PODCAST · science
TalkDisaster
by Prihadi Adhie
Risiko itu dapat dihindari, dikelola, dan dimitigasi. Tapi, jika tidak bisa dikelola, maka akan berubah menjadi krisis. Krisis pun harus dikelola dengan baik jika tidak ingin menjadi bencana. Siniar ini mengulas Manajemen Bencana dari sudut pandang Saya sebagai Jurnalis berlatar belakang Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Program Studi Manajemen Bencana. Serta buah pikir dari narasumber terkait isu kebencanaan terkini. Salam tangguh bencana!!!
-
88
Eps. 95 Gunung Dukono Sudah Bicara — Tapi Siapa yang Mendengar?
Gunung Dukono sudah resmi ditutup sejak 17 April 2026.Ada surat keputusan. Ada nomor suratnya. Ada laranganyang eksplisit untuk siapapun.Tapi pada 8 Mei — kolom abu meledak setinggi 10.000 meter.Dan tiga orang tidak pulang.Inilah yang membuat kasus Dukono 2026 berbeda daribencana vulkanik biasa. Ini bukan tentang gunung yangtidak memberi peringatan. Gunung sudah bicara sejak29 Maret. Status Waspada terbit 3 April. Penutupanresmi berlaku 17 April. Tapi sistem komunikasi risikokita — dari notifikasi, penegakan larangan, hinggajangkauan ke wisatawan asing — belum cukup kuat untukmemastikan peringatan itu benar-benar sampai kepadasemua orang yang perlu mendengarnya.Di episode ini, kita bedah semuanya dengan data primer:kronologi 40 hari eskalasi yang terdokumentasi, faktadi balik SK penutupan 556/061 yang tidak cukup hanyaterbit, fenomena crisis fatigue danoptimism bias yang membuat bahaya familiar terasaaman, kerentanan wisatawan asing yang tidak terjangkausistem informasi kita, peran strategis guide sebagaiagen komunikasi risiko di garis terdepan, dan tigarekomendasi konkret yang layak dibawa ke mejapembuat kebijakan. Karena pertanyaannya bukan hanya siapa yang salah.Pertanyaannya adalah — sistem seperti apa yang haruskita bangun, supaya kita tidak menghitung korbanseperti ini lagi?Waspada Ya, Panik Jangan.🎧 Talk Disaster — bersama Prihadi#TalkDisaster #KomunikasiRisiko #Dukono2026#DisasterManagement #PodcastIndonesia#GunungDukono #MitigasiBencana #Halmahera#WaspadaYaPanikJangan #BencanaAlam
-
87
Eps. 94 Lasem: Kota Pusaka di Atas Patahan
Lasem dikenal sebagai kota toleransi paling autentik di Indonesia — rumah bagi 362 warisan budaya dari tiga peradaban sekaligus. Tapi di bawah gang-gang berbatu yang fotogenik itu, ada Sesar Lasem yang masih aktif dan mampu memicu gempa hingga M 6,5. Episode ini mempertemukan dua realita yang jarang bicara satu sama lain: pelestarian warisan budaya dan kesiapsiagaan bencana.🎙️ Talk Disaster| #SesarLasem #KotaPusaka #MitigasiBencana #Lasem #Rembang
-
86
Eps. 93 Nama Desamu Adalah Peta Bencana, Toponimi: Warisan Kesiapsiagaan yang Kita Lupakan
Lebih dari 83.000 desa di Indonesia. Berapa banyak yang namanya menyimpan peringatan bencana — tapi sudah terlupakan maknanya? Dalam episode ini, kita membedah ilmu toponimi bencana: dari 104 kelurahan Jakarta yang namanya berarti rawa dan lahan basah, hingga desa-desa Sulawesi Tengah yang namanya secara harfiah berteriak hancur, terbenam, laut yang menghitam — jauh sebelum 2018. Dan satu kata Kaili yang mungkin paling jujur menggambarkan kita: Nacapa — tahu risikonya, tapi tetap nekat.
-
85
Eps. 92 Direct to Cell: Masa Depan Warning System Indonesia Ada di Langit
3 Mei 2026 SpaceX meluncurkan CAS500-2, satelit Korea untuk pemantau bencana. Tapi di Talk Disaster, kita tidak berhenti di headline. Kita telusuri rantai lengkapnya: dari GUARDIAN yang deteksi tsunami dalam 8 menit via sinyal GPS, SWOT yang merekam kelahiran tsunami dari orbit, Starlink yang jadi tulang punggung komunikasi saat banjir Sumatera 2025, hingga Direct to Cell yang ingin kirimkan peringatan langsung ke ponselmu tanpa BTS. Semua data terverifikasi. Semua relevan untuk Indonesia.Talk Disaster | Waspada Ya, Panik Jangan.
-
84
Eps. 91 Hutang Energi 200 Tahun — Megathrust Indonesia, Kapan Jatuh Temponya?
🚨 BUKAN CUMA NAMBAH SATU — Peta Megathrust 2024 Ungkap Ancaman yang Jauh Lebih BesarOrang-orang fokus ke "dari 13 jadi 14 segmen" — padahal yang lebih serius: 2 zona yang sudah ada ternyata baru ketahuan 4–6 kali lebih berbahaya dari dugaan semula.Di episode ini kita bahas tuntas:✅ Kenapa 5 segmen megathrust justru dihapus dari peta✅ 2 zona yang magnitudonya naik drastis (Mentawai-Pagai & Sulawesi Utara)✅ Cotabato Trench — pemain baru yang mengancam Indonesia Timur✅ 229 & 269 tahun menahan energi — kapan jatuh temponya?✅ Apa yang harus kamu lakukan HARI INI🎧 Dengarkan di Spotify & semua platform.#megathrust #gempabumi #tsunami #bmkg #talkdisaster #seismicgap #peta2024 #pusgen #kesiapsiagaan #bencanaalam #gempaIndonesia #sulawesiutara #mentawai #selatsunda #mitigasibencana #podcastindonesia
-
83
Eps. 90 Banjir Rob Jakarta — Kenapa Laut Datang ke Kota?
Banjir rob bukan sekadar air pasang biasa — dan bukan bencana yang datang tiba-tiba. Rob punya siklus. Rob bisa diprediksi. Dan itulah yang justru bikin kita tidak punya alasan untuk tidak siap. Di episode ini, Talk Disaster membahas tuntas: mengapa rob Jakarta terjadi setiap bulan, bagaimana tanah Jakarta Utara turun rata-rata 5,71 cm per tahun berdasarkan data satelit BRIN, dampak nyata bagi jutaan warga pesisir, sampai kisah komunitas yang membuktikan bahwa adaptasi itu mungkin — bahkan dari skala kampung. Lengkap dengan data historis BPBD 2018–2022 dan studi akademik terbaru.🎙️ Talk Disaster | Waspada Ya, Panik Jangan!#BanjirRobJakarta #LandSubsidenceJakarta #GiantSeaWall #PodcastBencana #TalkDisaster #MitigasiRob #BPBDJakarta #BMKG #PesisirJakarta #PerubahanIklim
-
82
Eps. 89 Pucangsula: Peradaban Jawa yang Dikubur Cascade Disaster.
Pucangsula adalah kerajaan kuno di pesisir utara Jawa yang lenyap akibat cascade disaster — rangkaian bencana berantai berupa letusan gunung, tsunami, dan longsor masif yang menutup seluruh Teluk Kendheng dalam semalam. Di Episode 89 Talk Disaster, kita mengupas tuntas tentang Kerajaan Pucangsula, geologi Gunung Lasem yang masih aktif hingga hari ini, dan mengapa nama-nama desa seperti Welahan, Kendengsidialit, dan Telukwetan adalah sistem peringatan dini yang ditinggalkan nenek moyang — yang hampir kita lupakan. Waspada Ya, Panik Jangan.
-
81
Eps. 88 "Ketika Suhu Naik, Kata-Kata Harus Lebih Panas" Volcanic Risk Communication di Era Viral
Indonesia punya 127 gunung berapi aktif.Dan di hampir setiap aktivasinya, pola yang samaterulang: data sudah benar, peringatan sudah keluar,tapi komunikasi gagal mengubah perilaku.Episode ini membedah MENGAPA — dan apa solusinya.Yang dibahas:• 3 komponen: Hazard, Exposure, Vulnerability• Framework CERC — Barbara Reynolds (CDC)• Hazard-Outrage Model — Peter Sandman• Optimism Bias & knowledge-action gap• Komunikasi risiko inklusif• Koordinasi multi-lembaga & single point of truth• Etika jurnalisme bencana📌 Studi Kasus Gunung Slamet:Data seismik PVMBG: 866 gempa embusan,suhu kawah naik dari 247°C → 463°C dalam 18 bulan,Radius aman diperluas (Lap. Khusus631.Lap/GL.03/BGL/2026, Plt. Ka. Badan GeologiLana Saria), 364 pendaki dicegat Tim SAR di jalurBambangan.#TalkDisaster #KomunikasiRisiko #GunungBerapi#DisasterManagement #PodcastIndonesia
-
80
Eps 86. M7,6: Sistem Kita Bekerja — Tapi Sampai Di Mana?
Gempa bumi M7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada 2 April 2026 pukul 05.48 WIB. Sistem peringatan dini Indonesia mengirimkan alert dalam 2 menit 45 detik —sebuah pencapaian nyata. Tapi di balik itu, ada fasilitaspublik yang runtuh untuk kedua kalinya, dua rumah sakitterdampak, dan pulau-pulau terpencil yang belum terjangkau.Di episode khusus ini membedah:Mekanisme thrust fault dan mengapa kombinasinya berbahayaKemajuan sistem EWS Indonesia pasca-Palu 20185 hal kritis yang masih harus diperbaikiPelajaran dari Jepang, Chile, dan AcehKuis trivia: uji pengetahuan kebencanaan kamu
-
79
Eps. 85 Lahar di Tengah Malam: Tragedi Kelud 1919 & Lahirnya Mitigasi Vulkanik Indonesia
🌋 LAHAR DI TENGAH MALAM — Tragedi Kelud 1919 & Lahirnya Mitigasi Vulkanik IndonesiaJam 01.00 dini hari, 19 Mei 1919. Gunung Kelud meletus. Blitar tidur. Lahar berkecepatan 60 km/jam meluncur. Lebih dari 5.000 orang tidak sempat lari.Di episode Talk Disaster kali ini, kita bedah tuntas: ✅ Kronologi letusan malam hari yang mengubah Blitar jadi "lautan lahar" ✅ Mengapa korban jiwa bisa lebih dari 5.000 dalam satu malam ✅ Bagaimana terowongan drainase kawah mengubah angka korban dari 5.000 menjadi 7 ✅ Kelahiran sistem pemantauan gunung api Indonesia — cikal bakal PVMBG ✅ Pelajaran mitigasi yang masih relevan untuk 500.000 warga sekitar Kelud hari ini.🔔 Follow @TalkDisaster | Waspada Ya, Panik Jangan!#TalkDisaster #GunungKelud #Kelud1919 #LaharKelud #MitigasiBencana #BencanaVulkanik #PVMBG #MAGMAIndonesia #PodcastKebencanaan #DisasterManagement #SejarahIndonesia #KesiapsiagaanBencana #GuungBerapiIndonesia #Blitar #ErupsiGunung
-
78
Eps. 84 Legetang: Dusun yang Hilang dalam Semalam" Antara Mitos, Geologi, dan Pelajaran yang Belum Selesai
Malam 16 April 1955, Dusun Legetang di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, lenyap selamanya. Longsor rotasional dari Gunung Pengamun-amun mengubur 351 jiwa — hampir semuanya masih terbaring di kedalaman tanah Dieng hingga hari ini. Di episode ini Talk Disaster mengupas tuntas: ✅ Fakta geologi vs. mitos "azab" yang beredar 71 tahun ✅ Kronologi ilmiah malam 16 April 1955 ✅ Tanda bahaya 70 hari sebelumnya yang tidak dibaca ✅ Mengapa data korban masih simpang siur hingga kini ✅ Data BNPB 2015–2024: Banjarnegara, 330 jiwa meninggal dan 13.351 pengungsi dalam satu dekade ✅ 3 pelajaran mitigasi yang masih sangat relevan hari ini 🎯 Karena Legetang bukan horror story — Legetang adalah pelajaran yang belum selesai. "Waspada Ya, Panik Jangan!" Bersama kita siap. Bersama kita selamat.
-
77
Eps. 83 Tambora 1815: Letusan yang Mengubah Iklim Dunia
10 April 1815 — Gunung Tambora di Sumbawa meletus dengan kekuatan 10× lebih besar dari Krakatau. Lebih dari 150 km³ material dimuntahkan ke udara. Dalam satu malam, puncak gunung setinggi 4.000 meter hilang sepertiga tingginya. Suara ledakannya terdengar di Jakarta — 1.260 km jauhnya.Setahun kemudian, petani Eropa kelaparan, salju turun di New York bulan Juni, dan Mary Shelley menulis Frankenstein di tepi Danau Jenewa. Semua karena satu gunung di Indonesia.Di Episode 85 ini, Talk Disaster membahas tuntas: fakta ilmiah dari sumber primer, Year Without a Summer 1816, total korban berdasarkan data Zollinger-Oppenheimer-Reid, 5 pelajaran manajemen bencana untuk Indonesia hari ini. 📱 Pantau gunung berapi aktif: magma.vsi.esdm.go.id 🎙️ Talk Disaster — Waspada Ya, Panik Jangan!Tags: Tambora 1815, letusan gunung berapi Indonesia, Year Without a Summer, bencana alam Indonesia, VEI-7, podcast kebencanaan, mitigasi bencana Indonesia, PVMBG, MAGMA Indonesia, Frankenstein Mary Shelley, Cincin Api Pasifik, manajemen bencana
-
76
Eps. 82 "Bukan Lelucon" 1 April 1946, Tsunami Trans-Pasifik Paling Mematikan
Pukul 01.30 dini hari, 1 April 1946 — gempa Mw 8,6 mengguncang Kepulauan Aleutian, Alaska. Gelombang setinggi 42 meter menghancurkan Scotch Cap Lighthouse dalam hitungan detik. Lima penjaga pantai tewas seketika — tanpa sempat mengirim satu kata peringatan pun.Empat jam lima puluh sembilan menit kemudian — Hilo, Hawaii dilanda tsunami. 5.000 kilometer dari episentrum. Tanpa sistem peringatan. Tanpa sirene. Tanpa waktu untuk lari.165 jiwa melayang. 488 bangunan hancur. Dan 24 orang — 16 murid dan 5 guru — tidak pernah kembali dari pantai tempat mereka bermain setiap pagi.Di episode ini kita bahas:🔴 Kronologi lengkap bencana 1 April 1946🔬 Fisika tsunami: rumus v = √(g×h) dan mengapa gelombang 800 km/jam tidak terasa di laut🌏 Lahirnya Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) 1949 — sistem pertama di dunia🇮🇩 InaTEWS: 14 zona megathrust Indonesia dan pertanyaan yang harus dijawab tiap warga pesisir⏱️ 20 menit golden time — apakah kamu siap?Karena pelajaran 1946 sangat jelas:Di Hawaii mereka punya 5 jam — tapi tidak ada sistem.Di Indonesia 2026, kita punya sistem 3 menit — tapi apakah kakimu tahu harus lari ke mana?
-
75
Eps. 81 Dua Wajah Air: Sumber Kehidupan, Sumber Bencana
Di Hari Air Sedunia pada 22 Maret 2026, Talk Disaster ingin bicara jujur: air Indonesia punya dua wajah. Satu wajah membanjiri rumah kita setiap tahun, satu wajah lain membuat 28 juta warga masih kesulitan mendapat air layak. Dan tahukah kamu? 60-70% korban bencana di Indonesia adalah perempuan dan anak-anak. Ini bukan soal alam semata — ini soal kebijakan, keadilan, dan pilihan kita sebagai warga. Waspada Ya, Panik Jangan! 💧🌊 #TalkDisaster #HariAirSedunia #WorldWaterDay2026 #WaterAndGender #BencanaAir #MitigasiBencana"
-
74
Eps. 80 Komunikasi Darurat: Apa yang Harus Dilakukan Saat Sinyal HP Mati.
Sinyal hilang. Bencana baru saja terjadi. Dan kamu tidak tahu apakah keluargamu selamat.Bukan skenario film.Ini yang nyata terjadi pada ribuan keluarga di Palu, 28 September 2018. Gempa 7,7 SR mengguncang Sulawesi Tengah — dan dalam hitungan menit, tidak ada sinyal. Tidak ada internet. Tidak ada kabar. November 2025, cerita yang sama terulang di Tapanuli Tengah. Satu kabupaten lenyap dari jaringan. Ratusan keluarga berteriak ke layar HP yang diam.Di Lombok 2018, 542 BTS roboh dalam semalam.Di Aceh Tamiang 2025, seluruh komunikasi lumpuh — sampai ORARI datang dengan radio, dan menjadi satu-satunya suara yang berhasil menjangkau Jakarta.Kenyataannya sederhana dan perlu kita terima: Saat bencana datang, sinyal HP adalah kemewahan — bukan jaminan.Tower roboh. Listrik mati. Jaringan overload. Tiga hal ini bisa terjadi bersamaan dalam hitungan menit — dan membuat jutaan orang terputus dari dunia luar sekaligus.Lalu apa yang harus dilakukan?
-
73
Eps. 79 Kemarau Ekstrem 2026: Early Warning Harus Jadi Early Action
BMKG memastikan kemarau 2026 lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya. La Niña sudah berakhir, El Niño mengintip, dan monsun bergerak lebih cepat — tiga faktor yang bekerja bersamaan. Di episode ini, kita tidak hanya bicara data, tapi bicara apa yang harus kita lakukan sekarang. Mulai dari ketersediaan air, kewaspadaan Karhutla, penyesuaian pola tanam, hingga komunikasi risiko yang efektif. Plus, kenali beda heat stress dan heat stroke — karena tubuhmu pun butuh perlindungan. Satu kalimat sederhana yang tepat sasaran bisa mencegah bencana yang jauh lebih besar. Jangan tunggu April. Bergeraklah sekarang.📍 Sumber: Metro Siang | BMKG | BNPB🏷️ #KemarauEkstrem2026 #DisasterCommunication #TalkDisaster #MetroTV #BMKG #KomunikasiRisiko
-
72
Eps. 78 Gempa Jepang 2011: Mengapa Negara Paling Siap di Dunia Tetap Kehilangan 18.000 Jiwa?
Pada 11 Maret 2011, pukul 14.46, bumi di lepas pantai Tohoku bergerak. Gempa M 9,1 memicu tsunami setinggi 40 meter yang menewaskan hampir 18.500 jiwa — lalu melumpuhkan tiga reaktor nuklir Fukushima Daiichi. Jepang, negara dengan sistem peringatan dini terbaik di dunia, tetap berduka. Di episode ini, Talk Disaster membedah mengapa — dan apa yang harus Indonesia pelajari sebelum giliran kita tiba.
-
71
Eps. 77 Sebelum Gas Mudik — Cek 3 Titik Safety Triangle Ini Dulu!
Di episode spesial menjelang Idul Fitri 1447H ini, Talk Disaster membahas mudik aman 2026 dari dua sisi: kecelakaan lalu lintas dan ancaman bencana alam.Kemenhub memprediksi 143,9 juta pemudik bergerak pada Lebaran 2026, dengan puncak arus mudik dua gelombang (14-15 & 18-19 Maret). Korlantas mencatat kecelakaan turun 31,37% di 2025, tapi 223 nyawa melayang — tren membaik, belum cukup. BNPB menyiapkan Peta Jalur Mudik Aman Bencana berbasis InaRISK dan Operasi Modifikasi Cuaca untuk menghadapi ancaman banjir, longsor, dan cuaca ekstrem di koridor mudik.Kita bahas kerangka Safety Triangle (Manusia–Kendaraan–Rute), Tas Siaga Kendaraan, perlindungan penumpang rentan, cara membaca InaRISK, dan panduan konkret menghadapi banjir & longsor di jalan.
-
70
Eps. 76 Kebakaran Gedung Tinggi: Evakuasi Vertikal yang Sering Diabaikan
Di episode ini, Talk Disaster membahas tuntas kenapa kebakaran gedung tinggi berbeda dari kebakaran biasa, 5 kesalahan fatal yang paling sering dilakukan, prosedur evakuasi yang benar langkah per langkah, fenomena psikologi "social proof" yang membuat orang tidak bergerak saat alarm berbunyi, peran warden lantai, perbedaan strategi evakuasi di apartemen vs kantor vs mal, fire drill yang benar-benar menyelamatkan nyawa, serta checklist keamanan kamar hotel.Data: 694 gedung bertingkat di Jakarta belum memenuhi syarat proteksi kebakaran (Gulkarmat DKI, Januari 2025). Kamu kerja atau tinggal di gedung bertingkat? Episode ini wajib kamu dengarkan sampai selesai.Waspada Ya, Panik Jangan.
-
69
Eps. 75 Tiga Tahun, Tiga Kali Jebol — Kapan Grobogan Bisa Tidur Tenang?
Episode 75 Talk Disaster membedah banjir Grobogan Februari 2026 yang menenggelamkan 50 desa di 12 kecamatan — dipicu 7 tanggul jebol dalam dua hari. Fakta mengejutkan: Sungai Tuntang sudah jebol tiga tahun berturut-turut. Apa yang salah?
-
68
Eps. 74 Disaster Poxx: Sensasi Media yang Membunuh Empati dan Awarness Bencana
Setiap hari kita mengonsumsi gambar-gambar tragedi bencana tanpa sadar sedang melakukan apa. Ada sistem yang merancangnya. Ada institusi yang terjebak di dalamnya. Ada kita yang menghidupinya. Dan ada manusia nyata — yang wajah dan air matanya viral tanpa pernah diminta — yang menanggung akibatnya selamanya.Episode 74 TalkDisaster membongkar disaster poxn dari lapisan paling struktural hingga paling personal. Karena kesiapsiagaan bukan hanya soal tas siaga — tapi juga soal bagaimana kita memperlakukan penderitaan sesama manusia.
-
67
Eps. 73 Lamun dan Mitigasi Bencana Pesisir: Pelindung Tersembunyi Tsunami dan Gelombang Tinggi di Indonesia
Tahukah Anda bahwa lamun—tanaman laut yang seringdiabaikan—mampu mengurangi tinggi gelombang hingga 40% dan menyelamatkan ribuan nyawa saat tsunami? Episode kali ini mengupas tuntas bagaimana ekosistem lamunmenjadi benteng alami pesisir Indonesia terhadap bencana laut, ancaman degradasi yang dihadapi, dan best practice restorasi di Bali dan Sulawesi. Waspada Ya, Panik Jangan! 🌊🌿 #TalkDisaster #Lamun #MitigasiBencana #TsunamiProtection #BlueCarbon #KonservasiLaut"
-
66
Eps. 72 Sistem Pengendali Banjir Jakarta: Dari Hulu ke Hilir—Bagaimana Kota Berhadapan dengan Banjir
Jakarta mengalami banjir bukan karena nasib, tapi karena pengelolaan air. Dalam episode ini, kita jelajahi peta sistem pengendali banjir. Pelajari bagaimana Jakarta menggunakan bendungan, kanal banjir, polder, dan pompa untuk mengatasi banjir. Ketahui peran warga dalam sistem ini dan tips kesiapsiagaan yang tepatWaspada Ya, Panik Jangan!
-
65
Eps. 71 Siklon Senyar: Lonceng Peringatan Badai Tropis di Negeri Khatulistiwa
Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka membuktikan: Indonesia tak lagi 'aman' dari badai besar. Ratusan nyawa melayang, ribuan rumah hancur. Ini bukan lagi teori—ini realitas baru krisis iklim. Waktunya Indonesia punya kalender siklon &sistem tanggap darurat yang lebih kuat. #SiklonSenyar #BencanaHidrometeorologi #PerubahanIklim #TalkDisaster
-
64
Eps. 70 Tas Siaga Bencana: Cara Membuat & Apa Isinya - Bertahan 72 Jam
Waktu 72 jam pertama saat bencana terjadi adalah yang paling krusial. Tanpa Tas Siaga Bencana, Anda dan keluarga rawan panik dan membuat keputusan fatal. Podcast ini mengajarkan cara membuat tas siaga step-by-step dengan checklist lengkap.
-
63
Eps. 69 Banjir Bandang Sumatra 2025: Data Korban, Kontroversi Penanganan & Langkah Pencegahan
Banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan korban ribuan jiwa. Dalam episode ini, kita kupas tuntas penyebab sebenarnya—bukan hanya cuaca ekstrem, tetapi deforestasi masif di hulu. Dengarkan bagaimana pemerintah menangani, kontroversi yang muncul, dan solusi yang direkomendasikan ahli untuk mencegah pengulangan tragedi ini.
-
62
Eps. 68 Sesar Lembang di Tengah Belantara Hoax
Talk Disaster Eps. 68: "Sesar Lembang di Tengah Belantara Hoax. 🌍 Temukan jawaban atas pertanyaan: Kapan gempa terjadi? Seberapa besar potensinya? Apa saja hoaksnya? Dan bagaimana kesiapsiagaan yang tepat? Episode ini menghadirkan data dari BMKG dan tips praktis mitigasi bencana. Dengarkan sekarang dan jadilah bagian dari gerakan kesiapsiagaan masyarakat yang cerdas dan tanggap! #SesarLembang #TalkDisaster #WaspadaTanpapanik #Kebencanaan #Bandung
-
61
Eps. 67 Jakarta Mestinya Kemarau, Kok, Turun Hujan. Ini gegara Kevin dan Rossby?
Jakarta saat ini (18 Juni 2025) seharusnya memasuki musim kemarau (musim panas), namun justru sering turun hujan. Fenomena ini dikenal sebagai kemarau basah, di mana curah hujan tetap tinggi meski sudah masuk musim kemarau. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor atmosfer global dan regional yang menyebabkan hujan masih turun secara berkala di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Episode kali ini ngobrol lagi sama Co Pilot.
-
60
Eps. 66 Ngobrol Seru Tentang Kebencanaan bareng AI CoPilot. Ada Insight Tentang Manajemen Bencana Indonesia; RIPB 2045
Di episode ke-66, kita akan membahas sesuatu yang sangat menarik dan futuristik, bagaimana kecerdasanbuatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi otak cerdas dalam mengomentari manajemen bencana modern. Dan yang lebih spesial lagi, kali ini saya tidak sendirian, Saya akan berbincang langsung dengan AI sebagai narasumber utama kita! Ngomongin manajemen bencana di tingkat sekolah, sampai bahas soal RIPB 2045.
-
59
Eps. 65 Sagaing: Sesar Sepanjang 1.200 km Guncang Myanmar
Pada Jumat, 28 Maret 2025, gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah tersebut. Gempa ini terjadi di Sesar Sagaing, yang merupakan batas antara lempeng tektonik India dan Eurasia. Dampak gempa ini sangat parah. Gempa ini bukan hanya mempengaruhi Myanmar, tapi juga negara-negara tetangga seperti Thailand.
-
58
Eps. 64 Tips Aman Mudik Lebaran: BNPB, BMKG & Polisi Siaga
Kali ini kita akan bahas topik yang super penting buat pemudik yang mau mudik Lebaran tahun ini. Kita bakal kupas tuntas gimana BNPB , BMKG & Polisi bekerja keras untuk memastikan perjalanan kalian aman dari bencana. Mulai dari pemetaan risiko bencana, tim siaga yang selalu standby, protokol kesehatan yang ketat, sampai teknologi canggih seperti modifikasi cuaca—semuanya dirancang demi keselamatan pemudik.
-
57
Eps. 63 Potensi Tsunami yang Tak Terlihat: Dampak Pencurian Alat Deteksi Dini
Dua kasus pencurian alat deteksi dini tsunami yang baru-baru ini mengguncang Indonesia. Dua lokasi yang menjadi sorotan adalah Nabire di Papua Tengah dan Sidrap di Sulawesi Selatan. Kejadian ini mencerminkan betapa rentannya sistem peringatan dini kita terhadap ancaman bencana alam. Masa depan yang aman adalah tanggung jawab kita bersama.
-
56
Eps. 62 Mengenal Rip Current: Arus Mematikan di Balik Keindahan Pantai
Di balik pesonanya, di pantai tersembunyi bahaya yang mengintai: rip current. Arus balik yang kuat ini telah menjadi penyebab utama banyaknya kasus wisatawan terseret ombak dan tenggelam. Belakangan ini, istilah rip current kembali ramai diperbincangkan setelah kejadian nahas menimpa sejumlah pelajar di Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta.
-
55
Eps. 61 Local Wisdom Dalam Penanganan Bencana
Talk Disaster akan mengajak bersama-sama menggali, bagaimana nilai-nilai lokal dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi bencana. Serta menunjukan cerita-cerita inspiratif dari berbagai daerah yang menunjukkan betapa pentingnya kearifan lokal dalam menjaga keselamatan dan ketahanan komunitas.
-
54
Eps. 60 Cari Tahu Aktivitas Gunung Cumbre Vieja dari Series La Palma
La Palma adalah mini series terbaru dengan empat episode yang tayang di Netflix. Pada 16 Desember 2024, mini series La Palma berhasil menduduki peringkat 2 trending di Indonesia. Mempelajari sejarah letusan Cumbre Vieja sangat penting untuk memahami pola dan karakteristik aktivitas vulkaniknya. Informasi ini berguna untuk memprediksi potensi bahaya di masa depan dan mengembangkan strategi mitigasi bencana yang efektif.
-
53
Eps 59 Ini Mengapa Megathrust Menjadi Mega Isu?
Kalau ditanya, isu apa yang belakangan ini muncul dan menjadi bahasan yang gak selesai-selesai? Lets talking tentang disaster. Gak lain terkait dengan zona megathrust yang ada di 2 segmen, karena dah lama tidak melepaskan energinya. Kalau ditanya, kapan terjadinya? Kata “tinggal menunggu waktu” itu lah yang menjadi kode kesiap-siagaan. Seberapa siap kita? Di tengah ketidakpastian kapan terjadi megathrust, maka yang bisa dilakukan adalah melakukan perencanaan mitigasi di wilayah pesisir dan juga di pulau-pulau kecil. Juga meningkatkan kapasitas masyarakat dengan terus latihan evakuasi tsunami.
-
52
Eps. 58 Ruwetnya Arab Saudi Urus Manajemen Mass Gathering Ibadah Haji.
Ibadah haji yang melibatkan jutaan umat muslim dari berbagai negara tahun 2024 ini secara resmi berakhir pada rabu 26 juni 2024. Pemerintah Arab Saudi mengatakan bahwa sekitar 1,83 juta jemaah mengambil bagian dalam ibadah haji tahun 2024. Sebagai salah satu pertemuan massal terbesar atau mass gathering terbesar di dunia, memberikan pelayanan, kenyamanan, bagi jemaah haji yang datang bukanlah sebuah pekerjaan mudah.
-
51
Eps. 57 Lagi, Banjir Lahar Dingin G. Marapi. Ini Sebabnya.
11 Mai 2024 Banjir lahar dingin menerjang Kab. Agam, Kab. Tanah Datar dan Kota Padang Panjang. Lahar dingin dari Gunung Marapi ini menerjang permukiman warga. Siniar ini adalah wawancara Saya sebagai narasumber di Program Selamat Pagi Indonesia 13 Mei 2024 bersama Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah.
-
50
Eps. 56 Ini Aturan Main Relokasi Korban Bencana
301 Kepala Keluarga di Pulau Ruang terdampak erupsi Gunung Ruang harus direlokasi. Lantaran berdasarkan tata ruang yang ada, para pengungsi tidak diperbolehkan kembali ke tempat asalnya. Sebenarnya seperti apa aturan main relokasi pada warga terdampak bencana?
-
49
Eps. 55 Erupsi Gunung, kok, Bisa Berpotensi Tsunami?
Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara,mengalami erupsi fase ke-2 pada Selasa 30 April 2024. Sehingga, masyarakat sekitar harus dievakuasi ke tempat yang aman. Selain upaya evakuasi warga dari paparan material vulkanik, yang menjadi persoalan adalah adanya potensi tsunami yang disebabkan erupsi gunung ruang. Kenapa sebuah aktivitas vulkanik berupa erupsi dapat berpotensi tsunami?
-
48
Eps. 54 Lagi, mari mengenali resiko dan antisipasi bencana.
Episode kali ini adalah cuplikan wawancara Saya di Program Metro Pagi Primetime Metro TV. Diulas terkait dengan perisitiwa longsor dan gempa Garut. Memahami IRBi pagi Kepala Daerah. Dan melanjutkan kebijakan pro Tangguh Bencana pada peta jalan RIPB 2015 - 2045.
-
47
Eps. 53 Penanganan dan Antisipasi Banjir Lahar Dingin
Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, mulai 19 April hingga 2 Mei 2024. Status ini ditetapkan menyusul terjangan banjir lahar dingin Gunung Semeru. Kerusakan infrasktruktur dan kematian 3 warga menjadi catatan dalam peristiwa ini. Simak dialog Penanganan dan Langkah Antisipasi Banjir Lahar Dingin bersama dengan Mirzam Abdurachman - Ahli Vulkanologi ITB.
-
46
Eps. 52 Merayakan Jiwa Dedikasi Pekerja Kemanusiaan World Humanitarian Day 2023
Pada tanggal 19 Agustus 2003, sebuah serangan bom di Canal Hotel di Baghdad, Irak menewaskan 22 pekerja bantuan kemanusiaan. Lima tahun kemudian Majelis Umum PBB menetapkan 19 Agustus sebagai Hari Kemanusiaan Sedunia. Sepanjang tahun 2023/ 62 pegiat kemanusiaan tewas dalam krisis di seluruh dunia, 84 terluka dan 33 diculik. Kendati ada tantangan keamanan pegiat kemanusiaan berkomitmen #NoMatterWhat.
-
45
Eps. 51 Satu Data Untuk Antisipasi Potensi Petaka El Nino
Di Indonesia, El Nino memberikan dampak kondisi lebih kering, sehingga curah hujan berkurang, awan berkurang, dan suhu yang meningkat. Apa langkah pemerintah agar El Nino tidak menjadi petaka? Bagaimana pengolahan data menjadi bagian dari penanganan antar lembaga dan instansi?
-
44
Eps. 50 Mitigasi Struktural Cegah Banjir di Jakarta #SodetanCiliwung
Setelah hampir 11 tahun, Sodetan Ciliwung akhirnya selesai. Presiden Joko Widodo pada saat peresmian Senin 31 Juli 2023, mengatakan masih ada banyak pekerjaan untuk menangani banjir yang kerap melanda Jakarta. Apa sajakah yang masih menjadi pekerjaan rumah? dan apakah sodetan ini, menjawab masalah banjir jakarta selama ini?
-
43
Eps. 49 Tambang Emas Ilegal Banyumas Pembawa Maut. Perspektif Manajemen Bencana
Delapan pekerja tambang emas tradisional di Banyumas terjebak dalam lubang tambang. Operasi SAR dihentikan setelah sepekan tidak menemukan perkembangan. Apakah karena faktor ekonomi, mereka hilang nyawa? Bagaimana dengan pengawasan?
-
42
Eps. 48 Akhirnya Status Endemi! Awas Jangan Lengah!
Setelah tiga tahun berjuang menghadapi Pandemi Covid-19, akhirnya Rabu, 21 Juni 2023 pemerintah memutuskan untuk mencabut status pandemi. Meski sudah endemi, tanggung jawab masyarakat pada masa endemi sangat penting untuk saling menjaga dan saling melindungi supaya tidak tertular Covid-19.
-
41
Eps. 47 Jakarta Punya Satgas Penanganan Risiko Bencana Gempa Bumi. Apa Tugasnya?
Secar geofrafis Jakarta memiliki karakteristik tanah lunak dan dikelilingi beberapa sumber gempa. Sehingga perlu mitigasi terpadu dini untuk mengurangi risiko terhadap bencana gempa bumi. Salah satunya dibentuk Satgas Penanganan Risiko Bencana Gempa Bumi.
-
40
Eps. 46 "Pooling Fund Bencana" Cara Jitu Pangkas Penanganan Berbelit Bencana?
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah saat ini telah menyusun dan mengimplementasikan berbagai strategi pembiayaan yang efektif dan efisien untuk mempercepat respon penanganan bencana, salah satunya melalui mekanisme pooling fund. Apa itu Pooling Fund Bencana?
-
39
Eps. 45 Basarnas Membuat Indonesia Tak Lagi "Black Area"
Penerbangan dan pelayaran internasional yang melintas di wilayah Indonesia membutuhkan jaminan tersedianya penyelenggaraan SAR apabila mengalami musiban pada wilayah Indonesia. Jika tidak, mala Indonesia akan dikategorikan sebagai "Black Area" bagi penerbangan dan pelayaran. Status ini berpengaruh negatif dalam hubungan ekonomi dan politik Indonesia secara internasional. Basarnas dibentuk sebagai instansi resmi pemerintah yang bertanggungjawab di bidang SAR.
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Risiko itu dapat dihindari, dikelola, dan dimitigasi. Tapi, jika tidak bisa dikelola, maka akan berubah menjadi krisis. Krisis pun harus dikelola dengan baik jika tidak ingin menjadi bencana. Siniar ini mengulas Manajemen Bencana dari sudut pandang Saya sebagai Jurnalis berlatar belakang Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Program Studi Manajemen Bencana. Serta buah pikir dari narasumber terkait isu kebencanaan terkini. Salam tangguh bencana!!!
HOSTED BY
Prihadi Adhie
CATEGORIES
Loading similar podcasts...