EPISODE · Jul 24, 2023 · 14 MIN
Daniel 5:1-30 - Mene, Mene, Tekel Ufarsin.
from Renungan Kristen (Lectio Divina & Perspektif) · host Renungan Kristen
Daniel 5:1-30 - Mene, Mene, Tekel Ufarsin. “Maka inilah tulisan yang tertulis itu: Mene, mene, tekel ufarsin.” (Daniel 5:25) Saya yakin kita sering mendengar kalimat peringatan: “kesombongan membawa kehancuran.” Inilah yang terjadi dalam kisah legendaris kapal Titanic. Konon kapten kapal Titanic itu pernah berkata, “Tuhan sendiri tidak dapat menenggelamkan kapal ini.” Namun kita tahu apa yang terjadi kemudian, bukan? Kapal Titanic tenggelam. Kebenaran ini terjadi atas Belsyazar dan Kerajaan Babel pada perikop bacaan ini. Ayat 1-4 mencatat, di sela-sela kemeriahan perjamuan besar yang digelarnya di hadapan seribu orang pembesarnya, Belsyazar dengan pongah, meninggikan diri dan sengaja menghujat kekudusan Allah (ay. 22- 23). Dia memakai perkakas Bait Suci, yang biasanya dipakai untuk kegiatan peribadatan kepada Tuhan, untuk minum anggur bersama tamu, istri-istri, serta selirnya. Bahkan jamuan itu ditujukan untuk menyembah dewa yang terbuat dari emas, perak, tembaga, besi, kayu dan batu (ay. 2-4; 22-23). Tindakan yang “kurang ajar” itu akhirnya berakibat fatal (ay. 5, 24-30). Melalui tulisan di dinding: mene-mene tekel ufarsin, Tuhan menyatakan penghakiman dan penghukuman-Nya atas Belsyazar dan seluruh kerajaan Babel. Berdasar hikmat yang diberikan padanya, Daniel menginterpretasi tulisan tersebut. Mene artinya masa pemerintahan Belsyazar telah dihitung oleh Allah dan telah diakhiri; Tekel artinya Belsyazar ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan; Peres artinya kerajaan Babel dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia. Daniel dengan berani menegor Belsyazar bahwa dirinya tidak pernah belajar dari sejarah dan pengalaman ayahnya, Nebukadnezar (ay. 19-23) yang juga jatuh karena kesombongan dan kebebalannya. Tidak perlu memakan waktu yang lama, pada malam itu juga Belsyazar terbunuh (ay. 29-30) dan Babel runtuh. Pesan firman Tuhan ini sangat jelas. Jangan pernah sombong dengan semua milik kita (kekuasaan, jabatan, materi, talenta, dsb) dan jangan kita lupa diri dan tidak menghormati Tuhan. Sebaliknya, kita harus hidup rendah hati, meninggikan dan memuliakan Tuhan dengan segala yang kita miliki dan di dalam setiap tingkah laku dan keputusan yang kita ambil. STUDI PRIBADI: Dalam konteks zaman ini, sikap dan tingkah laku seperti apa yang sering kita jumpai dari hidup orang percaya yang tidak menghormati Tuhan dan kekudusan-Nya? Pokok Doa: Berdoalah agar orang percaya, baik hamba Tuhan penuh waktu, para pemimpin gereja maupun jemaat, hidup menghormati dan memuliakan nama Tuhan, tidak hidup angkuh dan sombong di hadapan Tuhan. PERSPEKTIF & LECTIO DIVINA Sumber : https://play.google.com/store/apps/details?id=org.gloriasatelit.gloria Dapat dilihat juga di web GKA Gloria Samudra https://samudra.gkagloria.id/category/lectio-divina/ Google Podcast : https://www.google.com/podcasts?feed=aHR0cHM6Ly9hbmNob3IuZm0vcy8zYjA3NDFhNC9wb2RjYXN0L3Jzcw== Spotify : https://open.spotify.com/show/6cqKTmoI403NaMbte4E5Jh Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCq_oOVSq1c4db4LQj-uNenA Breaker : https://www.breaker.audio/renungan-kristen-lectio-divina-and-perspektif Pocket Casts https://pca.st/q6pcbzdj Radio Public https://radiopublic.com/renungan-kristen-lectio-divina-p-GE7A7N Over cast https://overcast.fm/itunes1534776375/adi-santoso #Perspektif #LectioDivina #AudioSaatTeduh #AudioAlkitab #AudioBible #audioperspektif #audiolectiodivina #renungankristen #GKAGLORIASAMUDRA #LectioDivina #AudioSaatTeduh #AudioAlkitab #AudioBible #audioperspektif #audiolectiodivina #renungankristen #MotivasiKristen #renunganharian #GKAGLORIA
Embed this episode
NOW PLAYING
Daniel 5:1-30 - Mene, Mene, Tekel Ufarsin.
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.