Skip to content
EMPAN PAPAN episode artwork

EPISODE · Mar 29, 2021 · 6 MIN

EMPAN PAPAN

from EMBUN PAGI · host Muhammad Tasdiq Arroziq

Empan Papan Salah Satu Adab Budaya Jawa yg Universal. Kok ora empan papan, yo? Itu sebuah kalimat tanya dlm bahasa ibu.....he he yg muncul di benak ketika membaca itu adalah kejadian lumayan heboh telah terjadi beberapa waktu lalu. Dlm hubungan pertemanan/bersahabat dg seseorang, bagaimana berinteraksi se-hari², tentunya akrab. Istilahnya guyon gablog²-an atau bercanda akrab sudah bukan hal aneh lagi. Tp itu dlm hubungan sosial, di luar jam kerja. Saat berhubungan kedinasan/formal, tentu tidak melakukan guyon gablog³-an itu, spt dlm sebuah rapat misalnya, pasti akan bersikap profesional. Itulah salah satu upaya untuk empan papan. Empan papan adalah istilah dlm bahasa & budaya Jawa, yg artinya menempatkan diri sesuai dg tempat atau situasi/kondisi yg tepat. Istilah lain dari empan papan dlm Bahasa Jawa adalah : ngerti kahanan, artinya mengetahui situasi yg terjadi dan bereaksi tepat/sesuai dg situasi/kondisi tsb. Apakah hanya para tokoh/public figure yg seharusnya bisa menerapkan hal tsb, tentu tidak. Kita semua harus bisa menerapkannya dlm kehidupan se-hari². Karena bukankah sejatinya masing² dari kita adalah tokoh dlm lingkup kehidupan. Mungkin kita adalah atasan/kolega di tempat kerja. Mungkin adalah pengurus/anggota di lingkungan kita. Mungkin kita adalah orang-tua/anak/saudara di keluarga kita. Kita adalah bagian dari jejaring. Masing² kita sebaiknya bisa bersikap sesuai dg peran masing², memberi contoh/teladan, setidaknya dimulai dari hal² kecil dlm diri dan lingkungan kita. Empan papan tercipta melalui upaya membiasakan diri/belajar untuk itu. Tepa Slira atau empati adalah salah satu tahapannya. Bukankah dg berempati, menempatkan diri kita pd posisi orang lain, seharusnya bisa membuat kita bersikap lebih bijak. Maka mengapa tidak mulai saja mengasah rasa empati kita, sejak dari sekarang. Mari bersama belajar ngerti kahanan dan empan papan ini. Insya Allah tidak akan membawa keburukan bagi kita dan orang lain. Sbg makhluk sosial, mengasah diri untuk bisa menempatkan diri di berbagai situasi memang perlu. Bukan cuma supaya tampak cerdas, tp juga tampak punya etika, selaras dg orang yg beriman yg pikiran, perasaan, sikap, tindakan, perbuatan yg dlm setiap kegiatannya tidak meninggalkan adab yg telah digariskan dlm agamanya. Wallahu a’lam bishawab (Hanya Allah sajalah yg lebih mengetahui kebenarannya).

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Mar 29, 2021

Embed this episode

Ready to play

EMPAN PAPAN

0:00 6:32

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of EMBUN PAGI?

This episode is 6 minutes long.

When was this EMBUN PAGI episode published?

This episode was published on March 29, 2021.

Can I download this EMBUN PAGI episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!