Saat Ini Indonesia Mengalami Defisit Intelektual, Moral dan Spritual - Sudirman Said episode artwork

EPISODE · Jun 12, 2026 · 45 MIN

Saat Ini Indonesia Mengalami Defisit Intelektual, Moral dan Spritual - Sudirman Said

from Helmy Yahya Bicara · host Helmy Yahya Bicara

Mengapa banyak orang menganggap politik dan orang baik seperti dua dunia yang terpisah? Mengapa figur-figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak profesional justru sering tidak menjadi pilihan utama dalam lingkaran kekuasaan dan birokrasi pemerintahan?Dalam episode kali ini, Sudirman Said berbagi pandangannya tentang kondisi politik Indonesia, tantangan regenerasi kepemimpinan nasional, hingga pentingnya menghadirkan lebih banyak teknokrat dan pemimpin berintegritas dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.Kami juga membahas paradoks yang sering terjadi di Indonesia: ketika pendidikan, kompetensi, dan portofolio menjadi syarat utama untuk memasuki dunia kerja, namun dalam praktiknya masih banyak posisi strategis yang tidak selalu diisi oleh orang yang memiliki keahlian sesuai bidangnya.Bagi Sudirman Said, solusi jangka panjang untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Karena itu, ia mendirikan kampus di Tegal, tanah kelahirannya, sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membuka akses pendidikan dan memajukan generasi muda di daerah.Tak hanya itu, melalui Institut Harkat Negeri (IHN), Sudirman Said juga menginisiasi berbagai program pengembangan kepemimpinan, termasuk pemberian beasiswa dan program Tri Sector Leadership Bootcamp, yang dirancang untuk membekali calon-calon pemimpin masa depan dengan perspektif lintas sektor: pemerintahan, bisnis, dan masyarakat sipil.Apakah politik memang bukan tempat bagi orang baik? Ataukah justru Indonesia membutuhkan lebih banyak orang baik untuk terlibat dan memimpin?Saksikan perbincangan lengkapnya dalam episode ini.

Mengapa banyak orang menganggap politik dan orang baik seperti dua dunia yang terpisah? Mengapa figur-figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak profesional justru sering tidak menjadi pilihan utama dalam lingkaran kekuasaan dan birokrasi pemerintahan?Dalam episode kali ini, Sudirman Said berbagi pandangannya tentang kondisi politik Indonesia, tantangan regenerasi kepemimpinan nasional, hingga pentingnya menghadirkan lebih banyak teknokrat dan pemimpin berintegritas dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.Kami juga membahas paradoks yang sering terjadi di Indonesia: ketika pendidikan, kompetensi, dan portofolio menjadi syarat utama untuk memasuki dunia kerja, namun dalam praktiknya masih banyak posisi strategis yang tidak selalu diisi oleh orang yang memiliki keahlian sesuai bidangnya.Bagi Sudirman Said, solusi jangka panjang untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Karena itu, ia mendirikan kampus di Tegal, tanah kelahirannya, sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membuka akses pendidikan dan memajukan generasi muda di daerah.Tak hanya itu, melalui Institut Harkat Negeri (IHN), Sudirman Said juga menginisiasi berbagai program pengembangan kepemimpinan, termasuk pemberian beasiswa dan program Tri Sector Leadership Bootcamp, yang dirancang untuk membekali calon-calon pemimpin masa depan dengan perspektif lintas sektor: pemerintahan, bisnis, dan masyarakat sipil.Apakah politik memang bukan tempat bagi orang baik? Ataukah justru Indonesia membutuhkan lebih banyak orang baik untuk terlibat dan memimpin?Saksikan perbincangan lengkapnya dalam episode ini.

NOW PLAYING

Saat Ini Indonesia Mengalami Defisit Intelektual, Moral dan Spritual - Sudirman Said

0:00 45:02

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Helmy Yahya Bicara?

This episode is 45 minutes long.

When was this Helmy Yahya Bicara episode published?

This episode was published on June 12, 2026.

What is this episode about?

Mengapa banyak orang menganggap politik dan orang baik seperti dua dunia yang terpisah? Mengapa figur-figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak profesional justru sering tidak menjadi pilihan utama dalam lingkaran kekuasaan dan...

Can I download this Helmy Yahya Bicara episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!