega Tito Lesende produce e conduce unha serie de capítulos monográficos ou temáticos arredor dunha charla repousada cun artista no ámbito rock ou pop galego. Os músicos e músicas terán un espazo preferente, e poderán compartir protagonismo con outros axentes da escena musical galega: axentes, promotoras, recintos senlleiros etc. The Game Radio Popolare Soldi, lavoro, avidità, disoccupazioni: il grande gioco dell’economia smontato ogni giorno da Raffaele Liguori. Radio Foot Internationale La voix mondiale du football. Pour aller plus loin autour d’un sport qui passionne la planète entière, au-delà des résultats, enjeux, analyses, l’émission revient aussi sur certains matchs, joueurs, vedettes actuelles et anciennes gloires, sur des événements mémorables, des faits marquants et jamais loin de l’actualité du moment. Émission présentée par Annie Gasnier. Coordination journalistique et reportages: David Fintzel. Avec Pierre Guérin. Technique/Réalisation: Laurent Salerno. Du lundi au vendredi à 16h10 TU et 21h10 TU.  Teen Taal Aaj Tak Radio Teen Taal is a witty, comedy oriented Hindi podcast where three musketeers Kamlesh Kishore Singh, Panini Anand and Kuldeep Mishra talk about various issues with a pinch of humour and fun. The topic of conversation varies from politics, Indian society, jokes, Viral stuff on social media, food, movies and many more. Catch your share of fun every Saturday.इस पॉडकास्ट के नायक और खलनायक हैं,तीन तिलंगे- कमलेश किशोर सिंह, पाणिनि आनंद और कुलदीप मिश्र. ये तीनों लोग हफ़्ते की घटनाओं पर अतरंगी अंदाज़ में बातें करते हैं, ठहाकों के साथ और अपने अपने biases के साथ. ये पॉडकास्ट सबके लिए नहीं है. जो घर फूंके आपना, सो चले हमारे साथ. यानी वही लोग सुनें जिनका आहत होने का पैरामीटर ज़रा ऊंचा हो. हर शनिवार, आज तक रेडियो पर. जय हो.
URL copied to clipboard!