Kajian Menjelang Buka Puasa Ramadhan 1441 H

PODCAST · arts

Kajian Menjelang Buka Puasa Ramadhan 1441 H

Kajian ini berisi kajian rutin selama bulan Ramadhan 1441 H membahas kitab: 'Mukhtashar Ahaadits As Shiyaam, Ahkam wa Aadab' (Ringkasan Hadis-hadis Puasa , Hukum-hukum dan Adab-adabnya), karya: Syaikh Abdullah bin Shalih Al-Fauzan.

  1. 29

    Halaqah ke-29: (9) Syi'ar Hari Raya

    Halaqah ke-29: (9) Syi'ar Hari Raya

  2. 28

    Halaqah ke-28: (8) Zakat Fitrah

    Halaqah ke-28: (8) Zakat Fitrah

  3. 27
  4. 26

    Halaqah ke-26: (6) Karakteristik Neraka dan Penghuninya

    Dari Abu Hurairah, nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda:  "Api kalian ini yang dinyalakan oleh anak cucu Adam adalah satu dari tujuh puluh bagian panasnya neraka jahanam." Mereka berkata: Bila seperti itu niscaya sudah cukup wahai Rasulullah. beliau bersabda: "Sesungguhnya ditambahi enampuluh sembilan bagian, masing-masing seperti panasnya."  Muttafaqun 'alaih

  5. 25

    Halaqah ke-25: (5) Karakteristik Surga dan Penghuninya

    Halaqah ke-25: (5) Karakteristik Surga dan Penghuninya

  6. 24

    Halaqah ke-24: (4) Keutamaan Istighfar dan Berdoa di Akhir Malam

    Keutamaan istighfar dan Berdoa di Akhir Malam

  7. 23
  8. 22

    Halaqah ke-22: (2) Keutamaan Lailatulqadar

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ "Barangsiapa yang mengerjakan shalat malam pada malam lailatulqadar karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu". Muttafaq 'alaih.

  9. 21

    Halaqah ke-21: (1) Bersungguh-sungguh di Sepuluh Terakhir Bulan Ramadhan

    Dari Aisyah radhiyallahu 'anha ia berkata: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ، وَشَدَّ الْمِئْزَرَ Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila masuk sepuluh terakhir bulan Ramadhan, beliau menghidupkan malam, membangunkan keluarganya, bersungguh-sungguh dan mengencangkan ikat sarung. Muttafaq 'alaih. Dalam riwayat Muslim: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مَا لَا يَجْتَهِدُ فِيْ غَيْرِهِ Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersungguh-sungguh di sepuluh terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhannya di waktu lain.

  10. 20

    Halaqah ke-20: Hadis ke-20: I'tikaf

    Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf di sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan" Muttafaq 'alaih.

  11. 19

    Halaqah ke-19: Hadis ke-19: Hukum Wanita Haid dan Nifas

    Hukum Wanita Haid dan Nifas di Bulan Ramadhan

  12. 18

    Halaqah ke-18: Hadis ke-18: Hukum Puasa orang Sakit dan Musafir

    Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu ia berkata: سَافَرْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ، فَلَمْ يَعِبِ الصَّائِمُ عَلَى الْمُفْطِرِ، وَلاَ الْمُفْطِرُ عَلَى الصَّائِمِ. "Aku pernah bepergian jauh bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di bulan Ramadhan, orang yang berpuasa tidak mencela orang yang berbuka dan yang berbukapun tidak mencela orang yang berpuasa".  Muttafaq 'alaih.

  13. 17

    Halaqah ke-17: Hadis ke-17: Hukum Bermesraan dan Ciuman saat Berpuasa

    Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِمٌ، وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ، وَلَكِنَّهُ كَانَ أَمْلَكَكُمْ لِأَرَبِهِ  "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mencium dan mencumbu dalam kondisi sedang berpuasa. Namun beliau adalah orang yang paling kuat menahan nafsunya diantara kalian." H.R. Bukhari dan Muslim. Dalam riwayat Muslim: كَانَ يُقَبِّل فِيْ شَهْرِ الصَّوْمِ  "Beliau mencium di bulan puasa".

  14. 16

    Halaqah ke-16: Hadis ke-16: Sahnya Puasa Orang yang Memasuki Waktu Subuh dalam Kondisi Junub

    Dari Aisyah dan Ummu Salamah radhiyallahu 'anhuma: أَنَّ النَّبِيَّ كَانَ يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ جِمَاعٍ، ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُوْمُ "Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah memasuki waktu subuh dalam kondisi junub karena jimak, kemudian beliau mandi dan puasa." Muttafaq 'alaih. Dalam riwayat Ummu Salamah: وَلَا يَقْضِيْ "dan tidak mengqadha"

  15. 15
  16. 14

    Halaqah ke-14: Hadis ke-14: Dampak Muntah bagi Orang yang Berpuasa

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang muntah menguasainya (muntah dengan sengaja) maka tidak ada qadha baginya. Namun apabila ia muntah dengan sengaja maka ia wajib mengqadha".  H.R. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad. Perawinya Tsiqah.

  17. 13

    Halaqah ke-13: Hadis ke-13: Disyariatkannya Siwak bagi Orang yang Berpuasa

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalau tidak memberatkan umatku, niscaya aku akan memerintahkan mereka agar bersiwak ketika setiap hendak shalat". Muttafaq 'alaih. Dalam riwayat Bukhari secara ta'liq: "setiap kali berwudhu"

  18. 12

    Halaqah ke-12: Hadis ke-12: Hal-Hal yang Wajib dijauhi Orang yang Berpuasa

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Puasa adalah perisai, maka janganlah seseorang (yang sedang berpuasa) berbuat keji dan membuat keributan - dalam riwayat lain- bertindak bodoh. Jika ada seseorang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya, maka katakanlah: aku sedang berpuasa" dua kali. Muttafaq 'alaihi.

  19. 11

    Halaqah ke-11: Hadis ke-11: Adab Berbuka Puasa

    Dari Sahl bin Sa'ad radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجََلُوْا اْلفِطْرَ "Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selagi mereka menyegerakan berbuka". Muttafaq 'alaihi.

  20. 10

    Halaqah ke-10: Hadis ke-10: Perintah Makan Sahur dan Keberkahannya

    Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ السُّحُوْرَ بَرَكَةٌ "Makan sahurlah kamu, karena di dalamnya terdapat keberkahan". Muttafaq 'alaih

  21. 9

    Halaqah ke-9: Hadis ke-9: Hukum Orang yang Makan atau Minum karena Lupa

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: مَنْ نَسِيَ وَهُوَ صَائِمٌ، فَأَكَلَ أَوْ شَرِبَ، فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ، فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللهُ وَسَقَاه "Barangsiapa yang makan dan minum karena lupa, padahal ia sedang berpuasa, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah telah memberinya makan dan minum". Muttafaq 'alaih.

  22. 8

    Halaqah ke-8: Hadis ke-8: Anjuran Memberi dan Bederma

    Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma ia berkata: كَانَ رَسُوْلُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وكان أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan sungguh kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” Muttafaq 'alaih.

  23. 7

    Halaqah ke-7: Hadis ke-7: Kewajiban Membaca Al-Qur'an

    Dari Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu 'anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: القُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ "Al-Qur'an bisa menjadi pembelamu atau musuh bagimu". H.R. Muslim https://bit.ly/2Sk5qrN

  24. 6

    Halaqah ke-6: Hadis ke-6: Keutamaan Membaca Al-Qur'an dan Adab-adabnya

    Dari Abu Umamah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: اِقْرَؤُوْا الْقُرْآنَ؛ فَإِنَّهُ يَأْتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأَصْحَابِهِ. "Bacalah Al-Qur'an, sebab ia akan datang memberi syafaat pada hari kiamat bagi para pembacanya". H.R. Muslim.    

  25. 5

    Halaqah ke-5: Hadis ke-5: Shalat Tarawih

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: bersabda: مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَاناً وَاحْتِسَابًا، غُفَرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ "Barangsiapa yang mengerjakan shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala (dari Allah), maka akan diampuni dosanya yang telah lalu". Muttafaq 'alaih

  26. 4

    Halaqah ke-4: Hadis ke-4: Keistimewaan Bulan Ramadhan

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'aalihi wasallam bersabda: إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنُ "Jika bulan Ramadhan tiba pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan dibelenggu". Muttafaq 'alaihi. Dalam riwayat Muslim: فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الرَّحْمَةِ "Pintu-pintu rahmat dibuka"

  27. 3

    Halaqah ke 3: Hadis ke-3: Keutamaan Puasa

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ؛ الْحَسَنَةُ بعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ، قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلَّا الصَّوْمَ؛ فَإِنَّهُ لِي، وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي. وَلِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ، وَلَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ. "Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan akan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah azza wajalla berfirman: 'Kecuali puasa, karena puasa itu bagiKu dan Aku sendiri yang akan membalasnya, sebab ia tinggalkan nafsu syahwat dan nafsu makannya karena Aku'. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan: gembira tatkala berbuka dan gembira tatkala bertemu dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada minyak kesturi". Muttafaq 'alaih

  28. 2

    Halaqah ke-2: Hadis ke-2: Puasa sesuai Syar'i

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ؛ الْحَسَنَةُ بعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ، قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلَّا الصَّوْمَ؛ فَإِنَّهُ لِي، وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي "Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan akan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: 'Kecuali puasa, karena puasa itu bagiKu dan Aku sendiri yang akan membalasnya, sebab ia tinggalkan nafsu syahwat dan nafsu makannya karena Aku …".Muttafaq 'alaih

  29. 1

    Halaqah ke-1: Hadis ke-1: Kewajiban Berpuasa dan Beberapa Hikmahnya

    Dari Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ. "Islam dibangun di atas lima perkara, yaitu: bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan puasa Ramadhan". (Muttafaq 'alaih)

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Kajian ini berisi kajian rutin selama bulan Ramadhan 1441 H membahas kitab: 'Mukhtashar Ahaadits As Shiyaam, Ahkam wa Aadab' (Ringkasan Hadis-hadis Puasa , Hukum-hukum dan Adab-adabnya), karya: Syaikh Abdullah bin Shalih Al-Fauzan.

HOSTED BY

Lanlan Tuhfatul Lanfas

CATEGORIES

URL copied to clipboard!