EPISODE · Nov 15, 2023 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Kamis pekan ke-32 masa biasa, 16 November 2023
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Fatima dan Alboin dari Sekolah Saint Peter di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kebijaksanaan 7: 22 - 8: 1; Mazmur tg 119: 89.90.130.135.175; Lukas 17: 20-25 KERAJAAN ALLAH ADA DI TENGAH-TENGAHMU Renungan kita pada hari ini bertema: Kerajaan Allah Ada di Tengah-Tengahmu. Kita baru saja mendengar kata-kata ini dalam Injil hari ini: Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah sudah ada di tengah-tengahmu, demikian kata Yesus Kristus kepada orang-orang Farisi. Di tanah Israel saat ini tak ada lagi kaum Farisi. Tetapi semangat hidup farisi masih ada saat ini. Kalau dulu zaman Yesus masih hidup, mereka meminta tanda datangnya Kerajaan Allah yang lahiriah, artinya dalam bentuk sebuah wilayah dengan sistem kekuasaan yang maha besar. Yesus melawan cara berpikir seperti ini. Sekarang sikap-sikap farisi itu ada pada orang-orang yang suka minta terjadinya mujizat yang cepat, padahal hidup dari bangun pagi hingga tidur pada malam hari sudah sebagai mujizat. Sekarang banyak orang suka bergaya hiperbola, yaitu mengada-ada dan melebih-lebihkan. Jumlah banyaknya entah manusia atau barang, lalu kualitas mampu, sanggup atau unggul bisa ditambah-tambah orang seenaknya. Sekarang orang ingin yang lahiriah itu berupa uang, yaitu jumlah berapa yang jadi perhitungan pertama, jika tidak mereka tidak ingin bekerja, berkorban, melayani dan bahkan bersosial dan berdoa. Daftar ini masih akan sangat panjang, dan semua itu punya satu ciri yang sama, yaitu buta dan tuli baik fisik maupun mental akan kehadiran Tuhan di tengah-tengah kita, dan di dalam diri kita. Tuhan yang hadir ini sebenarnya berbicara dari nurani kita masing-masing, atau kebijaksanaan yang berwujud sangat halus sehingga mampu masuk ke pikiran dan hati kita yang paling dalam. Kehadiran itu sebagai firman-Nya yang jelas tak dapat dipegang dan dilihat, tetapi sebagai roh yang menghibur, menyemangati dan menguatkan kita. Kehadiran itu ialah roh yang arif dan kudus, mudah bergerak, jernih, tidak bernoda, terang, tajam dan murah hati, demikian kata kitab Kebijaksanaan pada hari ini. Singkatnya, kehadiran itu merupakan penjelmaan Tuhan dalam perintah, inspirasi, nilai, kearifan, moralitas dan keutamaan. Semuanya menyatu untuk membentuk suatu wujud kerajaan Allah yang benar-benar rohani dan keberadaannya dapat menembus segala batas fisik-lahiriah kehidupan ini. Kita diajarkan oleh Yesus dalam doa-Nya untuk kedatangan kerajaan itu. Dalam arti yang paling kentara, adanya kerajaan itu untuk menguasai hidup kita di dunia sebab ada begitu banyak pengaruh di dunia ini yang berusaha menguasai kita. Dalam arti nasib kita di masa depan, kerajaan Allah merupakan kehidupan kekal yang akan dicapai oleh kita masing-masing melalui kematian, dan pada saat kebangkitan bagi semua orang-orang benar. Maka kita perlu selalu merayakan kehadiran kerajaan Allah itu yang ada di tengah-tengah kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus, jadikanlah kami selalu terbuka akan kehadiran dan kedatangan kerajaan-Mu, dan kami bersemangat menyambut-Nya. Kemuliaan kepada Bapa... Dalam nama Bapa...
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Kamis pekan ke-32 masa biasa, 16 November 2023
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.