EPISODE · Apr 3, 2020 · 1H 54M
Manusia Alternatif: NASRUDDIN HOJA - Humor Hakikat | Season 15, Episode 2
from Perspektif Tasawuf · host Reza Ravasia
Season 15, Episode 2. Ngaji Filsafat - Dr. Fahruddin Faiz Nasruddin Nasruddin atau Nasreddin (Turki: Nasreddin Hoca, Turki Ottoman:نصر الدين خواجه, Persia:خواجه نصرالدین, Pashtun:ملا نصرالدین}}, Arab: نصرالدین جحا, ALA-LC: Naṣraddīn Juḥā, Urdu:ملا نصرالدین, Uzbek:Nosiriddin Xo'ja, Nasreddīn Hodja, Bosnia: Nasrudin Hodža) adalah seorang sufi satirikal dari Dinasti Seljuk, dipercaya hidup dan meninggal pada abad ke-13 di Akshehir, dekat Konya, ibu kota dari Kesultanan Rûm Seljuk, sekarang di Turki. Ia dianggap orang banyak sebagai filsuf dan orang bijak, dikenal akan kisah-kisah dan anekdotnya yang lucu. Ia muncul dalam ribuan cerita, terkadang jenaka dan pintar, terkadang bijak, tetapi sering juga bersikap bodoh atau menjadi bahan lelucon. Setiap kisah Nasruddin biasanya mengandung humor cerdas dan mendidik. Festival Nasreddin Hodja dirayakan secara internasional antara 5–10 Juli setiap tahun di kota tempat tinggalnya. Asal dan warisan Berbagai masyarakat mengklaim Nasruddin ke dalam etnis mereka. Beberapa sumber menyebutkan tempat kelahirannya di Desa Hortu di Sivrihisar, Provinsi Eskişehir, sekarang Turki, pada abad ke-13. Ia kemudian tinggal di Akşehir, dan kemudian di Konya saat pemerintahan Dinasti Seljuk. Ia meninggal pada tahun 1275/6 atau 1285/6 M. Makam Nasruddin dipercaya berada di Akşehir dan "Festival Internasional Nasreddin Hodja" diadakan setiap tahunnya di Akşehir pada 5–10 Juli. Menurut Prof. Mikail Bayram yang mengadakan penelitian ekstensif mengenai Nasreddin Hoca, nama lengkapnya adalah Nasir ud-din Mahmud al-Hoyi, gelarnya Ahi Evran (karena menjadi pemimpin organisasi ahi). IUa lahir di Kota Hoy di Azerbaycan, menempuh pendidikan di Horasan dan menjadi murid seorang mufassir Quran yang terkenal, Fakhr al-Din al-Razi, di Herat. Ia dikirim ke Anatolia oleh sang Khalif di Baghdad untuk mengorganisasi pertahanan dan perlawanan terhadap invasi Mongol. Ia menjabat sebagai seorang kadı (hakim Islamik) di Kayseri. Hal tersebut menjelaskan mengapa dalam cerita dirinya diminta menjadi hakim, tidak hanya dalam segi religius saja. Selama kekacauan invasi Mongol, ia menjadi lawan politik Jalaluddin Rumi, tokoh hebat lain pada masa itu yang juga tinggal di Konya. Ia dikenal di Masnavi dalam anekdot juha karena alasan ini. Ia menjadi pengawas dalam ruang sidang Kaykaus II di Konya. Karena telah tinggal di berbagai kota dan area luas dan setia melawan invasi Mongol serta memiliki karakter yang jenaka, ia diterima berbagai bangsa dan kultur dari Turki sampai Arab, dan dari Rusia hingga China, yang kebanyakan merupakan bangsa-bangsa yang menderita akibat invasi Mongol. Setelah beberapa generasi berlalu, beberapa cerita baru ditambahkan dalam kumpulan kisah Nasruddin, beberapa cerita dimodifikasi, ia dan kisah-kisahnya menyebar ke berbagai wilayah. Teman-tema dalam cerita menjadi bagian cerita rakyat dari beberapa negara dan mengekspresikan imajinasi nasional dari berbagai kultur. Meskipun kebanyakan menggambarkan Nasruddin berada di lokasi desa yang kecil, beberapa kisah lain menggunakan konsep masa hidup Nasruddin tidak dibatasi waktu. Mereka melengkapi folklorenya dengan kebijaksanaan ringkas tetapi tajam yang mengungguli semua ujian dan penderitaan. Manuskrip Nasruddin tertua berasal dari tahun 1571.
Embed this episode
NOW PLAYING
Manusia Alternatif: NASRUDDIN HOJA - Humor Hakikat | Season 15, Episode 2
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.