PODCAST · religion
Sinode Gereja Kristus Yesus
by Sinode Gereja Kristus Yesus
Renungan GEMA Indonesia & Mandarin
-
1000
2026年六月廿九日星期一 - 与上帝为友或者与世俗为友?| 雅各书 4
与上帝为友或者与世俗为友?星期一, 6月29日2026本日经文:《雅各书》4情欲、凶杀、贪婪、嫉妒、争竞、斗殴,都是与世俗为友的结果。这些恶行源于信徒对上帝的悖逆。这并非雅各对非信徒所说的话,而是对那些依然无法摆脱上述恶行的信徒说的。雅各提醒我们,作为基督的追随者,信徒不应受情欲的辖制,而应该接受基督的管制。祷告本应是促进我们与上帝的旨意相合的,却被利用作为向上帝祈求满足情欲的工具。上帝显然不会应允这样的祷告。雅各毫不犹豫地称那些仍然受情欲辖制的信徒为不忠的。这个词或许会让一些人感到逆耳,但却非常贴切。"友谊"一词源于希腊语"philos",意为结盟。在古希腊社会,这句话暗示着以具体行动表达忠诚。信徒不能忠于上帝的同时又忠于自己的欲望。如果活在欲望之中,信徒就会与上帝为敌。雅各补充说,与世俗为友的人通常不愿让上帝介入自己的计划中,相反的,信徒却应当在每一个计划中都寻求上帝的指引。由上帝参与主导信徒的计划是至关重要的,因为我们深知生命短暂,而上帝才是生命的主宰。信徒永远无法预测上帝何时会召唤他们。雅各提醒我们,人生犹如一片云雾,出现少时就不见了。"如果主愿意"这句话体现了信徒在一切计划中对上帝的信心和交托。作为信徒,我们的生活方式必须与世俗截然不同。不要放纵自己的欲望,而要将自己交托给生命的主宰——上帝。请把祷告当作认识上帝旨意的平台,并藉着祷告顺服祂的旨意,不要强迫上帝按照我们的意愿行事。在计划任何事情时,都要寻求上帝的指引,并将你的一切计划都交托给上帝吧。[Benny Purwanto牧师/孙茵]
-
999
29 Juni 2026 - Persahabatan dengan Tuhan atau Dunia? | Yakobus 4
Persahabatan dengan Tuhan atau Dunia?Senin, 29 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Yakobus 4Hawa nafsu, pembunuhan, ketamakan, iri hati, pertengkaran dan perkelahian adalah hasil perwujudan dari persahabatan dengan dunia. Hal-hal ini adalah hasil dari ketidaktundukan orang percaya kepada Allah. Yakobus bukan sedang berbicara kepada orang yang tidak beriman, tetapi kepada orang beriman yang ternyata masih bisa melakukan semua hal yang disebutkan di atas. Yakobus mengingatkan bahwa sebagai pengikut Kristus, seharusnya orang percaya tidak dikuasai oleh hawa nafsu, tetapi dikuasai oleh Kristus. Doa yang seharusnya menjadi tempat menyelaraskan diri dengan kehendak Allah justru dipakai sebagai alat untuk meminta sesuatu kepada Allah dengan tujuan memuaskan hawa nafsu. Jelas bahwa Tuhan tidak akan mengabulkan doa yang seperti itu. Yakobus tidak segan-segan menyebut orang percaya yang masih dikuasai hawa nafsu sebagai orang yang tidak setia. Sebutan ini mungkin terasa tidak nyaman bagi sebagian orang, tetapi sebutan ini sangatlah tepat. Kata "persahabatan" berasal dari kata philos yang menunjuk pada sebuah aliansi. Dalam masyarakat Yunani, hal itu menyiratkan sebuah loyalitas yang diungkapkan melalui tindakan nyata. Orang percaya tidak bisa setia kepada Allah, sekaligus setia kepada hawa nafsunya. Konsekuensi hidup berdasarkan hawa nafsu adalah bahwa orang percaya itu menjadikan dirinya sebagai musuh Allah.Yakobus menambahkan bahwa berbeda dengan orang-orang dunia yang biasanya tidak melibatkan Tuhan dalam perencanaan mereka, orang percaya seharusnya melibatkan Tuhan dalam setiap perencanaan. Melibatkan Tuhan dalam perencanaan adalah hal yang amat penting karena kita menyadari bahwa hidup ini sangat singkat dan Tuhan merupakan pemilik hidup ini. Orang percaya tidak pernah tahu kapan Tuhan akan memanggil mereka. Yakobus mengingatkan bahwa kehidupan ini sama seperti uap yang sebentar saja muncul, lalu lenyap. Kalimat "Jika Tuhan menghendakinya" merupakan pewujudan iman dan keberserahan orang percaya kepada Tuhan dalam segala rencana yang akan ia lakukan.Dalam menjalani kehidupan sebagai orang percaya, cara hidup kita harus sangat berbeda dengan dunia ini. Jangan serahkan diri Anda untuk dikuasai oleh hawa nafsu, tetapi serahkanlah diri Anda kepada Allah, Sang Pemilik kehidupan. Pakailah doa sebagai sarana untuk mengetahui dan menyelaraskan diri terhadap kehendak Allah dan bukan untuk memaksa Allah melakukan hal-hal yang kita inginkan. Saat merencanakan sesuatu, libatkanlah Allah dan serahkanlah semua rencana Anda kepada Allah. [Pdt Benny Purwanto]
-
998
2026年六月廿八日星期日 - 舌头:虽小却凶险 | 雅各书 3
舌头:虽小却凶险星期日, 6月28日2026本日经文:《雅各书》3信徒必须对自己的言语非常谨慎,因为言语常使信徒陷入罪中。雅各书一开始就发出了谨慎言语的警告:"我亲爱的弟兄们,你们要记住:人人都要快快地听,慢慢地说,慢慢地动怒。"(1:19)雅各希望他的读者们格外谨慎,约束自己的舌头。舌头虽小,但若不加以约束,却极其危险。雅各将舌头比作马的嚼环和船的舵。这两个比喻是当时的惯例,即使是最朴素的人也能轻易理解。马的缰绳可以控制马匹奔跑的方向,甚至控制速度;船的舵虽然很小,却能决定巨轮的航向。雅各用火的意象来说明舌头的凶险性。第5节的最后一句话是:"看哪,火虽小,也能烧遍大树林。"你口中说出的话语会对他人造成极大的伤害。雅各警告说,信徒的舌头,既可以用作赞美神,但不可用来咒诅别人,因为人都是按着上帝的形象和样式造的。这好比一口泉水涌出两种不同的水,一种是甘甜的,一种是苦涩的。按理说,同一泉水不可能涌出两种不同的水。或者说,无花果树不可能结橄榄,葡萄树不可能结无花果。但事实证明,对于一个没有好好约束自己舌头的信徒来说,这种情况完全有可能发生。有人用口赞美上帝,同样又用口中咒骂他人。《雅各书》1:26说:"人若自以为敬虔,却勒不住自己的舌头,便是自欺,他的敬虔是徒然的。"敬拜不仅仅发生在你来到教会赞美的时候,它也呈现在你的日常生活中,无论是在家庭、工作场所还是社群里。当我们离开教会时,您周围的人会听到什么样的话语?您的话语是带来积极的影响,还是具有破坏性的影响?[Benny Purwanto牧师/孙茵]
-
997
28 Juni 2026 - Lidah: Kecil tetapi Berbahaya | Yakobus 3
Lidah: Kecil tetapi BerbahayaMinggu, 28 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Yakobus 3Orang beriman harus mawas diri dan mewaspadai perkataan yang hendak ia ucapkan karena perkataan sering membuat orang percaya jatuh ke dalam dosa. Peringatan untuk menjaga perkataan sebenarnya sudah dikemukakan di awal surat Yakobus, "Saudara-saudaraku yang terkasih, ingatlah hal ini: Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah." (1:19) Yakobus menginginkan agar para pembaca suratnya benar-benar memperhatikan dan mengendalikan lidah mereka.Lidah itu kecil, tetapi sangat berbahaya jika tidak dikendalikan. Yakobus membandingkan lidah dengan kekang kuda serta kemudi kapal. Keduanya adalah gambaran yang sangat umum pada waktu itu dan sangat mudah dipahami, bahkan oleh orang yang paling sederhana sekalipun. Kekang kuda dapat mengatur arah—dan bahkan kecepatan—dari lari seekor kuda, sedangkan kemudi kapal—sekalipun kecil— dapat menentukan arah sebuah kapal besar. Gambaran lain yang digunakan Yakobus untuk memperlihatkan betapa berbahayanya lidah adalah dengan memakai gambaran tentang api. Kalimat terakhir di ayat 5 berbunyi, "Lihatlah, betapa pun kecilnya, api dapat membakar hutan yang besar." Perkataan yang keluar dari mulut Anda dapat memiliki dampak yang sangat merusak bagi orang lain.Yakobus mengingatkan bahwa tidak seharusnya lidah yang dipakai orang percaya untuk memuji Tuhan, dipakai juga untuk mengutuk orang lain yang diciptakan segambar dan serupa dengan Tuhan sendiri. Hal ini sama seperti sebuah mata air yang memancarkan dua jenis air yang berbeda, yang satu air tawar dan yang satu lagi air yang pahit. Jika dipikirkan secara logika seharusnya tidak mungkin sebuah mata air menghasilkan dua jenis air yang berbeda rasanya. Atau pohon ara yang menghasilkan buah zaitun dan pohon anggur yang menghasilkan buah ara? Tetapi ternyata hal itu sangat mungkin terjadi dengan lidah orang percaya yang tidak dijaga dengan baik. Dari satu lidah keluar pujian kepada Tuhan dan kutuk terhadap sesama.Yakobus 1:26 berkata, "Jikalau seseorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya." Ibadah bukan hanya berlangsung saat Anda datang ke gereja dan memuji Tuhan, tetapi ibadah juga berlangsung saat Anda menjalani kehidupan sehari-hari, baik di tengah keluarga, di tempat kerja, atau di tengah masyarakat. Saat kita berada di luar gereja, perkataan seperti apa yang akan didengar oleh orang-orang di sekitar Anda? Apakah perkataan Anda memiliki dampak yang baik atau justru sangat merusak? [Pdt Benny Purwanto]
-
996
2026年六月廿七日星期六 - 没有行为的信心是死的 | 雅各书 2
没有行为的信心是死的星期六, 6月27日2026本日经文:《雅各书》2雅各通过两段经文(2:1-13和2:14-26)谴责并警告那些自称信主却行为与信仰不符的犹太基督徒。雅各劝诫说:"我的弟兄们,你们既信奉我们荣耀的主耶稣基督,就不可按着外貌待人。"(2:1)在当时的犹太,乃至整个罗马帝国,富人都压迫穷人,轻视他们。在各种场合——无论是正式的还是宗教性质的——穷人常常遭受歧视。当时,罗马的元老和贵族通常佩戴金戒指,穿着与普通百姓截然不同的服饰。雅各提醒我们,信徒不应因外貌而论断和歧视他人,因为这种歧视是罪(2:9)。除了谈到歧视性待遇的问题,雅各书还提醒我们,信仰必须在日常生活中通过关心他人的需要来体现(2:14-26)。如果有人食不果腹、衣不蔽体,作为信徒,你会采取什么行动 ?你会漠不关心吗(2:16)?信心与行为是两件息息相关的事情。信徒理当在日常生活中以实际行动活出真信心的表现。信徒的行为能够让周围的人看到并感受到其信心的影响力。通过不歧视的行为和对他人需要的关心,信心便得以彰显,并被他人感受到。你的教会——无论是个人还是集体——是否仍然会因为信徒的财富或衣着而歧视他们?教会对待富人、官员、富商和知名人士的态度,与对待穷人和弱势群体的态度有何不同?你们教会的牧师们对此持何种态度?教会——无论个人还是团体——都必须对在场的每个人一视同仁,无论那人背景如何,并且教会必须学会关怀他人的需要。当教会不偏袒任何人,并展现友爱关怀时,上帝的名必得荣耀。[Benny Purwanto牧师/孙茵]
-
995
27 Juni 2026 - Iman tanpa Perbuatan adalah Mati | Yakobus 2
Iman tanpa Perbuatan adalah MatiSabtu, 27 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Yakobus 2Melalui dua perikop (2:1-13 dan 2:14-26), Yakobus mengecam dan memperingatkan orang-orang Kristen Yahudi yang mengaku memiliki iman, tetapi perbuatan mereka tidak menunjukkan bahwa mereka adalah orang yang beriman. Yakobus menasihati, "Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka." (2:1). Di Yudea, bahkan hampir di seluruh daerah kekaisaran Romawi saat itu, terdapat realitas bahwa orang kaya menindas dan memandang rendah orang miskin. Dalam setiap pertemuan—baik pertemuan formal maupun pertemuan ibadah—orang miskin sering mendapat perlakukan diskriminatif. Pada zaman itu, para Senator Roma atau para kaum bangsawan biasanya memakai cincin emas dan pakaian yang sangat berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Yakobus mengingatkan bahwa tidak seharusnya orang beriman menilai dan memperlakukan sesamanya secara diskriminatif berdasarkan penampilan luar, karena perlakuan diskriminatif itu adalah perbuatan dosa (2:9).Selain mengoreksi masalah perlakuan diskriminatif, kitab Yakobus mengingatkan bahwa iman harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap kebutuhan sesama (2:14-26). Bila ada orang yang kekurangan dan tidak mempunyai pakaian, bagaimana respons Anda sebagai seorang beriman? Apakah Anda bersikap tidak peduli (2:16)? Iman dan perbuatan adalah dua hal yang saling terkait. Orang beriman harus bisa menyatakan iman melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan orang beriman akan membuat orang di sekitar Anda melihat dan merasakan dampak iman di dalam diri Anda. Melalui tindakan yang tidak diskriminatif dan kepedulian terhadap kebutuhan sesama, iman menjadi nyata dan dapat dirasakan orang lain.Apakah gereja Anda—secara pribadi maupun bersama-sama—masih memperlakukan orang yang hadir dalam ibadah secara diskriminatif berdasarkan kekayaan atau berdasarkan pakaian yang mereka pakai? Apakah sambutan dan pelayanan gereja Anda terhadap orang kaya, pejabat, pengusaha kaya, dan orang-orang yang terkemuka dibedakan dengan sambutan dan pelayanan terhadap orang miskin dan terpinggirkan? Bagaimana sikap para pelayan di gereja Anda? Gereja—baik secara pribadi maupun secara bersama-sama harus memperlakukan semua orang yang hadir secara merata tanpa memandang latar belakang, dan gereja harus belajar peduli terhadap kebutuhan orang lain. Bila gereja tidak memandang muka dan memiliki kepedulian, nama Tuhan akan dimuliakan. [Pdt Benny Purwanto]
-
994
2026年六月廿六日星期五 - 信仰与上帝的话 | 雅各书 1
信仰与上帝的话星期五, 6月26日2026本日经文:《雅各书》1一般上人们很难办到像雅各书1章2节所说的那样,把试炼视为喜乐。然而,对于有信心的人来说,这完全有可能。信心使基督徒能够将试炼视为对自己信心的考验。试炼的目的不是为了摧毁,而是为了帮助灵性和信心越发增长。(1:2-8)和(1:12-15)讨论的是同一件事:那些忍受试炼的人,结果萌生出忍耐(1:2-8),并且,那些忍受试炼的人将获得生命的冠冕(1:12-15)。第2节和12节中的"试探"一词,希腊文译为"peirasmos",它既指犯罪的诱惑,也指考验信心的试炼,换句话说,考验和试炼两者兼有。可以肯定的是,上帝从不试探任何人,正如第13节下半句所说:"因为上帝不能被恶试探,他自己也不试探任何人。"信徒的信心可以让他们确信,他们所经历的试探并非来自上帝。事实上,人类受试探是出于自己的欲望,正如第14节所说:"但各人被试探,乃是被自己的私欲牵引诱惑的。"当然,这些欲望都受到每个人内在罪性的玷污或影响。有趣的是,上帝实际上可以利用这些试探来造福信徒,并荣耀祂的名。在信徒的生命中,除了信心之外,还有上帝的话语可以帮助我们面对试炼。上帝的话语是信徒智慧的源泉。如果每个人都能在日常生活中阅读和聆听上帝的话语,那必将大有裨益。信徒不仅需要阅读和聆听上帝的话,更要努力实践,这一点是至关重要的。藉着上帝的话,信徒的信心得以建立和成长。上帝的话帮助信徒明白如何战胜所面临的试炼。面对试探时,要记住试探并非来自上帝,而是来自我们自身的罪性欲望。阅读和实践上帝的话确能帮助我们战胜试探。你是否在勤奋地建立自己的信心,阅读和研习上帝的话吗?[Benny Purwanto牧师/孙茵]
-
993
26 Juni 2026 - Iman dan Firman Tuhan | Yakobus 1
Iman dan Firman TuhanJumat, 26 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Yakobus 1Bagi orang biasa, akan sulit sekali untuk menganggap pencobaan sebagai sebuah kebahagiaan seperti yang dikatakan dalam Yakobus 1:2. Akan tetapi, bagi orang yang memiliki iman, hal ini sangat mungkin. Iman membuat orang Kristen dapat melihat pencobaan sebagai ujian terhadap iman mereka. Pencobaan bukan bertujuan menghancurkan, tetapi menjadi sarana menumbuhkan kerohanian dan iman bagi orang Kristen. Perikop 1:2-8 dan 1:12-15 membicarakan hal yang sama, yaitu hasil bagi orang-orang yang bisa bertahan dalam pencobaan. Pencobaan akan menghasilkan ketekunan (1:2-8), dan orang yang bertahan dalam pencobaan akan memperoleh mahkota kehidupan (1:12-15).Kata "Pencobaan" dalam ayat 2 dan 12 merupakan terjemahan dari kata peirasmos yang menunjuk kepada godaan untuk melakukan dosa atau ujian untuk membuktikan iman, atau menunjuk kepada keduanya secara serentak. Yang pasti adalah bahwa Tuhan tidak pernah mencobai siapa pun, sama seperti yang dikatakan di ayat 13b, "Sebab, Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun." Iman di dalam diri orang percaya dapat membuat orang percaya yakin bahwa pencobaan yang mereka alami bukan berasal dari Tuhan. Faktanya adalah bahwa manusia justru dicobai oleh keinginan mereka sendiri, seperti yang dikatakan di ayat 14, "Namun, tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya." Tentu saja, keinginan ini sudah tercemar atau terpengaruh oleh natur dosa yang ada di dalam diri setiap orang. Hal yang menarik adalah bahwa Tuhan justru dapat memakai pencobaan tersebut untuk kebaikan bagi orang percaya dan untuk kemuliaan nama Tuhan.Dalam kehidupan orang percaya, selain iman, ada pula firman Tuhan yang dapat menolong saat kita menghadapi pencobaan. Firman Tuhan berfungsi sebagai sumber hikmat bagi kehidupan orang percaya. Tentu akan sangat baik jika setiap orang membaca dan mendengarkan firman Tuhan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Yang sangat penting untuk diingat adalah bahwa orang percaya bukan hanya perlu membaca dan mendengar firman Tuhan, tetapi juga harus berjuang untuk melakukan firman Tuhan. Melalui firman Tuhan, iman orang percaya dibangun dan bertumbuh. Firman Tuhan membuat orang percaya memahami cara mengatasi pencobaan yang mereka hadapi. Saat menghadapi pencobaan, ingatlah bahwa pencobaan itu bukan berasal dari Tuhan, tetapi dari keinginan kita sendiri yang tercemar akan dosa. Membaca dan melakukan firman Tuhan akan sangat menolong kita dalam mengatasi pencobaan. Apakah Anda tekun membangun iman serta membaca dan mempelajari firman Tuhan? [Pdt Benny Purwanto]
-
992
2026年六月廿五日星期四 - 婚姻的根基 | 雅歌 8:5-14
婚姻的根基星期四, 6月25日2026本日经文:《雅歌》8:5-14雅歌的结尾,为婚姻画上了一幅美丽的总结。在经历婚姻的巅峰之后,新娘在苹果树下唤醒她的良人。本书中的"苹果",常寓含身体亲密之意(参2:3,5;7:8)。她赞美自己的家娘,因为她怀胎生下了如此宝贵的儿子。接着,新娘意识到,单有身体的亲密并不足够。于是,她指出了婚姻的三大重要根基:忠贞的承诺、身体亲密的激情,以及爱情的力量。第一个根基是忠贞的承诺。新娘请求丈夫将她如同印记一般,放在心上、戴在臂上(8:6上)。在当时,印记是刻在物品上的标志,象征着不可更改的归属权。正如印记刻在心与臂上,新娘盼望丈夫在内心(象征坚定的决心)与手臂(象征实际的行为)上都显出忠诚。第二个根基是如阴间般执着的激情,又如上帝的烈焰般无法熄灭(8:6下)。除了表示爱的欲望之外,"激情"一词也体现出一种强大的力量,用来守护自己已经拥有的。犹如阴间绝不会释放里面的人一样,激情也是一种彼此拥有和彼此接纳的力量。第三个根基是无法熄灭的爱情(8:7)。坚贞的爱情不会因威胁和危险而褪色,不能用财富和财产来交换,也不会因羞辱或拒绝而熄灭。新娘还表达了她愿意守护年幼的妹妹,这象征婚姻对家庭所带来美好的祝福与影响。全书以所罗门王的葡萄园作终结,象征王室的家庭。尽管所罗门拥有众多妃嫔,但在这个故事中,他只在自己的爱人身上找到了真正的爱情与幸福。本日经文一方面从字面意义教导了幸福家庭的原则,另一方面也以象征意义阐明了教会与基督之间的关系。教会与基督的关系之所以稳固且永恒,是因为建立在三件事情上:基督永不改变的信实、永不熄灭的亲密关系,以及永不衰退的爱。为了回应我们与基督这有确据的关系,你是否已努力对基督保持忠诚,热切地建立与祂亲密的关系,并爱祂胜过一切?[傅子洁牧师/林贞兰]
-
991
25 Juni 2026 - Fondasi Pernikahan | Kidung Agung 8:5-14
Fondasi PernikahanKamis, 25 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Kidung Agung 8:5-14Bagian penutup kitab Kidung Agung berisi kesimpulan yang indah tentang pernikahan. Setelah menikmati puncak pernikahan, mempelai perempuan membangunkan suaminya di bawah pohon apel. Pemakaian buah apel dalam kitab ini mengandung konotasi intimasi fisik (2:3, 5; 7:8). Ia memuji ibu suaminya yang mengandung dan melahirkan seorang laki-laki yang begitu berharga. Selanjutnya, mempelai perempuan sadar bahwa keintiman fisik saja tidak cukup. Ia lalu menunjukkan tiga hal yang menjadi fondasi penting sebuah pernikahan, yakni janji setia, gairah keintiman fisik, dan kekuatan cinta.Fondasi pertama pernikahan adalah janji setia. Mempelai perempuan meminta suaminya menempatkan dirinya seperti meterai di dalam hati dan lengan (8:6a). Waktu itu, meterai berbentuk ukiran atau tanda yang terpatri di atas benda yang dimiliki, simbol kepemilikan yang tidak berubah. Sama seperti meterai yang terpatri di hati dan lengan, mempelai perempuan ingin suaminya membuktikan kesetiaannya, baik di hati (melambangkan tekad yang bulat) maupun di lengan (melambangkan perbuatan nyata). Fondasi kedua adalah gairah yang gigih seperti dunia orang mati dan tak terpadamkan seperti nyala api TUHAN (8:6b). Selain berarti nafsu cinta, kata gairah juga menunjukkan kekuatan yang besar untuk mempertahankan apa yang sudah dimiliki. Seperti dunia orang mati yang tidak mungkin melepaskan orang yang masuk ke dalamnya, demikian pula gairah merupakan kekuatan untuk saling memiliki dan menerima. Fondasi ketiga adalah cinta yang tidak terpadamkan (8:7). Cinta yang kuat tidak luntur oleh ancaman dan bahaya, tidak dapat ditukar dengan kekayaan dan harta, serta tidak akan padam karena hinaan atau penolakan. Mempelai perempuan mengungkapkan tekadnya untuk menjaga adik perempuannya yang masih kecil (simbol berkat dan dampak pernikahan yang baik kepada keluarga). Kitab ini ditutup dengan kisah kebun anggur milik Raja Salomo yang menjadi simbol keluarga raja. Meskipun memiliki banyak permaisuri dan selir, Salomo menemukan cinta dan kebahagiaan sejati hanya pada kekasihnya dalam kisah ini.Bacaan Alkitab hari ini mengajarkan tentang prinsip keluarga yang bahagia secara literal dan mengajarkan prinsip relasi gereja dengan Kristus secara simbolik. Relasi gereja dengan Kristus aman dan kekal karena dibangun di atas tiga hal yang Kristus kerjakan bagi gereja-Nya, yakni kesetiaan yang tidak berubah, gairah keintiman yang tidak padam, dan cinta yang tidak luntur. Sebagai respons atas jaminan relasi kita dengan Kristus, apakah Anda telah berusaha setia kepada Kristus, bergairah membangun hubungan yang intim dengan Dia, serta mencintai Dia melebihi segala sesuatu? [Pdt. Timotius Fu]
-
990
2026年六月廿四日星期三 - 进入婚礼的高峰 | 雅歌 6:4-8:4
进入婚礼的高峰星期三, 6月24日2026本日经文:《雅歌》6:4-8:4本日经文将故事带回之前的脉络,即两位新人在婚礼上的相见。这部分记载了新郎与新娘之间的相互赞美与倾慕,最终以享受二人爱情的巅峰——夫妻之间的亲密结合——作为结束。在第一段赞美中,新郎重复了许多他先前所说的话(6:4-9)。他再次称赞新娘的美丽,但主要集中在面容上,包括她的眼睛、头发、牙齿和两颊。他也赞美她的特质与尊贵,远超过他的众多妃嫔与无数的少女。新娘也随即回应,表示她愿意下到园中,品尝葡萄与石榴,言下之意便是接受了新郎亲密之约的邀请。(6:11-12)。在第二段赞美中,新郎的话语不仅触及新娘身体上令人动情之处,更清晰流露了他对与她合为一体的深切渴望(7:1–9上)。新娘随即回应这份邀请,甘愿共赴婚姻中爱的极致境界(7:9下–8:4)。新娘的回应用了几种意象,象征着她已为进入婚礼的高潮做好了准备。她述说良人对她的眷恋,并邀请他一同前往田野,在凤仙花丛中共度良宵。她承诺在葡萄园和石榴树间将自己的爱献上。她提到"风茄"一种被认为能催情的果子,并将自己珍藏已久的果子奉献给良人,这象征着她要将贞洁献给自己的丈夫。在结尾部分,新娘说她要像对待兄弟一样对待丈夫。在当时的文化中,只有对至亲家人才能公开表达亲密之情,这表示她愿意在众人面前公开表达对丈夫的爱。本日经文记载了一对情侣将性关系的亲密结合视为爱情的巅峰。性关系之本质,在于彼此顺服并全然信任对方。因此,教会当从这些原则中学习,应该在生活的各方面完全顺服基督,因为相信基督会保守教会,并且对教会永远信实。你又如何呢?你是否已经完全委身于基督,以建立与祂亲密的关系?[傅子洁牧师/林贞兰]
-
989
24 Juni 2026 - Memasuki Puncak Pernikahan | Kidung Agung 6:4-8:4
Memasuki Puncak PernikahanRabu, 24 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Kidung Agung 6:4-8:4Bacaan Alkitab hari ini membawa cerita kembali ke alur sebelumnya, yakni pertemuan antara kedua mempelai dalam pernikahan. Bagian ini mencatat pertukaran pujian antara kedua mempelai dan ditutup dengan menikmati puncak cinta mereka, yakni hubungan seksual sebagai suami-istri. Dalam pujian pertama, pengantin laki-laki mengulangi banyak hal yang sudah ia ucapkan sebelumnya (6:4-9). Ia memuji kecantikan fisik mempelainya, tetapi hanya sampai sebatas muka, yakni mata, rambut, gigi, dan pelipis. Ia juga memuji keistimewaan mempelainya yang melebihi semua permaisuri dan selirnya serta gadis-gadis muda yang tak terbilang banyaknya. Pujian ini dibalas dengan ungkapan hati mempelai perempuan yang menyatakan siap turun ke kebun untuk menikmati anggur dan buah delima sebagai simbol penerimaan ajakan hubungan seksual dari pengantin laki-laki (6:11-12).Dalam pujian kedua, perkataan pengantian laki-laki tidak hanya mengarah kepada bagian tubuh yang sensual, tetapi juga menunjukkan keinginan untuk berhubungan fisik dengannya (7:1-9a). Ajakan ini dijawab dengan kesediaan mempelai perempuan masuk ke dalam hubungan seksual sebagai puncak pernikahan (7:9b-8:4). Respons mempelai perempuan memakai beberapa gambaran yang merupakan simbol kesiapan memasuki puncak pernikahan. Ia berbicara tentang gairah kekasihnya kepadanya dan mengajaknya pergi ke padang bermalam berdua di antara bunga-bunga pacar. Ia berjanji untuk memberi cintanya di tengah kebun anggur dan di antara pohon delima. Ia berbicara tentang buah dudaim, yakni buah yang dapat meningkatkan libido dan menyerahkan kepada kekasihnya buah yang telah lama disimpannya, simbol penyerahan keperawanan kepada suaminya. Di bagian penutup, mempelai perempuan menyatakan bahwa ia akan memperlakukan suaminya seperti saudara laki-lakinya. Dalam budaya saat itu, pernyataan cinta secara terbuka kepada lawan jenis hanya boleh dilakukan kepada anggota keluarga inti. Dengan menerima suaminya seperti saudara laki-lakinya, ia menyatakan cinta secara terbuka kepada suaminya di depan umum.Bacaan Alkitab hari ini mencatat kisah sepasang kekasih yang menikmati hubungan seksual sebagai puncak cinta mereka. Esensi hubungan seksual adalah penyerahan diri dan kepercayaan total kepada pasangan. Belajar dari prinsip di atas, gereja juga harus berserah sepenuhnya kepada Kristus dalam segala aspek kehidupan sebagai wujud keyakinan total kepada pemeliharaan dan kesetiaan Kristus kepada gereja-Nya. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah berserah total kepada Kristus dalam membangun relasi yang intim dengan Dia? [Pdt. Timotius Fu]
-
988
2026年六月廿三日星期二 - 解相思之苦 | 雅歌 5:2-6:3
解相思之苦星期二, 6月23日2026本日经文:《雅歌》5:2-6:3所谓"日有所思夜有所梦",人在现实中的渴望与恐惧,常常会带入梦境之中。这是本日经文第一部分所描述的(5:2-8)。少女虽然睡着,心却清醒。她在梦中,强烈地表达出对良人的思念。她梦见良人来到她的房门前探访她,而她正准备入睡。在心烦意乱中,她迟疑是否要开门迎接他进入自己的卧房。然而,当她开门时,却发现良人已经离去。强烈的思念带来了害怕失去的恐惧,这种恐惧在梦中变得更真实。当她失去良人后(仍在梦境中),她便起身去寻找他。她做了一个噩梦,不仅没找到良人,还遭到了恶徒的强暴。醒后才恍然发觉,这一切不过是自己因相思而发的一场梦而已。本日经文的第二部分讲述了这位少女回到现实世界(5:9-6:3)。她在自己的好友,即耶路撒冷的众女子面前,对良人赞不绝口。称赞他体格完美无瑕,外貌俊美:洁净而有光泽的肌肤,浓密卷曲的头发,温柔却深情的眼睛,及那让人留下甜美回忆的脸颊与双唇;他的身体如各类宝石般迷人,体格如黎巴嫩山,象征完美的英俊与刚强。不仅如此,她的良人心地善良,常说温柔和鼓励人的话。除了这些赞美之外,她再次确认彼此之间忠诚相属的誓约。她深信,即使良人身边有许多女子,他仍然会对她忠诚。本日经文揭示了教会与基督关系的真实写照。有时,当教会在挣扎、恐惧和困境中感受不到基督的同在时,就仿佛陷入了梦境一般。少女的经历提醒我们,在艰难时刻可以做两件事:第一,时常记念基督的完全与良善;第二,牢牢记住基督那永不离弃祂教会的信实应许。身为教会的一份子,当你在人生困境中,你是否曾感到上帝似乎缺席?你是如何面对呢?本日经文帮助我们在困境中要作出正确的回应。[傅子洁牧师/林贞兰]
-
987
23 Juni 2026 - Penyembuh Kerinduan | Kidung Agung 5:2-6:3
Penyembuh KerinduanSelasa, 23 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Kidung Agung 5:2-6:3Mimpi adalah bunga tidur. Kerinduan dan ketakutan di alam nyata akan terbawa ke alam mimpi. Inilah yang digambarkan di bagian pertama bacaan Alkitab hari ini (5:2-8). Sang gadis tidur, tetapi hatinya bangun. Ia bermimpi dan isi mimpinya mengungkapkan rasa rindu yang sangat kuat terhadap kekasihnya. Ia bermimpi bahwa kekasihnya datang mengunjunginya di kamar saat ia bersiap untuk tidur. Dalam kegalauan, ia ragu apakah ia harus membuka pintu dan menyambut kekasihnya masuk ke dalam kamar tidurnya. Namun, saat membuka pintu, ia tidak menemukan kekasih yang sudah pergi meninggalkannya. Kerinduan yang kuat menciptakan rasa takut kehilangan kekasih. Ketakutan menjadi nyata dalam mimpinya. Saat kehilangan kekasih, masih dalam mimpi, ia pergi mencari kekasihnya. Ia bermimpi buruk bukan hanya tidak menemukan kekasihnya, tetapi justru mengalami pelecehan fisik dari orang jahat. Saat terbangun, ia sadar bahwa itu semua hanya mimpi yang lahir dari hati yang sedang sakit asmara.Bagian kedua bacaan Alkitab hari ini menceritakan sang gadis kembali ke alam sadar (5:9-6:3). Di hadapan para sahabatnya, putri-putri Yerusalem, ia memuji-muji kesempurnaan kekasihnya. Ia memuji penampilan fisik kekasihnya yang sempurna, mulai dari kulit yang bersih dan berkilau, kepala dengan rambut yang lebat dan bergelombang, mata yang lembut namun memancarkan cinta yang mendalam, pipi dan bibir yang menjadi tempat kecupan yang meninggalkan perasaan manis dan indah, anggota tubuh yang menawan bagaikan berbagai macam permata, dan perawakan yang seperti Gunung Libanon, simbol ketampanan dan keperkasaan yang sempurna. Selain perawakan yang sempurna, kekasihnya juga baik hati karena selalu mengucapkan kata-kata yang manis dan menguatkan. Di atas semua pujiannya, ia menegaskan ulang janji setia untuk saling memiliki di antara mereka. Ia yakin kekasihnya akan setia kepadanya meskipun dikelilingi banyak gadis dalam kehidupannya.Bacaan Alkitab hari ini mengungkapkan realitas relasi gereja dengan Kristus. Terkadang, gereja seperti bermimpi saat Kristus terasa tidak hadir di tengah pergumulan, ketakutan, dan kesulitan. Pengalaman sang gadis mengajarkan bahwa gereja dapat melakukan dua hal saat menghadapi pergumulan berat. Pertama, selalu mengingat kesempurnaan dan kebaikan Kristus. Kedua, selalu mengingat janji setia Kristus yang tidak pernah meninggalkan gereja-Nya dalam segala keadaan. Sebagai bagian dari gereja, pernahkah Anda merasa bahwa Allah tidak hadir di tengah pergumulan hidup? Bagaimana Anda mengatasinya? Bacaan Alkitab hari ini menolong kita merespons secara tepat di tengah pergumulan hidup. [Pdt. Timotius Fu]
-
986
2026年六月廿二日星期一 - 对新娘的赞美 | 雅歌 3:6-5:1
对新娘的赞美星期一, 6月22日2026本日经文:《雅歌》3:6-5:1少女的等待并没有白费。她望眼欲穿的日子终于来到了。她的良人以盛大的队伍前来迎娶她。这不是一场普通的婚礼,因为新郎是所罗门王,是国中最有权势的人。作为君王,新郎带着极大的荣耀与威严而来:由银与金制成的轿子、勇武的护卫,以及特制的皇冠。盛大与华丽的婚礼场面,伴随着他们溢於言表的愛與喜悅。在婚礼庆典的开场环节,新郎赞美新娘,表达了他深切的爱与由衷的敬意。他从两方面赞扬新娘:第一,她美丽而完美的外貌(4:1-8)。以诗歌的用词,新郎以动物、果子和建筑的隐喻来赞美他的新娘。细致地称赞对方美丽的外表,从眼睛、头发、牙齿、嘴唇、脖子,直至双乳。最后,他以一句话总结:"我的佳偶,你全然美丽,毫无瑕疵。"(4:7)第二,爱情带来的愉悦,使他的心灵得到满足(4:9-15)。新郎表达了对爱人的深情,内心是何等激动。他用各种感官的比喻来形容她那种爱情的力量。对他而言,她的爱比美酒更甘甜,比一切香料更芬芳,比蜂蜜与乳汁更可口。这段赞美以"关琐的园"和"封闭的泉源"为比喻作结束。园中结满了各种果子,香气四溢,显示出他们之间深厚而无穷尽的爱情;而封闭的泉源则代表这份爱情是专一、纯洁的,不容别人共享。最后,这对情人彼此邀请,共同进入那充满爱与丰盛的筵席。这段故事教导我们:末世时,基督作为新郎何等渴望并重视教会这位新妇。这一真理提醒教会,在等候基督再来的过程中,要尽力保守自己。在这段等候时期,教会当持守圣洁,预备自己成为毫无瑕疵的新妇献给基督;同时也要持守对基督忠贞而纯洁的爱,待祂再来时,将这爱毫无保留地献给祂。身为教会的一份子,你是否持守圣洁的生命,并坚守单单对基督那忠心不渝的爱?[傅子洁牧师/林贞兰]
-
985
22 Juni 2026 - Pujian kepada Mempelai Perempuan | Kidung Agung 3:6-5:1
Pujian kepada Mempelai PerempuanSenin, 22 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Kidung Agung 3:6-5:1Tidak sia-sia sang gadis menanti. Hari yang dinanti-nantikan akhirnya tiba. Sang kekasih datang dalam iring-iringan yang megah menyambutnya masuk ke dalam pernikahan. Ini bukan pernikahan biasa karena pengantin laki-laki adalah Raja Salomo, orang paling berkuasa di kerajaan. Sebagai raja, sang pengantin laki-laki datang dalam segala kemewahan dan keperkasaannya: tandu perak dan emas, pengawal yang perkasa, mahkota yang khusus. Kemeriahan dan kemewahan pesta pernikahan dilengkapi dengan meluapnya cinta dan sukacita di antara mereka.Sebagai pengantar untuk memasuki pesta pernikahan, pengantin laki-laki menyampaikan pujian yang menunjukkan besarnya cinta dan penghargaan kepada mempelainya. Sang pengantin memuji mempelainya dalam dua aspek: Pertama, penampilan fisik yang cantik dan sempurna (4:1-8). Dalam bahasa puisi, sang pengantin menggunakan metafora binatang, buah-buahan, dan bangunan untuk memuji mempelainya. Ia juga secara spesifik memuji bagian fisik yang cantik, mulai dari mata, rambut, gigi, bibir, leher, hingga buah dada. Pujiannya ditutup dengan satu kalimat, "Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu." (4:7). Kedua, kenikmatan cinta yang memuaskan jiwanya (4:9-15). Sang pengantin laki-laki mengungkapkan betapa hatinya bergejolak oleh cintanya kepada kekasihnya. Ia menggunakan gambaran semua indra untuk memuji kekuatan cinta kekasihnya. Baginya, cinta mempelainya lebih nikmat dari anggur, lebih harum dari segala wewangian, lebih manis daripada madu dan susu. Pujian ini diakhiri dengan metafora kebun tertutup dan mata air bermeterai. Keragaman buah dan wangi-wangian dalam kebun menunjukkan kayanya cinta di antara mereka yang tidak akan habis dinikmati, sedangkan mata air yang bermeterai menunjukkan sifat cinta mereka yang eksklusif dan tidak terbagi. Di akhir bagian ini, kedua kekasih saling mengajak bertemu dalam pesta perjamuan yang dipenuhi cinta dan kemewahan.Kisah di atas mengajarkan betapa Kristus sebagai Pengantin Laki-laki di akhir zaman merindukan dan menghargai gereja sebagai mempelai-Nya. Kenyataan ini mengingatkan gereja untuk menjaga diri sebaik mungkin selama menantikan kedatangan Kristus. Dalam masa penantian ini, gereja harus menjaga kesucian diri sebagai mempelai yang tak tercemar bagi Kristus. Gereja juga harus mempertahankan kesetiaan cinta kepada Kristus dengan menjaga kemurnian cinta dan menyerahkan cinta yang tak terbagi kepada Kristus pada saat kedatangan-Nya. Sebagian bagian dari gereja, apakah Anda menjaga kesucian hidupmu dan mempertahankan kesetiaan cintamu hanya kepada Kristus? [Pdt. Timotius Fu]
-
984
2026年六月廿一日星期日 - 婚前的等待 | 雅歌 2:8-3:5
婚前的等待星期日, 6月21日2026本日经文:《雅歌》2:8-3:5前一段经文讲述了一对沉浸在爱情中的情侣彼此赞美,并以少女立志在婚前保持性纯洁作为结束。本日经文延续了他们的爱情故事,进一步发展直到迎接婚姻的前夕。作者讲述了这位少女在等候婚礼之日来临时,内心那份强烈的感受与期盼。正如当时的婚礼习俗,少女满怀喜乐与期待,等待良人来迎娶她。以下三件事描绘了少女的等待:第一,是建立在稳固应许的确据(2:16)。少女表示他们受忠诚的誓言所约束,彼此委身、彼此相属。尽管她的良人被描绘为在百合花中牧放的牧人,象征他在众多女子中广泛的交往,但少女依然深信他的忠诚。第二,是喜乐欢悦的心境(2:8-15)。少女在脑海中描绘着与良人相会的情景。她仿佛听见、看见他如同羚羊或小鹿一般奔来,在群山间跳跃,在丘陵上飞驰——象征着她内心那份迅速涌动、充满喜乐的情感。良人出其不意地出现在窗外,说出欢愉而浪漫的情话,使她更觉得喜悦与充满浓厚的幸福感。良人邀请她一同前往百花盛开的园中,因为春天已经来到,那是一个象征爱情的季节。第三,是对婚礼日子的深切渴望(3:1-5)。当少女意识到良人不在身边时,她的喜乐转为思念。她望穿秋水地寻找自己的良人,寻见了,就带他进入母亲的房间——这是进入婚姻的象征。她再次决志,在婚礼之日到来以前,必持守贞洁。正如那位少女等候良人来迎娶她一样,教会作为新妇也当以同样的态度,等候基督再来迎接她。一方面,教会应当满怀盼望与喜乐等候祂的再来;另一方面,也要持守生命的圣洁,使自己在那日能够成为圣洁的新妇献给基督。作为教会的一份子,你是否正在预备自己,以圣洁的生命迎接祂的来临呢?[傅子洁牧师/林贞兰]
-
983
21 Juni 2026 - Penantian di Ambang Pernikahan | Kidung Agung 2:8-3:5
Penantian di Ambang PernikahanMinggu, 21 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Kidung Agung 2:8-3:5Bacaan Alkitab sebelumnya menceritakan sepasang kekasih yang dimabuk asmara dan saling memuji, lalu ditutup dengan tekad sang gadis untuk menjaga kekudusan seksualnya hingga hari pernikahan. Bacaan Alkitab hari ini melanjutkan kisah cinta mereka yang berkembang lebih jauh hingga ke ambang pintu pernikahan. Penulis menceritakan perasaan dan pengharapan yang kuat dari sang gadis saat menantikan datangnya hari pernikahan tersebut.Layaknya pernikahan saat itu, sang gadis menanti kedatangan sang kekasih untuk menjemputnya masuk ke dalam pernikahan dengan penuh sukacita dan pengharapan yang besar. Penantian sang gadis digambarkan melalui tiga hal: Pertama, kepastian yang dibangun di atas janji yang kokoh (2:16). Sang gadis mengungkapkan bahwa mereka terikat oleh janji setia untuk saling memberi diri dan saling memiliki. Sang gadis yakin akan kesetiaan kekasihnya, meskipun sang kekasih digambarkan sebagai gembala di antara bunga bakung, simbol pergaulan yang luas di antara banyak gadis. Kedua, suasana hati yang riang gembira (2:8-15). Sang gadis memvisualisasi pertemuan dengan kekasihnya. Ia mendengar dan melihat kedatangan kekasihnya seperti kijang dan rusa yang melompat di gunung dan meloncat di bukit, simbol suasana hati yang penuh sukacita dalam waktu yang cepat. Suasana sukacita dan bahagia diperkuat dengan kemunculan sang kekasih secara tak terduga di balik jendela kamarnya dan mengucapkan kata-kata romantis yang penuh sukacita. Sang kekasih ingin membawanya pergi ke taman yang penuh bunga karena musim semi telah tiba, simbol datangnya musim percintaan. Ketiga, kerinduan yang besar akan datangnya hari pernikahan (3:1-5). Sukacita sang gadis berubah menjadi kerinduan saat ia sadar bahwa kekasihnya tidak berada di sampingnya. Dengan kerinduan yang besar, ia mencari dan menemukan kekasihnya, lalu membawa sang kekasih ke dalam kamar ibunya, simbol memasuki pernikahan. Sekali lagi, ia mengungkapkan tekad untuk mempertahankan kesucian seksualnya sampai saat hari pernikahan tiba.Sama seperti sang gadis menanti kedatangan kekasih untuk menjemputnya masuk ke dalam pernikahan, gereja harus memiliki sikap yang sama dalam menantikan kedatangan Kristus menjemput gereja sebagai mempelai-Nya. Di satu pihak, gereja harus menantikan kedatangan-Nya dengan penuh pengharapan dan sukacita. Di pihak lain, gereja harus menjaga kekudusan hidup supaya pada saatnya nanti, gereja dapat mempersembahkan diri sebagai mempelai yang kudus kepada Kristus. Sebagai bagian dari gereja, apakah Anda mempersiapkan diri menyambut kedatangan-Nya dengan menjaga kekudusan hidup? [Pdt. Timotius Fu]
-
982
2026年六月二十日星期六 - 激情的爱 | 雅歌 1:1-2:7
激情的爱星期六, 6月20日2026本日经文:《雅歌》1:1-2:7雅歌记载了一对男女的爱情故事。作者采用对话的形式,描绘了这对热恋的情侣之间的关系。在原文中,这卷书是以三方吟唱的形式而写的:一个少女、她的情人,以及少女的一群好友。本日经文以对话的形式,描绘了这对情侣浓情蜜意的两个场景。第一段场景描述少女与心爱之人分离时心中的思念与不安(1:1-8)。那少女用三个画面表达她内心的渴望:亲吻(象征身体的接触)、美酒(象征心灵的亲密),以及香膏的芬芳(象征嗅觉所带来的美好体验)。尽管她一度怀疑自己是否配得被爱(1:5-7),但好友们的歌声鼓励她耐心等候心上人的到来(1:8)。第二段描述了这对情侣相见时彼此赞美的情景(1:9-2:7)。在赞美中,这位青年用法老的骏马和金银饰品来形容少女优雅的美貌(1:9-11)。少女则回应,她赞美自己的良人是英勇威严的君王,身上散发的气息激发她的爱欲。她称她的良人为隐基底葡萄园中的一束花,象征着高品质而珍贵的爱情(1:12-14)。接下来,两人彼此呼应地赞赏对方。男子称赞少女的眼睛如鸽子般纯真,她的美貌如荆棘中的百合花;少女则赞美良人的刚强,使她感到安全与被保护。这一段以一个警告作为结束:不要在爱情尚未成熟时激动或挑起它。这是一种比喻,提醒人在进入正式婚姻之前要克制自己,不要发生性关系(2:7)。这段情侣的爱情故事象征着教会与基督之间的关系。这位少女对良人丰盛之爱的渴望、欣赏与享受,提醒我们:教会也当如此渴望、欣赏并享受我们灵魂的良人,即耶稣基督,所赐下那丰盛无比的爱。正如这对情侣满怀激情地期待婚礼那天爱情的高潮,我们也应当以同样的态度,热切盼望基督的再临,那是我们与祂之间爱的关系的巅峰。基督是否仍是你每时每刻所渴慕的心灵良人?你是否仍热切地期盼祂的再来?[傅子洁牧师/林贞兰]
-
981
20 Juni 2026 - Cinta yang Penuh Gairah | Kidung Agung 1:1-2:7
Cinta yang Penuh GairahSabtu, 20 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:Efesus 4:1-6Kitab Kidung Agung berisi kisah cinta sepasang kekasih. Penulis kitab ini menggunakan teknis dialogis untuk menggambarkan relasi dua kekasih yang sedang dimabuk cinta. Dalam bentuk aslinya, kitab ini ditulis untuk dinyanyikan oleh tiga pihak, yakni seorang gadis, seorang jejaka yang adalah kekasih dari sang gadis, dan sekelompok orang yang digambarkan sebagai sahabat dari sang gadis.Bacaan hari ini berisi dialog yang menggambarkan gairah dan kehangatan cinta sepasang kekasih dalam dua episode. Episode pertama berisi kerinduan dan kegalauan hati sang gadis yang terpisah dari kekasihnya (1:1-8). Sang gadis mengungkapkan kerinduan hatinya dengan tiga gambaran, yakni ciuman (gambaran sentuhan fisik), anggur (gambaran keintiman jiwa), dan aroma minyak (gambaran keindahan hasil indra penciuman). Meskipun sang gadis sempat meragukan kelayakannya untuk dicintai (1:5-7), nyanyian para sahabat menguatkannya untuk menanti kedatangan pujaan hatinya (1:8). Episode kedua berisi kisah kedua kekasih saat bertemu dan saling memberi pujian (1:9-2:7). Dalam pujiannya, sang jejaka menggunakan gambaran kuda betina Firaun dan perhiasan emas dan perak untuk menggambarkan keindahan yang anggun (1:9-11). Sang gadis membalas dengan memuji kekasihnya sebagai raja yang gagah perkasa dengan aroma tubuh yang membangkitkan gairahnya. Ia menyebut kekasihnya seperti setangkai bunga dari kebun anggur En-Gedi, simbol cinta yang berkualitas tinggi dan langka (1:12-14). Bagian selanjutnya mencatat kedua kekasih saling memuji secara bersahutan. Sang jejaka memuji mata kekasihnya yang memancarkan ketulusan seperti merpati, penampilannya cantik seperti bunga bakung di antara onak duri. Sang gadis membalas memuji keperkasaan kekasihnya yang memberi rasa aman dan perlindungan yang nyaman. Bagian ini ditutup dengan peringatan untuk tidak membangkitkan dan menyalakan cinta sebelum diingininya, kiasan menahan diri dari hubungan seksual sebelum memasuki pernikahan resmi (2:7).Kisah cinta sepasang kekasih di atas adalah simbol relasi gereja dengan Kristus. Gambaran sang gadis yang merindukan, mengapresiasi dan menikmati kelimpahan cinta kekasihnya, mengingatkan bahwa gereja harus merindukan dan menikmati cinta yang melimpah dari Kekasih jiwa kita, yakni Yesus Kristus. Sebagaimana sepasang kekasih dengan penuh gairah menanti puncak cinta mereka pada hari pernikahan, demikian juga seharusnya sikap kita dalam menanti kedatangan Kristus sebagai puncak relasi kasih kita dengan Dia. Apakah Kristus masih menjadi kekasih jiwa yang Anda rindukan setiap saat? Apakah Anda masih bergairah menantikan kedatangan-Nya? [Pdt. Timotius Fu]
-
980
2026年六月十九日星期五 - 不要忽视上帝的警告 | 历代志下 36
不要忽视上帝的警告!星期五, 6月19日2026本日经文:《历代志下》36一位君王接着一位君王更替,这正是《历代志下》36章所记载有关犹大国诸王的历史。每位君王执政的时间不同,所处的环境也各不相同。有的王只作王三个月(约哈斯王,36:2),有的作王十一年(约雅敬王,36:5),也有的作王三个月零十天(约雅斤王,36:9)。令人悲伤的是,其中有些君王被记载为行耶和华眼中看为恶的事,例如约雅敬王(36:5)、约雅斤王(36:9)和西底家王(36:12)。不仅如此,经文也记载,祭司和犹大百姓行了各样可憎恶的事,效法列国的行为,并玷污耶和华的殿(36:14)。上帝是否任凭这些事情发生而不理会呢?当然不是!上帝采取行动,差遣祂的使者去警戒他们(36:15)。一般来说,上帝的使者就是上帝所差派的先知,他们负责向百姓传达上帝的心意。上帝差遣使者,显明祂是恒久忍耐的,并渴望祂的百姓意识到自己的错误而悔改。可惜的是,这些被差来的使者,他们的话不但没有被听从,反而被人戏弄;甚至连他们所传讲的上帝的话,也被百姓轻视和嘲笑(36:16)。他们持续作恶,惹动上帝的怒气,于是上帝施行审判,兴起迦勒底人的王攻击他们,毁灭耶路撒冷城(36:17)。上帝使犹大百姓被掳到巴比伦,直到巴比伦帝国灭亡、波斯国兴起为止。这就是上帝对犹大国的审判。然而,上帝的愤怒会永远燃烧吗?不会!当上帝的怒气平息后,祂恢复祂百姓的光景——就是在他们被掳七十年之后。上帝使用波斯王古列,使犹大人从被掳之地归回,并重新建造上帝的殿(36:23)。你的生命真的比犹大百姓更好吗?未必如此!我们已经听过许多借着敬拜聚会和个人灵修所传讲、提醒我们的上帝的话语。但问题是:我们是否回应上帝的话,并去遵行祂的话呢?还是我们认为,我们所读所默想的上帝的话,已经不再适用于现今的时代?要作行道的人,不要只作听道的人![陈仙果牧师/林玉琴]
-
979
19 Juni 2026 - Jangan Abaikan Peringatan Tuhan! | 2 Tawarikh 36
Jangan Abaikan Peringatan Tuhan!Jumat, 19 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 36Raja yang satu berganti dengan raja yang lain. Inilah yang dicatat dalam 2 Tawarikh 36 tentang para raja yang memerintah di Kerajaan Yehuda. Setiap raja memerintah dalam rentang waktu yang berbeda dan dalam kondisi yang berbeda. Ada raja yang hanya memerintah selama tiga bulan (Raja Yoahas, 36:2), ada yang memerintah selama sebelas tahun (Raja Yoyakim, 36:5), ada yang memerintah selama tiga bulan sepuluh hari (Raja Yoyakhin, 36:9). Yang menyedihkan, ada pula yang dikenang sebagai raja yang melakukan yang jahat di mata TUHAN, yaitu Raja Yoyakim (36:5), Raja Yoyakhin (36:9), Raja Zedekia (36:12). Selain para raja, dicatat juga bahwa para imam dan rakyat Kerajaan Yehuda menjalani kehidupan yang menjijikkan seperti yang biasa dilakukan bangsa-bangsa lain dan menajiskan Rumah TUHAN (36:14).Apakah TUHAN membiarkan begitu saja perbuatan seperti ini? Tidak! TUHAN bertindak dengan mengutus para utusan-Nya (36:15). Secara umum, utusan TUHAN adalah para Nabi yang TUHAN utus untuk menyampaikan isi hati TUHAN kepada umat-Nya. Adanya utusan TUHAN menunjukkan bahwa TUHAN itu panjang sabar dan rindu agar umat-Nya menyadari kesalahan mereka dan bertobat. Sayangnya, utusan yang dikirim kepada umat-Nya itu sering kali bukan didengar perkataannya, melainkan diejek, bahkan firman TUHAN yang disampaikan malah dihina oleh mereka (36:16). Perbuatan mereka yang jahat membuat TUHAN murka dan menghukum Raja serta penduduk Yehuda dengan menggerakkan raja orang Kasdim untuk mengalahkan mereka dan membumihanguskan kota Yerusalem (36:17). TUHAN membuang penduduk Yehuda ke Babel sampai Kerajaan Babel runtuh dan Kerajaan Persia berkuasa. Inilah penghukuman TUHAN terhadap Kerajaan Yehuda. Apakah amarah TUHAN selamanya menyalah-nyala? Tidak! Setelah murka TUHAN surut, Dia memulihkan keadaan umat-Nya, yaitu setelah umat-Nya berada dalam pembuangan selama 70 tahun. TUHAN memakai Kores, raja Persia untuk membawa orang Yehuda kembali dari pembuangan dan membangun kembali Rumah Allah (36:23).Apakah hidup Anda lebih baik daripada penduduk Yehuda? Belum tentu! Kita sudah banyak mendengar pengajaran dan peringatan melalui firman Tuhan yang disampaikan kepada kita dalam ibadah maupun melalui renungan dalam saat teduh pribadi kita. Akan tetapi, apakah kita merespons firman Tuhan dengan melaksanakan firman Tuhan itu? Atau sebaliknya, kita menganggap firman Tuhan yang kita baca dan renungkan itu sudah tidak relevan dengan kehidupan pada zaman ini? Jadilah pelaku firman, jangan hanya menjadi pendengar saja! [Pdt. Roni Tan]
-
978
2026年六月十八日星期四 - 顺服,却缺乏敏锐 | 历代志下 35
顺服,却缺乏敏锐星期四, 6月18日2026本日经文:《历代志下》35约西亚是亚们王的儿子。亚们王在耶和华眼中行恶(33:21),但约西亚并没有效法他父亲的恶行。在他作王期间,约西亚行了正直的事。他重新为耶和华举行逾越节。这次逾越节不是普通的庆典,而是极其盛大的节期,自先知撒母耳以来,从未这样守过。这次逾越节由祭司、利未人,以及所有犹大和以色列人,包括耶路撒冷的居民一同参与(35:18)。整个节期预备得非常周全,包括献祭的祭牲;每一位百姓都能分得约西亚王和犹大众首领所献的祭物。亚萨的子孙也被安排专心在逾越节和随后七天的无酵节中负责敬拜事奉(35:15-17)。显然,约西亚王是一位顺服上帝、遵行上帝借着以色列祖先所吩咐之命令的君王。然而,约西亚王也有他的弱点——他对上帝的提醒不够敏锐。这提醒是借着埃及王尼哥传达的(35:20-24)。尼哥告诉约西亚,他此行并不是要攻击约西亚和犹大国,而是遵行他从上帝所领受的指示(35:21)。圣经没有说明上帝是在何时、以何种方式向尼哥说话,但尼哥的话已经表明,他并非来与犹大争战。可惜的是,约西亚没有察觉上帝的心意。他仍然决定与埃及军队作战,甚至乔装上阵。结果,约西亚在战场上阵亡。遗憾的是,约西亚在遵行上帝、为上帝守逾越节的顺服上,并没有伴随着对上帝提醒的敏锐。这是因为他没有继续寻求上帝的旨意。作为上帝的儿女,我们被呼召要顺服,也不断被提醒要顺服——包括在敬拜、读上帝的话语,以及事奉上都要顺服。然而,在我们的顺服中,我们是否仍然保持一颗敏锐的心,去聆听上帝的声音和祂的旨意?你是否还有敏锐的属灵洞察,去辨认上帝的心意?若你不寻求上帝的旨意,就很容易在人生中走错方向。愿那拯救我们的主,使我们常常对祂的旨意保持敏锐的心![陈仙果牧师/林玉琴]
-
977
18 Juni 2026 - Taat, Namun Kurang Peka | 2 Tawarikh 35
Taat, Namun Kurang PekaKamis, 18 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 35Yosia adalah anak Raja Amon. Raja Amon adalah raja yang jahat di mata TUHAN (33:21), tetapi Yosia tidak mengikuti kelakuan ayahnya yang jahat. Selama memerintah sebagai raja, Yosia melakukan hal yang baik. Dia menyelenggarakan lagi perayaan Paskah bagi TUHAN. Perayaan Paskah ini bukan perayaan biasa, tetapi perayaan yang agung, yang tidak pernah dirayakan lagi sejak masa Nabi Samuel. Paskah ini dirayakan oleh para imam, orang Lewi, seluruh orang Yehuda dan Israel, termasuk penduduk Yerusalem (35:18). Perayaan Paskah ini dipersiapkan dengan sangat baik, mulai dari kurban yang dijadikan persembahan. Setiap penduduk akan mendapat bagian dari kurban yang diberikan oleh Raja Yosia dan para pemimpin Yehuda. Pelayan ibadah dari bani Asaf juga disiapkan untuk fokus melayani dalam ibadah Paskah dan Hari Raya Roti Tidak Beragi yang diselenggarakan selama tujuh hari (35:15-17). Jelas terlihat bahwa Raja Yosia adalah raja yang taat melakukan perintah yang telah Tuhan perintahkan untuk dilakukan oleh nenek moyang bangsa Israel.Sayangnya, Raja Yosia memiliki kelemahan. Dia kurang peka terhadap perintah TUHAN yang disampaikan melalui Nekho, raja Mesir (35:20-24). Nekho memberi tahu bahwa kedatangannya bukan untuk berperang melawan Yosia dan kerajaan Yehuda, sesuai dengan perintah yang diterima Raja Nekho dari TUHAN (35:21). Alkitab tidak memberi tahu kapan dan bagaimana cara TUHAN memberi perintah kepada Raja Nekho. Akan tetapi, perkataan Raja Nekho kepada Raja Yosia memperlihatkan bahwa Raja Nekho bukan datang untuk berperang dengan kerajaan Yehuda. Sayangnya, Raja Yosia tidak peka terhadap maksud Tuhan. Raja Yosia menyamar karena Dia ingin tetap berperang melawan pasukan Mesir yang dipimpin oleh Raja Nekho. Akhirnya, Raja Yosia gugur dalam peperangan. Sayang bahwa ketaatan Raja Yosia untuk melaksanakan perayaan Paskah bagi Tuhan tidak diikuti oleh kepekaan terhadap peringatan TUHAN. Hal ini terjadi karena Raja Yosia tidak mencari kehendak TUHAN lagi.Sebagai anak-anak Allah, kita dipanggil dan terus diingatkan untuk taat, termasuk taat beribadah, taat membaca firman Tuhan, dan taat melayani Tuhan. Akan tetapi, dalam ketaatan kita, apakah kita masih memiliki kepekaan untuk mendengarkan suara dan kehendak TUHAN? Apakah Anda masih memiliki kepekaan untuk mengenali kehendak TUHAN? Bila Anda tidak mencari kehendak TUHAN, Anda akan mudah salah langkah dalam kehidupan Anda. Kiranya Tuhan yang menyelamatkan kita terus membuat kita memiliki kepekaan terhadap kehendak-Nya! [Pdt.Roni Tan]
-
976
17 Juni 2026 - Dibaharui oleh Firman Tuhan | 2 Tawarikh 34
Dibaharui oleh Firman TuhanRabu, 17 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 34Apa yang umumnya dilakukan oleh seorang anak berusia 8 tahun? Kegiatan anak di usia tersebut adalah bersekolah dan bermain. Akan tetapi, dalam bacaan Alkitab hari ini, kita membaca tentang seorang anak bernama Yosia yang di usia 8 tahun diangkat menjadi raja di kerajaan Yehuda. Dia terlalu muda untuk bisa memangku jabatan dan kekuasaan yang demikian besar! Apa yang bisa dilakukan seorang anak kecil yang menjadi raja? Inilah pertanyaan yang wajar ditanyakan oleh banyak orang saat membaca kisah ini. Ternyata, walaupun masih kecil, Raja Yosia menjalani hidup dalam takut akan Tuhan. Dia setia mencari Tuhan (34:1-3). Bahkan, dengan kekuasaan yang ia miliki, Raja Yosia = menyingkirkan mezbah penyembahan Baal serta berbagai praktik penyembahan berhala (34:3-7). Raja Yosia mengambil keputusan untuk memperbaiki Rumah Allah yang telah rusak dan menjalankan kehidupan peribadatan di hadapan Tuhan bagi penduduk di kerajaan Yehudi (34:8-13). Raja Yosia membuka diri terhadap teguran Tuhan atas pelanggaran umat berdasarkan Kitab Taurat yang ditemukan di tembok bait Allah (34:14-21). Raja Yosia mengajak seluruh umat di kerajaan Yehuda untuk menyatakan kesetiaan kepada TUHAN (34:29-33).Apakah Raja Yosia bertindak seperti ini karena dia memiliki ayah yang takut akan Tuhan? Ternyata tidak! Ayah Yosia—yaitu Amon—adalah raja yang jahat di mata TUHAN (33:21-23). Puji Tuhan! Raja Yosia tidak mengikuti teladan kehidupan ayahnya. Kehidupannya bertolak belakang dengan kehidupan ayahnya. Mengapa Raja Yosia bisa tidak terpengaruh oleh teladan buruk yang diberikan ayahnya? Raja Yosia menjalani kehidupan yang benar karena ia mengasihi TUHAN dan berusaha menaati firman Tuhan. Setiap keputusan dan tindakan yang dilakukan Raja Yosia disesuaikan dengan kehendak TUHAN yang tertulis dalam firman TUHAN. Raja Yosia mengalami pembaruan dari TUHAN melalui kebenaran firman TUHAN.Teladan yang diperlihatkan oleh Raja Yosia mengingatkan kita bahwa perilaku orang tua yang buruk bukanlah pembenar bagi kita untuk melakukan perbuatan yang buruk. Perilaku orang tua yang buruk belum tentu menurun pada anaknya. Perilaku orang tua kita yang buruk tidak akan menurun pada diri kita bila kita hidup mengasihi Tuhan dan belajar mencintai serta menaati firman Tuhan. Apakah Anda ingin mengalami pembaruan agar kehidupan Anda berkenan kepada Tuhan? Terimalah dan percayalah kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi Anda dan cintailah Tuhan dan firman-Nya! [Pdt.Roni Tan]
-
975
2026年六月十七日星期三 - 被上帝的话语更新 | 历代志下 34
被上帝的话语更新星期三, 6月17日2026本日经文:《历代志下》34一个八岁的孩子通常会做什么呢?这个年纪的孩子一般都在上学和玩耍。然而,在今天的经文中,我们读到一个名叫约西亚的孩子,他在八岁时就被立为犹大王。以他的年纪来说,要承担如此重大的职位和权柄,实在太年轻了!一个小孩子成为君王,能做什么呢?这是许多人读到这段故事时自然会提出的问题。 然而,虽然年纪尚幼,约西亚王却以敬畏上帝的心生活。他忠心寻求耶和华(34:1-3)。甚至,他运用手中的权柄,除掉巴力的祭坛和各种偶像崇拜的行为(34:3-7)。约西亚王决定修理已经毁坏的上帝殿,并恢复犹大国百姓在上帝面前的敬拜生活(34:8-13)。当在圣殿中发现律法书时,约西亚愿意接受上帝借着律法对百姓罪恶的责备(34:14-21)。他也带领犹大全国百姓重新立志忠心归向耶和华(34:29-33)。约西亚王之所以如此行,是因为他有一位敬畏上帝的父亲吗?事实并非如此!约西亚的父亲亚们,是一位行耶和华眼中看为恶的王(33:21-23)。感谢主!约西亚王并没有效法父亲的生活榜样,他的生命与父亲截然不同。为什么约西亚王没有受到父亲坏榜样的影响呢?因为他爱耶和华,并努力遵行上帝的话语。约西亚王所做的每一个决定和行动,都是按照上帝在祂话语中所启示的旨意而行。约西亚因着上帝话语的真理,经历了从上帝而来的更新。约西亚王所树立的榜样提醒我们:父母不好的行为,并不能成为我们作恶的理由。父母不好的行为,也未必会延续到儿女身上。若我们爱上帝,并学习爱慕、遵行上帝的话语,父母不好的行为就不会延续在我们身上。您是否渴望经历更新,使你的生命蒙上帝喜悦呢?请接受并相信主耶稣为你个人的主和救主,并且爱主、爱祂的话语![陈仙果牧师/林玉琴]
-
974
16 Juni 2026 - Dua Respons terhadap Teguran Tuhan | 2 Tawarikh 33
Dua Respons terhadap Teguran TuhanSelasa, 16 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 33TUHAN selalu memandang dosa yang dilakukan umat-Nya sebagai masalah serius! Dalam bacaan Alkitab hari ini kita membaca tentang dua orang raja Yehuda yang merupakan ayah dan anak, yang keduanya sama-sama melakukan pelanggaran di hadapan Allah. Raja yang pertama adalah Raja Manasye. Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan berhala yang telah dihancurkan oleh Hizkia, mendirikan tiang Asyera dan menyembah Baal, mendirikan mezbah berhala di bait Allah, mempersembahkan anak-anak bagi berhala, dan sebagainya (33:1-9). Raja kedua adalah Raja Amon yang mempersembahkan dan beribadah kepada patung pahatan yang dibuat oleh Raja Manasye (33:21-23).Terhadap tindakan dosa yang dilakukan oleh Raja Manasye dan Raja Amon itu, Tuhan menegur mereka. Terhadap teguran TUHAN, respons mereka berbeda. Saat menerima teguran TUHAN, Raja Manasye merendahkan diri dan berdoa pada Tuhan meminta pengampunan, dan TUHAN memberi pengampunan serta memulihkan Raja Manasye. Akan tetapi, Raja Amon merespons dengan cara yang berbeda. Saat menerima teguran TUHAN, Raja Amon tetap meneruskan praktik penyembahan berhala dan tidak mau merendahkan diri di hadapan Tuhan. Raja Amon mengeraskan hatinya dan terus menjalani hidup yang berdosa di hadapan Tuhan. Akhirnya, Raja Amon mati karena dibunuh oleh pegawai-pegawai di istananya (33:24-25).Bila Anda berbuat dosa, TUHAN akan menegur Anda dengan berbagai cara menurut hikmat-Nya. Anda bisa saja mengaku dosa Anda di hadapan Tuhan, tetapi kemudian Anda kembali melakukan perbuatan dosa yang sama. Bila Anda masih sering jatuh dalam perbuatan dosa yang sama, hal itu menyakiti hati TUHAN! Bagaimana Anda merespons bila TUHAN menegur Anda saat Anda jatuh ke dalam dosa? Apakah Anda bersikap seperti Raja Manasye yang merendahkan diri dan bertobat atau Anda bersikap seperti Raja Amon yang menolak teguran TUHAN? Saat Anda jatuh ke dalam dosa dan menerima teguran TUHAN, apakah Anda bersedia membuka hati dan sadar, mengaku dosa, bertobat, dan mengubah cara hidup Anda? Atau sebaliknya, Anda menolak teguran TUHAN dan tidak mau bertobat karena sebenarnya Anda ingin terus hidup menikmati perbuatan dosa tersebut? Sadarilah bahwa TUHAN yang telah memilih dan menyelamatkan Anda itu memberikan teguran agar kita sadar, bertobat dan menjalani hidup yang berkenan kepada-Nya karena Dia mengasihi Anda dan Ia menginginkan yang terbaik bagi diri Anda! [Pdt.Roni Tan]
-
973
2026年六月十六日星期二 - 对上帝责备的两种回应 | 历代志下 33
对上帝责备的两种回应星期二, 6月16日2026本日经文:《历代志下》33上帝总是把祂子民所犯的罪看作严重的问题!本日经文中,我们读到犹大国的两位有父子关系的君王——他们俩都在上帝面前犯了过错。第一位是玛拿西王。他重新建立了希西家王拆毁的邱坛、做木偶,并敬拜巴力、在上帝的殿中建造偶像祭坛、将儿女献祭给偶像,等等(33:1-9)。第二位是亚们王,他献祭并敬拜玛拿西王所调刻的偶像(33:21-23)。对于玛拿西王和亚们王所犯的罪行,上帝都斥责了他们。对上帝的斥责,他们有着不同的反应。玛拿西王在受到上帝的斥责后,谦卑自己,向上帝祷告求饶,上帝赦免了他的罪,并恢复了玛拿西王。然而,亚们王的反应却不同。亚们王在领受耶和华的责备后,仍然继续偶像崇拜的行为,并不愿在上帝面前谦卑自己。亚们王刚硬自己的心,继续在上帝面前过着犯罪的生活。最终,亚们王被宫里的臣仆所杀(33:24-25)。当你犯罪时,耶和华会按照祂的智慧以各种方式责备你。你可以在上帝面前认罪,但之后又再次犯同样的罪。如果你仍然屡次陷入同样的罪中,这会令上帝伤心!当你犯罪时,若上帝责备你,你会如何回应?你会像玛拿西王那样谦卑悔改,还是像亚们王那样拒绝上帝的责备?当你堕落罪中并受到上帝的责备时,你是否愿意敞开心扉醒悟,认罪悔改,并改变你的生活方式?还是相反的,你拒绝上帝的责备,不愿悔改,因为你其实想继续享受罪中之乐?要领悟到,拣选并拯救你的耶和华给予责备是为了让我们醒悟悔改,并过祂喜悦的生活,因为祂爱你,而且祂要你得到最好的![陈仙果牧师/梁思静]
-
972
2026年六月十五日星期一 - 别害怕,有主同在! | 历代志下 32
别害怕,有主同在!星期一, 6月15日2026本日经文:《历代志下》32来自强大一方的威胁通常会让人感到非常恐惧。恐惧的反应是自然的。当时,希西家王和犹大国的百姓正因为来自亚述王国的威胁而感到恐惧。亚述帝国已经征服了许多其他王国,因此令人极为畏惧。亚述王国的军事力量——军队和战争装备——比其他王国更加先进。亚述王国在战争中战无不胜,因此当时的王国都对亚述王国感到畏惧。强大而不可战胜的亚述王国随后进攻了犹大王国。希西家王和犹大百姓感到恐惧是很自然的。面对亚述军队的威胁,希西家王的态度是如何?他采取一些措施备战,包括封锁敌人可能利用的供水通道、修补城墙、建造瞭望塔、大量制造武器以及任命一些军队的将领。然后,希西家王安抚犹大国所有百姓的心,说:"……不要因亚述王……恐惧、惊慌;因为与我们同在的,比与他们同在的更大。"(32:7)对于希西家王来说,耶和华远比看似不可战胜、强大威武的亚述军队更有能力、更为强大。尽管西拿基立恐吓并侮辱耶和华,以消弱犹大百姓的信心(32:9-19),但这没有动摇希西家王对耶和华必能帮助他们的信心。赞美耶和华!耶和华差遣祂的使者击败亚述军队,以致亚述王羞愧地返回他的国家。后来,亚述王被他自己的儿子所杀(32:20-23)。人类难免恐惧感的产生。父母会因为担心子女的未来和交友状况而感到害怕。老年人会因为同龄朋友先逝、以及各种疾病逐渐缠身而感到孤独和害怕。单身的年轻人会害怕找不到人生伴侣。使人感到恐惧的理由有很多,但主耶稣说:"你们哪一个能用思虑使寿数多加一刻呢?"(《马太福音》6:27)。当你感到恐惧时,你的态度是如何呢?要相信主从未离弃你!那位拯救我们的主,也是一位与我们同在,直到世界末了的主。[陈仙果牧师/梁思静]
-
971
15 Juni 2026 - Jangan Takut, Tuhan Menyertai! | 2 Tawarikh 32
Jangan Takut, Tuhan Menyertai!Senin, 15 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 32Ancaman dari pihak yang kuat umumnya terasa amat menakutkan. Reaksi takut adalah reaksi yang wajar. Saat itu, Raja Hizkia dan penduduk Kerajaan Yehuda sedang merasa ketakutan karena adanya ancaman dari Kerajaan Asyur. Kerajaan Asyur telah mengalahkan banyak kerajaan lainnya, sehingga mereka sangat ditakuti. Kekuatan militer—tentara dan perlengkapan perang—Kerajaan Asyur lebih maju daripada kerajaan-kerajaan yang lain. Kerajaan Asyur tidak terkalahkan dalam peperangan, sehingga Kerajaan Asyur ditakuti oleh kerajaan-kerajaan yang ada pada saat itu. Kerajaan Asyur yang gagah perkasa dan tidak terkalahkan ini kemudian menyerang kerajaan Yehuda. Wajar bila Raja Hizkia dan penduduk kerajaan Yehuda merasa takut.Bagaimana sikap Raja Hizkia saat menghadapi ancaman tentara Asyur? Ia mempersiapkan diri untuk berperang dengan menutup jalur pasokan air yang bisa dimanfaatkan musuh, memperbaiki tembok kota, serta mendirikan menara pengintaian, serta membuat senjata dalam jumlah besar, serta mengangkat para pemimpin pasukan. Setelah itu, Raja Hizkia menenangkan hati seluruh rakyat Kerajaan Yehuda dengan berkata, "...Janganlah takut dan kecut hati terhadap Raja Asyur ... karena yang menyertai kita lebih banyak daripada yang menyertai dia." (32:7) Bagi Raja Hizkia, TUHAN jauh lebih perkasa dan jauh lebih kuat daripada pasukan kerajaan Asyur yang tampak tidak terkalahkan dan gagah perkasa itu. Meskipun Sanherib mengintimidasi dan menghina TUHAN untuk melemahkan semangat penduduk Yehuda (32:9-19), hal itu tidak menggoyahkan keyakinan Raja Hizkia pada TUHAN yang sanggup menolong mereka. Puji TUHAN! TUHAN mengutus malaikat-Nya untuk mengalahkan tentara Asyur, sehingga Raja Asyur kembali ke negerinya dengan rasa malu. Kemudian, Raja Asyur mati dibunuh oleh anak-anaknya sendiri (32:20-23).Manusia sulit menghindar dari munculnya rasa takut. Orang tua bisa merasa takut karena kekhawatiran akan masa depan dan pergaulan anak-anaknya. Kaum lansia bisa merasa takut kesepian saat teman-teman sebaya meninggal lebih dahulu dan berbagai penyakit mulai mengintai. Kaum muda yang masih sendiri bisa merasa takut tidak mendapat pasangan hidup. Ada banyak alasan yang bisa membuat seseorang merasa takut, tetapi Tuhan Yesus berkata, "Siapakah di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?" (Matius 6:27). Bagaimana sikap Anda saat Anda merasa takut? Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda! Tuhan yang telah menyelamatkan kita adalah Tuhan yang menyertai kita sampai akhir zaman. [Pdt.Roni Tan]
-
970
14 Juni 2026 - Kesungguhan Mempersiapkan Ibadah | 2 Tawarikh 31
Kesungguhan Mempersiapkan IbadahMinggu, 14 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 31Kegiatan yang dipersiapkan secara asal-asalan pasti tidak akan menghasilkan hasil yang maksimal. Sebaliknya, kegiatan yang dipersiapkan dengan kesungguhan pasti akan menghasilkan hasil yang lebih maksimal. Hal ini berlaku dalam segala hal, termasuk dalam hal ibadah yang perlu dipersiapkan dengan kesungguhan. Raja Hizkia adalah teladan dalam hal kesungguhan mengatur dan mempersiapkan ibadah bagi TUHAN. Dia mempersiapkan dan mengaktifkan kembali tugas para imam dan orang Lewi dalam menyelenggarakan ibadah (31:2), Dia mempersiapkan kurban yang akan dipersembahkan kepada TUHAN yang berasal dari harta milik Raja Hizkia (31:3). Dia mengajak umat TUHAN membawa persembahan yang terbaik bagi TUHAN (31:5-7). Dia menetapkan orang-orang yang dapat dipercaya untuk mengelola persembahan di rumah TUHAN (31:11-19). Inilah gambaran kesungguhan Raja Hizkia dalam mempersiapkan ibadah di hadapan TUHAN. Puji TUHAN! TUHAN berkenan dan memberkati Raja Hizkia beserta penduduk kerajaan Yehuda (31:20-21).Ibadah perlu dipersiapkan dengan kesungguhan, bukan sekadar agar ibadah yang kita selenggarakan menyenangkan umat yang hadir dalam ibadah, melainkan sebagai ungkapan bahwa kita sedang mengabdi kepada Tuhan. Fokus ibadah kita haruslah tertuju kepada TUHAN yang telah menyelamatkan dan memelihara hidup kita. Para pelayan ibadah wajib mempersiapkan penyelenggaraan ibadah dengan sebaik-baiknya, dan setiap dan seluruh umat TUHAN yang hadir untuk mengikuti ibadah juga harus mempersiapkan diri agar bisa mengikuti ibadah dengan penuh kesungguhan. Para pelayan yang menyelenggarakan ibadah maupun umat yang ikut dalam ibadah perlu bersungguh-sungguh mempersiapkan diri sebagai wujud ungkapan penghormatan kepada TUHAN yang menjadi pusat ibadah. Apakah selama ini, Anda telah setia mengikuti ibadah? Apakah Anda telah terlibat dalam pelayanan ibadah di gereja Anda? Baik saat Anda mengikuti ibadah atau saat Anda ikut melayani dalam penyelenggaraan ibadah, apakah Anda melakukannya dengan kesungguhan hati? Bagi Anda yang terlibat dalam pelayanan ibadah, persiapkanlah pelayanan Anda secara sungguh-sungguh. Jangan menganggap remeh atau menganggap gampang tugas yang harus Anda lakukan! Bagi Anda yang menjadi peserta ibadah, persiapkanlah diri Anda sebelum hadir di ruang ibadah agar Anda bisa berkonsentrasi penuh menikmati relasi dengan TUHAN melalui ibadah. Kiranya TUHAN berkenan terhadap pelayanan dan kehadiran kita dalam ibadah! [Pdt. Roni Tan]
-
969
2026年六月十四日星期日 - 用心认真的准备敬拜 | 历代志下 31
用心认真的准备敬拜星期日, 6月14日2026本日经文:《历代志下》31随随便便准备的活动肯定不能取得最佳效果。相反的,用心准备的活动必然能取得更佳的效果。这适用于一切事情,包括需要用心认真准备的敬拜。认真安排和筹备敬拜耶和华这方面,希西家王就是一个典范。他预备并重新恢复了祭司和利未人在主持敬拜中的职责(31:2)。他预备了要献给耶和华的祭物,这些祭物来自希西家王自己的产业(31:3)。他呼吁上帝的子民将最好的供物献给上帝(31:5-7)。他指派可靠的人管理耶和华殿中的供物(31:11-19)。这就是希西家王在耶和华面前用心预备敬拜的写照。赞美耶和华!耶和华悦纳他,并赐福给希西家王和犹大国的百姓(31:20-21)。敬拜需要用心预备,不只是为了让在场敬拜的会众感到愉悦,而是为了表达我们对上帝的虔诚服侍。我们敬拜的焦点应当专注于那位拯救并保守我们生命的主。敬拜的服事者有义务尽最大努力预备敬拜的进行,而每一位前来参与敬拜的上帝子民也必须预备好自己,以便能以全然的心参与敬拜。无论是带领敬拜的服事者还是参与敬拜的会众,都需要认真预备自己,以此作为对敬拜中心的上帝的尊崇表达。一直以来,你是否已经忠心地参与敬拜?你是否已经参与了教会的敬拜事工?无论是参加敬拜还是参与敬拜的服事,你是否都以真诚、认真的心进行呢?对于参与敬拜事工的你,请认真预备你的服事。不要低估或轻视你所承担的任务!对于参与敬拜的你,请在进入敬拜场所之前预备好自己,使你能够全心全意地通过敬拜享受与上帝的关系。愿主悦纳我们在敬拜中的服事和参与![陈仙果牧师/梁思静]
-
968
13 Juni 2026 - Undangan Raja, Panggilan Allah | 2 Tawarikh 30
Undangan Raja, Panggilan AllahSabtu, 13 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 30Dua tahun ini cukup banyak muda mudi yang pernah saya layani mengirimkan undangan pernikahan kepada saya. Saya senang saat menerima undangan ini meskipun tidak semua undangan dapat saya hadiri. Saya senang dan bersyukur karena Tuhan telah membuat mereka mendapatkan pasangan masing-masing. Kita juga pasti pernah menerima undangan, bukan hanya undangan pernikahan, tetapi juga termasuk undangan rapat, dan sebagainya. Dalam Bacaan Alkitab hari ini, kita membaca bahwa Raja Hizkia mengundang setiap orang dari seluruh Israel dan Yehuda untuk merayakan Paskah bagi TUHAN di Rumah TUHAN di Yerusalem (30:1-9). Perayaan Paskah bukanlah perayaan yang penuh dengan pesta pora, tetapi perayaan untuk memulihkan relasi dengan TUHAN, sehingga murka TUHAN tidak terus menimpa mereka. Orang Israel dan Yehuda dipanggil untuk kembali kepada TUHAN karena mereka telah melakukan banyak dosa dan melanggar perjanjian dengan TUHAN. Mereka lebih memilih untuk menyembah dan beribadah kepada berhala dibandingkan kepada Tuhan. Selain itu, bait Allah ditutup oleh Raja Ahas (28:24). Oleh karena itu, Raja Hizkia mengundang umat Allah untuk memulihkan relasi dengan TUHAN yang selama ini telah rusak.Undangan yang disampaikan para kurir Raja Hizkia ini direspons secara berbeda-beda. Ada orang yang meremehkan, mengolok-olok dan tidak memedulikan undangan ini (30:10). Akan tetapi, ada juga orang yang merendahkan diri dan datang ke Yerusalem (30:11-12). Sekalipun demikian, sebagian dari mereka yang datang dari Israel Utara tidak memenuhi tuntutan ketahiran tempat kudus (30:18-19). Sekalipun demikian, TUHAN yang penuh belas kasihan bersedia memberikan pengampunan kepada mereka (30:20). Puji Tuhan! Bacaan Alkitab hari ini ditutup dengan pernyataan yang sangat indah: Suara para imam yang memberkati rakyat itu didengar TUHAN dan doa mereka sampai ke tempat kediaman-Nya yang kudus di surga (30:27).Bagaimana dengan Anda: Sadarkah Anda bahwa melalui firman-Nya, TUHAN mengundang Anda untuk menjalin relasi yang makin dekat dengan Dia dan untuk diperlengkapi guna melaksanakan kehendak-Nya. Jangan keraskan hati Anda dan jangan abaikan undangan-Nya kepada diri Anda! Kiranya TUHAN memberi Anda kepekaan dan kesediaan untuk merespons undangan TUHAN agar hidup Anda makin dekat dengan Dia dan Anda bisa menjalani kehidupan yang berkenan kepada-Nya! Apakah Anda telah menyambut undangan Allah tersebut? [Pdt. Roni Tan]
-
967
2026年六月十三日星期六 - 国王的邀请,上帝的呼召 | 历代志下 30
国王的邀请,上帝的呼召星期六, 6月13日2026本日经文:《历代志下》30在这两年我收到了无数个我曾经事奉过的男女青年的结婚请柬。我很高兴收到请柬,虽然不是所有的请柬我都能出席。我很高兴并感恩,因为上帝已经让他们各自得到生活伴侣。很肯定我们也曾经收到请柬,不但是结婚请柬,但也是包括会议请柬以及其它。在今日的经文里,我们读到希西家王邀请从整个以色列以及犹大的每个人,来到耶路撒冷上帝的圣殿守上帝的逾越节(30:1-9)。守逾越节不是充满放荡的庆祝会,而是庆祝与上帝关系的复原,免得上帝的忿怒不断击中他们。以色列人以及犹大人被呼召转向上帝,因为他们行出许多罪行并且违背了与上帝立的约。他们更加选择拜偶像比起敬拜上帝。除此之外,亚哈斯王封锁上帝的圣殿(28:24)。为此缘故,希西家王邀请上帝的子民来复原已被破坏的与上帝的关系。希西家王通过驿卒传遍的邀请函得到了不同的回应。有的人轻视、嘲笑、以及不在乎此邀请(30:10)。然而,也有人自卑来到耶路撒冷(30:11-12)。虽然如此,他们一部分来自以色列北部的不照着圣所洁净之礼自洁(30:18-19)。尽管如此,满有慈爱的上帝也饶恕他们(30:20)。感谢上帝!今日的经文以非常优美的声明结束:"那时,祭司、利未人起来,为民祝福。他们的声音蒙神垂听,他们的祷告达到天上的圣所。"(30:27)。您自己如何呢:您是否醒悟到通过祂的话语,上帝邀请您与祂建立更加亲密的关系,并且为实行祂的旨意装备自己。不要硬着心并且忽略祂对您的邀请!愿上帝赐予您灵敏度并预备心回应上帝的邀请,使得您的生命与主愈加亲近,并且能过着讨主喜悦的生活!您是否已经接受上帝的邀请?[陈仙果牧师/王丽娇]
-
966
2026年六月十二日星期五 - 回到上帝身边 | 历代志下 29
回到上帝身边星期五, 6月12日2026本日经文:《历代志下》29亚哈斯王已经封锁圣殿的门,以致上帝的子民不能再进入上帝的殿来敬拜上帝并向上帝献祭。祭司也不能在圣殿中实行事奉的工作。接着,亚哈斯王建立邱坛来敬拜偶像。亚哈斯王是希西家王的父亲。当希西家王登基代替他的父亲,事实证明他的态度和行为与他的父亲非常相反。希西家王废去邱坛,毁坏柱像,砍下他的父亲建立的木偶,并且打碎摩西所造的铜蛇,因为这铜蛇被当成偶像来烧香(《民数记》21:4-9;《列王纪下》18:4)。希西家王重新打开圣殿的门,作为象征犹大族修复与上帝之间的关系,使得上帝的子民能够重新在上帝面前敬拜,包括向上帝献祭。他召集祭司和利未人,吩咐他们在回到圣殿事奉之前预先洁净自己。他意识到以色列的列祖在上帝面前犯了罪,以致他愿意立约忠于上帝并祈求祂的饶恕(《历代志下》29:4-11)。希西家王的行动与命令得到每个人良好的回应。祭司与利未人在上帝面前洁净自己。上帝的子民重新与上帝立约。他们充满喜乐在上帝面前敬拜。他们自愿带祭品来到上帝面前。这些行为表明他们回到上帝身边。这就是犹大王国的居民在希西家王的统治下灵命改革的开端,他们意识到对罪的醒悟、悔改以及忠心敬拜上帝的重要性。希西家王的态度是对自我反省、从罪中悔改、以及改革生活的榜样。无论是在教会、在家庭、或是在信徒的个人生活中,灵命的改革必须持续不断的实行。您是否看到在您的教会、您的家庭、或在您个人有需要改革的问题?倘若您觉得您的教会、家庭或个人在基督里没有成长,您和您的团体必须自我反省、悔改、并改革灵命。恳求上帝敞开您的心门与思想来认知在您个人和团体内所必须改革的问题。[陈仙果牧师/王丽娇]
-
965
12 Juni 2026 - Kembali kepada Tuhan | 2 Tawarikh 29
Kembali kepada TuhanJumat, 12 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 29Raja Ahas telah menutup pintu bait Allah sehingga umat Tuhan tidak bisa lagi memasuki Rumah Allah untuk beribadah dan mempersembahkan kurban di hadapan TUHAN. Para imam pun tidak bisa menjalankan pelayanan mereka di Rumah Allah. Kemudian, Raja Ahas membangun mezbah-mezbah berhala untuk melaksanakan penyembahan berhala. Raja Ahas adalah ayah Raja Hizkia. Saat Hizkia menjadi raja menggantikan ayahnya, ternyata sikap dan tindakan Raja Hizkia sangat bertolak belakang dengan sang ayah. Raja Hizkia menyingkirkan tempat pemujaan, meremukkan tugu-tugu berhala, dan menebang tiang-tiang berhala yang didirikan oleh ayahnya, serta menghancurkan ular tembaga yang dibuat Musa karena ular tembaga ini telah menjadi objek penyembahan (Bilangan 21:4-9; 2 Raja-raja 18:4). Raja Hizkia kembali membuka pintu Rumah Allah sebagai simbol pemulihan hubungan antara umat Yehuda dengan Allah, sehingga umat Allah bisa menjalankan kembali ibadah di hadapan Tuhan, termasuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN. Ia memanggil para imam dan orang Lewi dan meminta mereka menguduskan diri sebelum melayani kembali di Rumah Allah. Ia menyadari bahwa nenek moyang bangsa Israel telah berdosa di hadapan TUHAN, sehingga ia ingin mengikat perjanjian untuk setia kepada TUHAN serta memohon pengampunan-Nya , (2 Tawarikh 29:4-11).Tindakan dan perintah Raja Hizkia direspons dengan baik oleh setiap orang yang mendengarnya. Para Imam dan orang Lewi menguduskan diri mereka di hadapan TUHAN. Umat TUHAN mengikat kembali perjanjian dengan Tuhan. Mereka beribadah dengan penuh sukacita di hadapan Tuhan. Dengan kerelaan hati, mereka membawa persembahan ke hadapan Tuhan. Tindakan-tindakan ini menunjukkan bahwa mereka kembali kepada Tuhan. Inilah awal reformasi rohani bagi penduduk Kerajaan Yehuda di bawah kepemimpinan Raja Hizkia yang menyadari pentingnya kesadaran terhadap berbagai perbuatan dosa, pertobatan, dan kesetiaan beribadah kepada TUHAN.Sikap Raja Hizkia adalah teladan untuk melakukan introspeksi, bertobat dari dosa, dan mereformasi hidup. Reformasi rohani perlu terus dilakukan baik dalam gereja, dalam keluarga, maupun dalam kehidupan pribadi orang percaya. Apakah Anda melihat hal-hal yang perlu direformasi di gereja Anda, di keluarga Anda, atau dalam diri Anda? Bila Anda merasa bahwa gereja Anda, keluarga Anda, atau diri Anda tidak bertumbuh di dalam Kristus, Anda dan komunitas Anda perlu melakukan introspeksi, pertobatan, dan reformasi rohani. Semoga TUHAN membuka hati dan pikiran Anda untuk memahami hal-hal yang perlu direformasi dalam diri Anda dan di komunitas Anda. [Pdt. Roni Tan]
-
964
2026年六月十一日星期四 - 灵命上的妥协及其后果 | 历代志下 28
灵命上的妥协及其后果星期四, 6月11日2026本日经文:《历代志下》28您是否曾经接受他人对您的评价?而当时您的感觉如何?一般来说,给以的评价是基于我们的举止行为。评价有时候好,但有时候也会不好。在今日的经文里,我们可以看到亚哈斯王在耶路撒冷统治了十六年,而受到的评价是他不行出在上帝眼中看为正的事(28:1)。这评价所潜在的是什么?亚哈斯王不行正事,原因是他铸造了巴力的雕像(28:2),并在欣嫩子谷烧香,用火焚烧他的儿女献给偶像为祭(28:3),效法拜偶像的风俗献祭烧香(28:4)。后果是,亚兰军队和北以色列军队联合攻打犹大,以致许多百姓被杀害(28:5-8)。除此之外,以东人和非利士人也来攻击,击败并且占领犹大国的各城邑(28:17-18)。正当陷入困境时,亚哈斯王不去寻求上帝的帮助,反而去求助于亚述王(28:16-21)。出乎意料之外,亚述王不但没有帮助他,反倒乘势欺凌亚哈斯王把还在犹大王国中的财宝给他(28:21)。结果,犹大王国的状况愈加摧毁。令人悲痛的是,在毫无希望的状况下,亚哈斯王以及犹大居民并没有意识到他们的错误而且不来到上帝面前,相反的,亚哈斯王越发去敬拜并献祭给偶像(28:23)。他毁坏上帝殿中的器皿并封锁圣殿的门(28:24),并且建立许多邱坛与别神烧香(28:25)。亚哈斯王是一个固执的国王!当他通过先知得到上帝的训诫时,他不愿悔改却反而愈加陷入罪恶。亚哈斯王的态度和行动触怒了上帝!(28:25)。您是怎样过您的生活?当面对人生的挑战时,您是否仍旧忠于上帝并且总是寻求上帝的帮助,或者是您寻找与期待得到其它方面的帮助,而不是对本应您相信会帮助您解决困难的上帝?至今您是否诚心敬拜上帝或者已经开始在灵命上妥协?请相信在上帝面前三心二意并不曾带来好处![陈仙果牧师/王丽娇]
-
963
11 Juni 2026 - Kompromi Rohani dan Akibatnya | 2 Tawarikh 28
Kompromi Rohani dan AkibatnyaKamis, 11 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 28Apakah Anda pernah menerima penilaian orang lain terhadap diri Anda? Bagaimana perasaan Anda saat itu? Umumnya, penilaian diberikan berdasarkan perilaku dan tindakan kita. Penilaian itu bisa baik, tetapi bisa pula buruk. Dalam Bacaan Alkitab hari ini, kita dapat melihat bahwa Raja Ahas yang telah memerintah selama 16 tahun di Yerusalem menerima penilaian bahwa Raja Ahas tidak melakukan apa yang benar di mata TUHAN (28:1). Apa yang melandasi penilaian ini? Raja Ahas tidak melakukan apa yang benar karena ia telah membuat patung-patung tuangan untuk para Ba’al (28:2), membakar kurban di Lembah Ben Hinom, mempersembahkan anak-anaknya sebagai kurban bakaran (28:3), mempersembahkan kurban sembelihan dan membakar dupa di setiap tempat penyembahan berhala (28:4). Akibatnya, tentara Aram bersama tentara Kerajaan Israel Utara memorak-porandakan Kerajaan Yehuda, sehingga banyak orang yang terbunuh (28:5-8). Selain itu, orang Edom dan orang Filistin menyerang, mengalahkan, dan menduduki kota-kota Kerajaan Yehuda (28:17-18).Saat berada dalam situasi terjepit, Raja Ahas tidak meminta pertolongan TUHAN, melainkan meminta bantuan Raja Asyur (28:16-21). Di luar dugaan, Raja Asyur tidak membantu, tetapi justru memanfaatkan situasi itu untuk menekan Raja Ahas dengan meminta barang berharga yang masih ada di kerajaan Yehuda (28:21). Akibatnya, kondisi Kerajaan Yehuda makin hancur. Sayangnya, dalam kondisi tanpa pengharapan itu, Raja Ahas dan penduduk Yehuda tidak menyadari kesalahan mereka dan tidak datang kepada TUHAN. Sebaliknya, Raja Ahas makin giat menyembah dan mempersembahkan kurban kepada berhala (28:23). Ia menghancurkan perlengkapan Rumah Allah dan menutup pintu Rumah TUHAN (28:24), serta mendirikan banyak tempat pemujaan untuk mempersembahkan kurban kepada para illah (28:25).Raja Ahas adalah raja yang keras kepala! Saat menerima teguran TUHAN melalui nabi-Nya, dia tidak mau bertobat dan justru makin terjerumus dalam dosa. Sikap dan tindakan Raja Ahas itu membangkitkan murka Allah! (28:25). Bagaimana cara Anda menjalani kehidupan Anda? Saat mengalami pergumulan hidup, apakah Anda tetap setia kepada Tuhan dan senantiasa meminta pertolongan Tuhan, atau Anda mencari dan menaruh pengharapan kepada pihak lain, bukan kepada Tuhan yang seharusnya Anda percaya akan sanggup menolong Anda mengatasi kesulitan Anda? Selama ini, apakah Anda sungguh-sungguh beribadah kepada Allah saja atau Anda sudah mulai melakukan kompromi secara rohani? Percayalah bahwa mendua hati di hadapan TUHAN tidak pernah mendatangkan kebaikan! [Pdt. Roni Tan]
-
962
10 Juni 2026 - Hidup Berkenan bagi TUHAN | 2 Tawarikh 27
Hidup Berkenan bagi TUHANRabu, 10 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 27Apakah Anda rindu untuk hidup berkenan kepada TUHAN? Apa yang harus Anda lakukan agar hidup Anda berkenan kepada TUHAN? Dalam Bacaan Alkitab hari ini, kita akan membaca kisah tentang Raja Yotam. Raja Yotam merupakan anak dari Raja Uzia. Raja Uzia seperti yang kita telah renungkan dalam bacaan Alkitab sebelumnya, merupakan raja yang melakukan apa yang benar di hadapan TUHAN, sekalipun ia selanjutnya jatuh dalam kesombongan yang membuatnya hidup tidak setia terhadap TUHAN (26:16). Kini, saat anak Raja Uzia—yaitu Raja Yotam—memerintah, dicatat bahwa Raja Yotam melakukan yang benar di mata TUHAN (27:2). Apakah ada peran Raja Uzia yang membuat Raja Yotam bisa hidup berkenan kepada TUHAN? Ya! Raja Uzia adalah seorang ayah yang pernah memberi teladan hidup dan membimbing Yotam untuk melakukan apa yang benar di hadapan TUHAN. Sekalipun, Raja Uzia selanjutnya jatuh dalam kesombongan di hadapan Tuhan., Raja Yotam melihat realitas hidup ayahnya yang berkenan di awal, tetapi tidak berkenan di penghujung hidupnya. Kegagalan Raja Uzia untuk mempertahankan cara hidup yang berkenan kepada TUHAN membuat Raja Yotam berpikir dan ia mengambil keputusan untuk tetap mempertahankan hidup yang benar di hadapan TUHAN.Apa saja yang ditunjukkan oleh Raja Yotam sebagai bukti bahwa ia hidup berkenan kepada TUHAN? Raja Yotam tidak mau meniru ayahnya yang masuk ke ruang kudus di Bait Allah untuk membakar kurban bagi Allah karena tugas tersebut hanya boleh dilakukan oleh para imam (27:2), Raja Yotam membangun pintu gerbang Bait TUHAN, kota-kota, dan benteng pertahanan agar kehidupan ibadah dan keseharian rakyat bisa berjalan dengan baik (27:3-5). Raja Yotam senantiasa mengarahkan hidupnya kepada Tuhan (27:6). Jadi, hidup berkenan kepada TUHAN yang dijalani oleh Raja Yotam adalah hidup yang terungkap dari tindakan nyata, bukan sekadar perkataan saja.Bila Anda ingin menjalani hidup yang berkenan kepada Tuhan, tindakan apa yang Anda rencanakan dan lakukan? Apakah tindakan Anda memperlihatkan bahwa Anda ingin hidup berkenan kepada Tuhan? Saat mendengar khotbah, banyak orang merespons dengan mengatakan "Amin". Akan tetapi, setelah khotbah usai, apakah respons melalui perkataan itu diwujudkan dalam tindakan nyata? Bila Anda memiliki kerinduan untuk hidup berkenan kepada TUHAN, Anda harus mewujudkan kerinduan Anda dalam kehidupan sehari-hari, sehingga setiap orang bisa melihat bukti bahwa Anda adalah bagian dari umat Allah. Apakah Anda telah menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah? [Pdt. Roni Tan]
-
961
2026年六月十日星期三 - 活出讨主喜悦的生命 | 历代志下 27
活出讨主喜悦的生命星期三, 6月10日2026本日经文:《历代志下》27你是否渴望活出一个讨主喜悦的生命?那么,你该如何行,才能使你的生命蒙上帝喜悦呢?在今天的经文中,我们看到约坦王的故事。约坦王是乌西雅王的儿子。正如我们之前所默想的,乌西雅王起初行耶和华眼中看为正的事,但后来因骄傲而跌倒,对上帝不再忠心(26:16)。当他的儿子约坦登基时,圣经记载他行耶和华眼中看为正的事(27:2)。乌西雅王是否对约坦王有影响,使他能活出讨上帝喜悦的生命呢?答案是肯定的。乌西雅王曾是一位给儿子树立榜样、引导他行在正道上的父亲。虽然他后来因骄傲跌倒,但约坦王亲眼看见父亲生命的两个阶段——起初的敬虔与后来的失败。这使约坦王有所反思,并决定持守一生行在上帝面前为正的道路。那么,约坦王如何表现出他是活在上帝喜悦中的呢?他没有效法父亲擅自进入圣殿烧香,因为那是祭司的职分(27:2)。他建造圣殿的门、城邑和防御工事,使百姓的敬拜生活与日常生活得以稳固(27:3-5)。他常常专心遵行上帝的道(27:6)。因此,约坦王讨上帝喜悦的生命,不只是言语上的宣告,而是实际行动的表现。如果你也渴望活出讨上帝喜悦的生命,你计划采取什么行动?你的行为是否显明你真心愿意讨上帝喜悦?许多人在听道时会回应"阿们",但讲道结束后,这样的回应是否化为实际的行动呢?若你真心渴望活出讨主喜悦的生命,就必须在每天的生活中活出来,让人看见你确实属于上帝的子民。你是否已经活出一个讨上帝喜悦的生命呢?[陈仙果牧师/林钦慧]
-
960
2026年六月九日星期二 - 刚强时却跌倒 | 历代志下 26
刚强时却跌倒星期二, 6月9日2026本日经文:《历代志下》26成功并不能保证一个人一定会更加爱主,反而有可能使人变得骄傲,更加爱自己,不再爱上帝。这一点我们可以从乌西雅王的生命中看到。今天的经文记载,乌西雅王行耶和华眼中看为正的事,效法他的父亲亚玛谢(26:4)。他在先知撒迦利亚的引导下,学习敬畏耶和华(26:5)。因此,他常常寻求上帝,上帝也使他所做的一切尽都亨通。乌西雅王取得了怎样的成功呢?他在战争中屡次得胜,建造城楼、堡垒,巩固耶路撒冷。他发展农业和畜牧业,使国家繁荣昌盛。他拥有强大的军队和精良的装备,几乎无可匹敌。他的名声传扬到其他各国(26:6-15)。是什么让乌西雅王获得这些成功?显然,是上帝使他得胜。然而可惜的是,乌西雅王并没有这样看。他认为这些成就是靠自己的能力和努力得来的。他开始觉得自己强大、了不起,能够成就一切。甚至他认为自己可以做任何事,包括进入圣殿,在香坛上烧香(26:16)——这是只有被分别为圣的祭司才有的职责(26:18)。他变得骄傲,在上帝面前不再忠心(26:16)。最终,上帝惩罚他,使他患上皮肤病,被视为不洁,终身被隔离,直到死去(26:20-21)。乌西雅王的一生令人惋惜。然而,如果我们不警醒,也可能走上同样的道路。当我们在努力打拼、追求成功的时候,常常会忠心寻求上帝,热心敬拜,努力按照上帝的心意生活。但当上帝祝福我们的事业、工作和家庭之后,我们却可能开始忘记自己,变得自满、骄傲,甚至忘记那位赐福给我们的上帝。你呢?请省察自己,不要忘记上帝的帮助,也要承认我们一切的成就,都是因为上帝使我们得以成功。[陈仙果牧师/林钦慧]
-
959
09 Juni 2026 - Saat Kuat Malah Jatuh | 2 Tawarikh 26
Saat Kuat Malah JatuhSelasa, 9 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 26Keberhasilan bukan jaminan bahwa seseorang pasti makin mengasihi TUHAN, tetapi bisa saja orang itu menjadi sombong dan makin mengasihi dirinya, serta tidak lagi mengasihi TUHAN. Inilah yang bisa kita baca dalam kehidupan Raja Uzia. Bacaan Alkitab hari ini mencatat bahwa Raja Uzia melakukan apa yang benar di mata TUHAN sama seperti yang dilakukan Amazia, ayahnya (26:4). Raja Uzia dibimbing oleh nabi Zakharia yang senantiasa mengajar Raja Uzia untuk hidup takut akan TUHAN (26:5). Hal ini membuat dia senantiasa mencari TUHAN, dan TUHAN membuat tindakan yang Raja Uzia lakukan berhasil. Keberhasilan seperti apa yang dicapai oleh Raja Uzia? Raja Uzia memenangkan berbagai peperangan. Ia membangun menara, benteng dan memperkuat Yerusalem. Ia berhasil membuat pertanian dan peternakan di kerajaannya berkembang pesat. Raja Uzia memiliki tentara dan persenjataan yang tak terkalahkan. Hal ini membuat namanya termasyhur di negeri-negeri lain. (26:6-15).Apa yang membuat Raja Uzia meraih keberhasilan? Jelas bahwa TUHAN-lah yang membuat Raja Uzia berhasil. Sayangnya, keyakinan Raja Uzia tidak seperti itu. Raja Uzia menilai bahwa setiap keberhasilan dan pencapaian disebabkan karena usaha dan kemampuan dirinya. Dia merasa bahwa dirinya kuat, hebat, dan mampu mencapai semuanya itu. Bahkan, ia merasa boleh melakukan apa pun yang dia inginkan, termasuk masuk ke Bait TUHAN dan membakar dupa di atas mezbah pembakaran dupa (26:16) yang merupakan tugas dan wewenang para imam yang telah di kuduskan (26:18). Dia menjadi tinggi hati dan berlaku tidak setia di hadapan TUHAN (26:16). Raja Uzia akhirnya menerima hukuman TUHAN berupa tulah penyakit kulit yang menajiskan dan membuat ia diasingkan dari lingkungan sampai saat kematiannya (26:20-21).Kisah hidup Raja Uzia memang sangat disayangkan. Akan tetapi, jika tidak waspada, kita bisa mengikuti jejak Raja Uzia. Saat sedang merintis karier dan berjuang untuk mencapai kesuksesan, banyak orang setia mencari TUHAN, setia beribadah, dan berusaha menjalani hidup sesuai dengan kehendak TUHAN. Akan tetapi, setelah Tuhan memberkati usaha, pekerjaan, dan keluarga kita, kita bisa tergoda untuk lupa diri, berbangga diri, menjadi sombong, dan melupakan TUHAN yang telah memberkati diri kita. Bagaimana dengan diri Anda? Periksalah diri Anda sendiri agar Anda tidak melupakan pertolongan TUHAN serta tetap mengakui bahwa semua pencapaian kita itu semata-mata karena TUHAN membuat kita berhasil. [Pdt. Roni Tan]
-
958
2026年六月八日星期一 - 不完全的顺服 | 历代志下 25
不完全的顺服星期一, 6月8日2026本日经文:《历代志下》25耶和华渴望祂的百姓全心全意顺服祂。这一渴望不仅是针对今日的我们,也是针对旧约时代的百姓。然而,可惜的是,上帝的百姓有时并没有完全顺服祂,或者只是半心半意地顺服。这样的不完全顺服,在本日阅读经文中清楚地显明出来。请注意,在本日阅读经文中,亚玛谢王被称为行耶和华眼中看为正的事(25:2上)。这一评价有何根据?亚玛谢王惩治了杀害他父亲约阿施的臣仆,却没有惩罚他们的子女(25:3-4,遵行《申命记》24:16);他也按着上帝的心意治理国度。例如,在25:7-10中,耶和华吩咐亚玛谢王遣散他所雇用来帮助犹大军队的以色列军兵,尽管他已经为此付了银子,亚玛谢仍然顺服了这一命令。可惜的是,亚玛谢王所行的是"心不专诚"(25:2下)。也就是说,亚玛谢王的顺服并不完全,而是心不专一。对他来说,耶和华不是他生命中唯一指导他生命的中心。这一点在多件事上显露无遗:虽然他顺从先知的话,遣散了以色列的雇佣军(25:7-10),但他的心仍然惦记着所付出的银子;在战胜以东之后,他竟将西珥的神像带回去,向其叩拜(25:14);当先知责备他时,他也不肯接受(25:16)。这一切都清楚表明,他的顺服并非出于全心。那么,我们的顺服是否是完全的、专一的、持续的呢?我们的顺服,应当建立在"我们是上帝的儿女"的身份之上。我们要常常记得:我们原本是罪人,本应承受永恒的刑罚;然而,主耶稣已经救赎了我们,使我们成为上帝的儿女。这样的身份,本该激励我们全心顺服祂。但可惜的是,我们的身份并不总是体现在我们的生活见证中。有多少家人、亲友、同事,曾因我们的话语而受伤?我们又有多少次只是形式上地参与敬拜与服事,而不是出于渴慕与主建立真实关系的心?我们又有多少次,在认罪、领受赦免之后,仍然向同样的罪妥协?[陈仙果牧师/洪萍利]
-
957
08 Juni 2026 - Ketaatan yang Tidak Utuh | 2 Tawarikh 25
Ketaatan yang Tidak UtuhSenin, 8 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 25TUHAN rindu agar umat-Nya memiliki hati yang sepenuhnya menaati Dia. Kerinduan ini bukan hanya bagi kita saat ini, tetapi juga bagi orang-orang pada zaman Perjanjian Lama. Sayangnya, terkadang, umat Tuhan tidak taat sepenuhnya pada Tuhan atau hanya taat dengan setengah hati. Ketaatan setengah hati atau ketaatan yang tidak utuh terlihat dalam bacaan Alkitab hari ini. Perhatikan bahwa dalam bacaan Alkitab hari ini, Raja Amazia disebut sebagai raja Yehuda yang melakukan apa yang benar di mata Tuhan (25:2a). Apa dasar penilaian itu? Raja Amazia menghukum orang-orang yang membunuh ayahnya, yaitu Yoas, tetapi tidak menghukum anak-anak mereka (25:3-4 menaati Ulangan 24:16). Ia memimpin kerajaan-Nya dengan ketaatan, sesuai dengan keinginan Tuhan. (Misalnya, dalam 25:7-10, Tuhan meminta Raja Amazia memulangkan pasukan Israel yang disewa untuk membantu pasukan Yehuda, sekalipun Raja Amazia sudah membayar biaya sewa pasukan itu).Sayangnya, ketaatan Raja Amazia itu dilakukan "tidak dengan segenap hati" (25:2b). Ketaatan Raja Amazia tidak dilakukan dengan hati yang utuh/lengkap/bulat. Sebaliknya, ketaatan itu dilakukan dengan hati yang terbelah. Baginya, Tuhan bukan satu-satunya pusat hidup yang mengarahkan hidupnya sepenuhnya. Hal ini terlihat dalam beberapa peristiwa, antara lain dia menaati perintah nabi Tuhan untuk memulangkan tentara bayaran Israel (25:7–10), tetapi hatinya masih terikat pada kerugian karena biaya sewa sudah dibayar. Setelah mengalahkan pasukan Edom, dia membawa pulang patung ilah orang Seir, lalu sujud menyembah pada patung itu (25:14). Ia tidak mau menerima teguran nabi Tuhan (25:16). Jelas bahwa ketaatan Raja Amazia itu tidak dilakukan dengan segenap hati.Apakah ketaatan kita utuh/tidak terbagi/konsisten? Ketaatan kita harus dilandasi oleh status kita sebagai anak-anak Allah. Kita harus selalu sadar bahwa dahulu, kita adalah orang berdosa yang harus menerima hukuman kekal. Akan tetapi, Tuhan Yesus telah menebus kita dan mengangkat kita sebagai anak-anak Allah. Status ini seharusnya membuat kita taat secara utuh. Sayangnya, status kita tidak selalu tercermin dalam kesaksian hidup kita. Berapa banyak anggota keluarga, kerabat, dan rekan kerja yang terluka oleh perkataan kita? Berapa sering kita datang beribadah dan melayani hanya sebatas formalitas, bukan karena kerinduan kita untuk berelasi dan berinteraksi dengan Allah? Berapa sering kita berkompromi untuk melakukan dosa yang sama setelah kita mengakui dosa dan menerima pengampunan Allah? [Pdt. Roni Tan]
-
956
2026年六月七日星期日 - 一时忠心,后来跌倒 | 历代志下 24
一时忠心,后来跌倒星期日, 6月7日2026本日经文:《历代志下》24在您的生命中,是否有某个对你影响深远的人?这个人的影响,在您所作的每一个决定和行动中,占有多大的分量?若有一天,这个人不再与您同在,您的生活方式是否会因此改变?在本日阅读经文中,我们看到,祭司耶何耶大对约阿施王的生命有极大的影响。约阿施王在祭司耶何耶大在世的时候,行耶和华眼中看为正的事(24:2)。当祭司耶何耶大仍在世时,约阿施修理耶和华殿中破坏之处(24:5),设立奉献的收集(24:8-12),又照着摩西律法的教导恢复对耶和华的敬拜(24:13)。然而,祭司耶何耶大去世之后,约阿施王却离弃了耶和华殿中的敬拜,转去敬拜偶像,甚至杀害了祭司耶何耶大的儿子撒迦利亚——这位敢于指责他罪恶的先知。什么原因使约阿施发生如此剧烈的变化?问题的根源在于他与耶和华之间缺乏真实、个人的关系。约阿施所行的"耶和华眼中看为正的事",不过是顺从祭司耶何耶大的引导,而非出于自己对上帝的个人关系。因此,当祭司耶何耶大离世之后,他真实的身份便显露出来——他其实并不敬畏耶和华。他宁可听从犹大众首领的声音,也不愿听从借着撒迦利亚所传达的耶和华的话。他选择敬拜偶像,而不是敬拜耶和华。约阿施王的结局很悲惨:他被亚兰军队击败,被自己的臣仆所杀,死后也不得葬在列王的坟墓中(24:23-27)。阅读这故事时,我们或许会问:"难道我们不需要人引导我们认识上帝吗?"我们要记得,上帝常常派遣其他的信徒——无论是神仆,还是属灵上成熟的弟兄姐妹——来引导我们。然而,我们的属灵生命不可以建立在他们的存在之上。他们的角色,是帮助我们与上帝建立亲密的关系与相交。但当他们不在我们身边时,我们仍当继续活出讨主喜悦的生活,因为我们已经与上帝建立了个人的关系与交通。这一来,您是否已经与主建立了真实的关系与交通?若是如此,这样的关系必能帮助您活出讨主喜悦的生活。[陈仙果牧师/洪萍利]
-
955
07 Juni 2026 - Setia Sementara, Jatuh Kemudian | 2 Tawarikh 24
Setia Sementara, Jatuh KemudianMinggu, 7 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 24Apakah ada seseorang yang berpengaruh dalam hidup Anda? Seberapa kuat pengaruh orang itu dalam setiap keputusan dan tindakan yang Anda ambil? Bagaimana bila orang itu tidak lagi bersama Anda: Apakah kondisi seperti itu akan mengubah cara hidup Anda? Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita membaca bahwa Imam Yoyada adalah orang yang sangat berpengaruh dalam kehidupan Raja Yoas. Raja Yoas melakukan apa yang benar di mata Tuhan selama Imam Yoyada hidup (24:2). Saat Imam Yoyada masih hidup, Raja Yoas merenovasi bagian Rumah TUHAN yang rusak (24:5), mengatur pengumpulan persembahan (24:8-12), mengembalikan ibadah menjadi disesuaikan kembali dengan ajaran Taurat Musa (24:13). Akan tetapi, setelah Imam Yoyada meninggal, Raja Yoas meninggalkan ibadah di Rumah Tuhan dan beralih menyembah berhala. Bahkan, ia membunuh Zakharia—anak Imam Yoyada—yang berani menegur dosa-dosa yang dilakukan oleh Raja Yoas.Apa yang membuat Raja Yoas berubah secara amat drastis? Akar masalah yang menyebabkan perubahan itu berkaitan dengan relasi pribadi Raja Yoas dengan TUHAN. Raja Yoas hanya mengikuti keinginan Imam Yoyada untuk melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tetapi dia tidak menjalin relasi pribadi dengan TUHAN. Oleh karena itu, setelah Imam Yoyada meninggal, terlihatlah identitas asli Raja Yoas yang sebenarnya, yaitu bahwa ia adalah seorang yang tidak takut akan TUHAN. Raja Yoas lebih senang mendengar suara manusia (para pembesar Yehuda) dibandingkan mendengar perkataan TUHAN yang disampaikan melalui Zakharia-anak Imam Yoyada. Raja Yoas lebih memilih menyembah berhala dibandingkan menyembah TUHAN. Kisah Raja Yoas sangat menyedihkan: Ia dikalahkan oleh pasukan Aram, dibunuh oleh pegawainya, dan tidak dikuburkan di pekuburan raja (24:23-27).Saat membaca kisah ini, mungkin kita bertanya, "Apakah kita tidak perlu memiliki orang yang membimbing kita untuk mengenal TUHAN?" Ingatlah bahwa TUHAN mungkin mengutus sesama orang percaya—rohaniwan atau anggota jemaat yang sudah dewasa secara rohani—untuk membimbing kita. Akan tetapi, kerohanian kita tidak boleh bergantung pada kehadiran mereka. Kehadiran mereka membantu kita dalam menjalin relasi dan komunikasi yang dekat dengan TUHAN. Saat mereka tidak lagi bersama kita, kita harus tetap menunjukkan cara hidup yang berkenan pada Tuhan karena kita telah memiliki relasi dan komunikasi secara pribadi dengan Tuhan. Selama ini, apakah Anda sudah menjalin relasi dan komunikasi secara pribadi dengan Tuhan? Bila sudah, relasi itu akan menolong kita untuk hidup berkenan pada Tuhan! [Pdt. Roni Tan]
-
954
2026年六月六日星期六 - 上帝不失去掌控 | 历代志下 22:7-23:21
上帝不失去掌控星期六, 6月6日2026本日经文:《历代志下》22:7-23:21混乱的局势常常使人以为一切超出了上帝的掌控。真是如此吗?并非如此!即使在看似毫无希望的混乱局面,上帝仍然掌管一切。这正是本日经文所要告诉我们的。当时的情况是,亚哈家族被耶户所杀,作为上帝审判的执行;耶户也杀死了亚哈谢王(22:8-9)。亚哈谢王之所以成为恶王,是因为他效法了亚哈王家族的行为,也就是他母亲的祖父。亚哈谢王的死并没有使情况好转。亚他利雅——亚哈谢的母亲,代替他统治犹大王国的——杀灭所有大卫王的后裔。亚他利雅——亚哈王的女儿——在犹大王国统治了六年(22:12)。亚他利雅并不知道耶和华借着约示巴——亚哈谢的妹子——救了亚哈谢王的一个儿子,年仅一岁的约阿施。约阿施被祭司耶何耶大——约示巴的丈夫——藏在上帝的殿里六年。上帝借着祭司耶何耶大与军队首领们和利未人立约,并妥当安排耶和华的圣殿的守卫(23:1-10)。到了适当的时候,约阿施在七岁时被加冕,并被膏立为王。亚他利雅被废黜,并被处以死刑(23:12-15)。祭司耶何耶大带领君王和百姓与耶和华重新立约。祭司耶何耶大拆毁了巴力庙,恢复了对耶和华的敬拜。利未人也回到圣殿服事(23:16-19)。这件事表明,没有一件事是上帝无法掌控的。《箴言》19:21所言不虚:"人心多有计谋,唯有耶和华的筹算才能立定。"(《历代志下》22:7-23:21)。在我们的生活中,我们常常会遇到一些情况,让我们不禁怀疑上帝为何似乎无法掌控局势。作为信徒,我们确信没有一件事是超出上帝掌控之外的。即使我们在某些事件经历了损失和苦难,也并不意味着我们所经历的是超出了上帝的掌控。我们相信上帝仍然掌管一切!当局势看似失控时,总有一天,上帝会清楚地显明,其实没有任何事是脱离上帝的掌控。当你面对困境时,你是否仍然能确信,上帝依然掌权?[陈仙果牧师/梁思静]
-
953
06 Juni 2026 - Allah Tidak Kehilangan Kendali | 2 Tawarikh 22:7–23:21
Allah Tidak Kehilangan KendaliSabtu, 6 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 22:7–23:21Situasi kacau sering kali membuat orang berpikir bahwa situasi itu di luar kendali TUHAN. Benarkah demikian? Tidak! Dalam situasi kacau yang seakan-akan tidak ada harapan akan masa depan pun, Allah tetap memegang kendali. Inilah yang dituliskan dalam bacaan Alkitab hari ini. Situasi saat itu adalah keluarga Ahab dibunuh oleh Yehu sebagai pelaksanaan penghukuman Allah. Yehu juga membunuh Raja Ahazia (22:8-9). Ahazia menjadi raja yang jahat karena ia meniru kelakuan keluarga Raja Ahab yang merupakan kakek dari pihak ibu. Kematian Raja Ahazia ternyata tidak membuat situasi menjadi lebih baik. Atalya—ibu Ahazia yang memerintah Kerajaan Yehuda menggantikan anaknya—membunuh seluruh anggota keluarga dalam garis keturunan Raja Daud. Atalya—anak Raja Ahab—memerintah di Kerajaan Yehuda selama enam tahun (22:12). Atalya tidak sadar bahwa TUHAN telah memakai Yosabat—saudara Ahazia—untuk meluputkan salah seorang anak Raja Ahazia, yaitu Yoas, yang masih berusia satu tahun. Yoas disembunyikan di Rumah Allah oleh Imam Yoyada—suami Yosabat—selama 6 tahun. Tuhan memakai Imam Yoyada untuk membuat kesepakatan dengan para kepala pasukan dan orang-orang Lewi, serta menyusun penjagaan Bait TUHAN dengan rapi dan teratur (23:1-10).Setelah tiba waktunya, saat berusia tujuh tahun, Yoas dimahkotai dan diurapi menjadi raja. Atalya diturunkan dari takhtanya dan menerima hukuman mati (23:12-15). Imam Yoyada memimpin pembaruan perjanjian antara TUHAN, raja, dan rakyat. Imam Yoyada menghancurkan kuil penyembahan Baal dan memulihkan ibadah kepada TUHAN. Orang Lewi kembali melayani di Bait Allah (23:16-19). Peristiwa ini memperlihatkan bahwa tidak ada satu peristiwa pun yang di luar kendali Tuhan. Benarlah apa yang dituliskan dalam Amsal 19:21, "Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHAN-lah yang terlaksana." (2 Tawarikh 22:7-23:21).Dalam kehidupan kita, kita sering menemukan situasi dan kondisi yang membuat kita bertanya mengapa TUHAN seperti tidak bisa mengendalikan situasi. Sebagai orang percaya, kita yakin bahwa tidak ada satu peristiwa pun yang di luar kendali TUHAN. Walaupun kita mengalami kerugian dan penderitaan dalam suatu peristiwa, hal itu tidak berarti bahwa apa yang kita alami di luar kendali TUHAN. Kita percaya bahwa TUHAN tetap memegang kendali! Bila situasi tampak seakan-akan tidak terkendali, suatu hari TUHAN akan mengungkapkan secara jelas bahwa sebenarnya, tidak ada peristiwa yang lepas dari kendali Tuhan. Saat Anda menghadapi situasi sulit, apakah Anda bisa meyakini bahwa Allah masih memegang kendali? [Pdt. Roni Tan]
-
952
2026年六月五日星期五 - 致命的影响 | 历代志下 21:2-22:6
致命的影响星期五, 6月5日2026本日经文:《历代志下》21:2-22:6你周围的人对你的思想和行为有多大的影响?这种影响是让你变得更好,还是让你变得更糟?要意识到,你生活中其他人的存在会对你产生影响,无论是言语、思想或者行为。本日经文讲述了两位不同时期的君王,但他们的生活都深受周围人的影响。第一位是约兰王,他继承了父亲约沙法王的王位,成为犹大王。约兰登基后,杀死了他所有的兄弟(21:4)。他娶了亚哈王的女儿亚他利雅为妻,因此他的生活方式受到了亚哈家族行为的影响(21:6)。约兰拒绝顺服主。他效法亚哈家族的生活方式、价值观和罪行,实行了偶像崇拜,导致犹大王国陷入属灵的毁灭。显然,约兰王受到了他妻子的影响。第二位国王是亚哈谢,他继承了父亲约兰王的王位。亚哈谢王深受他母亲亚他利雅的影响,所以他也行了耶和华眼中看为恶的事(22:3-4)。显然的,约兰王和亚哈谢王都受到了同一个人,即亚他利雅的影响。亚他利雅的不良影响使他们在上帝眼中都成了恶王。请注意使徒保罗在《哥林多前书》15:33的劝诫:"你们不要自欺!滥交是败坏善行。"学会筛选与什么人交流对我们来说是很重要的,因为错误的筛选会让我们受到周围人的不良影响,然后损害我们自己。你一直以来和哪些人交往?你的交往使你更亲近上帝,还是反而让你离上帝越来越远?你的交往使你变得更加有效率,还是让你变得懒惰、失去奋斗的动力?你是否还能过滤分辨所接收的信息,取其善、弃其恶?祈求上帝赐于你智慧,使你在与人交往时具有敏锐能分辨是非,并能抵制周围人的负面影响!以上帝话语的真理为人生旅程的根基,使你能够活出蒙上帝喜悦的生命![陈仙果牧师/梁思静]
-
951
05 Juni 2026 - Pengaruh yang Mematikan | 2 Tawarikh 21:2–22:6
Pengaruh yang MematikanJumat, 5 Juni 2026Bacaan Alkitab hari ini:2 Tawarikh 21:2–22:6Seberapa besar pengaruh orang-orang di sekitar Anda terhadap cara Anda berpikir dan bertindak? Apakah pengaruh tersebut membangun diri Anda menjadi lebih baik atau justru membuat Anda menjadi lebih buruk? Sadarilah bahwa keberadaan orang lain dalam hidup Anda memiliki pengaruh terhadap diri Anda, baik dalam berkata-kata, berpikir, maupun dalam bertindak. Bacaan Alkitab hari ini menceritakan tentang dua orang raja yang memerintah pada masa yang berbeda, tetapi kehidupan keduanya sangat dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar mereka. Raja pertama adalah Yoram yang menjadi raja Yehuda menggantikan Raja Yosafat, ayahnya. Setelah menjadi raja, Yoram membunuh semua saudaranya (21:4). Ia menikah dengan anak Raja Ahab, yaitu Atalya, sehingga cara hidupnya terpengaruh oleh kelakuan keluarga Ahab (21:6). Yoram tidak mau menaati Tuhan. Ia melakukan praktik penyembahan berhala dengan mengadopsi pola hidup, nilai, dan dosa keluarga Ahab, sehingga kerajaan Yehuda ikut terseret ke dalam kehancuran secara rohani. Jelas bahwa Raja Yoram terpengaruh oleh istrinya. Raja kedua adalah Ahazia yang menggantikan Raja Yoram, ayahnya. Raja Ahazia sangat dipengaruhi oleh ibunya yaitu Atalya, sehingga ia juga melakukan apa yang jahat di mata TUHAN (22:3-4).Jelaslah bahwa Raja Yoram dan Raja Ahazia terpengaruh oleh orang yang sama, yaitu Atalya. Pengaruh buruk dari Atalya membuat mereka berdua menjadi dua raja yang jahat di mata Allah. Perhatikanlah nasihat Rasul Paulus dalam 1 Korintus 15:33, "Janganlah sesat! Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." Sangat penting bagi kita untuk belajar memilah dan memilih dengan siapa kita akan bergaul karena salah dalam memilah dan memilih akan membuat kita menerima pengaruh yang buruk dari orang-orang di sekitar kita, dan selanjutnya merusak diri kita.Dengan siapakah selama ini Anda bergaul? Apakah pergaulan Anda membuat Anda makin dekat dengan TUHAN atau justru malah membuat Anda makin jauh dari Tuhan? Apakah pergaulan Anda membuat Anda makin produktif atau membuat Anda menjadi malas dan kehilangan semangat juang? Apakah Anda masih mampu menyaring informasi yang Anda terima dengan menerima hal-hal yang baik dan menolak hal-hal yang buruk? Mintalah hikmat Tuhan agar Anda memiliki kepekaan dalam bergaul serta mampu menolak pengaruh negatif dari orang-orang di sekitar Anda! Landasilah perjalanan hidup Anda dengan kebenaran firman Tuhan agar Anda bisa menjalani hidup yang berkenan kepada TUHAN! [Pdt. Roni Tan]
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Renungan GEMA Indonesia & Mandarin
HOSTED BY
Sinode Gereja Kristus Yesus
CATEGORIES
Loading similar podcasts...