Perception

PODCAST · education

Perception

Podcast ini sekedar cerita random. Selamat mendengar.. kritik dan saran darimu, sangat terimakasih jika ingin buatku :)

  1. 12

    Ep 16 Hi Moon

    Aku kira kesepian adalah ketika seseorang tidak memiliki siapa-siapa.. ternyata saat suatu tidak tau tujuan untuk apa ia berada.. untuk apa ia bertahan.. dan untuk apa ia kesakitan...

  2. 11

    Ep 15 Ensiklopedia Senja

    bahwa yg membuat lagit senja menjadi cantik, bukan karena matahari yg pergi, tapi karena atmosfer bumi yg memantulkan cahaya matahari sebelum kemudian matahari berganti posisi dan pergi. Jangankan pergi, istirahatpun adalah kemewahan bagi atmosfer, ia adalah spesialis pelindung paling sibuk yg selalu ada kapanpun bumi butuh.

  3. 10

    Ep 14 Halo teman lama

    Ada banyak alasan yang tidak pernah mampu debut sebagai kata-kata juga tulisan, aku harap kamu selalu baik-baik saja, dan selalu dalam keadaan berkecukupan. I love u for more more more time in another level life

  4. 9

    Ep 13 Belive me please

    Semakin banyak referensi tentang manusia semakin kengerian itu tercipta, dan dengan bodohnya saya terbawa sampai hampir menjelajahi 3/4 bagian tentang manusia, awalnya hanya demi menghindari diberdaya kelicikan sesama. Kemudian berakhir jadi ketakutan yg tidak lagi terikira. Termakan asupan asupan seperti perempuan dititik nol, gagal menjadi manusia, layangan putus, parasit dan referensi sejenisnya mencipta kewaspadaan yg menambah opsi baru menguras tenaga dengan instan. Semakin tua saya semakin melihat bahwa Menjadi naif ternyata tidak seburuk itu, mempercayai siapapun juga tidak seburuk itu. Semakin cerdas membaca kelicikan orang lain dalam memberdayakan diri, justru kadang membuat kita pelan selicik yg lain. Bukankah mestinya kita hanya perlu memikirkan perlakuan kita pada org lain, kenapa jistru kini sebaliknya. Kecerdasan yg dituhankan ini lalu menggiring pada kebodohan dalam bentuk lain. Saya kira hanya baik buruk yg menjadi relatif, sepertinya cerdas dan bodohpun telah menjadi sangat relatif berdasar perspektif. Kenapa mempercayai manusia menjadi sesulit ini untuk dijiwai ? Kenapa manusia selalu diidentikkan dengan hal buruk begitu? Padahal didalam manusia ada banyak hal cantik yg bisa jadi story. Dan anehnya yg menjatuhi manusia dengan judgemen buruk adlaah manusia itu sendiri, Dan itu sama saja seperti dia menjelekkan diri sendiri. Saya kemudian teringat perkataan orang bijak, orang lain boleh berkata kamu buruk, selama kamu tidak percaya itu selama kamu tidak mengakui itu. Karena ketika kamu meng iyakan maka saat itu kamu akan benar2 menjadi seburuk itu. Wajar jika manusia melakukan kesalahan, semua kesalahan pasti ada obatnya. Dan semua manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Belive me ur not alone. :) Ada Paradoks aneh tentang percaya, bahwa Dunia telah hancur, kita tidak bisa mempercayai siapapun.. Tapi, ternyata dunia justru menjadi hancur karena kita tidak pernah bisa mempercayai siapapun. Padahal tau sendiri sepedih apa ketika tidak dipercayai orang lain. Dan dengn tidak mempercayai org lain, pelan nanti bahkan kita tidak lagi mempercayai diri sendiri. Kebaikan disangka munafik, kelembutan disangka berkedok lain. Begitulah kemudian saya menyesal telah menerima informasi buruk tentmag manusia, padahal Mungkin dengan tidak mengetahui apapun bisa membuat saya lebih bahagia. Saya rindu saat dimana saya tidak mengetahui apa itu manusia. Saat ketakutan saya hanya pada hantu yg bercucuran darahnya.. saya rindu pada kesederhanaan kejadian yg membuat terbahak2.. ternyata semakin saya mencicipi, semakin bahagia itu menjadi kemewahan yg sulit saya peluk lagi. Dan persimpangan apapun yg menjadi pilihan saya, tetap saja bukan hidup namanya jika tidak ada penyesalan didalamnya. Jika pilihan apapun itu pasti ada sesal dan lelah, maka saya harap kita bisa memilih sesuatu yg bisa membuat kita lebij tertuju pada tujuan hidup masing2. Tidaknya dengan harapan sesal dan lelah bisa terjalani dengan bangga didalamnya.

  5. 8

    Ep 12 segalaGalanya Ambyar

    Perkara open minded pun ada batasnya dan membatasi diri pada pengetahuan tidak ada batasnya. Asal saja saja kamu masih pada prinsip kerenmu yaa

  6. 7

    Ep 11 Dewasa

    Seperti relativitas ruang waktu, sepertinya baik-buruk hendak merelatifkan diri dalam realitas bumi modern saat ini. Terkadang menjadi dewasa mengharuskan kita untuk pura-pura tidak beremosi agar terlihat normal seperti yg ditetapkan oleh kaum mereka sendiri, dan anehnya saat ini mereka seluruhnya tengah kewalahan dalam pura-pura memendam agar seperti manusia dewasa pada umumnya.

  7. 6

    Ep 10 Supir kesadaran Atmosfer

    Jangan ditnyaa plis, ga paham juga sama pembahasan sndri ngawur kan malem malem :"

  8. 5

    Ep 9 Kuasar Bumi

    Teman Midnight

  9. 4

    Ep 8 Meng-jaksa-i random malam senin

    Capek bet yak berurusan sama org yg belum selesai dengan dirinya sendiri, yg ga fokus ke mempinya untuk kontribusi hidup dibumi., pilihan dari takdir membawanya bertemu dengan orang yg benar2 tidak peduli, yg menganggap tiap kelakuannya hanya untuk cari perhatian dari dirinya yg begitu tergila2 pada ambisi.. menururtnya mengurusi manusia yg terbelunggu perasaan sendiri buang2 waktu untuk ditekuni. Begitulah hidup memasangkan 2 hal berbeda yg saling tidak memahami seperti panjang pendek dalam ketetapan Fisika saat mengukur satuan nilai, atau senyawa asam basa dalam kimia yg menyusun tiap molekul bernyawa dibumi. 2 unsur yg berlawanan bukan?, tapi jika diperhatikan lagi bukankah mereka saling menutupi kelemahan satu sama lain?, saling melengkapi dalam mencipta hal yg lebih pasti, mereka seperti punya 1 tujuan pasti yg dibangun dengan darah dan narasi. Prinsip Tuhan saat mencipta memang keren bukan main. Keterbalikan itu seperti memuat runtutan alasan, seperti berencana mencipta kedewasaan. Maka kata siapa hidup itu membosankan? Saat berjuta hal bisa kita temukan

  10. 3

    Ep 7 Dari teman untukku

    Bahwa kita semua pemeran utama di dunia. Jangan berputus asa dari rahmat Allah, dan tetaplah bernafas bangga uwuu

  11. 2

    Ep 6 Termasuk kambing jantan milik raditya dika

    Episode kali ini semacam review silahkan selengkapnya temen2 dengar sendiri https://open.spotify.com/episode/0UE4ae0KQ5VQcD3TMZdsi2?si=sN1bqC2JQQGtNHsEwF4w1g

  12. 1

    Ep 5 Tak tembus cahaya

    Seperti terowongan yg bertepi Didunia ini tak ada cinta dan luka yg abadi Jangan terlalu bermimpi pada apa yg terlihat di dunia ini Peganglah tali ini, Tali abadi tanpa tepi harapan akhirat duniawi, Pada tiap manusia yg kini berpenghuni Semangatlah melewati terongan yg pasti akan bertepi ini..

  13. 0

    Ep 4 Influencer dunia

    Karena kita influencer dunia.. bijaklah, karena amanah tak pernah salah memilih pundak 🐌

  14. -1

    Ep 3 karena kita Manusia

    Karena kita manusia, karena kita tempat salah. Maka, kita butuh suatu untuk kesalahan itu kiranya sebisa mungkin jadi lebih minim. Kita butuh Semacam tips-tips memilih jawaban yg paling tepat dari beberapa pilihan yg terlihat menarik mata. Kita butuh referensi besar dan kuat, semacam suatu yg tak bisa terlintas dalam fikiran manusia.. yup kalam Allah.. Iqro bismirabbikallazi khalaq bacalah dengan nama Tuhanmu. Itu kutipan pertama yg didengar Rasulullah di gua hira.. sedang ia tak bisa baca, tulis apalagi sastra. Referensi itu, kini sampai pada kita. ada ditiap rumah kaum mukmin, mungkin kebanyakn berdebu tak di baca karena kurang tertarik atau karena kasibukan lain yg lebih menarik.... kemungkinan itu, semoga tidak banyak terjadi. ketertarikan, ialah sesuatu yg hadir setelah kita mengenal satusama lain. Seperti aku ketika mengenalmu hingga berujung mengenalNya. Cinta

  15. -2

    Ep 2 boleh pilih-pilih teman?

    “Ruh-ruh itu (seperti) pasukan yang mengelompok, maka ruh-ruh yang saling kenal akan menjadi akrab, adapun ruh-ruh yang tidak saling kenal akan menjadi saling tidak cocok.” (HR. Bukhari Muslim)

  16. -3

    Ep 1 Jika Allah itu ada, mengapa tak bisa terlihat mata?

    Belajar dari realita melihat cahaya yg terang, belajar dari Nabi Musa As. Juga dari Wanita mulia yg menutup aurat serta taat pada syariat Allah. Tentang keindahan tiada tara Seluruh alam, pantaskah kita yg biasa2 untuk bisa melihatnya? Wallahu'allam bissawaf :")

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Podcast ini sekedar cerita random. Selamat mendengar.. kritik dan saran darimu, sangat terimakasih jika ingin buatku :)

HOSTED BY

Alileo Alilei

URL copied to clipboard!