KB0532: Rumah Bambu | Spesial #DengarSastraBicara episode artwork

EPISODE · Jan 11, 2022 · 39 MIN

KB0532: Rumah Bambu | Spesial #DengarSastraBicara

from Kepo Buku · host Rane, Steven, Toto

“Mungkin takut nanti ban mobil gembos atau mesinnya macet seperti hati takhayul serdadu bilang. Ah, tahu apa kami tentang cinta atau bukan cinta… Kami biarkan Nani menangis seorang diri.” ― YB. Mangunwijaya,  Rumah Bambu Rumah Bambu adalah kumpulan cerpen pertama dan terakhir dari rohaniwan, arsitek dan sastrawan Yusuf Bilyarta Mangunwijaya atau lebih akrab dengan nama Romo Mangun. Kumpulan cerpen ini pertama diterbitkan sekitar satu tahun setelah Romo Mangun meninggal dunia. Rekan-rekannya mengumpulkan karya-karya beliau dari berbagai sumber, melakukan sejumlah editing dan menerbitkannya. Di edisi #DengarSastraBicara kali ini para host Podcast Kepo Buku membahas sejumlah cerpen di Rumah Bambu yang sangat kental dengan kisah-kisah wong cilik yang menjadi kepedulian Romo Mangun semasa hidupnya, termasuk membacakan cuplikan beberapa cerpen favorit setiap host agar teman-teman pendengar yang baru berkenalan dengan tulisan Romo Mangun bisa mengetahui sekilas seperti apa gaya tulisan beliau yang menarik. Dengar selengkapnya di Kepobuku.com, di Spotify dengan kata kunci pencarian “Kepo Buku” dan pastinya di siapabilang.com. Sementara buku Kumpulan Cerpen Rumah Bambu bisa juga didapatkan di @GramediaDigital. Selamat mendengarkan. Salam Sastra! Salam buku! __ Episode ini merupakan bagian dari kampanye #DengarSastraBicara oleh @penerbitkpg @gramediadigital @gramedia bersama 11 podcast buku lainnya, untuk memperdengarkanmu ulasan buku-buku sastra terbitan KPG. Stay tune di Spotify dan Siapabilang.com! #DengarSastraBicara #SastraKPG #Podcast #Spotify #SiapaBilang #MainMata #SelepasSenjaku #Maripadabaca #BahasBarbuk #BookHours #IngarBingar #KepoBuku #BicaraBuku #TheBookTalks #TentangBuku #BukuKutu #SahabatBuku #Gramedia #GramediaDigital #PenerbitKPG

“Mungkin takut nanti ban mobil gembos atau mesinnya macet seperti hati takhayul serdadu bilang. Ah, tahu apa kami tentang cinta atau bukan cinta… Kami biarkan Nani menangis seorang diri.” ― YB. Mangunwijaya,  Rumah Bambu Rumah Bambu adalah kumpulan cerpen pertama dan terakhir dari rohaniwan, arsitek dan sastrawan Yusuf Bilyarta Mangunwijaya atau lebih akrab dengan nama Romo Mangun. Kumpulan cerpen ini pertama diterbitkan sekitar satu tahun setelah Romo Mangun meninggal dunia. Rekan-rekannya mengumpulkan karya-karya beliau dari berbagai sumber, melakukan sejumlah editing dan menerbitkannya. Di edisi #DengarSastraBicara kali ini para host Podcast Kepo Buku membahas sejumlah cerpen di Rumah Bambu yang sangat kental dengan kisah-kisah wong cilik yang menjadi kepedulian Romo Mangun semasa hidupnya, termasuk membacakan cuplikan beberapa cerpen favorit setiap host agar teman-teman pendengar yang baru berkenalan dengan tulisan Romo Mangun bisa mengetahui sekilas seperti apa gaya tulisan beliau yang menarik. Dengar selengkapnya di Kepobuku.com, di Spotify dengan kata kunci pencarian “Kepo Buku” dan pastinya di siapabilang.com. Sementara buku Kumpulan Cerpen Rumah Bambu bisa juga didapatkan di @GramediaDigital. Selamat mendengarkan. Salam Sastra! Salam buku! __ Episode ini merupakan bagian dari kampanye #DengarSastraBicara oleh @penerbitkpg @gramediadigital @gramedia bersama 11 podcast buku lainnya, untuk memperdengarkanmu ulasan buku-buku sastra terbitan KPG. Stay tune di Spotify dan Siapabilang.com! #DengarSastraBicara #SastraKPG #Podcast #Spotify #SiapaBilang #MainMata #SelepasSenjaku #Maripadabaca #BahasBarbuk #BookHours #IngarBingar #KepoBuku #BicaraBuku #TheBookTalks #TentangBuku #BukuKutu #SahabatBuku #Gramedia #GramediaDigital #PenerbitKPG

NOW PLAYING

KB0532: Rumah Bambu | Spesial #DengarSastraBicara

0:00 39:11

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Kepo Buku?

This episode is 39 minutes long.

When was this Kepo Buku episode published?

This episode was published on January 11, 2022.

What is this episode about?

“Mungkin takut nanti ban mobil gembos atau mesinnya macet seperti hati takhayul serdadu bilang. Ah, tahu apa kami tentang cinta atau bukan cinta… Kami biarkan Nani menangis seorang diri.” ― YB. Mangunwijaya,  Rumah Bambu Rumah Bambu adalah kumpulan...

Can I download this Kepo Buku episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!