PODCAST · leisure
Deru Suara Nala
by Deru Suara Nala
Deru Suara Nala hadir sebagai suara yang menemani perayaan perasaan teman-teman. Semoga di podcast ini kita bisa sama-sama menikmati pejalanan. Semoga yang aku kasih semaunya ini memberikan pelajaran atau hal baik lainnya yang bisa didapatkan di sela istirahat teman-teman. Enjoy!💌 kirim ceritamu lewat email: [email protected]
-
32
(Season 2: 43) aku sudah baik tanpa kamu
Aku belajar memaafkan bukan karena kau pantasmendapatkannya, tetapi karena hatiku berhak atas ketenangan.
-
31
(Season 2: 42) Merangkum 2025 🐿
terkadang jawaban, ketemunya di ujung pengorbanan
-
30
(Season 2:41) Bahasa tubuh akhir-akhir ini
Selamat datang kembali, semoga apa saja yang bisa membuat kita senang menghampiri lebih banyak lagi. Amin.
-
29
berpuisi: sudah ya!
pada september ke berapa kau akan kembali?
-
28
membiarkan yang bukan bagian kita, berpamitan.
Ada hal-hal di dalam diri kita yang tidak bisa dicuri orang lain, berbanggalah dan bertahanlah selalu.
-
27
Bercerita: selamanya kita akan selalu punya kita 💚
Kita berhak bahagia, kita punya kita untuk kembali melangkah membuat banyak hal baik dan tetap yakin bahwa kado terindah dari Tuhan sedang menunggu kita di depan.
-
26
proses bertumbuh, biarkan bertumbuh
Bukan kita sudah tidak bernilai, tapi waktu kita di episode tersebut telah selesai.
-
25
mungkin
Akhirnya, Di setiap kita melangkah, semoga hari-hari kita berbaik hati, menyelamatkan yg pilu dan merawat yang gembira.
-
24
Bercerita: merangkum 2023 🐢
menghargai hal-hal kecil dan merayakannya🖤
-
23
Berpuisi: tenggelam di kantung matamu
bila rindu perempuan itu tiba-tiba datang
-
22
aku juga bingung memberi nama ini apa
maafkan aku yang tidak punya nyali mencarimu sampai pada titik pemberhentian yang kamu harapkan.
-
21
hey, your feelings are valid! 🤍
ur enough
-
20
Berpuisi: Bila Rindu Tiba-tiba Datang di Malam Hari
merindu kepada yang pamit
-
19
tetap diterima
di sini rayakan denganku.
-
18
Hi Dear
rayakan sedih dan senang bersama orang yang kamu sayangi. jangan lupa meminta maaf dan berterima kasih
-
17
tubuhku sayang, maafkan aku ya.
Menyerah dan mencari jelas adalah dua hal yang berbeda. Seperti tubuh yang menyerah tentang keadaan tapi tuannya tidak berusaha mencari apa yang membut ia kembali berarti.
-
16
jangan takut bilang "aku belum sampai"
Jalani hidup dengan prinsip ini “apa yang kita punya, bisa hilang kapan saja” bukan untuk khawatir atau pasrah, tapi kita mensyukuri apa yang ada dan tidak takut untuk bilang mungkin aku belum sampai, akan kuusahakan lagi lain waktu.
-
15
rupa kita adalah anugerah, kenapa harus malu?
Ambil napas dan renungkan jika rupa kita tidak seindah yang sekarang
-
14
lukaku tidak seberapa dibanding Ibu
Tetapkanlah aku di hati dan aliran darahmu, Bu.
-
13
rasa sakit itu milik kita
dunia punya peta, tenang saja kita pasti sampai.
-
12
kita yang selesai tanpa dimulai
Apa arti seribu hari yang sudah kita lewati? Sedangkan sampai saat ini yang aku mau cuma kamu.
-
11
membiarkan cinta menjalar sesukanya
selamanya di sini.
-
10
perihal orang lama
kalau orang lama belum jadi pemenangnya, gapapa untuk menunggu sebentar meski mungkin sulit buat kamu jatuh cinta dengan orang baru, kita tunggu keajaiban waktu.
-
9
menyerah saja sebentar, itu gapapa.
kita rayakan perasaan sebagai manusia.
-
8
dicintai dengan penuh
mari berjalan menuju labuhan paling jauh di dunia ini, berdua.
-
7
janji ya, kita sama-sama lagi untuk sembuh
aku bangga untuk bertahanmu <3
-
6
kau terbangkan aku tinggi, jatuhkan, lalu pergi.
kalau cuma main-main mending gausah.
-
5
melepas energi
gagal bukan tanda berhentinya sebuah perjalanan. kelapangan dan kelestarian hati adalah kunci keindahan selasar yang kita punya. dunia terlalu riuh untuk memanjakanmu. Mari bahagia dan bersemangat! <3
-
4
pulang ke mana?
ada jalan pulang yang lupa kita peihara. jaraknya dekat. rumah-Nya tenang.
-
3
manusia ingin dimengerti
orang lain tidak memiliki tanggung jawab penuh untuk mengerti perasaan kita secara seluruh. akan sejauh mana kita hanya menuntut orang lain memahami perasaan kita? padahal upaya kita memahami orang lain pun terbatas. layaknya ekspektasi-ekspektasi yang kita buat demi mengharapkan yang sesuai, padahal yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kuatnya dan nikmatnya kita menikmati proses dan doa-doa.
-
2
duka yang lebih panjang dari perpisahan dan kehilangan
adakah duka yang lebih duka dari sebuah perpisahan dan kehilangan? ada. yang dulu sempat dikhawatirkan, bahwa kita akan baik-baik saja menjalani hari tanpanya. dan kita ternyata bisa.
-
1
puing-puing Rumah
Berjuta salahku yang meninggalkanmu tiba-tiba, maaf sampai pada akhirnya membuatmu harus mencari nyaman yang lain. dan hubungan ini yang terlepas begitu saja tanpa salam, kita simpan baik-baik ya! walau di ruangan yang sempit sekalipun.
-
0
merayakan patah hati
bukan salahmu. memang beginilah adanya. kau punya magis perekat dan aku yang mudah jatuh.
-
-1
hadiah tidak selamanya indah, La.
sedih-sedih ke depan adalah yang perlu kita siasati juga dengan siap.
-
-2
Hi
Hi. it's me, Deru Suara Nala!
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Deru Suara Nala hadir sebagai suara yang menemani perayaan perasaan teman-teman. Semoga di podcast ini kita bisa sama-sama menikmati pejalanan. Semoga yang aku kasih semaunya ini memberikan pelajaran atau hal baik lainnya yang bisa didapatkan di sela istirahat teman-teman. Enjoy!💌 kirim ceritamu lewat email: [email protected]
HOSTED BY
Deru Suara Nala
CATEGORIES
Loading similar podcasts...