Skip to content
Dewa Risqullah podcast artwork

PODCAST · arts

Dewa Risqullah

by Dewa Risqullah

Siapapun kamu berhak untuk bahagia, bersedih sekalipun tidak masalah, sah-sah saja. Disini kamu adalah saya, dan saya adalah kamu. Bisa menjadi telinga, pun setia memberi bahu. | Dipersembahkan oleh @dewarisqullah — Semoga menenangkan, selamat mendengarkan.

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed Oct 9, 2026 · Source feed

Episodes

  1. karena dari jatuh, kita belajar bertumbuh.

    Jadi, jangan takut gagal hari ini. Sebab, tidak semua yang tertunda berarti sia-sia, dan tidak semua yang runtuh berarti berakhir. Teruslah melangkah, karena bisa jadi, kegagalanmu hari ini adalah awal dari keberhasilan yang akan kamu syukuri esok dan selamanya.

  2. maaf, karena menghubungimu kembali

    Aku tau, kita hanyalah masa lalu yang tak mungkin terulang. Tapi malam ini, rinduku terlalu berisik untuk kupendam sendiri. Aku tidak meminta kamu kembali. Aku hanya ingin mengenang hal-hal sederhana yang dulu membuatku bahagia. Terima kasih pernah menjadi bagian terindah dalam hidupku. Jaga…

    more
  3. pada akhirnya kita harus menerima

    Karena terkadang, menerima kenyataan bahwa sesuatu bukan milik kita, jauh lebih sakit daripada kehilangan itu sendiri.

  4. hujan yang membawa namamu kembali

    Karena terkadang, satu-satunya cara untuk berdamai dengan kehilangan adalah mengakui bahwa kita masih terluka.

  5. tentang segala yang sedang bertumbuh

    Sebuah percakapan tentang tumbuh dewasa, kehilangan arah, dan belajar menerima bahwa hidup tidak harus selalu berjalan sesuai rencana; usia dua puluh bukan tentang sudah menjadi siapa, melainkan tentang perjalanan panjang untuk menemukan siapa diri kita sebenarnya.

  6. matinya hati di dalam jasad yang masih hidup.

    Terkadang cukup satu pagi yang tenang. Satu orang yang tulus. Satu pelukan yang tidak meminta apa-apa. Satu percakapan yang membuatmu merasa didengar. Atau sekadar keberanian untuk berkata kepada diri sendiri: “Aku sudah terlalu lama menyakiti diriku sendiri demi sesuatu yang tidak lagi bisa...

  7. selamat mengulang tahun, serta mulia untukmu.

    apapun yang nantinya terjadi padamu, aku pastikan akan selalu hadir untuk hal itu.

  8. karena denganmu, aku beruntung.

    Sebab terkadang, kebahagiaan terbesar bukan tentang memiliki sesuatu yang sempurna. Tapi tentang menemukan seseorang yang membuat kita merasa cukup.

  9. mengenai cinta dan keikhlasan

    Dan kalau hari ini kamu sedang belajar ikhlas, semoga kamu paham, kehilangan seseorang bukan berarti cintamu gagal. Mungkin saja cintamu hanya sedang mengajarkanmu cara menerima.

  10. dua kabar untukmu

    aku memiliki dua kabar untukmu

  11. rindu yang tak berkesudahan

    Kamu apa kabar? semoga kamu baik-baik saja ya. aku cuman mau bilang, kalau aku kangen sama kamu. Maaf kalau kamu agak sedikit terganggu dengan kalimat ku ini.

  12. dan kehilangan tidak selalu berarti sia-sia.

    Hidup yang sempat ditemani kamu adalah bagian yang aku syukuri. Meski, pada akhirnya kita tidak lagi beriringan.

  13. mengantarkan setiap hati pulang ke rumah yang lain

    semoga arah yang kita pilih tidak lagi membawa langkah ini menuju garis yang bersinggungan

  14. serta mulia untukmu, selamat mengulang tahun.

    𝘚𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘦𝘫𝘢𝘩𝘵𝘦𝘳𝘢 𝘺𝘢, 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯, 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪𝘱𝘶𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘦𝘯𝘵𝘪 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯-𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯. 𝘋𝘢𝘯 𝘥𝘰𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶…

    more
  15. proses menjadi utuh sebagai manusia.

    Hallo teman-teman, apa kabar? semoga senantiasa sehat-sehat dan berbahagia selalu ya. Di episode kali ini, temen saya Melly (@el_melly.99) yang akan membawakan podcast nya. Selamat mendengarkan, semoga menenangkan.

  16. kembali ke rutinitas

    after lebaran kayak ngerasa hampa, sunyi, sepi nggak sih? hal seperti itu disebut post-holiday blues atau post-festivity syndrome. apalagi dari rasa senang yang di rasa sampai kehangatan saat kumpul keluarga, harus kembali ke rutinitas sehari-hari padahal sebagian kerinduan masih belum…

    more
  17. cont;nue.

    semoga saja kamu tetap berani mengambil setiap keputusan, baik buruknya, indah atau tidak sekalipun, jalani dan hatam apa-apa yang menghalangi jalan dari tiap tujuanmu.

  18. suasana puasa kala itu

    kali ini edisi ramadhan gua ngobrolin vibes puasa semasa kecil bareng 3 temen gua, selamat mendengarkan, semoga menenangkan.

  19. hal selanjutnya, jangan terlewati begitu saja seperti yang sudah-sudah.

    semoga baik aku dan kalian yang mendengarkan podcast ini, diberikan sehat, kebahagiaan yang tak henti untuk terus menghampiri. terima kasih sudah tidak pernah bosan mampir dan hadir di podcast dewa risqullah.

  20. sajian rindu; saat sahur dan berbuka puasa tiba.

    bagaimana dengan puasa tahun ini? rasanya kayak beda bgt ya sama moment bulan puasa saat masih kecil, semakin tahun vibes nya kayak beda, terasa sepi dan sunyi banget, palingan hal-hal seru adalah merindukan moment yang pernah terjadi saat masih kecil, di saat waktu sahur dan waktu berbuka tiba,...

  21. dan seluruhnya ada di bandung

    Aku sebenarnya ingin menetap di bandung, tapi semesta melarang, karena bandung dan kamu dua tempat yang sebenarnya milik orang lain, bukan untukku. Hanya saja dititipkan padaku, beserta kenangannya.

  22. selamat bersejahtera; selalu.

    “terima kasih atas banyak hal, sampai dititik sekarang, membentuk saya menjadi manusia seutuhnya. selamat bertambah usia untuk diri saya, semoga menua(i) segala do'a dan usaha selama masih bernafas tenang. senantiasa berbahagia, sehat-sehat dan selamat bersejahtera” —dewarisqullah

  23. Problematika Standarisasi.

    selamat mendengarkan, selamat tersinggung bila kesinggung hehe, maaf kalau disinggung.

  24. resolusi tiap tahun

    apa kabar teman-teman? senantiasa berbahagia dan sehat-sehat selalu ya. ngga berasa waktu terus berlalu begitu saja sampai kita sekarang menginjak di tahun 2025, bagaimana resolusi tahun ini? apakah ada kesamaan dengan di tahun sebelumnya?

  25. padanya, kepulangan.

    “ruangan ini pun terasa sangat sunyi, ia butuh kamu untuk meramaikan dan mewarnainya kembali.” —dewarisqullah

  26. di penghujung tahun, 2024.

    Terkadang hal-hal yang terjadi dalam hidup memang tidak sesuai dengan ekspektasi yang di awal begitu indah kita punya, tetapi tetaplah hidup dan jangan pernah patah untuk melangkah. podcast kali ini gua bahas bareng dua orang temen gua; Fauzan dan Fiqri. selamat mendengarkan teman-teman.

  27. Kok Masih Punya Energi Untuk Berharap?

    kadang suka ga habis pikir aja sama orang-orang yang udah capek sama aktivitas nya dari pagi sampe sore, tapi malem nya masih punya energi buat berharap, padahal mereka sadar kalau sesuatu itu udah ga bisa lagi kembali dan dimiliki.

  28. selayaknya hidup, berbahagialah.

    barangkali aku hanya takut jika tidak menjadi apa-apa di depan sana nanti.

  29. Eps. 132 : Pesan Rindu, Untuk Kamu.

    ada banyak hal yang kurindukan darimu, salah satunya senyuman manis yang kau miliki.

  30. bersyukur tanpa tapi, bersabar tanpa tepi.

    kadang kala kita—butuh sedih, untuk bisa; bersyukur lebih. Dan mulai sekarang berhenti mencemaskan sesuatu, karena realitanya hidup ini hanya memberimu dua pilihan; sabar tanpa tepi, syukur tanpa tapi.

  31. aku; manusia—banyak inginnya.

    terima kasih masih mau hadir dan mampir di podcast dewa risqullah, senantiasa sehat dan berbahagia selalu ya teman-teman.

  32. your voice is my favorite sound.

    entahlah, bagiku suaramu adalah lantunan paling tenang yang pernah kudengar.

  33. rindu hadir tak ada hentinya.

    “ternyata aku gagal dalam menyekat rindu yang datang kembali mengusik ketenanganku.” —dewarisqullah

  34. Eps. 150 : Merayakan—Terima Kasih, Aku.

    “sudahkah kita berterimakasih pada diri sendiri; atas segala hal yang dilalui, yang sudah sehebat ini bertahan dari badai-badainya. karena diri sendiri juga perlu perayaan atas rasa cinta dan kasih untuknya.” —dewarisqullah

  35. Eps. 149 : Terima Kasih Pernah Bersamaku

    tetapi aku salah, aku lupa akan takdir, karena sebaik apapun proses bersamanya kita; nyatanya tidak pernah bisa menahan perpisahan untuk tidak ada.

  36. Eps. 148 : Kita Pasti Akan Sampai

    pada akhirnya, dirimu sendirilah yang menjadi penolong dan tempat berteduhnya dari segala keriuhan; badai-badainya.

  37. Eps. 147 : Sebenarnya Kita Juga Mau Di Dengar

    jangan sesekali menanggap bahwa dunia itu tidak adil ya, tuhan memberikan cobaan tidak melebihi kemampuan kalian, justru kalian adalah orang-orang hebat. semangat selalu ya senantiasa berbahagia.

  38. Eps. 146 : Relationshit

    apapun yang sedang riuh dihubungan, sebisa mungkin gausah diceritain ke luar, cukup kamu dan pasanganmu aja. karena kita nggak pernah tau siapa aja yang nantinya mengambil kesempatan itu pada ruang yang lagi nggak baik-baik aja.

  39. Eps. 145 : Tanpa Bahasa (TABAH)

    pada ketabahanku ada banyak sekali kenangan-kenangan kita yang tertinggal, yang senantiasa masih menari-nari bersamaan dengan air mata.

  40. Eps. 143 : People Come And Go

    Terima kasih sudah menjadi favorite person tahun ini, people come and go. Thank's atas banyak hal yang pernah terkisah dalam terkasih di kehidupan kita berdua, khususnya aku.

  41. Eps. 142 : Bersama Orang Yang Tepat

    Karena mu, aku bisa sejatuh-jatuhnya mencintaimu. Dan caramu bersikap adalah keberuntungan yang kumiliki.

  42. Eps. 141 : Adanya Kamu, Aku Bahagia.

    Tolong bantu aku ya, untuk mewujudkan kebahagiaan bersama yang sering kita semoga berdua. Selamat mendengarkan episode ini, semoga menenangkan. Terima kasih ya.

  43. Eps. 140 : Tentang Patah Hati Masing-Masing.

    kita adalah bagian patah hati, yang tidak saling mengendalikan ego diri sendiri. hingga ketidaklayakan bersama tak berpihak seperti sediakala.

  44. Eps. 139 : Kontribusi Yang Tak Berarti

    padahal kita sudah berusaha memberikan kontribusi penuh, akan tetapi percuma saja, jika kita bukan yang dia mau.

  45. Eps. 138 : Siklusnya Ya, Menang Begitu.

    Huft, kadang pengen banget kita bisa berkomunikasi sedekat dulu, sehangat mentari, sedalam lautan yang pernah kita selami berdua.

  46. Eps. 137 : Hujan Jatuh Di Pekarangan Ingatanku

    “setidaknya kita pernah bersama yang karena ego yang menyeruak merusak arah yang tak lagi layak. kau di sana dalam ketiadaan, aku di sini menikmati keadaan. kita mungkin pernah berada dalam langkah yang sama, dan kini menjadi sejarah yang tak lagi menimbulkan luka.” —dewarisqullah

  47. Eps. 136 : cuman kamu yang bisa memahamiku.

    Semoga kabar baik darimu; kepulanganmu, disegerakan pada doa yang tak lepasnya kulambungkan pada Tuhan.

  48. Eps. 135 : tak ingin usai—denganmu.

    kuingin kita kembali, pada pelukan yang pernah sehangat mentari—kuingin kau disini, tak jauh dan usai dariku.

  49. Eps. 121 : Hati-Hati di Jalan

    sampai bertemu, bahagia selalu ya. salam hangat darimu, terima kasih dan maaf yang teramat dalam.

  50. Eps. 134 : Quarter-Life Crisis

    Quarter-Life Crisis: Krisis seperempat abad merupakan istilah psikologi yang merujuk pada keadaan emosional yang umumnya dialami oleh orang-orang berusia 18 hingga 30 tahun seperti halnya kekhawatiran, keraguan terhadap kemampuan diri, dan kebingungan dalam menentukan arah hidup. Episode kali ini...

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Siapapun kamu berhak untuk bahagia, bersedih sekalipun tidak masalah, sah-sah saja. Disini kamu adalah saya, dan saya adalah kamu. Bisa menjadi telinga, pun setia memberi bahu. | Dipersembahkan oleh @dewarisqullah — Semoga menenangkan, selamat mendengarkan.

HOSTED BY

Dewa Risqullah

CATEGORIES

Frequently Asked Questions

How many episodes does Dewa Risqullah have?

Dewa Risqullah currently has 180 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Dewa Risqullah about?

Siapapun kamu berhak untuk bahagia, bersedih sekalipun tidak masalah, sah-sah saja. Disini kamu adalah saya, dan saya adalah kamu. Bisa menjadi telinga, pun setia memberi bahu. | Dipersembahkan oleh @dewarisqullah — Semoga menenangkan, selamat mendengarkan.

How often does Dewa Risqullah release new episodes?

Dewa Risqullah publishes regularly with 180 episodes available. Check the episode list for the typical release schedule.

Where can I listen to Dewa Risqullah?

You can listen to Dewa Risqullah on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Dewa Risqullah?

Dewa Risqullah is created and hosted by Dewa Risqullah.
URL copied to clipboard!