Cintailah kecebong dan kodok, mereka indikator kualitas lingkungan episode artwork

EPISODE · Dec 10, 2018 · 5 MIN

Cintailah kecebong dan kodok, mereka indikator kualitas lingkungan

from Sains Sekitar Kita · host The Conversation

Kecebong dan kodok merupakan penentu kualitas lingkungan. Mereka sangat sensitif. Krisana Yindeeclub/Shutterstock Katak merupakan organisme yang paling sensitif di dunia. Karena itu, mulailah mencintai kecebong, katak, dan kodok, karena mereka indikator kualitas lingkungan. Mereka bisa digunakan sebagai penanda kerusakan lingkungan dan perubahan cuaca. Nenek moyang kodok diketahui hidup bersama dinosaurus pada 180 juta tahun lalu. Mereka mendominasi area rawa di hutan dengan kemampuan hidupnya yang sangat canggih. Katak termasuk salah satu kelompok pertama yang naik ke darat. Namun mereka bukan organisme yang paling primitif. Hewan ini hidup di dunia dunia: darat dan air. Pakar katak dan kodok dari Institut Teknologi Bandung Djoko Tjahjono Iskandar sudah bolak balik masuk hutan menemukan ratusan spesies katak baru, termasuk menemukan satu-satunya katak istimewa di dunia: katak yang bisa melahirkan kecebong di Sulawesi. Menurut Djoko, kemampuan katak bertelur tidak bisa menandingi kecepatan manusia merusak hutan tempat tinggal mereka. Sekitar 200 spesies katak sudah dinyatakan punah. Yang mengkhawatirkan, para ilmuwan memprediksi 7% populasi katak bisa lenyap dalam seabad ke depan. Ilmu berkembang dengan cepat, tapi mungkin katak di seluruh dunia akan mengalami kepunahan besar-besaran. Katak di Pulau Jawa tinggal sedikit spesiesnya. Pada zaman Belanda sudah banyak sekali kepunahan sebelum diteliti. Sekarang katak di Sumatra terancam. Mungkin yang tersisa terakhir adalah Papua dan Kalimantan, karena akses ke sana masih susah. Kerja keras pemerintahan Jokowi membangun infrastruktur akan memudahkan akses dan dengan demikian potensi kepunahan katak juga makin besar. Edisi ke-38 Sains Sekitar Kita ini disiapkan oleh Ihsan Raharjo dan narator Eka July. Selamat mendengarkan!

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Dec 10, 2018

Embed this episode

Kalau katak musnah, jumlah serangga yang sekian ribu tidak ada yang makan--meledaklah populasinya.

Distinct summary based on available episode metadata or transcript content.

NOW PLAYING

Cintailah kecebong dan kodok, mereka indikator kualitas lingkungan

0:00 5:58

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

No similar podcasts found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Sains Sekitar Kita?

This episode is 5 minutes long.

When was this Sains Sekitar Kita episode published?

This episode was published on December 10, 2018.

Can I download this Sains Sekitar Kita episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!