Kita dan Waktu podcast artwork

PODCAST · fiction

Kita dan Waktu

Di sini, semua tersimpan abadi via suara. Tentang kisah kita dan waktu yang berperan mendewasakan, kita tumbuh meski tak utuh. | Sebuah karya tulisan oleh @helobagas — selamat mendengarkan :)

  1. 59

    Eps 58 - Aku rehat sebentar ya

    Aku izin hiatus (untuk sementara). Dihari baik kita bertemu lagi ya, jaga diri kalian selalu. Aku sayang banget sama kamu.

  2. 58

    Eps 57 - Kalau aja gakenal kamu?

    Apakah mungkin rasanya tidak akan sesakit ini?

  3. 57

    Eps 56 - Gatau lagi ngerasain apa

    Kali ini, mikirin diri sendiri aja udah sepusing itu ya?

  4. 56

    Eps 55 - Jatuh cinta sendirian

    Terkadang, aku mikir kenapa ya kamu tetap ada di sini? Padahal hati dan cinta kamu gak akan pernah bisa buat aku :)

  5. 55

    Eps 54 - Cuma bisa bilang gapapa

    Udah capek, capek buat jelasin panjang lebar tapi ujung-ujungnya cuma dihakimi, ujung-ujungnya gak didengerin. Iya, cuma bisa bilang gapapa. Karena gak semuanya bisa ngerti, kadang cuma pengin tau, bukan benar-benar peduli.

  6. 54

    Eps 53 - Bukan aku yang kehilangan kamu, tapi kamu yang kehilangan aku

    Karena dari semua rasa sakit ini, satu hal yang perlu kamu tahu, ‘karma’ masih berlaku.

  7. 53

    Definisi pertemanan yang indah (Part 2)

    Di sini; kita bicara tentang support system. Karena pertemanan itu, akan secara tidak langsung men-direct kemana kita akan bermuara. Kemana kita akan terbang dan mengepakan sayap. Bersama gue, kita mengudara buat membahas tentang salah satu tema #SelfHelp ini

  8. 52

    Cara keluar dari TOXIC FRIENDSHIP? (Part 1)

    Tentang rasa takut, takut kalau ‘sendiri’ yang membuat kamu justru mau tidak mau, berteman dengan mereka yang justru perlahan merusak dan membuat dirimu semakin hilang. Ingin berlari, ingin keluar, namun bingung bermula dari mana? Di sini, kita bicara tentang bagaimana caranya keluar dari belenggu pertemanan yang tidak sehat. Selamat mendengar!

  9. 51

    Eps 52 - Kenapa ya, yang indah-indah cuma sebentar?

    Karena aku seperti tertimpa kabar paling baik, namun langsung ditarik kembali. Seperti angin yang berhembus begitu cepat, aku sungguh belum benar-benar menikmati. Jujur, aku bingung.

  10. 50

    Eps 51 - Kita hanya dua orang yang bingung mau kemana

    Ibarat pesawat yang diterbangkan dari Jakarta ke London, kita hanya bertemu di sebuah transit dan tidak sengaja berpapasan. Aku bukan tujuanmu, begitupun sebaliknya. Namun saling nyaman.

  11. 49

    Eps 50 - Mereka-mereka yang slalu ada, namun sering kita lupa hadirnya.

    Sebuah pengingat sederhana untukmu istirahat sejenak. Juga menoleh ke belakang untuk melihat siapa-siapa yang masih ada dan terus berjalan denganmu. Karena bisa jadi, esok mereka-mereka itu udah gak ada. Jadi tolong dijaga, ya?

  12. 48

    Eps 49 - Gak tau kenapa, udah beda aja rasanya

    Yang dulu mungkin deket banget, sekarang untuk sekedar menyapa & tanya kabar udah berat banget rasanya. Dan itu gapapa kok, i know everyone have been there too.

  13. 47

    Eps 48 - Aku Kehilanganmu

    Aku turut heran. Heran bagaimana bisa kau terus diam, menutup mata, mulut, juga telinga seakan kau membius setiap rasa yang seharusnya ada dan kau hargai tiap detiknya!

  14. 46

    Eps 47 - Aku Hanya Tak Ingin Membuatmu Merasa Bersalah

    Terbanglah, jangan lihat dan coba-coba menoleh ke arah belakang karena percayalah; aku akan slalu baik-baik saja. Carilah seseorang yang benar-benar kamu sayangi, karena aku juga tak sudi kau beri hanya dengan rasa 'kasihan' saja.

  15. 45

    Eps 46 - Aku Gak Pernah Meminta Rasa Ini Untuk Ada

    Namun bagaimana mungkin, cinta yang tumbuh begitu indah ini, berubah menjadi rasa bersalah jika tanpa sengaja, aku meletakannya di kamu?

  16. 44

    Tentang Kita, Yang Tak Mampu Tuk Jadi Satu

    Sampai kapankah kita? Menutup mata, seolah berpikir ini semua sedang baik-baik saja, hanya untuk kebahagiaan yang fana?

  17. 43

    Eps 45 - Perasaan Yang Dulu Pernah Ada

    Sebelum kamu melangkah lebih jauh. Kamu harus bisa bedain apakah perasaan mu itu; sebatas kagum, suka, sayang, atau sudah ke- cinta?

  18. 42

    Eps 44 - Aku Sayang (Banget) Sama Kamu

    Aku cuma pengin menyapa kalian aja nih, sesederhana; hei, kalian apa kabar? apakah hari ini berjalan baik?

  19. 41

    Eps 43 - Sejenak Kita Bicara Tentang Kehilangan

    Nggak ada yang bisa baik-baik aja setelah fase 'kehilangan' itu terjadi. Karena tidak seorangpun, yang bisa menduga kapan perpisahan & kehilangan akan terjadi.

  20. 40

    Eps 42 - Kenapa Rasa Sakit Perlu Ada

    Rasa sakit itu ada buat kita sadar bahwa; nggak semua hal perlu digenggam. Cukup beberapa saja, yang bener-bener buat kita tenang dan bahagia.

  21. 39

    Eps 41 - Alasan Untuk Tetap Bertahan (Hidup)

    Untuk kamu yang akhir-akhir ini merasa semakin (asing) dengan diri kamu sendiri, merasa ingin menyudahi semuanya, depresi dan sedih yang berlarut-larut. Percayalah, kamu berhak untuk bahagia. & aku percaya kamu pasti bisa tuk melewatinya.

  22. 38

    Eps 40 - Jujur; waktu itu aku belum mengerti

    Ini tentang mereka yang terlambat jatuh cinta, menyukai seseorang yang justru sudah jatuh lebih dulu di awal, dan kini... sosok yang ia suka sudah memilih MOVE-ON.

  23. 37

    Eps 39 - Kenapa Kamu Tetap Baik?

    Gue seneng bisa lihat dia baik-baik aja, dan gue seneng dia selalu berusaha untuk lihat gue baik, meskipun kita sudah bukan lagi 'siapa-siapa'.

  24. 36

    Eps 38 - Proses Paling Menyakitkan

    Karena baru kusadari, kita gak akan pernah bisa bawa pulang seseorang yang sudah punya rumah (lain) kan?

  25. 35

    Eps 37 - Pada Akhirnya Semua Akan Menjadi Biasa Saja

    Dia memang pergi, tapi juga akan digantikan dengan orang-orang baru yang datang ke hidup lo.

  26. 34

    Eps 36 - Dari Aku, Yang Hampir Menyerah

    Gabisa dipungkiri, mau seberapa besar usaha yang tlah kamu lakukan. Rasa pengin nyerah itu akan selalu ada.

  27. 33

    Eps 35 - Maaf Kamu Terlambat

    Kalau semisal kamu baru sadar dan baru merasa bersalah telah menyia-nyiakan perasaan seseorang. Kemudian merengek memintaku untuk kembali. Maaf aku tidak mau menerima resikonya, maaf namun kali ini kamu terlambat.

  28. 32

    Eps 34 - Jangan Buang-Buang Waktu, Ayo Lepaskan.

    Seakan kesalahan besar yang telah ia lakukan, selalu berhasil mendapat ruang maaf darimu. Secara tidak langsung membuka celah untuk dia, melukai hatimu, lagi dan lagi.

  29. 31

    Eps 32 - Jangan Jahat Sama Diri Sendiri

    Tidak ada satupun, tidak ada seseorangpun, yang mampu menyakiti dirimu sendiri, jikalau kamu tidak mengizinkannya.

  30. 30

    Eps 31 - Bukan Dia Orangnya

    Kalau semua selalu tentang dia, nanti porsi bahagia dia akan lebih banyak dari kamu, nanti kamu akan lelah dan capek sendiri, itu bahaya sih.

  31. 29

    Eps 30 - (LDR) Long Distance Rela Dibohongin?

    Sebaik-baiknya LDR mending gausah, itu kata mereka. Bahkan persepsi negatif tentang LDR yang berkonotasi negatif jadi ketakutan sendiri buat mereka, dan lebih memilih 'Menyerah' sebagai jalan keluar sebelum menghadapinya. Padahal sebenernya, LDR ga se-menyeramkan itu. ——— kali ini mengudara bersama Bintang (@bintangnurfadilah_) & Galang (@galgrxmd)

  32. 28

    Eps 29 - Penyesalan Yang Indah

    Apa jadinya kalau sesuatu yang ingin kamu tuju, kini menutup pintunya untukmu, kini ia tidak lagi ingin dijadikan tujuan, atau bahkan sudah menjadi tujuan orang lain.

  33. 27

    Eps 27 - Saya Cuma Kangen

    Tentang dua tahun itu yang gabisa terulang lagi. Tanpa banyak kata; saya cuma kangen.

  34. 26

    Eps 26 - Hak Untuk Bahagia

    Izinin diri lo untuk istirahat. Terlalu keras sama diri sendiri juga nggak baik. Inget, lo cuma satu. Ga bisa direplace kayak barang bekas kemudian ganti baru.

  35. 25

    Eps 25 - Terpaksa Disudahi

    Karena yang namanya cinta ga boleh dipaksain kan(?)

  36. 24

    Eps 24 - Aku Memilih Mundur

    Bukan karena gak cinta, bukan karena gak sayang. Tapi lebih ke menjaga hati biar ga tersakiti yang kedua kali.

  37. 23

    Eps 23 - Mungkin Bukan Aku

    Buat kamu yang salah tujuan tapi kasih rasa nyaman. Maaf kalau aku jadi terbawa.

  38. 22

    Eps 22 - Maaf Belum Bisa Lupa

    Karena semuanya terlalu indah, masih terlalu nyata, masih seperti sore kemarin. Maaf sepertinya gabisa.

  39. 21

    Eps 21 - Bingung Sama Status

    Kalo ujung-ujungnya nyaman dan setelahnya kehilangan, mending gausah berdekatan apalagi kenalan.

  40. 20

    Eps 20 - Luka Yang Belum Sembuh

    Kenapa harus gue yang lo sia-siain? Gue yang selalu ada malah selalu lo jadiin opsi kedua.

  41. 19

    Eps 19 - Gak Slalu Tentang Fisik

    Lo lebih dari apa yg mereka nilai. Hati lo, ketulusan lo, kepribadian lo, itu value yg utama.

  42. 18

    Eps 18 - Circle Pertemanan

    Bukan cuma hindari kesendirian, mereka punya fungsi yang lebih intim. Yaitu support sistem yg bakal nentuin kemana dan kenapa kita bertahan.

  43. 17

    Eps 17 - Jatuh Paling Aman

    Boleh jatuh, tapi cari tempat yang aman, bukan cuma nyaman.

  44. 16

    Eps 16 - Yang Lalu Biarlah Lalu

    Karena kita ga pernah tau, apa dan siapa yang bakal terus bertahan, atau yang bakal pergi, di masa yang akan datang. Untuk itu... tolong jaga.

  45. 15

    Eps 15 - Melupakan itu mustahil.

    Ga semua hal bisa dilupakan, apalagi sesuatu yang pernah jadi nomor 1 di hati, apalagi sesuatu yang selalu di nanti-nanti. Jangan dipaksain, nanti malah semakin ke-inget lagi. Ikhlas, ikhlas, dan ikhlas. Itu aja kuncinya.

  46. 14

    Eps. 14 - Dia Cuma Masa Lalu

    Aku harus belajar buat terima keadaan, untuk nggak egois, untuk terima keputusan yang bikin kamu bahagia meskipun sakit banget di aku. Kamu dan kenangan itu emang gabisa aku lupain, tapi aku ikhlasin.

  47. 13

    Eps. 13 - Waktu Untuk Sendiri

    Ku harap kali ini tidak menampar, tapi menenangkan.

  48. 12

    Eps. 12 - Bayang-bayang Ilusi

    Yang tadinya cuma di angan, eh bisa jadi kenyataan, meskipun sekarang cuma sebatas kenangan.

  49. 11

    Eps. 11 - Mungkin Bertahan Bukan Pilihan

    Untuk yang selalu ada tapi nggak pernah dianggap, untuk yang sudah berjuang sekuat tenaga tapi nggak menghasilkan apa-apa, untuk yang berangkat bawa senyuman dan harapan tapi pulang bawa air mata. Mungkin 'bertahan' bukanlah pilihan.

  50. 10

    Eps. 10 - Tentang Ramai dan Rasa Tenang

    Gue gabutuh keramaian, hiruk pikuk dan hal lainnya. Gue cuma mau tenang.

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

TOPICS IN THIS SHOW

Click any topic to search every transcript on PodParley for moments someone mentioned it.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Di sini, semua tersimpan abadi via suara. Tentang kisah kita dan waktu yang berperan mendewasakan, kita tumbuh meski tak utuh. | Sebuah karya tulisan oleh @helobagas — selamat mendengarkan :)

HOSTED BY

helobagas

CATEGORIES

Frequently Asked Questions

How many episodes does Kita dan Waktu have?

Kita dan Waktu currently has 50 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Kita dan Waktu about?

Di sini, semua tersimpan abadi via suara. Tentang kisah kita dan waktu yang berperan mendewasakan, kita tumbuh meski tak utuh. | Sebuah karya tulisan oleh @helobagas — selamat mendengarkan :)

How often does Kita dan Waktu release new episodes?

Kita dan Waktu has 50 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to Kita dan Waktu?

You can listen to Kita dan Waktu on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Kita dan Waktu?

Kita dan Waktu is created and hosted by helobagas.
URL copied to clipboard!