PODCAST · news
Podcast Bebas Aktif
by Kontekstual
Podcast diplomasi dan hubungan internasional terbaik se-Indonesia. Tayang reguler 2x seminggu. Temui kami di Instagram/Twitter @kontekstualcom.
-
308
Mengklarifikasi Teori Sekuritisasi
Shofwan Al Banna, Nandi Oktaviano, dan Kenzie Ryvantya mendalami teori sekuritisasi yang belakangan jadi buah bibir di masyarakat.
-
307
Indonesia Alami Deindustrialisasi Prematur, Ini Obatnya ft. Faris Abdurrachman
Bersama founder Industrial Policy Lab, Faris Abdurrachman, membahas penyebab sulitnya menumbuhkan lapangan kerja di Indonesia. Kuncinya adalah industrial policy
-
306
Feri Amsari Kuliti Blanket Overflight, Mau Gadaikan Kedaulatan?
Bersama pakar hukum tata negara Feri Amsari membahas kenapa wacana blanket overflight Indonesia untuk Amerika bisa beresiko kepada kedaulatan kita.Dukung channel kami melalui Trakteer:https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:Spotify: Podcast Bebas AktifInstagram: https://instagram.com/kontekstualmediaX: https://x.com/kontekstualcom TikTok: https://tiktok.com/@kontekstualcom
-
305
RI Perlu Lakukan Ini Setelah Prajurit UNIFIL Tewas
Bersama Aisha R. Kusumasomantri (peneliti keamanan internasional ISI) dan Ridlwan Habib (pengamat intelijen).Membahas apa yang bisa dilakukan kepada Israel setelah membunuh prajurit UNIFIL asal Indonesia. Juga soal politik Lebanon dan operasi Mossad. Dukung channel kami melalui Trakteer:https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:Instagram: https://instagram.com/kontekstualmediaX: https://x.com/kontekstualcom TikTok: https://tiktok.com/@kontekstualcomPodcaster:Kenzie RyvantyaShofwan Al Banna
-
304
Motivasi Personalistik Trump Serang Iran
Bersama Fauzia G. Cempaka dan Syauqi Hafiz membahas tanda tanya di balik untung-rugi Amerika-Israel dalam menyerang Iran.
-
303
Kebungkaman Oposisi Saat Indonesia Gabung Board of Peace
Bersama Feri Amsari membahas bagaimana situasi tanpa oposisi di dalam negeri berpengaruh ke kebijakan luar negeri Indonesia: perdagangan senjata ke junta, sampai Board of Peace.
-
302
Mengupas Alasan Indonesia Gabung Board of Peace
Bersama Agung Nurwijoyo membahas Board of Peace, mulai dari konsepnya, plus minus, dan alasan Indonesia gabung.
-
301
Mencari Akal Sehat Trump Tangkap Maduro
Bersama Pramudya A. Oktavinanda membahas alasan Trump tangkap Maduro, "yes men" di sekitar Trump, dan inkoherensi hukum internasional.
-
300
Zohran Mamdani Patahkan Serbuan Oligarki Amerika
Kenzie Ryvantya, Farhan Abdul Majiid, dan Shofwan Al Banna ngebahas kemenangan Zohran Mamdani dan kenapa miripin Zohran ke Anies atau Ahok itu...Dukung channel kami melalui Trakteer:https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:Spotify: Podcast Bebas AktifInstagram: https://instagram.com/kontekstualcom X: https://x.com/kontekstualcom TikTok: https://tiktok.com/@kontekstualcomPodcaster:Kenzie Ryvantya (https://x.com/kenzie_sr)Shofwan Al Banna (https://x.com/ShofwanAlBanna)
-
299
Kebijakan Industri di Indonesia
Kenzie Ryvantya, Fatah Husni, dan Shofwan Al Banna ngomongin cara Indonesia keluar dari middle income trap dengan industrialisasi.
-
298
Trump Peace Deal: Akhir dari Konflik di Gaza?
Membahas kesepakatan damai Israel-Hamas yang dibrokeri Trump. Juga soal Solusi Dua Negara dan sikap Prabowo.
-
297
Ekonom Kupas Tuntutan Darurat Ekonomi ft. Krisna Gupta
Membahas tuntutan darurat ekonomi dan perdebatan perlukah negara hadir dalam pasar, bersama Krisna "Imed" Gupta, ekonom dan peneliti CIPS Indonesia.Dukung channel kami melalui Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:YouTube: KontekstualInstagram: KontekstualcomX: @KontekstualcomTikTok: Kontekstualcom
-
296
Hilmar Farid Bicara Tuntutan 17+8 dan Rumus Aksi Massa Efektif
Membahas tuntutan 17+8, perbedaan aksi massa 1998 dan kini, serta bagaimana merumuskan aksi massa yang efektif mendorong perubahan.Dukung channel kami melalui Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:YouTube: KontekstualInstagram: KontekstualcomX: @KontekstualcomTikTok: Kontekstualcom
-
295
Siapa Berani Undang Peneliti Zionis ke UI? ft. Razaan Bayu Rachman
Membahas kedatangan peneliti Zionis ke UI dan pentingnya boikot akademik & kultural terhadap Israel. Bersama Razaan Bayu Rachman, UI Student for Justice in Palestine.Dukung channel kami melalui Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:YouTube: KontekstualInstagram: KontekstualcomX: @KontekstualcomTikTok: Kontekstualcom
-
294
Usaha Trump Damaikan Rusia-Ukraina
Kenzie Ryvantya, Nandi Oktaviano, dan Shofwan Al Banna membahas pertemuan Donald Trump dengan Vladimir Putin, kemudian Volodymyr Zelenskyy. Dibahas juga soal peran NATO, posisi China, dan di mana Indonesia terlibat.Dukung channel kami melalui Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:YouTube: KontekstualInstagram: KontekstualcomX: @KontekstualcomTikTok: Kontekstualcom
-
293
Tewasnya Jurnalis dan Bias Media Barat Meliput Gaza ft. Muhammad Pizaro
Kenzie Ryvantya bersama Shofwan Al Banna dan Muhammad Pizaro, jurnalis Gazamedia, membahas media barat yang timpang memberitakan krisis di Gaza. Perkembangan tewasnya jurnalis Al Jazeera seperti momentum mulai bergesernya persepsi media barat.Dukung channel kami melalui Trakteer:https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:YouTube: KontekstualInstagram: KontekstualcomX: @KontekstualcomTikTok: Kontekstualcom
-
292
Protes Bendera One Piece, Lalu Apa? ft. Darynaufal Mulyaman
Membahas apakah protes bendera One Piece dapat menjadi gerakan sosial perubahan, bersama Darynaufal Mulyaman, dosen HI UKI sekaligus pengamat relasi politik & budaya pop.
-
291
Seteru Dinasti Bayangi Konflik Thailand-Kamboja
Membahas analisis di balik konflik Thailand-Kamboja, peran ASEAN, dan pasifnya Indonesia. Bersama Kenzie Ryvantya.
-
290
Untung Rugi Tarif 19% Amerika ke Indonesia
Bersama Ahmad Syarif, mahasiswa doktoral dari SAIS Johns Hopkins University, Amerika.
-
289
Masalah Sistemik di Balik Kasus Arya Daru, PNS Paulus, dan Novel Baswedan
Albert Wirya, Direktur LBH Masyarakat, membahas mengapa ASN takut bersuara, sistem whistleblowing yang berlubang, dan pentingnya mengawal revisi KUHAP sesuai keinginan masyarakat sipil
-
288
Reformasi Beras: Kisah Harapan di Lumbung Padi
Ikhlas Tawazun membahas betapa pentingnya melihat supply chain beras dari segi keberlanjutan. Bersama Kiswara S. Prihandini (Program Manager Indonesia at Preferred by Nature) & Hafizh Mulia (Country Representative Indonesia at Preferred by Nature).Episode ini berkolaborasi dengan Preferred by Nature, sebuah organisasi nonpemerintah global yang bergerak di bidang keberlanjutan.Dukung channel kami melalui Trakteer:https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:Instagram: https://instagram.com/kontekstualcomX: https://x.com/kontekstualcom TikTok: https://tiktok.com/@kontekstualcomPodcaster:Ikhlas Tawazun (https://x.com/tawazunikhlas)Korespondensi kerja sama: [email protected]
-
287
Membongkar Stigma Beras Tidak Bisa Diutak-atik ft. Kiswara Prihandini & Hafizh Mulia
Ikhlas Tawazun membahas betapa pentingnya melihat supply chain beras dari segi keberlanjutan. Bersama Kiswara S. Prihandini & Hafizh Mulia dari Preferred by Nature. Episode ini berkolaborasi dengan Preferred by Nature, sebuah organisasi nonpemerintah global yang bergerak di bidang keberlanjutan.Dukung channel kami melalui Trakteer:https://trakteer.id/kontekstualcomTemui kami di:Instagram: https://instagram.com/kontekstualcom X: https://x.com/kontekstualcom TikTok: https://tiktok.com/@kontekstualcomPodcaster:Ikhlas Tawazun (https://x.com/tawazunikhlas)Korespondensi kerja sama: [email protected]
-
286
Membahas Zohran Mamdani, Sosialis Calon Pemimpin Kota Simbol Kapitalisme
Membahas Zohran Mamdani, pergeseran politik Amerika, dan bukti gerakan muda bisa berpengaruh.Support kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
285
Perang Iran-Israel ft. Syauqi Hafiz
Syauqi Hafiz, pengamat Timur Tengah, membahas konflik Iran-Israel, potensi nuklir, dan keterlibatan AS.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
284
Yang Diabaikan Ketika TNI Urus Program Sipil ft. Kenzie Ryvantya
Kenzie Ryvantya, co-initiator Peduli Hankam, membahas pro-kontra popularitas TNI di masyarakat dan keterlibatan di program sipil. Bersama Rafi Alif (Host) dan Ikhlas Tawazun.Support kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
283
Potensi Nuklir Konflik India-Pakistan
Rafi (Host), Ikhlas dan Shofwan membahas eskalasi terbaru dari konflik India-Pakistan.Support kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
282
Trump vs. Harvard: Ideologi Anti-Intelektualisme Trump
Rafi Alif, Ikhlas Tawazun, dan Farhan Abdul Majiid membahas ancaman Trump kepada Harvard dan relasi kampus-negara.Support kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
281
Debat Apakah Indonesia Perlu Tunduk Pada Tarif Trump ft. Fithra Faisal
Fithra Faisal, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, membahas respons Indonesia terhadap tarif Donald Trump. Bersama Ikhlas Tawazun dan Shofwan Al BannaSupport kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
280
Tarif Trump Gak Rasional!
Shofwan Al Banna dan Ikhlas Tawazun membahas mengapa Donald Trump mengeluarkan tarif dan apa pengaruhnya terhadap Amerika Serikat.Support kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
279
Serangan Sahur Israel Gagalkan Gencatan Senjata di Gaza ft. Agung Nurwijoyo
Agung Nurwijoyo, pengamat Timur Tengah, membahas perkembangan terakhir di Gaza setelah Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menyerang di waktu Sahur. Bersama host Ikhlas Tawazun dan Shofwan Al Banna.Support kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
278
Rodrigo Duterte Diciduk ICC, Buntut Pemakzulan Sara Duterte?
Membahas penangkapan eks Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, oleh ICC atas tuduhan pembunuhan tanpa pengadilan dalam kampanya "war on drugs." Bersama Ikhlas Tawazun dan Shofwan Al Banna, serta Rafi Alif (host). Support kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
277
Resolusi Konflik Rusia-Ukraina di Tangan Trump ft. Radityo Dharmaputra
Radityo Dharmaputra, pakar Eropa Timur dari Departemen HI UNAIR, membahas konflik Rusia-Ukraina ketika Amerika Serikat di bawah Donald Trump membuka hubungan kembali dengan Rusia dan bernegosiasi tanpa keterlibatan Ukraina. Bersama Ikhlas Tawazun dan Shofwan Al Banna.Support kami dalam membangun media ini melalui Trakteer.Versi video di YouTube: KontekstualTikTok: @KontekstualcomInstagram: @KontekstualcomX: @KontekstualcomBusiness inquiries: [email protected]
-
276
Milei, Trump, Prabowo: Tren Global Pemangkasan Anggaran ft. Grady Nagara
Grady Nagara, CEO Next Policy, mengulas logika di balik upaya pemangkasan anggaran oleh pemerintahan Prabowo Subianto dan apakah hanya karena Makan Bergizi Gratis. Dipandu Ikhlas Tawazun bersama Shofwan Al Banna.Support channel kami melalui:Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcomIkuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di:Instagram: kontekstualcom X: kontekstualcomYouTube: @Kontekstualcom TikTok: kontekstualcom
-
275
Sambut Erdogan Bak Raja, Prabowo Anggap Turki Spesial? ft. Agung Nurwijoyo
Agung Nurwijoyo, pengamat Timur Tengah dan Turki, membahas kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia yang disambut dengan meriah. Bersama Ikhlas Tawazun dan Shofwan Al Banna. Support channel kami melalui:Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcomIkuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di:Instagram: kontekstualcom X: kontekstualcomYouTube: @Kontekstualcom TikTok: kontekstualcom
-
274
Deepseek AI Momen "Sputnik" Rivalitas AS-China?
Membahas signifikansi munculnya Deepseek AI dan kepanikan di Amerika Serikat. Support channel kami melalui: Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcom Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram: kontekstualcom X: kontekstualcom YouTube: @Kontekstualcom TikTok: kontekstualcom
-
273
Gencatan Senjata Israel-Hamas ft. Syauqi Hafiz
Israel dan Hamas mencapai kata sepakat untuk gencatan senjata dan pertukaran sandera. Ternyata, peran Trump cukup krusial dalam kesepakatan ini. Podcast Bebas Aktif kedatangan Syauqi Hafiz, pengamat Timur Tengah. Support channel kami melalui: Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcom Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram: kontekstualcom X: kontekstualcom YouTube: @Kontekstualcom TikTok: kontekstualcom 00:00 Intro 01:27 Fase-Fase Gencatan Senjata 09:43 Peran Penting Amerika & Trump 21:18 Relokasi Orang Palestina ke Indonesia 29:10 Day After Gencatan Senjata 37:40 Konstelasi Regional Timteng
-
272
Trump Siap Beli Greenland, Damaikan Gaza? ft. Ahmad Syarif
Belum dilantik tapi Donald Trump sudah berwacana untuk membeli Greenland, mengambil alih Terusan Panama, dan memberi tarif ke semua barang impor. Selain itu muncul juga kemungkinan perdamaian di Gaza. Rafi dan Ikhlas kedatangan Ahmad Syarif, mahasiswa doktoral dari SAIS Johns Hopkins University, Amerika.
-
271
Untung Rugi Masuk BRICS
Bergabungnya Indonesia ke BRICS menimbulkan tanda tanya tentang untung-ruginya. Publik menilai tak ada keuntungan signifikan, malahan beresiko membuat Amerika gusar di bawah Presiden Trump. Diskusi bersama Rafi Alif, Ikhlas Tawazun, dan Shofwan Al Banna di Podcast Bebas Aktif. Timestamp: 00:00 Intro 01:33 FOMO gabung BRICS 08:51 Bukan soal memperluas pasar 12:45 Pola pikir Perang Dingin 17:40 BRICS = Tatanan dunia baru? 26:32 BRICS butuh Indonesia? 29:00 Pernyataan Pers Tahunan Menlu
-
270
Transisi Energi Kepentingan Pragmatis Indonesia ft. Putra Adhiguna & Katherine Hasan
Presiden Prabowo Subianto menyatakan di KTT G20 bahwa Indonesia akan memensiunkan PLTU batu bara dan akan memanfaatkan sumber-sumber energi terbarukan dalam 15 tahun. Sementara, Indonesia masih sangat bergantung dengan energi fosil, baik dalam bauran energi maupun pendapatan ekspor. Mungkinkah pemensiunan dini PLTU batu bara terjadi? Podcast Bebas Aktif berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Cerah membahas ini bersama Putra Adhiguna (Managing Director Energy Shift Institute) dan Katherine Hasan (Analis di Centre for Research on Energy and Clean Air). Support channel kami melalui: Trakteer Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram X YouTube TikTok
-
269
Drama (Politik) Korea ft. Kenzie Ryvantya
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer yang berhasil digagalkan parlemen. Setelahnya, Yoon dimakzulkan dan diinvestigasi atas dasar pemberontakan. Yoon bukan presiden Korea pertama yang dikasuskan. Selengkapnya di Podcast Bebas Aktif bersama Kenzie Ryvantya, co-initiator Peduli Hankam. Support channel kami melalui: Trakteer Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram X YouTube TikTok
-
268
PPN Naik Jadi 12%: Mimpi Nordik, Realitas Mencekik ft. Teuku Riefky
Pemerintah akan menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% per 1 Januari 2025. Masyarakat mempertanyakan keputusan ini karena dilakukan di saat daya beli turun dan melemahnya kelas menengah. Seberapa urgen kenaikan PPN ini? Siapa yang untung? Podcast Bebas Aktif bersama Teuku Riefky dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat UI. Support channel kami melalui: Trakteer: https://trakteer.id/kontekstualcom Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram: kontekstualcom X: kontekstualcom YouTube: @Kontekstualcom TikTok: kontekstualcom
-
267
-
266
Belajar dari China Berantas Judol Sampai Kamboja
Viral banyak warung makanan Indonesia di perbatasan Kamboja-Thailand, diduga karena banyak WNI yang jadi pegawai judol di sana. Muhaimin Iskandar sebut 100.000 diaspora Indonesia ada di Kamboja, cuma belasan ribu yang terdaftar. Punya problem mirip, China lakukan pendekatan bilateral. Bagaimana cara efektif berantas judol?
-
265
Prabowo Nego Laut China Selatan dengan Xi Jinping? ft. Yeremia Lalisang
Joint statement Indonesia-China menimbulkan perdebatan, terutama soal "overlapping claims" di Laut China Selatan. Indonesia dianggap mengakui bahwa ada sengketa. Apakah Prabowo mau bereksperimen? Podcast Bebas Aktif bersama Yeremia Lalisang, dosen HI UI dan pengamat China.
-
264
Donald Trump Sapu Bersih Kamala Harris! ft. Pramudya Oktavinanda & Nathaniel Rayestu
Donald Trump berhasil memenangkan pemilu Amerika Serikat mengalahkan Kamala Harris. Rafi dan Ikhlas kedatangan Pramudya A. Oktavinanda dan Nathaniel Rayestu buat ngebahas hasil pemilu Amerika.
-
263
Angan-Angan Zaken Kabinet Prabowo ft. Kenzie Ryvantya
Ratusan pejabat pembantu presiden telah dilantik oleh Prabowo Subianto. Kepentingan siapa yang diutamakan presiden terpilih? Podcast Bebas Aktif bersama Kenzie Ryvantya. Support channel kami melalui: Trakteer Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram X YouTube TikTok
-
262
Yahya Sinwar Tewas dan Israel Serang UNIFIL
Perkembangan terkini perang Israel-Hamas: Israel serang pasukan PBB UNIFIL di Lebanon dan serangan Israel di Gaza tewaskan Yahya Sinwar, pemimpin Hamas.
-
261
Setahun Israel-Gaza, Iran Mulai Terlibat ft. Faisal Assegaf & Agung Nurwijoyo
Rekap satu tahun semenjak Hamas melakukan inkursi ke Israel dan agresi tidak proporsional dari Israel ke Gaza. Israel mulai memperluas konflik ke Lebanon, Iran mulai kirimkan rudal. Podcast Bebas Aktif bersama wartawan senior Faisal Assegaf dan pengamat Timur Tengah Agung Nurwijoyo. Support channel kami melalui: Trakteer Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram X YouTube TikTok
-
260
Adu Klaim Pembebasan Pilot Susi Air ft. Emir Chairullah
Berbagai versi kisah pembebasan Philip Mehrtens dari tangan TPNPB. Podcast Bebas Aktif bersama Emir Chairullah, dosen dan wartawan. Support channel kami melalui: Trakteer Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram X YouTube TikTok
-
259
Ledakan Massal Pager Targetkan Hezbollah, Ulah Israel? ft. The Horizon
Podcast Bebas Aktif bersama The Horizon membahas ledakan pager massal di Lebanon yang menargetkan pasukan Hezbollah. Israel diduga dalang dari ledakan ini. Support channel kami melalui: Trakteer Ikuti dan nikmati konten-konten Kontekstual lainnya di: Instagram X YouTube TikTok
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Podcast diplomasi dan hubungan internasional terbaik se-Indonesia. Tayang reguler 2x seminggu. Temui kami di Instagram/Twitter @kontekstualcom.
HOSTED BY
Kontekstual
CATEGORIES
Loading similar podcasts...