Skip to content
Bahaya Kemunafikan episode artwork

Mar 23, 2022 12 min

Bahaya Kemunafikan

from Narasipostmedia Hosted by Narasipost

Bahaya Kemunafikan Oleh. Dian Afianti Ilyas (Tim Redaksi NarasiPost.Com) Voice over talent: Giriyani NarasiPost.Com-Dewasa ini, banyak di antara kaum muslimin yang mengaku cinta kepada Allah. Namun, tak sedikit kita mendapati di antara mereka yang justru rajin melakukan aktivitas yang Allah benci. Ia melakukan suatu ibadah, tapi di sisi lain ia menghancurkan ibadah tersebut tanpa ia sadari akibat dari ketidaktahuannya tentang apa yang dibenci oleh Allah Swt. Padahal, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam kitabnya Raudhatul Muhibbin menjelaskan bahwa syarat-syarat untuk mencintai Allah haruslah memenuhi dua hal, yaitu mengetahui apa yang dicintai oleh Allah Swt. dan apa saja yang dibenci-Nya. Adalah Abdullah bin Jud’an, seorang lelaki yang hidup di zaman Rasulullah saw. Ia adalah sosok yang tidak pernah memusuhi Nabi saw. dan para Sahabat. Abdullah bin Jud’an terkenal memiliki beberapa keistimewaan, di antaranya suka memuliakan tamu, sigap membantu orang yang membutuhkan dan suka menyambung silaturahmi bahkan kepada para Sahabat yang jelas-jelas berbeda akidah dengannya. Amalan-amalan kebaikan senantiasa ia jaga dalam bermuamalah. Saat ia wafat, Aisyah radhiyallahu’anha bertanya kepada Rasulullah saw. tentang di mana tempat Abdulllah bin Jud’ah, surga ataukah neraka. Rasulullah saw. menjawab, “Semua amalan itu tidak memberinya manfaat sedikit pun sebab ia tidak pernah mengatakan ‘Wahai Rabb-ku, berilah ampunan atas kesalahan-kesalahanku pada hari kiamat kelak’.” (HR Muslim no.214). Rasulullah saw. menegaskan bahwa Abdullah bin Jud’ah yang mati dalam keadaan syirik berakhir di neraka disebabkan satu hal, yaitu hatinya bercabang. Ia memohon kepada Allah dan selain Allah, yaitu Latta dan Uzza. Jutaan kebaikan yang senantiasa dikerjakannya akhirnya terhapuskan akibat satu perbuatan yang dibenci oleh Allah Swt., yaitu kesyirikan. Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/02/28/bahaya-kemunafikan/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost

Episode details come from the podcast's RSS feed.

Embed this episode

Ready to play

Bahaya Kemunafikan

0:00 12:18

No transcript yet.

Requests help us decide what to transcribe next.

Frequently asked questions

How long is this episode of Narasipostmedia?

This episode is 12 minutes long.

When was this Narasipostmedia episode published?

This episode was published on March 23, 2022.

Can I download this Narasipostmedia episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.