EPISODE · Mar 12, 2023 · 3 MIN
DALAM KEINDAHAN BUMI
from Pena Inspirasi E.G.W · host GMAHK
SABTU, 11 Maret , 2023 Salam SIGAP dan Shalom.…. *DALAM KEINDAHAN BUMI* “Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam” Maleakhi 3: 12 Pena Inspirasi menuliskan yang dimaksud dengan judul renungan kita pagi ini _*DALAM KEINDAHAN BUMI*_ adalah sebuah panggilan _*kehidupan yang praktis*_ agar kita bisa senantiasa memiliki _*SUKACITA BAGI DUNIA*_ sebagai faktor yang menunjang _*kebahagiaan sejati dan sarana*_ untuk _*memulihkan hubungan kita*_ secara _*vertikal*_ kepada _*Tuhan*_ dan _*horizontal*_ dengan _*sesama*_ , sbb : 1. *”Dalam KEINDAHAN BUMI” menunjukan bahwa tidak ada neraka yang menyala sampai selama-lamanya di bumi, tetapi yang tetap ada adalah bekas-bekas tubuh dan tangan atas penyaliban Kristus sebagai peringatan akibat-akibat dosa kita* "Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru: sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu" (Wahyu 21:1). _*Api yang menghanguskan orang-orang jahat menyucikan bumi*_. _*Setiap bekas kutuk sudah dilenyapkan. Tidak ada neraka yang menyala sampai selama-lamanya*_ yang akan tetap ada di hadapan _*umat tebusan yang takut akan akibat-akibat dosa*_. Hanya satu peringatan saja yang tersisa: _*Penebus kita akan terus menyandang bekas-bekas penyaliban-Nya*_ . Di atas kepala-Nya yang terluka, tangan dan kaki-Nya, adalah _*satu- satunya bekas perbuatan kejam yang disebabkan oleh dosa*_ . “ SR, 430.1 2. *”Dalam KEINDAHAN BUMI” menunjukan tidak ada satupun bahasa manusia yang mampu untuk melukiskan kemuliaan Firdaus Allah sebagai tempat tinggal atas pahala bagi orang-orang benar* “ _*Rasa takut terhadap membuat warisan orang-orang kudus tampaknya terlampau material*_ telah menyebabkan _*banyak orang merohanikan kebenaran-kebenaran penting yang menuntun kita untuk memandang bumi baru sebagai rumah kita*_ …. _*Bahasa manusia tidak cukup untuk melukiskan pahala orang-orang benar*_ . Itu hanya akan diketahui oleh mereka yang memandanginya. _*Tidak ada pikiran fana yang dapat mengerti akan kemuliaan Firdaus Allah*_ . “ SR, 430.2 3. *”Dalam KEINDAHAN BUMI” menggambarkan tentang bumi baru, dimana umat Allah akan bermukim kembali di Taman Eden yang telah dipulihkan, dimana sungai-sungai-nya terus-menerus mengalir jernih seperti kristal di hamparan padang-padang yang terbentang luas sampai ke gunung-gunung indah dan gunung-gunung kudus Allah yang puncak-puncaknya tinggi* “ _*Di sana terdapat sungai-sungai yang terus-menerus mengalir, jernih seperti kristal*_ , dan di sampingnya _*pohon-pohon yang melambai-lambai menghamparkan bayangnya ke atas jalan-jalan yang disediakan untuk umat tebusan Tuhan*_ . Di sana padang-padang yang terbentang luas sampai ke _*gunung-gunung yang indah*_ , dan _*gunung-gunung Allah menampakkan puncak-puncaknya yang tinggi*_ . Di atas padang-padang yang penuh kedamaian itu, di samping sungai-sungai yang hidup itu, _*umat Allah yang telah begitu lama menjadi pengembara dan musafir, akan mendapat rumah*_ . “ SR, 431.1 4. *”Dalam KEINDAHAN BUMI” menunjukan bahwa pikiran-pikiran yang baka akan terus menerus mempelajari dengan kesukaan dan tidak pernah akan habis-habisnya melihat keajaiban-keajaiban kuasa mencipta, rahasia-rahasia kasih Yesus yang telah mati dan bangkit untuk menebus dunia dan isinya* “ _*Di sana pikiran-pikiran yang baka akan mempelajari dengan kesukaan yang tidak akan pernah habis keajaiban-keajaiban kuasa mencipta, rahasia-rahasia kasih yang menebus*_ . Di sana tidak ada musuh kejam yang menipu untuk melupakan Allah. _*Setiap kemampuan akan dikembangkan, setiap kesanggupan ditingkatkan*_ . Perolehan pengetahuan tidak akan melelahkan pikiran atau menghabiskan tenaga. Di sana usaha-usaha terbesar dapat dilaksanakan, _*cita-cita paling tinggi tercapai, dan tujuan- tujuan paling tinggi terwujud*_ ; dan tetap _*masih ada ketinggian-ketinggian baru yang dilampaui, keajaiban-keajaiban baru dikagumi, kebenaran-kebenaran baru dimengerti, sasaran-sasaran segar y
What this episode covers
SABTU, 11 Maret , 2023 Salam SIGAP dan Shalom.…. *DALAM KEINDAHAN BUMI* “Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam” Maleakhi 3: 12 Pena Inspirasi menuliskan yang dimaksud dengan judul renungan kita pagi ini _*DALAM KEINDAHAN BUMI*_ adalah sebuah panggilan _*kehidupan yang praktis*_ agar kita bisa senantiasa memiliki _*SUKACITA BAGI DUNIA*_ sebagai faktor yang menunjang _*kebahagiaan sejati dan sarana*_ untuk _*memulihkan hubungan kita*_ secara _*vertikal*_ kepada _*Tuhan*_ dan _*horizontal*_ dengan _*sesama*_ , sbb : 1. *”Dalam KEINDAHAN BUMI” menunjukan bahwa tidak ada neraka yang menyala sampai selama-lamanya di bumi, tetapi yang tetap ada adalah bekas-bekas tubuh dan tangan atas penyaliban Kristus sebagai peringatan akibat-akibat dosa kita* "Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru: sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu" (Wahyu 21:1). _*Api yang menghanguskan orang-orang jahat menyucikan bumi*_. _*Setiap bekas kutuk sudah dilenyapkan. Tidak ada neraka yang menyala sampai selama-lamanya*_ yang akan tetap ada di hadapan _*umat tebusan yang takut akan akibat-akibat dosa*_. Hanya satu peringatan saja yang tersisa: _*Penebus kita akan terus menyandang bekas-bekas penyaliban-Nya*_ . Di atas kepala-Nya yang terluka, tangan dan kaki-Nya, adalah _*satu- satunya bekas perbuatan kejam yang disebabkan oleh dosa*_ . “ SR, 430.1 2. *”Dalam KEINDAHAN BUMI” menunjukan tidak ada satupun bahasa manusia yang mampu untuk melukiskan kemuliaan Firdaus Allah sebagai tempat tinggal atas pahala bagi orang-orang benar* “ _*Rasa takut terhadap membuat warisan orang-orang kudus tampaknya terlampau material*_ telah menyebabkan _*banyak orang merohanikan kebenaran-kebenaran penting yang menuntun kita untuk memandang bumi baru sebagai rumah kita*_ …. _*Bahasa manusia tidak cukup untuk melukiskan pahala orang-orang benar*_ . Itu hanya akan diketahui oleh mereka yang memandanginya. _*Tidak ada pikiran fana yang dapat mengerti akan kemuliaan Firdaus Allah*_ . “ SR, 430.2 3. *”Dalam KEINDAHAN BUMI” menggambarkan tentang bumi baru, dimana umat Allah akan bermukim kembali di Taman Eden yang telah dipulihkan, dimana sungai-sungai-nya terus-menerus mengalir jernih seperti kristal di hamparan padang-padang yang terbentang luas sampai ke gunung-gunung indah dan gunung-gunung kudus Allah yang puncak-puncaknya tinggi* “ _*Di sana terdapat sungai-sungai yang terus-menerus mengalir, jernih seperti kristal*_ , dan di sampingnya _*pohon-pohon yang melambai-lambai menghamparkan bayangnya ke atas jalan-jalan yang disediakan untuk umat tebusan Tuhan*_ . Di sana padang-padang yang terbentang luas sampai ke _*gunung-gunung yang indah*_ , dan _*gunung-gunung Allah menampakkan puncak-puncaknya yang tinggi*_ . Di atas padang-padang yang penuh kedamaian itu, di samping sungai-sungai yang hidup itu, _*umat Allah yang telah begitu lama menjadi pengembara dan musafir, akan mendapat rumah*_ . “ SR, 431.1 4. *”Dalam KEINDAHAN BUMI” menunjukan bahwa pikiran-pikiran yang baka akan terus menerus mempelajari dengan kesukaan dan tidak pernah akan habis-habisnya melihat keajaiban-keajaiban kuasa mencipta, rahasia-rahasia kasih Yesus yang telah mati dan bangkit untuk menebus dunia dan isinya* “ _*Di sana pikiran-pikiran yang baka akan mempelajari dengan kesukaan yang tidak akan pernah habis keajaiban-keajaiban kuasa mencipta, rahasia-rahasia kasih yang menebus*_ . Di sana tidak ada musuh kejam yang menipu untuk melupakan Allah. _*Setiap kemampuan akan dikembangkan, setiap kesanggupan ditingkatkan*_ . Perolehan pengetahuan tidak akan melelahkan pikiran atau menghabiskan tenaga. Di sana usaha-usaha terbesar dapat dilaksanakan, _*cita-cita paling tinggi tercapai, dan tujuan- tujuan paling tinggi terwujud*_ ; dan tetap _*masih ada ketinggian-ketinggian baru yang dilampaui, keajaiban-keajaiban baru dikagumi, kebenaran-kebenaran baru dimengerti, sasaran-sasaran segar y
NOW PLAYING
DALAM KEINDAHAN BUMI
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.