KEBEBASAN BEREKSPRESI DIREPRESI ? episode artwork

EPISODE · Oct 29, 2020 · 44 MIN

KEBEBASAN BEREKSPRESI DIREPRESI ?

from SUARA PALMERAH · host SEMEJA

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, lima puluh persen lebih responden sepakat bahwa apparat makin semena-mena dalam menangkap warga yang pandangan politiknya tak sejalan dengan pemerintah. Sementara hampir lima puluh persen responden setuju bahwa warga makin takut menyampaikan uneg-unegnya. Hasil survei ini seolah menguatkan hasil jajak pendapat Litbang Kompas, dimana publik menyoroti kebebasan berpendapat yang dibatasi di era pemerintahan Jokowi. Hasil survei dan jajak pendapat tersebut seolah memotret kondisi kebebasan berpendapat dan berekspresi saat ini. Langkah publik untuk menyampaikan aspirasi dengan melakukan aksi demonstrasi dibatasi. Sementara, upaya mengkritisi dan mengoreksi kebijakan pemerintah melalui dunia maya atau media sosial juga ditekan. Penangkapan yang dilakukan terhadap sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) juga dianggap sebagai upaya pembungkaman. Apa benar kebebasan berpendapat saat ini tersumbat? Apa benar saat ini rakyat takut menyampaikan pendapat dan kritik? Mengapa banyak aktivis dan oposisi yang ditangkap? NARASUMBER 1. JOHNNY G PLATE  -  MENKOMINFO 2. JALESWARI PRAMODHAWARDHANI - DEPUTI V KSP 3. USMAN HAMID - DIREKTUR EKSEKUTIF AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA 4. BURHANUDDIN MUHTADI #jokowi #presidenjokowi #menteri #politik #2020 #2024 #pemilu #capres #indonesia #pandemic #covid-19 

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, lima puluh persen lebih responden sepakat bahwa apparat makin semena-mena dalam menangkap warga yang pandangan politiknya tak sejalan dengan pemerintah. Sementara hampir lima puluh persen responden setuju bahwa warga makin takut menyampaikan uneg-unegnya. Hasil survei ini seolah menguatkan hasil jajak pendapat Litbang Kompas, dimana publik menyoroti kebebasan berpendapat yang dibatasi di era pemerintahan Jokowi. Hasil survei dan jajak pendapat tersebut seolah memotret kondisi kebebasan berpendapat dan berekspresi saat ini. Langkah publik untuk menyampaikan aspirasi dengan melakukan aksi demonstrasi dibatasi. Sementara, upaya mengkritisi dan mengoreksi kebijakan pemerintah melalui dunia maya atau media sosial juga ditekan. Penangkapan yang dilakukan terhadap sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) juga dianggap sebagai upaya pembungkaman. Apa benar kebebasan berpendapat saat ini tersumbat? Apa benar saat ini rakyat takut menyampaikan pendapat dan kritik? Mengapa banyak aktivis dan oposisi yang ditangkap? NARASUMBER 1. JOHNNY G PLATE  -  MENKOMINFO 2. JALESWARI PRAMODHAWARDHANI - DEPUTI V KSP 3. USMAN HAMID - DIREKTUR EKSEKUTIF AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA 4. BURHANUDDIN MUHTADI #jokowi #presidenjokowi #menteri #politik #2020 #2024 #pemilu #capres #indonesia #pandemic #covid-19

NOW PLAYING

KEBEBASAN BEREKSPRESI DIREPRESI ?

0:00 44:01

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of SUARA PALMERAH?

This episode is 44 minutes long.

When was this SUARA PALMERAH episode published?

This episode was published on October 29, 2020.

What is this episode about?

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, lima puluh persen lebih responden sepakat bahwa apparat makin semena-mena dalam menangkap warga yang pandangan politiknya tak sejalan dengan pemerintah. Sementara hampir lima puluh persen...

Can I download this SUARA PALMERAH episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!