Kisah Herawati Sudoyo jatuh cinta pada riset DNA episode artwork

EPISODE · Apr 23, 2018 · 7 MIN

Kisah Herawati Sudoyo jatuh cinta pada riset DNA

from Sains Sekitar Kita · host The Conversation

Petugas forensik mengambil sampel DNA dari noda darah dengan kapas dari kasus pembunuhan. Igorstevanovic/Shutterstock Hanya dalam tiga belas hari, identitas pelaku pengeboman di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, terungkap. Empat belas tahun silam, bom yang menewaskan 9 orang dan melukai lebih dari 150 orang itu sempat membuat polisi kesulitan mencari identitas pelaku bom bunuh diri yang hancur berbarengan ledakan bom. Herawati Sudoyo dan timnya dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, yang dimintai bantuan oleh kepolisian, kala itu sigap memeriksa sampel DNA yang terdapat pada ceceran darah dan bagian tubuh yang diduga pelaku tersebut. Dari ceceran darah, serpihan kulit gosong, dan bagian tubuh yang tersisa dari pelaku, sains mengungkap DNA pelaku dan kemudian identitas pelakunya dengan akurat yakni Heri Kurniawan alias Heri Golun. Sejak itu, DNA forensik naik daun karena kegunaan praktisnya mampu mengidentifikasi pelaku terorisme secara akurat. Dan Herawati dianggap telah membuat terobosan dalam meletakkan dasar pemeriksaan DNA forensik kasus terorisme. Kali ini Herawati bercerita tentang pilihannya mempelajari ilmu biologi molekuler, cabang ilmu yang pada era 1990-an, saat dia mengambil program doktor di Monash University, sangat tidak populer di Indonesia. Bahkan beberapa kawannya mencibir pilihannya karena menganggap cabang ilmu ini tidak punya masa depan. Tanpa menghiraukan cibiran tersebut, dia memeriksa ribuan DNA, RNA, dan protein, termasuk riset genetik asal-usul manusia Indonesia. Bersama Profesor Sangkot Marzuki, Herawati membangun kembali Lembaga Biologi Molekuler Eijkman yang sebelumnya mati suri sejak era 1960-an. Edisi ketujuh Sains Sekitar Kita ini disiapkan oleh tim dengan produser Ikhsan Raharjo dan narator Ikram Putra. Selamat mendengarkan!

NOW PLAYING

Kisah Herawati Sudoyo jatuh cinta pada riset DNA

0:00 7:22

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Sains Sekitar Kita?

This episode is 7 minutes long.

When was this Sains Sekitar Kita episode published?

This episode was published on April 23, 2018.

What is this episode about?

Petugas forensik mengambil sampel DNA dari noda darah dengan kapas dari kasus pembunuhan. Igorstevanovic/Shutterstock Hanya dalam tiga belas hari, identitas pelaku pengeboman di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, terungkap. Empat belas...

Can I download this Sains Sekitar Kita episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!