All Episodes
Bincang Asa dan Rasa — 315 episodes
Episode banyak minta maafnya
Ayah dan putri kecilnya - JF #GakKenaMental
Apa yang sedang kamu rasakan? - JF #GakKenaMental
Ternyata Ibu tetap butuh Ibu - JF #GakKenaMental
Rumah paling hangat untuk diri sendiri - JF #GakKenaMental
Bagaimana cara beranjak dari duka? - JF #GakKenaMental
Untuk usaha-usaha yang gagal - JF #GakKenaMental
Kenapa kita harus memaafkan
Setelah sakit ini, lebih berbahagialah
Tidak ada yang lebih penting daripada dirimu sendiri
Luka yang tidak layak
Semoga kamu baik-baik saja
Tidak selamanya prasangka baik itu baik
Dewasa dan ketakutannya
Tempat tepat untuk pulang
Broken Home
Tuhan aku capek
Bagaimana jika Tuhan berkehendak lain?
Mencintai yang tidak sempurna
Kembali ke rumah, pulang ke Ibu
Jarak cukup untuk rindu
Capek banget, ya? Dewasa terlalu berat.
Apa aku nyerah aja, ya?
Kata mereka aku belum berusaha
Maafkan dirimu, karena kamu layak sembuh
Hai, aku!
Komitmen: "Are you really happy?"
Sebuah luka yang tidak pernah benar-benar sembuh
Aku kira, aku sudah sembuh
Hai, apa kabar?
Perasaan sedihmu valid, maka rayakan!!
Perihal menyerah pada hidup dan sakitnya
Kehilangan diriku sendiri
Tuhan, aku lelah sekali
Berharaplah! Bertahanlah!
Bertahan atau pergi?
Terimakasih untuk banyak cinta paling tulus
Asing dan Sendiri
Terimakasih sudah memilih dirimu sendiri sekali lagi
Merayakan dirimu
Percayalah pada dirimu sendiri
Jangan takut, semuanya akan baik-baik saja
Jika esok kita masih gagal
Hei, bertahanlah!!
Tak perlu memaksa duka ini lekas pulih
Cut off pertemanan? IYA atau NGGAK???
Tidak apa-apa untuk jadi biasa-biasa saja
Hari ini, jadilah dirimu sendiri
Bercerita: "Move On jalur KECEWA BERAT!!"
Sudah waktunya istirahat
Rasa takut, menyesal, dan kesedihan-kesedihan lainnya
Tuhan, aku capek
Istirahat dulu yuk, nggak usah dipaksain
Aku, udah nggak sanggup lagi
Bersyukur untuk hal-hal kecil
Jangan takut bermimpi besar
Semoga kita baik-baik saja
Mengambil jeda untuk diri
Aku nggak layak dicintai, ya?
Selamat ulang tahun, sayang <3
Bercerita: "Baik sih.. tapi, toxic!!"
Sudah hancur berkali-kali
Membangun rumah kita sendiri
Closure.
Yang ingin pergi, biarkan pergi
Bercerita: "Jatuh cinta bisa selucu ini, ya?"
Tidak pernah beruntung
Random Talk (lagi): "Insecure dan rumitnya dewasa"
Kita akan berakhir dimana, ya?
Ibu dan perannya yang abadi
Luka ini belum sembuh
Bercerita: "Tuhan, kenapa aku harus lahir?"
Random Talk (lagi): "Kamu berharga!!"
Sembuh sendirian
Takut tidak jadi apa-apa
Selama ini kamu sudah kuat
Bercerita: "Kenapa hidupku tidak seberuntung mereka?"
Terimakasih sudah pernah ada
Kemana aku harus pulang?
Introvert dan dunia yang nggak ramah
Dunia abu-abu
Tuhan, aku sedang berusaha
Sampai kapan harus kuat?
Mari merawat ikhlas itu dengan baik
Rumah dimana, ya?
Kesepian
Si pengemban luka dalam keluarga
Bercerita: "Broken Home ternyata berdampak buruk untuk masa depanku."
Rindu mereka yang tiada
Sulitnya jadi dewasa
Tidak berhasil, bukan berarti gagal
Untuk yang sedang jauh dari rumah
Bertahanlah.
Bercerita: "Perihal rasa cukup dan Tuhan yang selalu adil."
Ramadan, waktunya pulang ke diri sendiri
Untukmu, yang selalu mendengarkan
Komunikasi dan saling paham memahami
Bukan anak kecil lagi
Cerita singkat perihal 'Ibu'
Bercerita: "Aku merelakan siapapun pergi, kecuali Bunda."
Semoga sedih ini sementara, ya.
Kekhawatiran
Yang tulus, akan selalu punya waktu
Untuk yang sedang berjuang 'bertahan hidup'
Generasi pecinta produktivitas
Bercerita: "Ternyata cinta pertama, nggak selalu berakhir sama-sama."
Kakek
Ikhlas itu apa?
Pentingnya mengambil jeda
Jangan kehilangan dirimu sendiri
Berdamai dengan kenyataan
Bercerita: "Aku nggak nyaman sama lingkungan pertemanan aku."
Memahami tujuan
Perihal 'Kenapa?'
Tugas manusia
Sama kamu, aku tenang
Kita semua, akan berubah
Jangan dulu pulang, ya..
Aku, takut..
Surat untuk masa lalu
Kehilangan rumah
Tuhan, aku harus bagaimana?
Terimakasih sudah kuat bertahan sampai hari ini
"Kenapa mondok?"
Gapapa, emang lebih baik sendirian, kan?
Dear, 2023..
Terbiasa kehilangan
Jangan lupa pulang
Selamat tinggal 2022, terimakasih banyak.
Ibu, manusia paling tabah
Aku kira kamu 'rumah'
Introvert
Hei.. lagi sedih ya?
Cinta masa SMA
Thanks, goodbye
Maaf, diriku..
Sedang butuh waktu sendiri
Insecure?
Tidak apa-apa
Semampunya
Titik terendah hidup
Peluk diri sendiri
Aku nggak layak, ya?
Tenang.. satu per satu
Belajar (selalu) bertahan
Emang nggak capek denial terus?
Surat Untuk Bapak
Hidup paling lelah
Kata mereka, mimpiku terlalu tinggi
Nggak semuanya harus sesuai rencana
Tak bisa bersama
Maaf karna aku mengecewakan
Namamu sejuta do'a
Tuhan, aku mau cerita boleh?
Merayakan kesedihan
Keinginan Orangtua
Setiap dari kita, punya luka
Percaya pada diri sendiri
Menghargai perasaan sedih
Manusia baik
Takut sendirian
Aku harap, kamu selalu bertahan
Pegang kendali
Yaah, kecewa lagi..
Cinta tak lekang
Semua butuh waktu
Ternyata sudah sejauh ini ya?
Rumah kedua
2000
Tolong tetaplah hidup
Kemana harus pulang?
Berlomba dengan usia orangtua
Yang paling berat dari 'Kehilangan'
Dicintai dengan mencintai
Mengisi ruang kosong dalam diri
Pertama kali
Sebab pada percaya aku luka
Selamat berpisah
Malang dan kenangan
Mereka bilang, lukaku berlebihan
Terimakasih sudah berhasil melewati masa sulitmu sendirian
Nyawa Kedua
Hari ini, saya bersyukur
Ibu
Rumah yang berantakan
Untukmu, manusia baik
Apa yang kau cintai dari dirimu sendiri?
Seleksi alam
Berjuang sewajarnya
Kita istirahat dulu yaa
Mereka bukan milik kita
Berpulang
Memulai dari awal (lagi)
Tenang ya..
Insecure
Selamat Ulang Tahun
Memperbaiki masa lalu
Maka, bertahanlah
Kecewa
Mengkomunikasikan 'Restu'
"Kenapa mereka lebih cepat?"
Konsep 'People come and go'
Toxic Relationship
Mengendalikan 'emosi'
Meng-hening(kan)
Tumbuh dari rasa sakit
Berakhir baik
Ekspektasi.
Pulang
Pada akhirnya aku memilih untuk memaafkan
Hanya saja, terkadang ini terlalu berat
“Saya hanya ingin baik-baik saja”
Kadang menjadi 'baik' saja tidak cukup
Pada akhirnya kita (akan) sendirian
Bekerjasama dengan kemungkinan terburuk
Yang kali ini tak lagi ada hadirnya disisi kita
Untukmu, yang menanggung beban itu sendirian
Bertahan (tetap) hidup
Kita tak sempurna, dan memang tak perlu sempurna
Beradu nasib
Memaafkan diri sendiri
Tentang pilihan dan tolak ukur bahagia
Teruntuk diriku, "aku tau ini berat"
Tak ada yang salah dari merasa asing
Tak ada 'berlebihan' dalam hal mencintai
Saya berhenti disini ya?
Berhenti, putar arah, memulai dari awal
Pulang pada diri sendiri
Pesan sederhana
Bagaimana cara bahagia?
Membawa trauma
Cinta pertama
Makna pulang
Dalam hidup yang sebentar (sebuah do'a)
Memahami maksud dan makna dari takdir
Belajar untuk sembuh
Semesta selalu punya caranya sendiri untuk membuat kita sembuh
Dipatahkan "Percaya"
Titik terendah
Perjalanan untuk sampai : "Tidak harus cepat, pelan-pelan juga tidak apa-apa"
makasih ya
yaudah.
Proses berdamai dengan masa lalu
Not our best year, but we learned a lot
Tidak semua yang diam baik-baik saja
Belajar memahami kecewa
Social media isn't a person autobiography
Tanggung jawab bahagia
Kamu terbiasa menyembunyikan luka
Seandainya kemarin
Melepaskan yang bukan ukuranmu
Yang kita pelajari
Karna tidak semua hal adalah tentang kamu
Puisi: Pada Suatu Hari Nanti
Berpindah
Secukupnya
Puisi: Pemberian tahu
Hitam Putih
Hari-hari penuh ragu
Bapak
Manusia tanpa tapi, tanpa pura-pura
Istirahat Sejenak
Terimakasih untuk tidak mengakhiri hidupmu kemarin
Kamu tidak gagal, hanya belum sampai
Menghargai 'Ada'
Meski bukan akhir bahagia
Andai segalanya di'Iya'kan
Terimakasih ya!
100 Hari Terakhir
Sekarang, kita jalan pelan-pelan
Duniamu berhenti tapi mereka tidak
Mengalir dengan tulus
Manusia Insecure
Pukul tiga pagi
Gapapa, it's okay
Bagaimana bisa membuat orang lain bahagia, jika diri sendiri belum bahagia?
Hidup ini ramai, maka duduklah sejenak
Yang Lebih Penting Untuk Kamu Perjuangkan
Bercerita: Perjalanan Hidup Yang Harus Sia-Sia
Jika Ternyata Esok Kita Gagal
Saat Kita Harus Berhenti
Istirahat Dulu, Karna Kamu Punya Kamu
Ya.. Namanya juga manusia. Wajar kalau berubah
Selamat Ulang Tahun ya, Buk.
Sakral.
(Rumah) Yang Tidak Selalu Nyaman
Menjalankan Peran Hidup
Jangan Menahan Dia Yang Maunya Pergi
Tak Perlu Memaksa Sedih Ini Lekas Pergi
Manusia (pura-pura) Baik-Baik Saja
Bercerita : Toxic Relationship
Karna Semua Manusia Pernah Kehilangan
Kadang Memang Harus Patah Untuk Menjadi Lebih Kuat
Yang Lebih Jauh Dari Jarak
Tidak apa-apa Menjadi Berbeda
Egois.
Aku, rumah bagi diriku
"Halo, Apa Kabar?"
Silence Poem
Tidak Perlu Takut Pada Besok
Kamu Nggak Sendirian Kok!
Usai 3 (End)
Dear June
Selamat Bertambah Usia
Usai 2
Menjadi Dewasa
Keluarga ini, bukan NKCTHI
Dialog Diri
Usai
Random Talk (Izza Jahat sampai Cara Move On ala ala)
Hidup dan Pura-Pura
Kamu tidak butuh "Semua Orang".
Capek ya? Nggak papa. Istirahat dulu.
Perihal Hidup
Nggak semuanya harus ada jawabannya sekarang.