PodParley PodParley

Memilih Diri Sendiri

An episode of the Podcast Sudut Pandang podcast, hosted by Notharia, titled "Memilih Diri Sendiri" was published on October 27, 2021 and runs 15 minutes.

October 27, 2021 ·15m · Podcast Sudut Pandang

0:00 / 0:00

Ketika diberi kesempatan untuk memilih orang lain menjadi diri kita, would you choose yourself? Kadang ekspektasi untuk diri sendiri terlalu berat dipinggul apalagi kalau tidak diimbangi dengan self-love selama proses berusaha menjadi orang yang kita ekspektasikan. So, would you choose you?

Ketika diberi kesempatan untuk memilih orang lain menjadi diri kita, would you choose yourself? Kadang ekspektasi untuk diri sendiri terlalu berat dipinggul apalagi kalau tidak diimbangi dengan self-love selama proses berusaha menjadi orang yang kita ekspektasikan. So, would you choose you?

Telen Aje topaksamadaus jadi gini, ini podcast sudut pandang 2 anak sotoy tentang hidup yang ga bercanda aja... siapa tau... dan semoga aja bermanfaat:) Dari Sudut Pandangku Andhina Ratri Hi, selamat datang di podcast dari sudut pandangku. Aku Andin (@andhinaratri), di sini aku bakalan banyak ngobrolin isu tentang apa yang terjadi sehari-hari, seperti tentang sustainable living, minimalism, waste management dan lain-lain. Bakalan acak aja karena spontan dari apa yang menurut aku menarik. Kalau ada saran dan usulan, drop your message through instagram @darisudutpandangku ya :) Bukan Sudut Pandang Rahman tapi biasa dipanggil botak “Setiap orang berhak untuk sedih, karena perasaan sedih bagian dari manusia” selamat datang dan selamat mendengarkan di podcast bukan sudut pandang semoga perasaan kalian terwakilkan. Yang mau berbagi ceritanya atau mau ngebahas bareng bisa langsung dm ke sini ya Instagram.com/dwirzl Podcast SPOK Sudut Pandang Orang Ketiga Podcast SPOK (Sudut Pandang Orang Ketiga) terkandung obrolan nihil manfaat tapi moga-moga penuh substansi yang dibawa ke permukaan oleh Orang Ketiga. Mereka yang mengaku-ngaku sebagai Orang Ketiga dan berlindung di bawah payung SPOK yaitu Destry Indra Wibawa, Febrianto Ramadhan, dan Irvandias Sanjaya. Pembahasan yang kemudian dikulik semuanya bersifat subjektif pol. Menu obrolan yang dihidangkan-pun tidak sama sekali menggiring opini benar-salah. Kalau ibarat warna, SPOK itu abu-abu, menggenang di tengah-tengah obrolan masyarakat sambil sesekali mengomentari apapun yang dianggap layak.
URL copied to clipboard!