Skip to content
Atropos the Bane episode artwork

EPISODE · Nov 19, 2020 · 8 MIN

Atropos the Bane

from DotA 2 Lore Indonesia · host niqko rendra

kumpulan ketakutan, kegelapan, yang muncul dan menjadi perwujudan sebuah makhluk. bahkan disinyalir kegelapannya melebihi dark comedy nya paman coki pardiedie

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Nov 19, 2020

Embed this episode

Ready to play

Atropos the Bane

0:00 8:58
of MATCHES

TRANSCRIPT · AUTO-GENERATED

Yo! Jumpa lagi di Podcast Twitter Duel Indonesia, bareng gue Ren. Podcast yang bahas cerita terbakar dari setiap hari-hutang, malah dari hal kecil yang mungkin kita gak notice ketika lagi main, sampai isi-isi gak jadi di setiap hero. Dan juga supaya kita lebih kenal lagi ke game yang udah jalan satu dikadi ini.

Di 3 episode sebelumnya, gue udah bahas tentang Hero Radean Thrift ya kayaknya. Jadi kali ini, mari nyeberang dulu ke Dire Sight. Kayak yang guru dulu bakalan gue awali dari Hero Radean Thrift dulu nih. Di 3 episode sebelumnya, gue udah bahas tentang Hero Radean Thrift ya kayaknya.

Dan Hero Radean Thrift ini adalah Hero Support, yang dulu pernah gue pake waktu Turnamen Face 8 lawan RRQ. Di jaman itu masih ada koala, masih main di mid ya. Gue pernah nge-bully dari pake ini hero, tapi ya ujung-ujungnya tetep kalah juga. Gue inget banget waktu itu dari pake Alchemist, terus waktu baru awal rilis si Ember.

Jadi, ya gitu lah. Hero ini adalah Atropos, The Band Elemental. Atropos atau yang sering kita tahu sebagai band, adalah sebuah sosok yang hadir karena terror yang dilakukan oleh Dewi Niktasa. Dia adalah sebuah perwujudan terror yang tidak bisa ditahan oleh alam bawah sadar atau tidur.

Memakan keabadiannya sendiri dan muncul dengan mengambil bentuk uap dari darahnya yang hitam berpinta. Ben ini adalah inti dari segala ketakutan. Bahkan ketika para Dewan mengalami mimpi buruk, itu juga karena adanya sosok Ben. Kalau kalian lihat waktu pake ini hero kan ada animasi hitam-hitam gitu ya waktu jalan yang jatuh di sekitar Ben itu.

Nah ini adalah darah hitam milik Ben, yang orang katanya bisa menjebak orang yang ibarat kata kuatnya tujuh turunan nih, tapi tetep menjebak dalam mimpi yang buruk banget gitu. Bahkan semua makhluk hidup yang ada di dota ini ketika melihat Ben jadi ingat betapa menyerangkannya kegelapan. Si takut gitu. Natrokos the Ben elemental ini adalah salah satu dari the three shades, kelompok makhluk halus yang dilampangkan dengan tanaman night shade.

Kalau kalian belum tahu tanaman night shade ini, itu sejenis tanaman kayak buah atau sayur gitu, yang mengandung shade yang bernama solanin, yang bisa menyebabkan peradangan pada tubuh manusia. Bahayanya lagi, shade solanin tadi, kalau diserap sama tubuh, bisa menyebabkan perusakan sel darah merah yang membawa oksigen. Jadi itu pelumpaan Ben di dalam bin ya, semacam merusak dengan menidurkan gitu. Si Ben ini, the three shades, dikenal sebagai atropos si teror karena menimbulkan ketakutan berlebih dan mengikau pada setiap korbannya.

Seperti namanya, three shades, di dalamnya juga ada tiga. Selain atropos lambang dari teror, ada juga Bella Duna, yang melukai korbannya dengan membuka pupil mereka sehingga mereka bisa melihat hal-hal yang seharusnya gak bisa dilihat. Ini adalah lambang dari kegilaan dan kematian. Gimana ya?

Padahal kalau di bahasa Italia nih, Bella Duna ini punya wakti wanita cantik. Mungkin karena kecantikannya bikin gila dan menimbulkan kematian? Gak tahu deh. Dan yang ketiga, ada Tyrion, yang bisa membuat perbannya seolah tidak pernah merasakan kesakitan sampai perbannya mati karena kumpulan demik yang diakumulasi tadi yang tiba-tiba dirasa dan masuk ke tubuhnya.

Ben ini punya beberapa skill yang cukup mengerikan buat di early game. Dengan cooldown yang gak lama dan statistik awal yang tinggi, Ben bisa jadi hero genging dan nuker yang menakutkan. Ada salah satu skill Ben yang ternyata dicuri dari Dewi Nikasha, yaitu Nightmare. Skill ini merupakan skill yang cukup unik karena ketika Ben nge-cast skill ini ke lawan, cuma Ben yang bisa nge-hit hero ini atau mengukain pake skill, tapi tidak menimbulkan efek samping.

Bukan cuma hero-nya aja tapi bayangannya juga bisa nge-hit ke lawan yang lagi kena slip. Nah efek samping yang gue bilang tadi adalah semacam efeknya itu kayak mirror gitu. Kalau dia lagi slip, terus kita nge-hit, kan balik kita yang cyber gitu ya. Nah kalau Ben sama bayangannya nge-hit gak bakal kena efeknya ini gitu.

Terus gimana buat hero yang bisa curi skill, kayak morphing sama Ruby? Jawabannya gak bisa. Jadi meskipun mereka nyuri Nightmare ketika mereka aktifin skill tersebut ke lawan dan nge-hit hero tersebut yang gak kena tadi ya, mereka bakalan kena efek dari Nightmare. Jadi gak bisa.

Tapi, kalau kalian main di custom game, yaitu di ability draft, mau Ben ambil skill Nightmare atau enggak, lo itu tetep bisa nge-hit musuh yang kena efek Nightmare tanpa kena efek sampingnya tadi ya, efek samping mirrornya tadi. Itu juga berlaku buat hero yang ambil skill Nightmare. Jadi simpelnya kalau lo nyuri skill, lo gak bisa debiting pasif dari Nightmare. Kalau lo ambil dari ability draft, pasifnya juga bakalan masuk lo, gitu.

Beberapa hero di Duta punya voiceline menarik ketika ketemu Ben, seperti Tars yang memandu Ben dengan sebutan Mr. Grimm ketika mereka ketemu. Night-night Mr. Grimm.

Ada Grimm Stroke yang menyedatkan bahwa tubuh Ben ini terbuat dari hal-hal berharga karena lahir dari Nanah Dewi Nikasa. I should take your corpse with me. Shame to let such potent ingredients go to waste. Dan juga Dark Willow, yang sampai ngepojorin sesuatu yang harusnya cuma dia yang tahu ke Ben.

Hey Ben, have you seen what they do to people in Iron Fog? It'd be great research for that Nightmare thing you do. Okay, segitu dulu cerita podcast Duta 2 luar Indonesia kali ini. Bantu share podcast ini ke tongkrongan atau warnet kalian supaya lebih banyak yang tahu tentang cerita Duta 2 ya.

Kalian juga bisa request hero apa yang mau dibahas. Dan mungkin beberapa saran buat gue dengan ngeklik link yang ada di deskripsi. Okay, bye. Haterahoks.

Bye. Bye.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of DotA 2 Lore Indonesia?

This episode is 8 minutes long.

When was this DotA 2 Lore Indonesia episode published?

This episode was published on November 19, 2020.

Is there a transcript available for this episode?

Yes, a full transcript is available for this episode. You can read the complete transcript on the episode page.

Can I download this DotA 2 Lore Indonesia episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!