EPISODE · Feb 3, 2026 · 4 MIN
Kamis, 05 Februari 2026 - Melayani dengan Meratap
from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus
Melayani dengan MeratapKamis, 5 Februari 2026Bacaan Alkitab hari ini:Mikha 1Pesan TUHAN kepada umat-Nya disampaikan kepada Nabi Mikha melalui penglihatan. Ingatlah bahwa pesan kitab para nabi umumnya disampaikan dalam bentuk puisi yang sering memakai gaya bahasa, sehingga pesan itu tidak selalu bisa dipahami secara harfiah. Dalam bacaan Alkitab hari ini, pesan menyangkut Samaria dan Yerusalem (1:1) harus dipahami bukan sebagai tentang keadaan kota secara fisik, tetapi tentang penduduk serta para pemimpin. Ibu kota Samaria harus dipandang sebagai mewakili seluruh Kerajaan Israel Utara, dan Yerusalem harus dipandang sebagai mewakili seluruh Kerajaan Yehuda atau Kerajaan Israel Selatan (bandingkan dengan 1:5). Perhatikan bahwa yang paling membangkitkan murka Allah adalah adanya patung berhala yang mereka sembah dan praktik penyembahan berhala yang umumnya disertai pelacuran bakti, yaitu pelacuran yang dilakukan saat berlangsungnya upacara penyembahan berhala.Dalam Sejarah Israel, praktik penyembahan berhala dimulai sesudah Kerajaan Israel pecah menjadi Kerajaan Israel (di bagian Utara) dan Kerajaan Yehuda (di bagian Selatan). Raja pertama Kerajaan Israel Utara adalah Raja Yerobeam. Karena khawatir bahwa rakyatnya akan meneruskan penyembahan kepada Allah di Bait Allah yang terletak di kota Yerusalem, ia membuat sistem peribadatan yang baru dengan memerintahkan pembuatan patung anak lembu emas yang diletakkan di kota Betel dan kota Dan untuk menjadi Sesembahan bagi bangsa Israel dengan maksud mencegah bangsa Israel pergi beribadah ke Yerusalem, karena ia khawatir bahwa mereka yang pergi ke Yerusalem akhirnya bisa tergoda untuk memberontak terhadap kepemimpinannya atas Kerajaan Israel Utara (lihat 1 Raja-raja 12:26-33). Yang amat menyedihkan, praktik penyembahan berhala (anak lembu emas) itu bukan hanya menjauhkan penduduk Kerajaan Israel Utara dari TUHAN, tetapi juga membuat penduduk Kerajaan Israel Selatan (Yehuda) terpengaruh untuk ikut melakukan praktik penyembahan berhala. Murka Tuhan atas praktik penyembahan berhala itu terlihat jelas dalam nubuat Nabi Mikha yang disampaikan dalam bacaan Alkitab hari ini (Mikha 1:2-7). Perhatikan bahwa dalam melaksanakan tugas kenabiannya, Nabi Mikha tidak merasa bangga atau bersikap arogan, melainkan dia menyampaikan berita penghukuman Allah dengan kesedihan yang mendalam, "Karena itulah aku hendak meratap dan meraung, hendak berjalan dengan bertelanjang kaki dan bertelanjang dada. Aku hendak melolong seperti serigala dan meraung seperti burung unta." (1:8). Sebagai umat Allah yang telah diselamatkan, apakah Anda memiliki kesedihan yang mendalam atas dosa yang merajalela di sekitar Anda? [GI Purnama]
What this episode covers
Melayani dengan MeratapKamis, 5 Februari 2026Bacaan Alkitab hari ini:Mikha 1Pesan TUHAN kepada umat-Nya disampaikan kepada Nabi Mikha melalui penglihatan. Ingatlah bahwa pesan kitab para nabi umumnya disampaikan dalam bentuk puisi yang sering memakai gaya bahasa, sehingga pesan itu tidak selalu bisa dipahami secara harfiah. Dalam bacaan Alkitab hari ini, pesan menyangkut Samaria dan Yerusalem (1:1) harus dipahami bukan sebagai tentang keadaan kota secara fisik, tetapi tentang penduduk serta para pemimpin. Ibu kota Samaria harus dipandang sebagai mewakili seluruh Kerajaan Israel Utara, dan Yerusalem harus dipandang sebagai mewakili seluruh Kerajaan Yehuda atau Kerajaan Israel Selatan (bandingkan dengan 1:5). Perhatikan bahwa yang paling membangkitkan murka Allah adalah adanya patung berhala yang mereka sembah dan praktik penyembahan berhala yang umumnya disertai pelacuran bakti, yaitu pelacuran yang dilakukan saat berlangsungnya upacara penyembahan berhala.Dalam Sejarah Israel, praktik penyembahan berhala dimulai sesudah Kerajaan Israel pecah menjadi Kerajaan Israel (di bagian Utara) dan Kerajaan Yehuda (di bagian Selatan). Raja pertama Kerajaan Israel Utara adalah Raja Yerobeam. Karena khawatir bahwa rakyatnya akan meneruskan penyembahan kepada Allah di Bait Allah yang terletak di kota Yerusalem, ia membuat sistem peribadatan yang baru dengan memerintahkan pembuatan patung anak lembu emas yang diletakkan di kota Betel dan kota Dan untuk menjadi Sesembahan bagi bangsa Israel dengan maksud mencegah bangsa Israel pergi beribadah ke Yerusalem, karena ia khawatir bahwa mereka yang pergi ke Yerusalem akhirnya bisa tergoda untuk memberontak terhadap kepemimpinannya atas Kerajaan Israel Utara (lihat 1 Raja-raja 12:26-33). Yang amat menyedihkan, praktik penyembahan berhala (anak lembu emas) itu bukan hanya menjauhkan penduduk Kerajaan Israel Utara dari TUHAN, tetapi juga membuat penduduk Kerajaan Israel Selatan (Yehuda) terpengaruh untuk ikut melakukan praktik penyembahan berhala. Murka Tuhan atas praktik penyembahan berhala itu terlihat jelas dalam nubuat Nabi Mikha yang disampaikan dalam bacaan Alkitab hari ini (Mikha 1:2-7). Perhatikan bahwa dalam melaksanakan tugas kenabiannya, Nabi Mikha tidak merasa bangga atau bersikap arogan, melainkan dia menyampaikan berita penghukuman Allah dengan kesedihan yang mendalam, "Karena itulah aku hendak meratap dan meraung, hendak berjalan dengan bertelanjang kaki dan bertelanjang dada. Aku hendak melolong seperti serigala dan meraung seperti burung unta." (1:8). Sebagai umat Allah yang telah diselamatkan, apakah Anda memiliki kesedihan yang mendalam atas dosa yang merajalela di sekitar Anda? [GI Purnama]
NOW PLAYING
Kamis, 05 Februari 2026 - Melayani dengan Meratap
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jun 27, 2026 ·29m
Jun 25, 2026 ·27m
Jun 25, 2026 ·31m
Jun 23, 2026 ·30m
Jun 23, 2026 ·30m
Jun 22, 2026 ·37m