Edisi Hari Jumat, 29 Maret 2024 - Setia menjalankan rencanaNya episode artwork

EPISODE · Mar 28, 2024 · 6 MIN

Edisi Hari Jumat, 29 Maret 2024 - Setia menjalankan rencanaNya

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 29 Maret 2024 Bacaan: "Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus." (Markus 15:21) Renungan: Kita tidak tahu mengapa Simon yang dipilih membantu mengangkat salib Tuhan Yesus, yang jelas Simon dipaksa untuk tugas itu. Hal itu secara tegas dinyatakan dalam Injil Matius dan Injil Markus, "Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus." Biasanya orang yang akan disalibkan itulah yang akan memikul salibnya menuju tempat penyaliban. Tetapi saat itu, Tuhan Yesus rupanya sudah sangat kelelahan untuk mengangkat salib-Nya, diduga karena la telah banyak disesah serta banyak mengeluarkan darah dari luka-luka cambukan-Nya dan dari kepala-Nya yang dimahkotai duri. Karena itu, prajurit-prajurit Roma "memaksa" Simon, yang sedang melintas atau sedang berada di tengah orang banyak yang menyaksikan rombongan penyaliban itu, untuk membantu Tuhan Yesus dalam memikul salib-Nya. Pada masa itu, prajurit-prajurit Roma memang punya otoritas untuk memaksakan kehendak mereka kepada rakyat. Dan seseorang yang mereka paksa tidak punya kuasa untuk menolaknya. Mereka tidak punya pilihan selain menaatinya. Demikian juga dengan Simon, ketika ia diminta untuk membantu mengangkat salib Tuhan Yesus, ia tidak punya kuasa untuk menolak perintah prajurit Romawi itu. Bukan saja tugas itu datang dengan mendadak, tetapi juga datang dengan paksaan! Mungkin saja saat itu Simon tidak bersedia untuk membantu mengangkat salib Tuhan Yesus, sebab dengan mengangkat salib, berarti ia diidentikkan dengan penjahat, seolah-olah ia seorang yang jahat! Apalagi dengan dikerumuni dan disoraki oleh banyak orang, tentu akan menimbulkan rasa malu di dalam dirinya. Namun demikian, karena paksaan tentara Roma, Simon pun mengangkat salib itu. Ia hanya bisa pasrah menerimanya, sekalipun mungkin dengan omelan, ocehan, bahkan umpatan. Pengalaman Simon mengingatkan kita akan ajaran Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya. Dalam Khotbah di Bukit, beliau bersabda, “Dan barangsiapa memaksa kamu berjalan satu mil, berjalanlah bersamanya dua mil.” (Mat 5:41). Di sini Simon dari Kirene telah melakukan perintah Tuhan Yesus, walaupun tentu saja dia tidak mengetahui ajaran-Nya. Dia harus bersedia melakukan sesuatu yang dipaksakan oleh orang lain. Jika kita harus menerima perlakuan yang tidak adil menurut dunia, kita harus belajar menerimanya. Kadang kala dunia ini "memaksa" kita untuk melakukan apa yang tidak kita sukai, memberi apa yang tidak ingin kita beri. Tetapi sebagai murid Kristus, kita harus belajar menerimanya serta meminta hikmat dan kekuatan-Nya untuk melakukannya, jika memang itu tidak bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ketika aku diperlakukan tidak adil dalam hidup ini, mampukan aku menerimanya. Aku tahu ada rencana-Mu dibalik itu semua. Amin. (Dod).

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Mar 28, 2024

Embed this episode

Ready to play

Edisi Hari Jumat, 29 Maret 2024 - Setia menjalankan rencanaNya

0:00 6:24

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 6 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on March 28, 2024.

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!