EPISODE · Jun 30, 2026 · 5 MIN
01 Juli 2026 Gema - Langit yang Terbuka | Yehezkiel 1
from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus
Langit yang TerbukaRabu, 1 Juli 2026Bacaan Alkitab hari ini:Yehezkiel 1Yehezkiel pasal 1 dibuka dengan kalimat yang mengejutkan di tengah sejarah kelam bangsa Israel: "Terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah" (1:1). Pembuangan ke Babel telah mengguncang seluruh kehidupan bangsa Israel. Mereka terusir dari Tanah Perjanjian. Keruntuhan Bait Suci meruntuhkan sistem peribadatan. Masa depan mereka tampak suram. Namun, di tengah krisis itu, Nabi Yehezkiel menerima penglihatan Ilahi. Langit terbuka dan kemuliaan TUHAN dinyatakan dengan cara yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Pengalaman rohani ini sangat luar biasa! Bagi umat yang merasa bahwa Allah telah meninggalkan mereka, penglihatan ini mengandung pesan teologis yang kuat, yaitu bahwa sekalipun umat Israel hidup sebagai orang buangan di negeri asing, jauh dari Bait Suci dan jauh dari masa kejayaan, Allah tetap berbicara. Ia tetap hadir. Ia tetap bekerja. Ia tetap memegang kendali atas sejarah umat-Nya!Penglihatan Nabi Yehezkiel sangat sulit dibayangkan! Ada angin badai dari utara, awan besar berisi api yang berkilat, empat makhluk hidup dengan wajah yang berbeda, roda-roda berputar, sayap, cakrawala, suara bergemuruh, dan takhta yang berkilau. Semua ini menyatakan kemuliaan Allah yang begitu besar. Pemakaian kata "seperti" dan "menyerupai" menunjukkan bahwa kemuliaan Allah tidak bisa digambarkan secara persis. Allah melampaui semua konsep yang dapat kita pikirkan. Ada tiga kebenaran besar tentang Allah yang dinyatakan di sini: (1) Allah itu transenden—Ia melampaui dunia ciptaan; (2) Allah itu bergerak—Ia hadir dan bekerja di mana pun Ia mau; dan (3) Allah itu Mahakuasa—tidak ada yang bisa menghalangi rencana-Nya. Semua kebenaran ini membuat kita diam dalam kekaguman kepada Dia yang tidak terselami. Ia adalah Allah yang hidup dan berdaulat atas seluruh bumi. Di tanah pembuangan pun, kemuliaan-Nya terpancar dan Ia aktif bekerja.Bacaan Alkitab hari ini mengingatkan kita bahwa di tengah krisis hidup pun, TUHAN tetap memerintah dan kemuliaan-Nya tidak pernah memudar. Dunia mungkin tampak kacau, masa depan mungkin terasa tidak pasti, tetapi takhta Allah tetap teguh dan tidak tergoyahkan. Oleh karena itu, kita dipanggil untuk mengarahkan pandangan kepada kemuliaan Allah, merendahkan diri di hadapan-Nya, dan selalu meyakini bahwa Dia tetap berdaulat atas sejarah dan hidup kita. Saat menghadapi pergumulan hidup, apakah Anda selalu meyakini bahwa Allah tetap berdaulat atau Anda justru dikuasai oleh ketakutan dan kekhawatiran? Pandanglah hidup ini dari sudut pandang Allah. bukan terfokus pada kekacauan dunia, sehingga hati kita dipenuhi hasrat untuk menyembah dan berharap kepada Allah. [GI Jokhana]
What this episode covers
Langit yang TerbukaRabu, 1 Juli 2026Bacaan Alkitab hari ini:Yehezkiel 1Yehezkiel pasal 1 dibuka dengan kalimat yang mengejutkan di tengah sejarah kelam bangsa Israel: "Terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah" (1:1). Pembuangan ke Babel telah mengguncang seluruh kehidupan bangsa Israel. Mereka terusir dari Tanah Perjanjian. Keruntuhan Bait Suci meruntuhkan sistem peribadatan. Masa depan mereka tampak suram. Namun, di tengah krisis itu, Nabi Yehezkiel menerima penglihatan Ilahi. Langit terbuka dan kemuliaan TUHAN dinyatakan dengan cara yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Pengalaman rohani ini sangat luar biasa! Bagi umat yang merasa bahwa Allah telah meninggalkan mereka, penglihatan ini mengandung pesan teologis yang kuat, yaitu bahwa sekalipun umat Israel hidup sebagai orang buangan di negeri asing, jauh dari Bait Suci dan jauh dari masa kejayaan, Allah tetap berbicara. Ia tetap hadir. Ia tetap bekerja. Ia tetap memegang kendali atas sejarah umat-Nya!Penglihatan Nabi Yehezkiel sangat sulit dibayangkan! Ada angin badai dari utara, awan besar berisi api yang berkilat, empat makhluk hidup dengan wajah yang berbeda, roda-roda berputar, sayap, cakrawala, suara bergemuruh, dan takhta yang berkilau. Semua ini menyatakan kemuliaan Allah yang begitu besar. Pemakaian kata "seperti" dan "menyerupai" menunjukkan bahwa kemuliaan Allah tidak bisa digambarkan secara persis. Allah melampaui semua konsep yang dapat kita pikirkan. Ada tiga kebenaran besar tentang Allah yang dinyatakan di sini: (1) Allah itu transenden—Ia melampaui dunia ciptaan; (2) Allah itu bergerak—Ia hadir dan bekerja di mana pun Ia mau; dan (3) Allah itu Mahakuasa—tidak ada yang bisa menghalangi rencana-Nya. Semua kebenaran ini membuat kita diam dalam kekaguman kepada Dia yang tidak terselami. Ia adalah Allah yang hidup dan berdaulat atas seluruh bumi. Di tanah pembuangan pun, kemuliaan-Nya terpancar dan Ia aktif bekerja.Bacaan Alkitab hari ini mengingatkan kita bahwa di tengah krisis hidup pun, TUHAN tetap memerintah dan kemuliaan-Nya tidak pernah memudar. Dunia mungkin tampak kacau, masa depan mungkin terasa tidak pasti, tetapi takhta Allah tetap teguh dan tidak tergoyahkan. Oleh karena itu, kita dipanggil untuk mengarahkan pandangan kepada kemuliaan Allah, merendahkan diri di hadapan-Nya, dan selalu meyakini bahwa Dia tetap berdaulat atas sejarah dan hidup kita. Saat menghadapi pergumulan hidup, apakah Anda selalu meyakini bahwa Allah tetap berdaulat atau Anda justru dikuasai oleh ketakutan dan kekhawatiran? Pandanglah hidup ini dari sudut pandang Allah. bukan terfokus pada kekacauan dunia, sehingga hati kita dipenuhi hasrat untuk menyembah dan berharap kepada Allah. [GI Jokhana]
NOW PLAYING
01 Juli 2026 Gema - Langit yang Terbuka | Yehezkiel 1
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jul 1, 2026 ·122m
Jun 30, 2026 ·27m
Jun 30, 2026 ·30m
Jun 29, 2026 ·31m
Jun 27, 2026 ·29m
Jun 25, 2026 ·27m