Suara Buddharatana cover art

All Episodes

Suara Buddharatana — 298 episodes

#
Title
1

Nasihat untuk putra putri yang hendak study jauh dari orangtua

2

Doa Apa yang Membuat Langit/Surga Bergetar

3

Penjelasan Āloka Kasiṇa & Obhāsa dalam Bermeditasi

4

Satya/Sumpah, Relevankah Dipakai Saat Ini?

5

Bagaimana Mengatasi Fobia

6

Ūpasamānussati sebagai Objek Meditasi Pasca Jhāna

7

(Part II) Berdana secara langsung & berdana disertai pemikiran yang tepat, lebih besar yang mana buah kebajikannya?

8

Ketentuan Mengambil/Mengembalikan Uposathasīla

9

Berdana secara langsung & berdana secara menitip, lebih besar yang mana buah kebajikannya?

10

Bagaimana cara mengikis kebencian

11

Alasan pemilihan 4 warna sebagai kasina objek meditasi

12

Selalu Mengalami Hal yang Tidak Menyenangkan, Betulkah Akibat Karma Masa Lampau?

13

Apakah Meditasi Vipassanā Adalah Satu-satunya Cara Untuk Mengikis Pengotor Batin?

14

Ciri Orang Baik Adalah Ia Yang Tahu Budijasa

15

Akibat Memegang Rumput Kusa Secara Salah

16

Mengunjungi Para Petapa Adalah Berkah Utama

17

Bagaimana Meraih KHEMA (Ketenteraman) dalam Hidup

18

Apa Ciri Orang Yang Meninggalkan Kesenangan Indria

19

Keuntungan Lahir di Zaman Sang Buddha

20

Apa Dampak Seorang Pemimpin Yang Rela Berkorban

21

Siapa Mereka yang Bisa Menembus & yang Tidak Bisa Menembus Dhamma

22

Mengenang Jasa Leluhur dengan Berbuat Jasa

23

Ajaran Buddha Selesaikan Musibah Secara Bijaksana

24

Kisah Brahmana Bijak Yang Sukses Menjalani Kehidupan

25

Apakah Memungkinkan Awam Mencapai Sotāpanna?

26

Berbohong Dalam Bercanda, Bolehkah?

27

Dhammadesana Chit Gwek Vihāra Jinnapaññāsaraṇa

28

Memahami Sebab - Akibat dan Akibat - Sebab Untuk Mengakhiri Penderitaan

29

Memaknai Chau Tu secara Buddhis

30

Sejak Kapan Anda Tahu Bahwa Atta / Keakuan Tidak Perlu Dihapus?

31

Renungan Saat Sakit Agar Batin Tenang

32

Cāga / Pelepasan, Sebuah Penjelasan Yang Mendalam

33

Penjelasan Kata Bhagavā / Yang Beberkah

34

Selain Dhamma, Betulkah Ajaran Yang Lain Kosong?

35

Ujū dan Suhujū, Permaknaan dan Penerapannya Dalam Hidup

36

Dhamma mendalam, masih relevankah untuk perumahtangga?

37

Kapan seseorang tahu ia telah memotong sīlabbata-parāmāsa?

38

Menyesali Kesalahan Diri, Baik ataukah Buruk?

39

Pesan Cintakasih Mendalam Syair Karaṇīyamettāsutta

40

Bagaimana Agar Anak Tidak Punya Hati Rapuh

41

Dalam Berkarir, yang dibutuhkan Pengetahuan ataukah Pāramī?

42

Memaknai Chau Tu Secara Buddhis

43

Pekerjaan yang Menghambat & Mendukung Kebajikan

44

Bagaimana Bersikap Terhadap Makhluk Yang Berhubungan Kamma dengan Kita?

45

Bagaimana Paritta Bhojjhaṅga Bisa Menyembuhkan?

46

Saṃyojana Dipatahkan, Kesucian Diraih.

47

Agar Berhasil, Timbulkan Sati, Viriya, Paññā Secara Bertali

48

Bagaimana Pīti Sukha Dapat Muncul dalam Meditasi?

49

Bisakah Perumahtangga Mencapai Cittaviveka?

50

Jika Belum Tuntas, Mengapa Sotāpanna disebut Sebagai Suciwan?

51

Daripada Wanita, Pria Lebih Banyak Mendapatkan Kebahagiaan Surgawi. Betulkah?

52

Bagaimana Moralitas Memurnikan Kebijaksanaan?

53

Kenapa Sīla Ke-5 Tidak Ada Di Jalan Mulia Berunsur Delapan?

54

Permaknaan kata Kāmarāga & Vyāpāda

55

Apakah Kuman Termasuk Makhluk Hidup?

56

Bagaimana Cara Mengurangi Kemelekatan

57

Yang Patut Diketahui Agar Terlepas Dari Dukkha

58

Apa Itu Agama? Perlukah Seseorang Beragama?

59

Bagaimana Menghindari Kegelisahan & Kekhawatiran

60

Pesan Dhamma oleh Ytm. Bhikkhu Sri Paññavaro Mahāthera | HUT STI Ke-48

61

Q & A Seputar Kaṭhina

62

Apa Akibatnya, Kalau Tidak Mempercayai Hukum Karma?

63

Segala Fenomena Tidak Sepatutnya Digemari/Lekati

64

Santussako / Keberpuasan

65

5 Jenis Māra

66

Perihal Permohonan Sīla, Apa Perbedaan Okāsa... & Mayaṃ...?

67

Tips Menjelang Kematian

68

Menyikapi Perasaan Sakit Sewaktu Meditasi

69

Apa yang Berbicara Dalam Diri Sendiri? Batin ataukah Pikiran?

70

Bagaimana Kualitas Buah Perbuatan yang Disesali

71

Bagaimana Keserakahan Mendatangkan Penderitaan

72

Dalam Melihat Kemunculan Dukkha, Apakah Hanya berupa Tanha (kegandrungan) Saja?

73

Makna ‘Sakkāyadiṭṭhi’ dalam Ratana Sutta

74

Apa Persamaan & Perbedaan dari Citta, Mano, Viññāṇa

75

Situasi Pengajaran Buddhis masa belakangan ini.

76

Betulkah Suciwan Tidak Lagi Berkeyakinan?

77

Mengejar Kebahagiaan & Berpuas Hati, Kontradiktif?

78

Penjelasan Tentang Selukbeluk Ekaggata

79

Moghapurisa, Cemooh Dari Para Suciwan Untuk Manusia Kopong

80

Pentingnya Sammādiṭṭhi Bagi Pembelajar Dhamma

81

Judi, Togel, Jackpot Bukan Pelanggaran Sīla?

82

Sati Sampajañña, Hal Esensial dalam Praktik Dhamma

83

Apa pentingnya Mengetahui Dvihetuka & Tihetuka

84

Apa Sebab Kebahagiaan dan Penderitaan Muncul?

85

Part 3 Kupas Tuntas Permaknaan dalam Cittabhāvanā

86

Part 2 Kupas Tuntas Permaknaan dalam Cittabhāvanā

87

Part 1 Kupas Tuntas Permaknaan dalam Cittabhāvanā

88

Renungan Agar Giat Dalam Pelatihan Diri

89

UPAYA MELURUSKAN PEMAHAMAN & PRAKTIK DHAMMA

90

Apa Korelasi Perhatian pada Napas dengan Pencapaian Kesucian?

91

PEMILIK SADDHĀ, APAKAH HANYA SOTĀPANNA?

92

Bagaimana Mengaplikasikan Upekkhā dalam Cittabhāvanā

93

Mengerti Secara Benar Sīlabbataparāmāsa.

94

GĀRAVA | Dhammadesana Trisuci Waisak Vihāra Buddharatana

95

Apa yang dimaksud dengan Pīti? Pernahkan Anda mengalaminya?

96

Bagaimana Menerapkan Sati dalam Bhāvanā

97

Pattidāna Dengan Hasil Optimal, Haruskah Dengan Bermeditasi Dahulu?

98

PENGHORMATAN TERHADAP DHAMMA CETIYA (PARITTA SUCI, DHAMMAPADA, DLL.)

99

Ada 3 Jenis Orang yang Sang Buddha Pilah-pilah. Jenis yang Manakah Aku?

100

Dewi Kwan Im dengan Sang Buddha, Sama ataukah Berbeda?

101

Kiat Menjawab Pertanyaan "APA ALASANMU MEMILIH AGAMA BUDDHA?"

102

Penjelasan 'Inti dari Meditasi untuk Mencapai Bodhi'

103

UPAKILESA - PALĀSO - KELANCANGAN

104

Nasihat Untuk Remaja Agar Memiliki Dhammakāma

105

Definisi Berlatih Itu Bagaimana? | Bhante Dhammadhiro

106

Tidak Perlu Menjadi Umat Buddha Untuk Menjalankan Ajaran Sang Buddha?

107

PENTINGNYA PEMAHAMAN TENTANG MANFAAT BERDANA

108

TIPS DARI BHANTE UNTUK JADWAL KESEHARIAN

109

MENGHADAPI KETAKUTAN PADA MAKHLUK HALUS | Ytm. Bhikkhu Mahā Dhammadhīro Mahāthera

110

APA KRITERIA ORANG YANG BAIK MENURUT SANG BUDDHA

111

PERBEDAAN ANTARA CETANĀ & TAṆHĀ

112

GATI & AGATI | "YANG JALAN & YANG BUKAN JALAN”

113

MENGETAHUI TATA KEBIASAAN PARA BHIKKHU

114

OJO DIBANDING-BANDINGKE

115

KUNCI MENJADI CANTIK / TAMPAN

116

PENGURAIAN PATICCASAMUPPADA SECARA SIMPEL

117

CARA MENGEMBANGKAN METTĀ SECARA MUDAHNYA | Bhante Mahā Dhammadhīro Mahāthera

118

CARA AGAR MINIM KECEWA DENGAN HASIL DARI BERBUAT BAIK

119

5 JENIS ORANG SEBAGAI OBJEK PATTIDĀNA

120

MEWAWAS DIRI MENUJU KESELARASAN HIDUP

121

Perihal Pelimpahan Jasa

122

Memilih Waktu Yang Tepat Dalam Memberi Nasihat

123

MENGAPA TERDAPAT BANYAK SEKTE DALAM AGAMA BUDDHA?

124

MEMAHAMI OBJEK KASINA DALAM CITTABHĀVANĀ

125

Apa Arti Kata Nasib Menurut Agama Buddha?

126

Nasihat Dari Orangtua Untuk Anak-anaknya.

127

Santuṭṭhi & Sīla, Manakah Yang Lebih Tinggi?

128

Lucifer, Setan, Iblis, Roh Jahat adakah di dalam Buddhis

129

Apa Manfaat Dari Bertapa?

130

Membangun Keselarasan Dalam Hidup Bersama

131

Sekilas Mengenal Peta

132

Mengapa Brahma Sahampati Disebut Sebagai Penguasa Dunia?

133

Kehilangan materi tidaklah seberapa dibanding menyimpan kotoran batin

134

Meredam Hiruk-pikuk Menuai Kedamaian (lanjutan)

135

Meredam Hiruk-pikuk Menuai Kedamaian | Bhante Dhammadhīro Mahāthera

136

Kriteria Orang Yang Baik Untuk Dijadikan Teman

137

Perbedaan Kusala Jhāna & Akusala Jhāna

138

4 Hal Yang Tidak Boleh Diremehkan

139

MUDAH BAPER, BISAKAH MENJADI BIJAKSANA?

140

Kemana Orang Pergi Setelah Meninggal Dunia

141

Cheng Beng, Manfaat apa yang Kita Dapat?

142

Apakah Tuhan Nyata?

143

Membangun Kepercayaan Diri untuk Kesuksesan

144

Mungkinkah Kesucian Bisa Diraih Hanya Dengan Perhatian Pada Napas?

145

Bagaimana Cara Berdana Makanan Yang Bukan Jenis Sayuran?

146

Keburukan, Pandangan Keliru, Penyebab Permasalahan Kehidupan

147

Perlunya Menjaga Keselarasan Hubungan Orangtua Dengan Anak

148

Dāna Yang Bagus Diberikan Kepada Sosok Yang Bagus

149

Khanti | Keberadaan Batin Yang Setara Dengan Nibbāna

150

Civara Pūjā | Puja Jubah di Mahāparinibbāna Temple - Kushinaghar

151

Ibarat Kusir, Sang Buddha Menuntun Para Makhluk Menuju Nirwana

152

Lumbini, Taman Indah Lahirnya Sang Bayi Agung

153

Gijjhakuta | Tempat Sakral Otentik dalam Tipiṭaka

154

Keberkahan Ibu Sujata & Bpk Cunda | Sebagai Pendana Besar yang Berbuah Besar

155

Keisitimewaan Sang Buddha dalam Membimbing Para Makhluk

156

Bodhgaya | Mengenang Guru Agung

157

Buah-buah Manis Dhammayatra

158

Upaya Mengatasi Permasalahan Dengan Cara Merenung | Bhante Dhammadhīro, Mahāthera

159

Berhati-hati Terhadap Kemunculan Perasaan

160

Keterkaitan Satu Makhluk Dengan Makhluk Lainnya

161

Serbaneka Nama Kebajikan

162

Rupa-rupa Orang Berdana

163

Mantra supaya tidak jadi marah

164

KEBAIKAN DENGAN MANFAAT TERTINGGI

165

Sang Buddha Mengajarkan Dhamma Sebagai Wujud Kewelasasihan Kepada Makhluk Hidup

166

Dosa vs Puñña

167

(PART 3) DHAMMACAKKAPPAVATTANA SUTTA

168

Part 2 | Dhammacakkappavattana Sutta

169

(PART 1) DHAMMACAKKAPPAVATTANA SUTTA

170

HUTANG KARMA, BENARKAH ADA DI AJARAN SANG BUDDHA?

171

KRITERIA SESEORANG DISEBUT SEBAGAI ORANG YANG SUCI

172

JIKA AKU/ATTA TIDAK ADA, SIAPAKAH YANG BERTUMIMBAL LAHIR?

173

HAL HAL YANG DAPAT MENDORONG SESEORANG AGAR MAU BERMEDITASI

174

Mengurai Komplikasi PENGERTIAN SAMATHA & VIPASSANĀ

175

Bagaimana Menyikapi Mimpi mimpi

176

Penjelasan Tentang PASSADDHI

177

BAGAIMANA CARA MEMBERI EDUKASI SIMPEL TERHADAP ORANGTUA?

178

RAGAM UNGKAPAN UNTUK BERTEGUR SAPA

179

MENGATASI KESULITAN SAAT MENERAPKAN NILAI LUHUR DALAM MEDITASI

180

KUALITAS-KUALITAS PEMIMPIN YANG BAIK

181

IA YANG TELAH DI SEPUTARAN NIBBĀNA

182

Keberadaan Manusia Andhabāla Puthujjanika

183

Diskusi menarik tentang KARMA

184

Saripati Nidhikaṇḍasutta

185

Bagaimana Cara Menasehati Orang Dengan Tidak Menimbulkan Dosa?

186

Kapan Seseorang Mewarisi Karmanya?

187

SAMĀDHIPARIKKHĀRA, PIRANTI UNTUK MENDAPATKAN KETEGUHAN

188

MOVE ON, Cara Orang Bijak Mentas dari Penderitaan

189

Hidup itu pilihan ataukah nasib?

190

Dāna, Sīla, Bhāvana

191

Bagaimana Cara Meredam Keangkuhan?

192

Dasar-dasar seseorang bisa membangun kerukunan

193

Pangeran Siddhartha Meninggalkan Istana Menelantarkan Anak Istri?

194

Penjelasan Sammāvāyāmā

195

Puja Buah Di Altar Sang Buddha Setelah Tengah Hari, Bolehkah?

196

PENJELASAN MENGENAI SAMMĀDIṬṬHI

197

KULAWARGA, BAGAIMANA SEPATUTNYA KITA BERGAUL DENGANNYA

198

Garukārakicca | Satu Diantara Jenis-Jenis Kebajikan

199

Penjelasan mengenai ANĀGĀMI (Ia Yang Tidak Datang Kembali)

200

SEBERAPA PERLU DALAM MENGENAL MATERI?

201

PERMAKNAAN KATA ANUMODANĀ & PATTĀNUMODANĀ.

202

CARA MEMAAFKAN HINGGA TUNTAS

203

KEBERHASILAN MELALUI CARA INSTAN, MUNGKINKAH?

204

Apa Perbedaan Icchā dan Taṇhā?

205

The Power of Now

206

Pada situasi apakah salam Sukhi Hotu, Sotthi Hotu, Namaste & Namo Buddhaya tepat digunakan?

207

Chanda, ditunjuk sebagai awal dari kebaikan

208

Sammā-Ājīva | Penjelasan Mengenai Mata Pencaharian Benar

209

JIKA SAMA-SAMA BAIK, APA ALASAN MEMILIH AGAMA BUDDHA?

210

Rampai Dhamma

211

Kisah pecahnya telur. Siapakah yang layak disalahkan?

212

Akankah kondisi fisik sekarang terbawa serta ke kehidupan mendatang?

213

Permaknaan Kata Kesadaran

214

Hidup Yang Berarti Menurut Ajaran Sang Buddha

215

Memperbaiki komplikasi dalam pemahaman Bermeditasi

216

PENJELASAN SAMMĀSAṄKAPPA / PEMIKIRAN YANG SEMESTINYA

217

RAGAM CARA SANG BUDDHA MENGAJAR

218

Penjelasan singkat Satipaṭṭhāna dan penerapannya

219

Adakah berkah perlindungan dari leluhur?

220

MENJAGA DIRI SEWAKTU DI LUAR PENGAWASAN ORANGTUA

221

Penjelasan tentang Sīlabbata-parāmāsa

222

Tidak Bergaul Dengan Mereka Yang Dungu

223

Adakah kutukan dalam agama Buddha?

224

Sukha, Keberadaan Lepas dari Kehausan

225

Penjelasan Tentang Taṇha

226

Orang bijaksana tidak membiarkan diri dalam penderitaan

227

Mengenal Doktrin Anatta

228

Bagaimana cara mencapai Sotāpanna

229

Perbuatan bajik apa yang digolongkan sebagai Pāramī

230

Terlahir menjadi binatang, merupakan nasib baik atau buruk?

231

āyu vaṇṇo sukhaṃ balaṃ | siapakah sosok yang patut dipuja

232

Keagungan hati melalui pengembangan nilai-nilai luhur Dhamma

233

Cara agar tidak lahir di alam sengsara

234

Berbahagia atas kebaikan yang orang lain telah lakukan adalah kebaikan untuk diri sendiri

235

Di balik kebahagiaan ada penderitaan, benarkah?

236

Pahala tertinggi dari berdana

237

Upaya Mengenalkan Dhamma Kepada Anak

238

Orang Baik Tidak Perlu Takut Hantu

239

Marah Karena Cintakasih, adakah?

240

Tujuan dan manfaat orang melakukan puja.

241

Penyebab orang lahir di dunia

242

Melihat ke dalam diri, apa yang semestinya dicapai secara optimal.

243

Samādhi, keteguhan batin di dalam nilai-nilai bajik.

244

Apa itu bijaksana?

245

Menghindari orang buruk, patutkah?

246

Pandangan keliru sebagai yang musnah.

247

Hidup saling menopang.

248

Adalah sulit, kehidupan makhluk fana.

249

Memberi nasihat secara bijak

250

Di mana letak perbuatan-perbuatan tersimpan?

251

Bhāvitacitta (batin yang telah terkembangkan)

252

Dhamma untuk segala usia

253

Penjelasan singkat Gatha dan Sutta

254

Mengalahkan diri sendiri mendatangkan kebahagiaan dalam maupun luar

255

Kesuksesan yang ada warna kebahagiaan

256

Mungkinkah Kesucian dicapai seseorang saat ini

257

Kandungan Nilai dalam Cerita Jataka

258

Akibat bunuh diri

259

Buih Air Sebagai Perumpamaan untuk Anattā

260

Mencapai Kebahagiaan Melalui Dharmakrasi

261

SIKAP HORMAT PADA DHAMMA

262

Bagaimana menjelaskan konsep anicca kepada anak.

263

Bhāvana benar vs bhāvana salah

264

Mengapa sulit lepas dari kelekatan?

265

Gambaran Umum tentang Buddha dan Kehidupan.

266

"Mungkin Anda belum tahu arti sesungguhnya kata dosa"

267

Takdir vs Karma

268

Ternyata ini syarat utama bermeditasi.

269

Tiap orang mampu berbahagia

270

Bhante Dhammadhīro menjelaskan makna Surga Sukhawati dan jhana.

271

”Perlunya memilih orang bijak sebagai teman bergaul”

272

Orang baru disebut 'hidup' bilamana berada dalam ketidaklengahan.

273

Bagaimana Cara Kita Selama Ini Mengerti Tentang Makna Sīlabbataparāmāsa?

274

Bagaimana Cara Menghadapi Orangtua Yang Menggerutu?

275

Pemberian Terbaik Untuk Leluhur.

276

Apa Perbedaan Antara Kebajikan dengan Parami?

277

Apakah Sun Go Kong Nyata?

278

MENAKLUKKAN DIRI SENDIRI #2

279

Tip & Trik Menaklukkan Diri Sendiri #1

280

Menjadi Upāsaka-Upāsikā Permata #2 (lanjutan)

281

Menjadi Upāsaka-Upāsikā Permata

282

Menyikapi Upaya Perceraian

283

Mungkinkah Orang Mencapai Kesucian Saat Buddhantara?

284

Memutus Akar Perselisihan

285

Paritta Puja Bakti

286

Apa Maksud Dari Karma Kolektif?

287

Mantra Mengandung Daya

288

Perihal Kebaikan

289

Cara Bahagia Ala Orang Bijaksana

290

Saat ini lebih baik dari saat kapanpun.

291

Istilah Kebajikan Menurut Fungsinya

292

Sutta Tentang Perumpamaan Mangga

293

Perangkai Bunga

294

Kebaikan menjadi perisai dan senjata mutakhir bagi orang luhur

295

Mengenal Jenis-jenis Pustaka Buddhis

296

Bhante Dhammadhiro menjelaskan Dhammapada Syair 91 tentang Seorang Sekha.

297

002. Bhante Dhammadhī‎ro menjelaskan dari mana berkah kebaikan itu berasal.

298

Dhamma Singkat Masa Vassa