DEMOKRASI DIRETAS ? episode artwork

EPISODE · Aug 27, 2020 · 43 MIN

DEMOKRASI DIRETAS ?

from SUARA PALMERAH · host SEMEJA

Lanskap dunia yang berubah mempengaruhi tren politik di Indonesia. Gelombang digital di segala lini mengubah pola komunikasi. Dunia yang makin digital menghadirkan buzzer dan influencer. Namun, kehadiran entitas baru dalam demokrasi ini menuai kontroversi. Apakah kehadirannya baik bagi demokrasi atau sebaliknya menjadi residu dan menggerogoti sistem demokrasi. Tak hanya buzzer dan influencer. Maraknya aksi peretasan juga menjadi batu uji bagi demokrasi. Aksi ini dinilai mengancam kebebasan berpendapat dan berekpresi yang menjadi prasyarat utama demokrasi. Serangan digital ini juga dianggap sebagai upaya pembungkaman terhadap kritik. Padahal, seperti juga kebebasan berekspresi, kritik juga menjadi prasyarat demokrasi karena menjadi penanda adanya partisipasi publik. Lalu bagaimana sebenarnya nasib demokrasi kita setelah 75 tahun merdeka? Apa benar maraknya peretasan menjadi ancaman bagi demokrasi? Lalu bagaimana dengan buzzer dan influencer. Apakah ini tren politik atau hanya residu demokrasi? NARASUMBER 1. ASFINAWATI - KETUA YLBHI 2. DONNY GAHRAL ADIAN - TENAGA AHLI UTAMA KSP 3. AZYUMARDI AZRA - GURU BESAR UIN SYARIF HIDAYATULLAH 4. IGNATIUS HARYANTO - DOSEN KOMUNIKASI UMN

Lanskap dunia yang berubah mempengaruhi tren politik di Indonesia. Gelombang digital di segala lini mengubah pola komunikasi. Dunia yang makin digital menghadirkan buzzer dan influencer. Namun, kehadiran entitas baru dalam demokrasi ini menuai kontroversi. Apakah kehadirannya baik bagi demokrasi atau sebaliknya menjadi residu dan menggerogoti sistem demokrasi. Tak hanya buzzer dan influencer. Maraknya aksi peretasan juga menjadi batu uji bagi demokrasi. Aksi ini dinilai mengancam kebebasan berpendapat dan berekpresi yang menjadi prasyarat utama demokrasi. Serangan digital ini juga dianggap sebagai upaya pembungkaman terhadap kritik. Padahal, seperti juga kebebasan berekspresi, kritik juga menjadi prasyarat demokrasi karena menjadi penanda adanya partisipasi publik. Lalu bagaimana sebenarnya nasib demokrasi kita setelah 75 tahun merdeka? Apa benar maraknya peretasan menjadi ancaman bagi demokrasi? Lalu bagaimana dengan buzzer dan influencer. Apakah ini tren politik atau hanya residu demokrasi? NARASUMBER 1. ASFINAWATI - KETUA YLBHI 2. DONNY GAHRAL ADIAN - TENAGA AHLI UTAMA KSP 3. AZYUMARDI AZRA - GURU BESAR UIN SYARIF HIDAYATULLAH 4. IGNATIUS HARYANTO - DOSEN KOMUNIKASI UMN

NOW PLAYING

DEMOKRASI DIRETAS ?

0:00 43:09

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of SUARA PALMERAH?

This episode is 43 minutes long.

When was this SUARA PALMERAH episode published?

This episode was published on August 27, 2020.

What is this episode about?

Lanskap dunia yang berubah mempengaruhi tren politik di Indonesia. Gelombang digital di segala lini mengubah pola komunikasi. Dunia yang makin digital menghadirkan buzzer dan influencer. Namun, kehadiran entitas baru dalam demokrasi ini menuai...

Can I download this SUARA PALMERAH episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!