EPISODE · Sep 6, 2022 · 3 MIN
AKU MELANGKAHKAN KAKIKU
from Pena Inspirasi E.G.W · host GMAHK
MINGGU, 4 September, 2022 Salam SIGAP dan Shalom.…. *AKU MELANGKAHKAN KAKIKU* “Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, dan melangkahkan kakiku menuju peringatan-peringatan-Mu” Mazmur 119: 59 Pena Inspirasi menuliskan yang dimaksud dengan judul renungan kita pagi ini _*AKU MELANGKAHKAN KAKIKU*_ adalah jawaban atas pertanyaan _*SIAPAKAH YANG MAU?”*_ agar mau datang menghampiri takhta kasih karunia Allah dan mengalami Kasih-Nya yang tiada bandingnya itu, adalah sbb : 1. *Setiap orang bisa berkata dan mengikuti seperti Daud “ aku melangkahkan kakiku” asalkan kita mau menghidupkan suatu kehidupan kekudusan* “ _*Henokh menghadapi penggodaan-penggodaan sama seperti kita. Dia dikelilingi oleh masyarakat yang tidak lebih bersahabat terhadap kebenaran dibandingkan dengan yang mengelilingi kita*_ . Suasana yang dia reguk sudah tercemar oleh dosa dan penyelewengan sama seperti suasana kita, _*namun dia menghidupkan suatu kehidupan kekudusan*_ . Dia tidak tercela oleh dosa yang merajalela pada zaman di mana dia hidup. _*Jadi kita pun bisa tetap murni dan tidak menyeleweng*_ . “ 2T 122 (1868). 2. *Setiap orang bisa berkata dan mengikuti seperti Daud “ aku melangkahkan kakiku” asalkan kita mau membuang segala kesenangan akan perkara-perkara yang sia-sia dan yang ada di dalam hati dan tetap menjaga hati nurani yang disucikan Roh Kudus* “ _*Kalau kita orang Kristen maka kita harus mengikuti Kristus, sekalipun jalan yang harus kita jalani itu menghalangi kecenderungan-kecenderungan alamiah kita*_ . Tidak ada gunannya mengatakan kepadamu tidak boleh memakai ini atau itu, _*karena jika kesenangan akan perkara- perkara yang sia-sia ini ada di dalam hatimu*_ maka engkau melepaskan perhiasan-perhiasan itu hanyalah bagaikan memangkas ranting-ranting dari sebatang pohon saja. _*Kecenderungan hati alamiah itu akan kembali menampakkan diri. Engkau harus mempunyai hati nurani sendiri*_ . “ CG 429, 430 (1892). 3. *Setiap orang bisa berkata dan mengikuti seperti Daud “ aku melangkahkan kakiku” asalkan kita mau mengadakan pembaruan akan kesaksian yang tulus dan mengejar kehidupan rohani yang sejati* “ _*Tuhan menyerukan pembaruan akan kesaksian yang tulus dari bertahun-tahun yang lalu*_ . Ia menyerukan suatu _*pembaruan kehidupan rohani*_ . Tenaga-tenaga kerohanian umat-Nya sudah lama tak berdaya, _*tetapi akan ada kebangkitan dari keadaan yang seolah-olah mati itu*_. Dengan _*doa dan pengakuan dosa kita harus membersihkan jalan bagi Raja*_. “ 8T 297 (1904). 4. *Setiap orang bisa berkata dan mengikuti seperti Daud “ aku melangkahkan kakiku” asalkan kita mau menyingkirkan segala penghalang yang menghambat jalannya kecurahan Roh Kudus dengan mengandalkan Firman Tuhan semata* “ _*Tidak ada yang Setan begitu takuti selain dari umat Allah membersihkan jalan dengan menyingkirkan setiap penghalang*_ , agar _*Tuhan dapat mencurahkan Roh-Nya ke atas gereja yang sedang merana*….. _*Setiap penggodaan, tiap pengaruh yang melawan, apakah terbuka atau sembunyi-sembunyi, dapat berhasil ditolak*_ , "bukan dengan keperkasaan, dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku, firman Tuhan semesta alam" (Zakharia 4:6). “ 1SM 124 (1887). Kiranya Tuhan memberkati kita semua.…🙏🙏🙏 /.ssw./ https://youtu.be/m-_5hnJwqI4
Embed this episode
NOW PLAYING
AKU MELANGKAHKAN KAKIKU
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.