Game Ku

PODCAST · fiction

Game Ku

Tempat paling asyik bermain game

  1. 50

    Segmen 50

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  2. 49

    Segmen 49

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik, padahal cuma penasaran doang

  3. 48

    Segmen 48

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik, padahal cuma penasaran doang

  4. 47

    Segmen 47

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  5. 46

    Segmen 46

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  6. 45

    Segmen 45

    Kalau lagi ada masalah jangan lari, ambil jeda terus hadapi. Kenapa? Karena pada akhirnya kita pasti akan bertemu dengan masalah yang sama walau dengan konteks dan timing yang berbeda.

  7. 44

    Segmen 44

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  8. 43

    Segmen 43

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  9. 42

    Segmen 42

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik, padahal cuma penasaran doang

  10. 41

    Segmen 41

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  11. 40

    Segmen 40

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik, padahal cuma penasaran doang

  12. 39

    Segmen 39

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  13. 38

    Segmen 38

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  14. 37

    Segmen 37

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  15. 36

    Segmen 36

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  16. 35

    Segmen 35

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  17. 34

    Segmen 34

    Kalau lagi ada masalah jangan lari, ambil jeda terus hadapi. Kenapa? Karena pada akhirnya kita pasti akan bertemu dengan masalah yang sama walau dengan konteks dan timing yang berbeda.

  18. 33

    Segmen 33

    Sebelum memulai dengan yang baru, tolong selesaiin dulu masa lalu.

  19. 32

    Segmen 32

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  20. 31

    Segmen 31

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  21. 30

    Segmen 30

    People left you out in the cold and then get mad when you learn how to get warm by your damn self

  22. 29

    Segmen 29

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik, padahal cuma penasaran doang

  23. 28

    Segmen 28

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  24. 27

    Segmen 27

    Sedang membangun jembatan kepercayaan yang roboh.

  25. 26

    Segmen 26

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  26. 25

    Segmen 25

    Bukan tentang dia yang ada ketika kamu lagi senang, tapi dia yang ada ketika kamu lagi susah.

  27. 24

    Segmen 24

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  28. 23

    Segmen 23

    Sebelum memulai dengan yang baru, tolong selesaiin dulu masa lalu.

  29. 22

    Segmen 22

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  30. 21

    Segmen 21

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik, padahal cuma penasaran doang

  31. 20

    Segmen 20

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  32. 19

    Segmen 19

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik,

  33. 18

    Segmen 18

    Sebelum memulai dengan yang baru, tolong selesaiin dulu masa lalu.

  34. 17

    Segmen 17

    Kalau lagi ada masalah jangan lari, ambil jeda terus hadapi. Kenapa? Karena pada akhirnya kita pasti akan bertemu dengan masalah yang sama walau dengan konteks dan timing yang berbeda.

  35. 16

    Segmen 16

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik, padahal cuma penasaran doang

  36. 15

    Segmen 15

    Kalau lagi ada masalah jangan lari, ambil jeda terus hadapi. Kenapa? Karena pada akhirnya kita pasti akan bertemu dengan masalah yang sama walau dengan konteks dan timing yang berbeda.

  37. 14

    Segmen 14

    Salah satu manfaat dari personal finance yaitu Personal finance dapat membantu kita dalam mencapai sesuatu yang kita inginkan, misalnya membeli rumah, memiliki dana pensiun, dan lainnya. Semua orang pastinya mempunyai financial goals yang ingin mereka capai dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

  38. 13

    Segmen 13

    Kalau lagi ada masalah jangan lari, ambil jeda terus hadapi. Kenapa? Karena pada akhirnya kita pasti akan bertemu dengan masalah yang sama walau dengan konteks dan timing yang berbeda.

  39. 12

    Segmen 12

    Sebelum memulai dengan yang baru, tolong selesaiin dulu masa lalu.

  40. 11

    Segmen 11

    Kalau lagi ada masalah jangan lari, ambil jeda terus hadapi. Kenapa? Karena pada akhirnya kita pasti akan bertemu dengan masalah yang sama walau dengan konteks dan timing yang berbeda.Salah satu manfaat dari personal finance yaitu Personal finance dapat membantu kita dalam mencapai sesuatu yang kita inginkan, misalnya membeli rumah, memiliki dana pensiun, dan lainnya. Semua orang pastinya mempunyai financial goals yang ingin mereka capai dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

  41. 10

    Segmen 10

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  42. 9

    Segmen 9

    Kalo ada orang udah ngga mau cerita kehidupan pribadinya yaudah terima aja Ngga usah pake mancing-mancing lagi, terus-terusan nyoba lagi Sok-sokan bilang kalo bisa jadi pendengar yang baik, padahal cuma penasaran doang

  43. 8

    Segmen 8

    Salah satu manfaat dari personal finance yaitu Personal finance dapat membantu kita dalam mencapai sesuatu yang kita inginkan, misalnya membeli rumah, memiliki dana pensiun, dan lainnya. Semua orang pastinya mempunyai financial goals yang ingin mereka capai dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

  44. 7

    Segmen 7

    Sisi perfeksionis itu sebenarnya istimewa. Kita menuntut diri kita untuk menghasilkan “sesuatu” yang luar biasa. Tapi sayangnya kita lupa bahwa hasil luar biasa tercipta dari repetisi.

  45. 6

    Segmen 6

    Sebelum memulai dengan yang baru, tolong selesaiin dulu masa lalu.

  46. 5

    Tapak 5

    I see something in you that I can’t explain.

  47. 4

    Tapak 4

    Jika pada usia sebelumnya i am nothing, di usia yang baru ini i must be something. Semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terus belajar dan berkarya tak kenal lelah karena hasil tak pernah mengingkari kerja keras

  48. 3

    Tapak 3

    terimakasih kepada mereka yang telah mengingatkan

  49. 2

    Tapak 2

    Hinaan bodoh itu adalah bahan bakar utama untuk bisa selalu beljar dan berlatih. 

  50. 1

    Bermain dengan ekpektasi orang

    Lama lama juga akan cape pada waktunya. Jadinya diri sendiri. Apa adanya

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Tempat paling asyik bermain game

HOSTED BY

Acep Pratama

CATEGORIES

URL copied to clipboard!