Edisi Hari Jumat, 27 Maret 2026 - Bercermin, perbaiki diri dan jadi berkat untuk sesama episode artwork

EPISODE · Mar 26, 2026 · 5 MIN

Edisi Hari Jumat, 27 Maret 2026 - Bercermin, perbaiki diri dan jadi berkat untuk sesama

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 27 Maret 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3) Renungan: Ketika kita hendak bepergian ke mana pun, hal yang paling wajar kita lakukan adalah mencari sebuah cermin. Mengapa kita membutuhkan cermin? Karena kita ingin berpenampilan menarik dan memperbaiki suatu hal yang jelek yang terdapat di wajah atau tubuh kita. Kita tidak mungkin bepergian dengan penampilan acak-acakan dan kotor. Kita perlu merapikan rambut dan pakaian kita. Cermin adalah alat yang paling "jujur" untuk menampakkan kepada kita diri kita yang sesungguhnya. Tanpa cermin, kita tidak akan tahu jika ada sesuatu yang membuat wajah kita kotor, dan kita tidak bisa membersihkannya dengan baik, kecuali jika orang lain membantu kita. Jadi, cermin sangatlah membantu kita untuk memperbaiki penampilan kita agar menjadi lebih baik, rapi, bersih, dan menarik. Tidak hanya becermin secara fisik, namun kita juga harus sering becermin terhadap kepribadian kita. Bagaimanakah kita bersikap kepada orang lain? Apakah kelakuan kita sudah mencerminkan pribadi Yesus sendiri atau mencerminkan kedagingan saja? Jangan sampai kita bisa menilai dan menghakimi orang lain, padahal diri kita sendiri masih banyak sekali kekurangan. Yesus memberikan perumpamaan yang serupa dengan hal ini, yaitu mengenai orang yang melihat selumbar di mata saudaranya, tetapi balok di matanya sendiri tidak kelihatan. Artinya, orang tersebut pandai mencari kesalahan atau kejelekan orang lain, namun kelakuan jeleknya sendiri tidak pernah ia ketahui dan ia perbaiki. Di sini Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak menjadi orang yang munafik. Setiap manusia pasti memiliki sifat yang baik dan sifat yang buruk pula. Sifat dan kebiasaan yang buruk itu harus kita perbaiki dan kita hilangkan. Namun, terkadang kita masih melakukan kesalahan. Karena itu, nasihat dari orang lain sangatlah kita butuhkan. Gunakanlah semua itu sebagai sarana untuk memperbaiki diri sendiri. Anggaplah teguran, nasihat, dan saran dari orang lain sebagai cermin, sehingga kita bisa mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki, dirapikan, dan dibersihkan dari diri kita. "Karena siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat" (Ams 10:17). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku memiliki hidup yang dapat mencerminkan kepribadian-Mu sehingga hidupku dapat menjadi berkat bagi orang lain. Amin. (Dod).

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Mar 26, 2026

Embed this episode

Ready to play

Edisi Hari Jumat, 27 Maret 2026 - Bercermin, perbaiki diri dan jadi berkat untuk sesama

0:00 5:34

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 5 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on March 26, 2026.

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!