seratpena.com

PODCAST · society

seratpena.com

Seratpena merupakan sebuah kelompok yang melakukan aktivitas dan menjadi media informasi dalam sastra dan seni. Kegiatan, artikel pemikiran, reportase dan resensi buku dapat disimak di www.seratpena.com

  1. 16

    Serial Pemikiran Perempuan: Pemikiran Saadah Alim - Kesenjangan Adat dan Realitas Sosial

    Saadah, lahir di Sumatera Barat tahun 1898. Ia adalah seorang penulis (syair, cerpen, drama), penerjemah, aktivis isu keperempuanan, jurnalis, serta guru  Serial pemikiran perempuan kali ini berkisah tentang pemikiran progresif dan revolusioner dari Saadah, terutama tentang posisi perempuan di dalam khazanah Minangkabau dan modernisasi yang datang dari berbagai arah.   Ide yang disuarakan oleh Saadah sepanjang hidupnya, melalui karya-karyanya masih relevan hingga kini. Persoalan pendidikan bagi kaum perempuan hingga hari ini masih menjadi masalah karena seringkali terganjal oleh sekat-sekat tertentu. Perempuan berhak dalam memperoleh kebebasan pendidikan, menentukan pilihan hidupnya sendiri. Saadah menunjukkan bahwa gerakan perempuan—baik di luar rumah maupun di ranah domestik—sama-sama bisa bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

  2. 15

    Serial Pemikiran Perempuan: Mustika Kiasan puisi karya Saadah Alim

    Puisi karya Saadah Alim ini terbit tahun 1929. Saadah Alim adalah seorang perempuan kelahiran Minangkabau. Ia adalah penulis (syair, cerpen, drama), penerjemah, aktivis isu keperempuanan, jurnalis serta guru.   Puisinya yang berjudul "Mustika Kiasan" ini mengajak perempuan untuk menyadari kedudukannya di tengah masyarakat, terutama di tengah hal-hal yang membelenggu perempuan saat itu. Naskah : Mustika Kiasan, Puisi Saadah Alim 1929 Narator : Aura Asmaradama @aurayleigh  Musik dan Audio : Dyah Murwaningrum @dyahmurwaningrum  Ilustrator : Agatha Pratiwi @agathisdammara 

  3. 14

    Serial Pemikiran Perempuan: Pemikiran Suster Eustochia - Korban Konflik Politik dan Adat

    Serial Pemikiran Perempuan seri ke-4 Pemikiran Suster Eustochia tentang Perempuan dan anak-anak sebagai korban konflik politik dan adat. “Perempuan, anak-anak dan orang miskin adalah prioritas saya, dan itu tidak bisa diganggu gugat”. (Suster Eustochia) Perempuan yang lahir di Ende tahun 1943 dan meninggal di November 2021 mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan. Ia telah menyelamatkan banyak jiwa. Ia merangkul semua korban kekerasan, tidak membedakan agama, apakah Islam, Kristen, Hindu, ataupun kaya dan miskin. Ia selalu melayani setiap anak, perempuan dan orang miskin yang datang. Ia meyakini mereka semua adalah wujud dari tuhan Yesus. Naskah: Rena Asyari, Audio: Dyah Murwaningrum, Ilustrator: Dyah Esti Sihanani #belis #sustereustochia #TRUKF #pemikiranperempuan#serialpemikiranperempuan #tokohperempuan #pejuangkemanusian

  4. 13

    Serial Pemikiran Perempuan: Pemikiran Lasminingrat - Aku Menulis

    Serial Pemikiran Perempuan seri ke-3 Lasminingrat adalah perempuan yang menulis di abad 19. Namanya kerap luput dicatat dalam sejarah, meski Ia telah menyadur tiga buah buku dan mendirikan sekolah. Ia lahir tahun tahun 1854 dan wafat pada tahun 1948. Episode ini menyarikan secara singkat kisah hidup dan karya Lasminingrat. Narator&Naskah: Rena Asyari @rena_asyari Musik&Audio : Dyah Murwaningrum @dyahmurwaningrum Ilustrasi: Dyah E Sihanani @sihanani #sekolahperempuan#perempuansunda #lasminingrat#pemikiranpemikiran#sakolakautamaanisteri#tokohperempuan#tokohperempuanindonesia#seratpenaEpisode ini menyarikan secara singkat kisah hidup dan karya Lasminingrat.

  5. 12

    Serial Pemikiran Perempuan: Pemikiran Dewi Sartika - Mengapa Sekolah Penting?

    Dewi Sartika adalah salah satu tokoh perempuan yang memikirkan bahwa sekolah untuk perempuan harus ada. Dewi adalah pendiri Sekolah Perempuan di Jawa Barat yang pada masa itu sekolah hanya diizinkan untuk anak laki-laki saja. Sakola Kautamaan Istri menjadi cikal bakal didirikannya banyak sekolah untuk perempuan di seluruh Indonesia. Penting sekali untuk mengetahui apa yang ada di balik pemikiran Dewi Sartika saat itu.  Episode ini membacakan kembali pidato Dewi Sartika pada tahun 1911 saat ulang tahun ke-7 Sakola Kautamaan Istri di Bandung. Naskah : Pidato Dewi Sartika Narator : Rena Asyari @rena_asyari Musik dan Audio : Dyah Murwaningrum @dyahmurwaningrum Ilustrator : Agatha Pratiwi @agathisdammara #Dewisartika #pemikiranperempuan#pahlawanperempuan#tokohperempuan #sakolaistri#sekolahwanita#sakolakautamaanistri

  6. 11

    Soe Hok Gie: Catatan Seorang Demonstran - Review Buku

    Catatan Seorang Demonstran adalah buku harian Soe Hok Gie, yang diterbitkan oleh LP3ES. ISBN: 978-979-3330-33-3 . Pengisi Suara: Yoga Palwaguna. Naskah : Dyah Murwaningrum. Naskah dapat dibaca di www.seratpena.com

  7. 10

    The Diary of The Killer Cat (book review) - Author: Anne Fine

    What are in their mind and feeling? Let's follow the story of Tuffy's journey, an 'evil' cat and his family, summarized from The Diary of A Killer Cat book by Anne Fine. Narrated by Venny Tania Enjoy on Youtube, Spotify, Website and IG TV Seratpena.com #cat #bookreview #pinguinpublishing #seratpena #killercat

  8. 9

    Emma Poeradireja dan Lasminngrat. Obrolan Daring: Perempuan Sunda dan Kemanusiaan

    Beberapa nama perempuan mungkin banyak yang hilang dari catatan sejarah. Mencari tentang sosok Emma dan Lasminingrat dari masa lalu adalah perjuangan hari ini. Keduanya pernah memperjuangkan nasib generasi muda, anak-anak, nasib pekerja buruh. Jangan dikira mereka hanya memerdekakan perempuan. Mereka memerdekakan manusia yang seringkali masih dianggap berlapis-lapis ini. Bersama Neneng Yanti K Lahpan dan Rena Asyari serta dipandu oleh Jisu, kita akan lebih dekat mengenal dua perempuan yang memajukan Sunda ini.

  9. 8

    Jejak Buku di Bandung - Menyusuri Sejarah Bandung melalui Buku

    Bandung adalah kota literasi(buku). Jelas perjalanannya jika kita menengok catatan jauh sebelum kemerdekaan. Toko buku, penerbitan, percetakan, pameran, komunitas dan festival dibahas dalam obrolan kami dengan Deni Rachman. Seorang pencatat perjalanan literasi buku di Bandung (2000-2010).

  10. 7

    Dunia Cecilia - Jostein Gaarder Review Buku

    Cecilia seorang anak yang bertemu malaikat Ariel. Mereka saling menceritakan rahasia langit dan bumi. Naskah dan narator oleh Eugenia Rakhma, mixing dan backsound oleh Dyah Murwaningrum. (Judul lagu Nocturno -Henze)

  11. 6

    Serial Pemikiran Perempuan - Pemikiran Kartini Tentang Perkawinan

    Seri perdana serial pemikiran perempuan mencoba menghadirkan pemikiran Kartini yang terdokumentasi dalam buku "Habis Gelap Terbitlah Terang" Membaca surat-surat Kartini rasanya tak pernah selesai decak kagum ini. Pemikirannya sangat-sangat maju. Podcast berdurasi 5 menit ini mencatat beberapa pemikiran Kartini yang sangat relevan di hari ini, utamanya dalam masalah perempuan dan perkawinan. "Saya ingin bebas agar saya dapat berdiri sendiri, tidak perlu bergantung kepada orang lain, agar.. agar tidak harus kawin..." (Kartini, 1899) Sumber: Surat-Surat Kartini Naskah dan Narator : Rena Asyari Musik dan Audio : Dyah Murwaningrum Ilustrator : Agatha Pratiwi 

  12. 5

    Bandung dalam Sejarah Film "SELAMAT HARI FILM"

    Film adalah konsumsi komunal dengan rasa personal, befitu kata Bang Tobing pendiri LayarKita ini. Mengapa 30 Maret ditetapkan sebagai hari film? Ada gitu hubungannya dengan Bandung?  Tahu gak film Indonesia pertama judulnya apa? dibikin di mana? Dan lalu, kenyataannya banyakan mana komunitas apresiator film atau pembuat film? Simak yuk kuy!!

  13. 4

    Obrolan tentang K-POP di Indonesia (sesi 1)

    Gelombang K-Pop yang menghipnotis segala usia dan wilayah, nampaknya seru juga untuk dibahas.  Bersama tim kami yaitu Venny Tania dan Dyah juga beberapa penggembira di belakang obrolan ini, kami mencoba ngobrolin tema K-Pop.  Venny Tania adalah mantan wartawan yang aktif meliput konser-konser K-Pop (2011-2015) untuk media nasional, kali ini doi akan berbagi pengalaman dan penerawangannya. Apa aja yang kami bahas? Menit 00:00 Cerita dari konser ke konser Menit 07:00 Antusias fans K-pop Menit 11:40 K-POP sebagai budaya Menit 13.08 Bakat-bakat yang tumbuh dari K-POP Menit 20:39 Gender dan rentang usia fans K-POP Menit 27.03 Gelombang KPOP, media dan budaya internet Crew: Rena (recording), Dyah (editing, musik background)  

  14. 3

    Hidup nomaden, apa sih persoalan dan keseruannya? (Raisa Kamila dan Seratpena)

    Beberapa orang memutuskan hidup terus berpindah, lantas apa saja yang mungkin terjadi saat kita berada di tempat baru? Bersama Raisa Kamila kita simak obrolan santai mengenai pengalamannya yang mulai terus berpindah tempat tinggal sejak usia 2 tahun. Perbedaan budaya, iklim, peraturan dan kebiasaan, bahkan bencana alam yang mungkin terjadi, harus disikapi seperti apa? Raisa memaparkan pengalamannya yang pernah tinggal di lebih dari 4 negara dan 6 kota.. Yuk..langsung denger yah!

  15. 2

    Gimana Cara Menerbitkan Buku?

    Kebetulan Rara (Euginia Rakhma) penulis buku (Benji,Please Be Mine dsb) beberapa waktu lalu main ke Seratpena Reading Corner. Sekalian aja kita ngobrolin soal Gimana Cara Menerbitkan Buku. Ada yang pengen menerbitkan buku? Pengen tulisanmu direspon penerbit? Rara adalah salah satu penulis yang aktif menulis dan memulai karir menulisnya dari nol banget. Doi pengen berbagi tentang pengalamannya menulis naskah dan menerbitkan buku. Yuk kita ikutin ceritanya!! simak audio ini ya...

  16. 1

    Gadis Pantai - Pramudya Ananta

    10 minutes Listening. Sebuah resensi buku karya Pramudya Ananta Toer, berjudul 'Gadis Pantai'. Podcast diproduksi oleh Seratpena

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Seratpena merupakan sebuah kelompok yang melakukan aktivitas dan menjadi media informasi dalam sastra dan seni. Kegiatan, artikel pemikiran, reportase dan resensi buku dapat disimak di www.seratpena.com

HOSTED BY

seratpena

CATEGORIES

URL copied to clipboard!