Edisi Hari Kamis, 2 Juli 2026 - Berpikir positif dan jadi berkat episode artwork

EPISODE · Jul 1, 2026 · 5 MIN

Edisi Hari Kamis, 2 Juli 2026 - Berpikir positif dan jadi berkat

from Kencan Dengan Tuhan · host Danang Kurniawan

Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 2 Juli 2026Bacaan: "Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana." (Bilangan 13:28)Renungan: Kita mungkin sering mendengar orang berkata, "Orangnya cantik, sayangnya judes sekali." "Dia pintar, sayangnya kuper sekali." "Orang itu kaya sekali, sayangnya pelit minta ampun." Perkataan itu memuji, sekaligus mencela. Mengangkat ke langit, sekaligus menjatuhkannya ke bumi. Jika seperti ini, maka pujian setinggi langit pun tidak ada artinya, sebab penekanannya bukan lagi pada kelebihannya melainkan pada kekurangannya. Yang baik sudah hilang, yang buruk ditonjolkan! Hal yang sama pernah terjadi ketika Musa memerintahkan dua belas orang terbaik untuk mengintai negeri Kanaan. Kedua belas pengintai tersebut pulang untuk melaporkannya kepada Musa dan segenap bangsa Israel. Kedua belas pengintai tersebut sependapat bahwa negeri Kanaan sungguh berlimpah-limpah susu dan madunya. Mereka membawa bukti berupa buah-buahan yang mereka ambil dari negeri Kanaan. Kedua belas pengintai itu sepakat soal itu. Tapi, setelah itu terjadilah perbedaan pendapat. Sepuluh pengintai berkata, "Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana." (ay. 28). Hanya Yosua dan Kaleb yang tetap positif dalam memberikan laporan. Sepuluh pengintai tersebut mirip dengan perkataan orang-orang di atas. Awalnya memuji, tapi berikutnya muncul kata "sayangnya". Yang baik hilang, yang buruk ditonjolkan. Akibatnya tidak main-main. Seluruh bangsa Israel panik. Mereka menangis, bersungut-sungut kepada Musa dan Harun, bahkan memutuskan untuk mengangkat pemimpin lalu pulang ke Mesir (Bil. 14). Betapa dahsyatnya kata "hanya" atau "sayangnya". Kisah ini kiranya memberi pelajaran berharga bagi kita, janganlah kita menggunakan kata "hanya saja" atau "sayangnya" ketika menilai seseorang atau sebuah peristiwa. Jangan sampai hal yang harusnya kita syukuri akhirnya menjadi hal yang kita keluhkan. Berkat yang harusnya kita terima dengan sukacita, akhirnya berubah menjadi persungutan. Tuhan menghendaki kita menjadi orang yang bersyukur dalam segala perkara. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku masih sering memandang orang lain dari sisi negatifnya. Kuduskan pikiranku agar aku selalu berpikir yang positif, baik untuk diriku maupun orang lain. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 2 Juli 2026Bacaan: "Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana." (Bilangan 13:28)Renungan: Kita mungkin sering mendengar orang berkata, "Orangnya cantik, sayangnya judes sekali." "Dia pintar, sayangnya kuper sekali." "Orang itu kaya sekali, sayangnya pelit minta ampun." Perkataan itu memuji, sekaligus mencela. Mengangkat ke langit, sekaligus menjatuhkannya ke bumi. Jika seperti ini, maka pujian setinggi langit pun tidak ada artinya, sebab penekanannya bukan lagi pada kelebihannya melainkan pada kekurangannya. Yang baik sudah hilang, yang buruk ditonjolkan! Hal yang sama pernah terjadi ketika Musa memerintahkan dua belas orang terbaik untuk mengintai negeri Kanaan. Kedua belas pengintai tersebut pulang untuk melaporkannya kepada Musa dan segenap bangsa Israel. Kedua belas pengintai tersebut sependapat bahwa negeri Kanaan sungguh berlimpah-limpah susu dan madunya. Mereka membawa bukti berupa buah-buahan yang mereka ambil dari negeri Kanaan. Kedua belas pengintai itu sepakat soal itu. Tapi, setelah itu terjadilah perbedaan pendapat. Sepuluh pengintai berkata, "Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana." (ay. 28). Hanya Yosua dan Kaleb yang tetap positif dalam memberikan laporan. Sepuluh pengintai tersebut mirip dengan perkataan orang-orang di atas. Awalnya memuji, tapi berikutnya muncul kata "sayangnya". Yang baik hilang, yang buruk ditonjolkan. Akibatnya tidak main-main. Seluruh bangsa Israel panik. Mereka menangis, bersungut-sungut kepada Musa dan Harun, bahkan memutuskan untuk mengangkat pemimpin lalu pulang ke Mesir (Bil. 14). Betapa dahsyatnya kata "hanya" atau "sayangnya". Kisah ini kiranya memberi pelajaran berharga bagi kita, janganlah kita menggunakan kata "hanya saja" atau "sayangnya" ketika menilai seseorang atau sebuah peristiwa. Jangan sampai hal yang harusnya kita syukuri akhirnya menjadi hal yang kita keluhkan. Berkat yang harusnya kita terima dengan sukacita, akhirnya berubah menjadi persungutan. Tuhan menghendaki kita menjadi orang yang bersyukur dalam segala perkara. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku masih sering memandang orang lain dari sisi negatifnya. Kuduskan pikiranku agar aku selalu berpikir yang positif, baik untuk diriku maupun orang lain. Amin. (Dod).

NOW PLAYING

Edisi Hari Kamis, 2 Juli 2026 - Berpikir positif dan jadi berkat

0:00 5:44

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku Buletin FM Highlights Buletin FM X Dapatkan berita terkini dan isu semasa setiap hari dengan Buletin FM. Tepat dan jelas! HCR Jam Session with Harri Firmansyah Harri Firmansyah HCR Jam Session merupakan sebuah bentuk dedikasi Harri Firmansyah untuk bisa berbagi kepada banyak orang. Menariknya karena perkembangan zaman yang serba praktis, bentuk sharing ini tidak harus dilakukan secara tatap muka, namun bisa di lakukan secara online yang bisa memberikan kebermanfaatan lebih luas bagi banyak orang karena tidak terbatas waktu dan jarak. HCR Jam Session ini diadakan rutin setiap satu bulan sekali dengan mengundang GUEST STAR dan membicarakan topik sesuai dengan keahlian guest star tersebut. This Is Us This is Us Hanya berisi opini dari makhluk Tuhan yang gabut, ehe. Jika kalian ingin mengkritik dan memberi saran, drop di dm instagram kami (@amaliana.p & @aaqilah29)

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kencan Dengan Tuhan?

This episode is 5 minutes long.

When was this Kencan Dengan Tuhan episode published?

This episode was published on July 1, 2026.

What is this episode about?

Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 2 Juli 2026Bacaan: "Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana." (Bilangan 13:28)Renungan: Kita mungkin sering mendengar...

Can I download this Kencan Dengan Tuhan episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!