PODCAST · education
Podcast Kalphyco 2021
by Podcast Kalphyco 2021
HIDUP BERBANGSA DAN BERNEGARA DENGAN TOLERANSI! Podcast ini diharapkan menjadi wadah bagi siapapun untuk mengemukakan pendapatnya serta solusi dan langkah-langkah strategis untuk menghadapi persoalan ini, agar terbentuknya solidaritas nasional yang tidak memandang latar belakang seseorang tetapi bersama berusaha menggapai visi Indonesia emas.
-
38
Nazimah Afrida
Keberagaman
-
37
Dzaka Ghaida Mazaya
Kebebasan berekspresi merupakan kebebasan berbicara atau mengungkapkan pendapat melalui cara lisan dan materi audiovisual serta ekpresi budaya artistic maupun politik. Setiap orang memiliki hak untuk kebebasan berekspresi. Dalam bermasyrakat, masih banyak stigma yang diberikan kepada kaum tertentu. Backsound musik: fun times by Jay Jen & Enine
-
36
Meysyifa Renatuzannah
Hak asasi manusia merupakan sebuah konsep hukum dan normatif yang menyatakan bahwa manusia memiliki hak yang melekat pada dirinya karena ia adalah seorang manusia. Setiap individu berhak untuk mendapatkan perlindungan atas pengakuan, jaminan, perlakuan hukum yang adil dan dapat kepastian hukum serta perlakuaan yang sama di depan hukum. Di lingkungan sekolah, terdapat banyak kasus penghilangan hak individu karena bullying. Backsound musik: Travel music by no copyright music.
-
35
Dian Asrini Samparia
Sebagai rakyat Indonesia, kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, budaya, dan berbagai hal lainnya yang membuat kita beragam. Keberagaman ini timbul karena adanya perbedaan. Keberagaman yang ada diantara kita harus diiringi dengan toleransi agar kita dapat menjaga hubungan kita sebagai satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Dengan sikap toleransi kita dapat membangun hubungan yang satu, utuh, dan harmonis. Sumber backsound : (Non-original) 1. Joakim Karud - I'll Be There https://www.youtube.com/watch?v=q1DXnIyMnOY 2. Joakim Karud - Forgive https://www.youtube.com/watch?v=amTtA_mReqg https://soundcloud.com/joakimkarud https://youtube.com/joakimkarud https://twitter.com/JoakimKarud https://joakimkarud.bandcamp.com/
-
34
mir'atuzzaqiah
Hak Asasi Manusia
-
33
HAPPY ALMAS ALFIA
Indonesia Merupakan Negara kepulauan dengan beragam suku , budaya , ras , dan golongan. Keragaman yang dimiliki Indonesia tersebut merupakan salah satu kekayaan bangsa Indonesia yang harus kita syukuri dan kita lestarikan mari kita CINTA INDONESIA DAN CINTA KEBERAGAMAN Untuk lebih jelasnya yuk simak pembahasannya di Podcast Keberagaman Bersama Happy
-
32
Annisa Rahmasari
Hubungan Toleransi dan Kebebasan Berpendapat
-
31
Muliani
tentang toleransi keagamaan di Indonesia dengan mengangkat satu kasus yang viral dan baru terjadi yaitu kasus unggahan Zaskia Adya Mecca tentang membangunkan sahur di toa mesjid.
-
30
Diva Maharani
Banyak diantara kita mengekpresikan diri secara intoleransi di sosial media hingga tidak sedikit melontarkan komentar yang bersifat hate speech. Dari podcast ini saya akan membahas mengenai hate speech secara terbuka, mulai dari arti dari kata tersebut, faktor penyebab, dampak hingha tips agar terhindar dari dampak dan perlakuan hate speech.
-
29
Hana Nabila Rizka
Bhineka Tunggal Ika
-
28
Raihana Eka Putri
sumber backsound: https://youtu.be/LrdNvy08hXU
-
27
Guinensis Ariesta Buwana
Menjaga Toleransi diantara keberagaman
-
26
Andini Nabilah Sari
Podcast ini membawakan tema mengenai kebebasan berekspresi yang hingga saat ini terus mengalami perkembangan yang meningkat di satu sisi secara statistik dan laporan resmi akan tetapi terkadang realita tidak menyuarakan hal yang sama. Podcast ini mengambil dua sisi mengenai definisi kebebasan berekspresi agar pendengar bisa mengetahui persepektif masyarakat dan pembuat peraturan. Hal ini dapat membantu audiens juga menyadari bahwa terkadang kebebasan berekspresipun bisa menghasilkan kekeliruan yang bersumber dari diri sendiri tapi terkadang tidak menyadari. Dan podcast ini menawarkan beberapa solusi yang bisa dilakukan oleh setiap orang dengan langkah yang kecil agar kebebasan berekspresi tetap dapat berjalan sesuai dengan impian yang tertuang di dalam UUD 1945 Backsound : A-GROUP --> Verve
-
25
Yuni Astria Br Sitepu
Podcast ini berisi tentang situsi yang relevan terkait Covid-19 di Indonesia yang kemudian mempengaruhi ruang kebebasan berekspresi, terkhusus di ruang digital. Sehingga, masyarakat, terkhusus generasi muda diharapkan mampu berekspresi sesuai nilai toleransi yang terkandung dalam Pancasila.
-
24
Wayan Nadya Maica Putri
Pada podcast kali ini aku mengungkapkan opiniku mengenai perekonomian Indonesia saat ini di masa pandemi yang berkaitan dengan HAM. Mungkin kamu bertanya, kira-kira apa sih penyebab dan dampaknya? Episode ini cocok untuk kamu! Selamat mendengarkan, dan semoga suka ya! Backsound: A Little Powder-Blue Dot Sessions https://youtu.be/ci2PQQDt_JA
-
23
Syifa Nur Azizah
Indonesia adalah negara yang diverse. Ribuan suku berjajar dari Sabang sampai Merauke, menciptakan keberagaman yang.... harusnya serasi. Karena pada praktiknya, etnosentrime masih berjaya. Maka di sinilah peran mahasiswa, agen perubahan demi memperbaiki pribadi bangsa di masa depan. Sumber Backsound: Dizaro - Safari
-
22
Surya Eriansyah
Judul: Mengenal HAM
-
21
Sara Situmorang
Background Music from 10 Backsound Aesthetic (No copyright) || ayusco https://youtu.be/3XwpGwB8YCs Indonesia negara yang majemuk yang terdiri dari berbagai suku,bangsa ,ras dan antar golongan. Keberagaman Indonesia ini memiliki dampak positif dan negatif. Sebelumnya, mari kita bersama sama merefleksikan bahwa tanpa disadari sejak kecil kita diceritakan tentang bagaimana hidup akan berjalan dan kita diceritakan tentang hal yang baik dan boleh dilakukan dan hal yang buruk yang tidak seharusnya dilakukan . Tanpa disadari, hidup kita selalu dipengaruhi oleh cerita dari orang lain dan juga mengadopsi cerita-cerita yang telah ada yang pada akhirnya akan ditambahkan ke dalam hidup kita dan menjadi suatu pandangan hidup kita yang disebut dengan stereotype. Ayo Kita Kenalan (AKK) dapat menjadi sebuah solusi dari intoleransi yang terjadi. Walaupun terdengar sepele, namun dengan berkenalan setidaknya kita lebih mengetahui seseorang dan meninggalkan stereotype yang belum tentu benar dan tujuan akhirnya dapat menciptakan toleransi dalam kehidupan berbangsa dalam keberagaman yang ada.
-
20
Nur Inayah
Hai, pernah gak sih terlintas dipikiran kalian gimana kita bisa hidup berdampingan meskipun memiliki banyak perbedaan? Toleransi adalah ketika kita dapat menghargai dan menerima dalam bentuk rasa hormat dan penghargaan terhadap keberagaman, bentuk ekspresi, dan cara menjadi manusia. Bukan hanya kewajiban moral, tetapi toleransi juga menjadi syarat dalam kepentingan berpolitik dan hukum, baik bagi individu, kelompok, atau negara.
-
19
Muti'syarofani
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, saya Muti'Syarofani dari universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Disini saya akan memberikan informasi dan pendapat saya tentang kebebasan berekspresi. Kebebasan berekspresi itu tidak salah, namun sebebas bebasnya berekspresi pasti ada batasannya yang harus dipenuhi.
-
18
Mhd Alfauzan
Indonesia merupakan negeri yang kaya akan keberagaman, baik itu bahasa, suku, budaya, adat istiadat bahkan agama pun sangat beragam. Namun sayangnya keberagaman ini sering menjadi penyebab timbul perpecahan. Nah, sebenarnya bukan keberagaman dan perbedaan yang menjadi penyebab perpecahan melainkan pola fikir dari pribadi sendiri.. Melalui podcast ini saya jabarkan opini terkait pola fikir dan keberagaman. Copyright Bacsound : Source YT (Cool & Calm, soft & Slow Instrumental Music - relaxdaily N°079) atau Link https://youtu.be/yfUdn8AtwSw
-
17
Merisa Risna Dini
Podcast ini berjudul "Dimana Batas Dijaga, Kedamaian Mengelilingi Kita", podcast ini bercerita tentang keberagaman Indonesia. Menyoroti tentang permasalahan yang kadang timbul akibat konflik antar umat beragama, saya memberikan cerita tentang persahabatan saya di kampus dengan mereka yang tak seagama dengan saya. Saya juga ingin menyuarakan bahwa keberagaman bukan untuk dibeda-bedakan, tapi juga bukan untuk disamaratakan. Ada batasan-batasan yang yang harus dihargai untuk menciptakan kedamaian, inilah toleransi dalam pandangan saya. Background Mucic dari kanal YouTube Vespoidea Production dan No Copyright Link: https://youtu.be/Pcgce-yklyc
-
16
Julian Gerald Batara
Podcast yang saya buat kali ini membahas mengenai permasalahan yang cukup ramai serta mendapat intensi Lebih dalam masyarakat sekarang ini. Podcast ini membahas mengenai Toxic Masculinity yang tentunya berhubungan dengan topik Kebebasan Berpendapat. Semua Background music serta interludes dalam podcast ini diberikan Kredit kepada Aplikasi Anchor.
-
15
Irene Carolita Maharani Putri
Credit backsound: Lets get funk music box (melodyloops.com)
-
14
Holie Fransiska
Kebebasan berekspresi merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri setiap manusia yang mencakup kebebasan berpendapat, mancari, menerima, dan berbagi informasi. Hal ini berarti setiap manusia (terlepas dari apapun jabatannya) mempunyai hak untuk bebas berekspresi melalui media apapun dan hak tersebut harus dilindungi, dihormati, dipertahankan, dan tidak boleh diabaikan, dikurangi, atau dirampas oleh siapapun. Bahkan Undang-Undang di Indonesia juga melindungi hak setiap manusia untuk mengekspresikan diri yang tercantum pada pasal 28 E ayat (3) dan pasal 28 F UUD 1945. Indonesia sebagai negara yang demokratis dengan kedaulatan yang berada di tangan rakyat seharusnya menjunjung tinggi hak kebebasan berekspresi untuk mendukung pengawasan, kritik, dan saran terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini dapat dijadikan sebagai kontrol terhadap jalannya suatu pemerintahan dan kebijakan yang dihasilkan dapat tertuju jelas untuk rakyat (demokrasi). Jadi kebebasan berekspresi seharusnya menjadi wadah untuk berlangsungnya demokrasi dan partisipasi publik dalam pembuatan keputusan untuk Indonesia yang lebih baik. Sehingga podcast ini dibuat agar para pendengar dapat menyadari betapa pentingnya kebebasan berekspresi dan tetap memperjuangkan serta memperjuangkan hak tersebut. Sumber backsound : https://www.youtube.com/watch?v=3fhUi6JBtFE
-
13
Bella Esla Karimah
Di era teknologi yang semakin maju, media sosial datang menjadi alat untuk berekspresi. Berekspresi pun menjadi sangat mudah dengan adanya media sosial. Namun, terkadang masih banyak yang tidak tahu batasan-batasan yang ada di media sosial. Kebebasan berekspresi pun masih banyak yang memandang tentang siapa yang berekspresi, usia, jabatan hingga agamanya. Dalam podcast ini, aku Bella Esla Karimah sedikit mengulas tentang hal-hal tersebut. Sumber backsound by Vespoidea Production.
-
12
Vanda Syahidah Prajnasari
kebebasan bereksprsi di era digital, kita sebagai generasi muda juga harus paham dengan hidup berbangsa dan bernegara dengan toleransi. Karena Indonesia adalah Negara yang kaya akan keberagaman, jadi sifat toleransi harus dimiliki bagi setiap orang. Ketika kita ingin berpendapat, kita harus tau dulu nih batasan batasan yang tidak boleh dikeluarkan, misalnya menyinggung ras,agama maupun golongan, oh iya yang paling penting kita harus menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Di era digital ini bisa diibaratkan air mengalir yang tidak dapat dibendung. Perlu kecerdasan dan sikap kritis dalam mencerna sebuah informasi. Dan apabila Kebebasan berpendapat dan berekspresi di era digital belum berjalan dengan baik, perlu upaya dari semua pihak agar kemajuan teknologi tidak menjadi pemecah belah bangsa melainkan digunakan sebagai pemersatu bangsa. Backsound Sunset by sandy lele by aplikasi anchor
-
11
Alya Amani
Pasal 28 ayat (2) UU ITE yang problematik membuka ruang-ruang overkriminalisasi. Hal ini mengancam kebebasan berpendapat masyarakat Indonesia. Padahal, kebebasan berpendapat harusnya dibatasi agar kehidupan masyarakat lebih tertib. Bukan agar masyarakat tidak bisa mengkritik. Apa saja celahnya dan bagaimana solusinya? Simak podcast ini untuk tahu jawabannya! Backsound diunduh dari https://pixabay.com/music/ Chillout14 - Tamara Cali - Wataboi
-
10
Aidin Fitrah Bachtiar
Tidak terasa sudah satu tahun lamanya Indonesia dilanda pandemi Covid 19 yang tak kunjung usai. Kita lebih banyak beraktivitas secara virtual dan bertatapan dengan layar monitor. Namun, yang harus diketahui bersama, dengan kondisi virtual ini ternyata memperparah adanya intoleransi keberagaman. Hal ini timbul karena adanya sikap egoisme dan fanatisme yang terjadi pada beberapa orang atau beberapa kelompok. DAFTAR PUSTAKA Suseno, Franz Magnis.1993. Etika Jawa : Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa.Jakarta:Gramedia Pustaka Utama, 1993 Widiastuti, W. (2013). Analisis SWOT Keragaman Budaya Indonesia. Jurnal Ilmiah Widya, 4(2). Zikri, A. (2020). INDONESIA ZAMRUD KERAGAMAN Upaya Penegelolaan Keragaman. TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 12(1), 1-13. BACKSOUND MUSIC (No Copyright): 1. Backsound Gamelan Siji No Copyright Donkgedank https://youtu.be/mPYs2ccF-4I 2. Ibu Pertiwi No copyright Umm Azzam Abdullah https://youtu.be/09kngk66dRA 3. Tanah Air No CopyRight-Walid Abdul Rahim https://youtu.be/09kngk66dRA
-
9
Agung Sri Anindya Swari
Deskripsi Kebebasan berekspresi adalah hak yang pantas didapatkan semua orang tanpa terkecuali. Namun kebebasan berekspresi masyarakat Indonesia di sosial media kian terancam karena berkembangnya cancel culture. Jadi cancel culture ini apa sih? Dan apa kaitannya dengan terancamnya kebebasan berekspresi di masyarakat? Backsound : Sunset by lukrembo https://www.youtube.com/watch?v=gv7hcXCnjOw
-
8
Adira Alisyaban Zamluni
Deret payung hitam aksi Kamisan, menggambarkan permasalahan yang layaknya angka delapan. Entah dimana titik awal bermula dan akhirnya. Desas desus fakta membuat bangsa semakin membara. Hak Asasi Manusia yang nyawanya ada pada napas insan di dunia, tak akan berhenti begitu saja masa krusialnya. Barangkali dilatarbelakangi pemerintah yang kolot atau rakyatnya yang terlalu 'nyolot'. Tak tahu mana yang pasti, mutlaknya keadilan masih dinanti. Backsound: Long Calming Piano Background (Creative Commons) -Youtube: DS Productions-
-
7
Ade Mikael Ketaren
karya ini berisi ungkapan perasaan saya sebagai seorang mahasiswa dan generasi muda bangsa ini dalam menanggapi situasi pandemi covid-19 sampai sekarang ini, saya ingin mengajak dan bersatu untuk bangkit karena pandemi ini bukan lah akhir dari segalanya namun awal dari perjuangan kita untuk bangkit kedepannya, karena melalui suara kita lah memberikan harapan baru bagi masyarakat dan juga adik-adik kita yang masih duduk di bangku sekolah agar tetap semangat dan tetap berprestasi. Kalau Bukan Kita Siapa Lagi, Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi..
-
6
Taufiq Qhardawi
Pocast ini berisi paradigma masyarakat yang masih banyak keliru atau salah paham tentang substansi dari kebebasan berekspresi itu sendiri. Maka dari itu saya merangkum pertanyaan-pertanyaan menarik yang sering ditanyakan tentang kebebasan berkespresi salah satunya seperti judul podcast saya yaitu "Kebebasan Berekspresi, Apakah harus Sopan?" Harapan saya dari podcast ini adalah agar kita dapat memahami secara benar tentang kebebasan berekspresi sehingga kita memiliki prespektif yang dapat dipertanggung jawabkan kedepannya dan tentunya terciptaya masyarakat yang sehat secara moral dan akal sehingga terciptanya kehidupan yang penuh dengan toleransi yang juga sesuai dengan tema lomba podcast kali ini yaitu"Hidup Berbangsa dan Bernegara dengan Toleransi"
-
5
Ghina Aulia
Sosial media memang luas, tapi tentunyaa kita semua mempunyai hak untuk berbicara dan berkreasi, tapi banyak orang orang yang menghiraukan itu, bagaimana jadinya? Kita biarkan saja ? . Sound: Promesa dari : Anchor
-
4
Noorlaini Marratain
Kebebasan berekspresi harus memiliki batasan untuk menghindari kericuhan agar tercipta kedamaian.
-
3
Dhimas Wahyu Sasongko
Indonesia sebagai negara yang kaya akan keberagaman tengah mengalami krisis attitude yang dapat menyebabkan perpecahan di tanah Bhinneka Tunggal Ika. krisis tersebut memprakarsai kembalinya program Devide It Impera di era globalisasi. oleh karenanya idealisme perlu ditanamkan pada jiwa pemuda-pemudi untuk Indonesia yang lebih baik lagi.
-
2
Bernard Andrew
Andrew Podcast, channel podcast pribadi Bernard Andrew ini membahas satu topik menarik, yaitu tentang Freedom of Expression. Beberapa pembahasan akan di sampaikan melalui podcast ini dengan tujuan agar pendengar masa kini dapat diingatkan kembali, bahwa mereka masih dapat menyampaikan ekspresi mereka secara bebas. Dalam podcast ini juga membahas terkait masalah berekspresi di Indonesia melalui survei penelitian. Berikut pembahasannya.
-
1
Fadhila Aghniya
Di zaman sekarang mengekspresika pendapat dan gagasan gak cuma disalurin melalui cara-cara yang bikin suara kita abis nih, tapi makin maju zaman makin maju juga jalan kita buat menemukakan gagasan yg kita punya. Dan menuangkan gagasan kita bis melalui karya yang kita punya disosial media yang bahkan bisa dilihat sama banyak orang. Kebebasan berekspresi juga harus disertai dengan rasa toleransi, maksudnya kita harus mmpu mengerti dan berpikiran terbuka atas pendapat orang lain yang mungkin saja berbeda dengan kita. Mungkin masih ada yang memiliki ras ketersinggungan dibeberapa orang, namun kita mamou memupuk rasa tolerasi dengan mencoba saling menghargai dan memahami. Area lampiran
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
HIDUP BERBANGSA DAN BERNEGARA DENGAN TOLERANSI! Podcast ini diharapkan menjadi wadah bagi siapapun untuk mengemukakan pendapatnya serta solusi dan langkah-langkah strategis untuk menghadapi persoalan ini, agar terbentuknya solidaritas nasional yang tidak memandang latar belakang seseorang tetapi bersama berusaha menggapai visi Indonesia emas.
HOSTED BY
Podcast Kalphyco 2021
Loading similar podcasts...