Cipta Kata podcast artwork

PODCAST · society

Cipta Kata

Menyalurkan Rasa Dengan Kata. Oleh @maulana_ahmad09

  1. 23

    Titipan Terindah Dari Tuhan

    Ketika saatnya nanti kau terlahir ke dunia ini, terlahir pulalah kami seutuhnya dan sepenuhnya menjadi ibu dan bapakmu, tugas termulia untuk mengasihi dan mencintaimu tanpa batas dan tak berharap balas. Satu janji kami untukmu, ibu dan bapakmu inilah yang tak akan pernah menyerah untuk setiap keadaanmu. Karena engkaulah titipan terindah dari Tuhan

  2. 22

    Akan Ada Pengganti Dari Setiap Kehilangan

    Tak peduli berapa kali merasakan kegagalan, berapa kali hatimu tersakiti atau dikecewakan, nyatanya kamu masih diberi waktu untuk menyembuhkan diri dan memulai semua dari awal

  3. 21

    Putri Sejati, Ibu Kartini

    Bisakah sedikit saja kita memberanikan diri untuk terus melangkah, tidak apa jika terjatuh karena tersandung, tapi setidaknya kita mencoba agar berubah. Percayalah kawan, semesta mendukung.

  4. 20

    Middle Point of Our Life Journey

    When most people doubt it, when a woman could not pursue a higher degree, I just keep my head up and stick with my dream. I won’t turn down my dream just because of a piece of cake.

  5. 19

    You’ll Make it Eventually

    They may think I can do nothing, but there’s always a will to prove them wrong, this heart never give up on me, this heart keep finding the answers to life questions.

  6. 18

    Ibu dan Fase Kehidupanku

    Ibu, kala itu aku merasa lelah, tak mampu, tak pantas, ingin menyerah. Aku ingin pulang.

  7. 17

    Cerita Ibu

    Kemudian ibu bercerita keadaan rumah tanpa anak-anaknya, bercerita kenakalan kita saat masih kanak-kanak, rumah itu kini tak seramai dulu lagi, hanya diisi oleh dua insan renta yang saling menghibur dalam rindu, saling bercengkrama dalam sepi.

  8. 16

    Kita Yang Dekat Namun Berjarak

    Bukankah perbedaan itu sebenarnya adalah sebuah anugerah yang harus kita syukuri, bukankah dengan beragam segala hal menjadi lebih berwarna. Ya, tapi perbedaan itu juga menjadikan kita dekat namun berjarak.

  9. 15

    Menerka - Nerka

    Kita hanya mampu untuk sebatas berandai, menyusun semua rencana dengan teliti dan terperinci, menghitung semua kemungkinan dalam ketidakpastian, menerka masa depan yang diselimuti oleh mimpi. Kita seolah menjadi sutradara dalam perfilman kehidupan, semua yang terjadi harus sesuai skenario, penggalan bahagia, penggalan kesedihan ditampilkan sesuai keinginan. Kita menjelma menjadi sosok penentu, menjelma menjadi dalang dalam wayang kehidupan, walau sebenarnya kita hanya menerka-nerka, tanpa tahu apa yang akan ada didepan mata.

  10. 14

    I Fail Not To Love You

    For all this time I’ve been wondering, I met many people, some are nice but only a few with a sincere heart, some are nice but it’s somehow just as it is, some are nice but they just don’t brave enough, Is it this hard to find the intimate one.

  11. 13

    Dear Reno

    Bersama itu pula, kami mengiringinya dengan harapan dan doa terbaik untuk sampai ke bandar tujuan yang kalian cita-citakan. Selamat berlayar sahabat jadilah pelayar hebat seperti Big Boss dan dr. Kang mo yeon yang selalu memenangkan hati penggemarnya.

  12. 12

    Pendidikan Bagi Perempuan

    Saya ingin menjadi perempuan seperti ibuku, yang sepanjang hidupnya menjadi guru untuk anak-anaknya, yang selalu siap siaga menjaga, yang selalu siap siaga menjadi benteng untuk anak-anaknya, yang rela berpisah dengan anak-anaknya, untuk ajarkan kami bagaimana kerasnya kehidupan, namun dengan begitulah kami belajar rasa bersyukur. Dengan berjalan jauh, kami belajar bagaimana caranya pulang, dengan kami pergi sangat jauh dalam jangka waktu yang lama, kami belajar apa itu rasanya rindu, dan kembali kepelukan keluarga itu adalah obat.

  13. 11

    Persepsi

    Apakah salah bila kita tidak sepemikiran ?

  14. 10

    Batas Waktu

    Sejatinya hidup tidak mempunyai batas waktu untuk melakukan sesuatu, jalan hidup seseorang tidak diciptakan sama, maka menjadi berbeda adalah hal yang lumrah saja, walau kadang kita sendiri yang masih belom siap menerima perbedaan.

  15. 9

    Merdeka Dalam Berpikir

    Mungkin kita tak pernah mengkokang senjata ditengah medan perang, atau bergerilya digelapnya hutan lebat. Mungkin kita tidak bertaruh nyawa demi sebuah kebebasan, menggadai raga demi sesuatu yang harus jadi milik kita. Merdeka dibayar nyawa, tak terhitung isak tangis pengiring kematian, tak terhitung nama pahlawan yang berjuang. 

  16. 8

    Usai

    Tak kusangka akhirnya kita sejauh ini, jatuh dalam keakraban yang sebelumnya tak terpikirkan, malu-malu itu nampaknya kini berubah jadi rindu.

  17. 7

    Rasa

    Maka jangan heran bila hari-hari kita dipenuhi kepalsuan, bahagia yang dipamerkan kadang bertolak belakang dengan keadaan. Menyembunyikan luka dalam tawa, menyapa ramah dalam marah, berkata manis dalam benci.

  18. 6

    Bahagia

    Nyatanya dunia yang kamu cari tidak bisa menghiburmu saat sepi, tidak mengusap air matamu kala duka, tidak meyakinkanmu saat ragu. Dan nyatanya yang kamu cari tak secuil pun dibawa mati. 

  19. 5

    Pergi

    Namun inilah hidup, jalan setiap orang sudah digariskan, pertemuan, perpisahan dua hal yang tak bisa dihindarkan.

  20. 4

    Rindu

    Aku sadar semua tak akan bisa aku bayar, sedetik waktumu yang terpakai, setetes peluhmu yang terjatuh, tak akan pernah bisa tergantikan oleh apapun.

  21. 3

    Menunggu

    Sampai sekarang tempat itu masih menjadi favoritku, masih dengan kopi hitam yang biasa aku pesan, masih dengan sisa sebuah rasa, masih dengan aku yang tetap menunggu.

  22. 2

    Hari Raya

    Ucapan maaf, jabatan tangan datang silih bergantian, semoga hati ini juga ikhlas untuk memaafkan. Dan semoga mereka pula melakukan hal sama.

  23. 1

    Ramadhan Tahun Ini

    Mungkin mereka tak sepenuhnya mengerti tetapi mereka menghormati yang kita lakukan dan kita menghormati apa yang mereka yakini. Begitulah seharusnya sebuah toleransi harus tetap dijaga antar sesama, walaupun kita berbeda tentang keyakinan tetapi kita adalah saudara dalam kemanusiaan, itulah yang agama Islam ajarkan. 

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Menyalurkan Rasa Dengan Kata. Oleh @maulana_ahmad09

HOSTED BY

Maulana Ahmad

Frequently Asked Questions

How many episodes does Cipta Kata have?

Cipta Kata currently has 23 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Cipta Kata about?

Menyalurkan Rasa Dengan Kata. Oleh @maulana_ahmad09

How often does Cipta Kata release new episodes?

Cipta Kata has 23 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to Cipta Kata?

You can listen to Cipta Kata on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Cipta Kata?

Cipta Kata is created and hosted by Maulana Ahmad.
URL copied to clipboard!